NovelToon NovelToon
Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Misteri / Iblis
Popularitas:102k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah menaklukkan Turnamen Alam Dewa dan mencapai ranah Ascendant, Zhao Xuan dan raksasa perunggu Long Chen kembali ke Benua Fana Tianyun tempat di mana legenda mereka berdua dimulai. Tujuan utama mereka adalah Lautan Kematian, sebuah wilayah terlarang yang menyimpan artefak legendaris.

Namun, turunnya Kunci Asal telah mengubah keseimbangan Benua Tianyun. Energi kuno yang bocor dari Lautan Kematian memicu kebangkitan berbagai warisan rahasia di benua fana. Para jenius lokal tingkat puncak yang merasa diri mereka tak tertandingi mulai bermunculan. Di saat yang sama, pasukan elit dari "Tujuh Penghancur Surga" diam-diam telah menyusup dan memanipulasi sekte-sekte raksasa benua fana untuk menggali Lautan Kematian.

Bagi Zhao Xuan dan Long Chen, Benua Tianyun kini tak ubahnya seperti taman bermain yang terbuat dari kaca tipis. Mereka harus menekan kekuatan destruktif mereka agar tidak menghancurkan benua tersebut, sambil menghadapi arogansi para jenius fana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

Alam Iblis – Altar Gerbang Kuburan Leluhur.

Waktu di dunia luar baru berjalan beberapa hari, namun ketegangan di pelataran Dataran Tulang Berdarah luar biasa pekat. Empat Raja Iblis Xue Hai (Lautan Darah), Mo Yan (Api), Gui Sha (Racun), dan Tian Mo (Ilusi) berdiri di barisan terdepan dengan ekspresi penuh harap. Di udara, empat proyeksi wajah raksasa dari para Leluhur faksi memejamkan mata mereka dalam semedi, menunggu pewaris takhta yang baru.

"Aku yakin Pangeran Xue Tu akan membawa mahkota itu," ucap Raja Iblis Xue Hai dengan tawa arogan. "Bersama Tuan Yao Feng dari Alam Dewa, tidak ada jenius faksi kalian yang bisa menahannya!"

Raja Iblis Mo Yan mendengus meremehkan. "Jangan terlalu sombong, Xue Hai. Siapa tahu jenius apiku yang akan membakar mereka semua."

BZZZZZAAAAT!

Pusaran miasma abu-abu di atas altar tiba-tiba berputar liar. Gerbang perunggu raksasa itu terbuka dengan suara gemuruh yang menggetarkan bumi.

"Mereka keluar!" seru Raja Iblis Gui Sha, matanya berkilat penuh harap.

Satu per satu, siluet-siluet mulai terlempar keluar dari dalam gerbang dimensi. Namun, bukannya berjalan keluar dengan kepala tegak membawa kemenangan, para peserta sayembara itu justru jatuh bergulingan di atas ubin batu layaknya sekarung gandum busuk.

"A-Aaaargh..."

"Lututku... meridianku hancur..."

Para Raja Iblis membelalakkan mata mereka. Lebih dari tiga puluh jenius inti dari keempat faksi keluar dalam kondisi yang luar biasa mengenaskan. Tulang dada mereka retak, sayap mereka patah, dan tidak satu pun dari mereka yang masih memiliki Cincin Spasial maupun Token Sayembara!

"Apa yang terjadi?!" raung Raja Iblis Xue Hai, berlari menghampiri sisa-sisa jenderalnya yang muntah darah. "Di mana Xue Tu?! Di mana Tuan Yao Feng?!"

Jenderal yang lengannya buntung itu menangis sejadi-jadinya. "Pangeran Xue Tu dilumpuhkan! T-Tuan Yao Feng ditampar hingga wajahnya hancur dan terpaksa menggunakan jimat teleportasi pelarian ke Alam Dewa! S-Semuanya dihancurkan oleh monster manusia itu!"

"Monster manusia?!" Raja Iblis Mo Yan menarik salah satu jeniusnya yang kehilangan sayap (yang tubuh aslinya kini dirasuki Gu Tianxue di dalam sana, namun Mo Yan mengira jenius lain). "Jelaskan padaku!"

Namun, sebelum penjelasan itu berlanjut, gerbang perunggu memancarkan cahaya yang luar biasa terang. Suara langkah kaki yang tenang dan penuh wibawa terdengar melangkah keluar dari pusaran dimensi.

Seluruh mata di pelataran tertuju pada tiga sosok yang muncul dari balik cahaya.

Di tengah, Ye Sha melangkah keluar. Ia tidak lagi menekan auranya. Tekanan Nirvana Awal meledak tanpa ampun, menyapu seluruh pelataran. Dan yang paling penting... di atas kepalanya, bertengger Mahkota Tulang Iblis yang memancarkan pilar cahaya merah darah, menandakan pengakuan mutlak dari kehendak Alam Rahasia!

Di sisi kirinya, Zhao Xuan berjalan santai dengan kedua tangan di dalam saku jubah hitamnya. Wajahnya sedingin es, tanpa ada satu pun goresan luka yang tersisa.

Dan di belakang mereka, Gu Tianxue dalam tubuh iblis bersayap buntung milik faksi Mo Yan berjalan sambil memanggul lima karung besar yang bergemerincing penuh berisi hasil jarahan, wajahnya tersenyum konyol penuh kebanggaan.

"Mahkota Tulang Iblis!"

Keempat proyeksi raksasa para Leluhur di langit langsung membuka mata mereka. Resonansi kuno bergema.

"Pangeran Ye Sha telah membawa kembali mahkota leluhur! Sesuai dengan hukum alam iblis, mulai detik ini, dia adalah Kaisar Iblis yang Sah!" kata para Leluhur secara serempak.

Mendengar itu, keempat Raja Iblis menggertakkan gigi mereka hingga nyaris retak. Takhta yang mereka idam-idamkan justru jatuh ke tangan pangeran buronan!

Raja Iblis Xue Hai yang dipenuhi amarah buta tidak bisa menerima ini. Ia menunjuk lurus ke arah Zhao Xuan.

"Leluhur! Ye Sha mungkin mendapatkan mahkota itu, tapi manusia fana ini telah mematahkan aturan! Dia melukai jenius-jenius kita dengan kejam dan merampas artefak mereka! Dia bukan makhluk alam kita, dia harus dibunuh!" raung Xue Hai, mencabut pedang besarnya dan melesat ke arah Zhao Xuan dengan aura Nirvana Awal.

"Kau mencari mati, Xue Hai!" Ye Sha langsung mengangkat tombaknya, bersiap memblokir serangan itu.

Namun, Zhao Xuan hanya mendengus geli. Ia bahkan tidak mengangkat tangannya.

"Tunggu, tunggu, tunggu! Hentikan acaranya sebentar!"

Sebuah suara menggelegar dari atas langit menyela ketegangan mematikan itu.

BOM!

Sebuah meteorit perunggu jatuh dari langit, menghantam tanah tepat di antara Raja Iblis Xue Hai dan kelompok Zhao Xuan. Ledakan itu menciptakan kawah raksasa dan mementalkan Raja Iblis Xue Hai mundur beberapa langkah.

Saat debu menipis, berdirilah Long Chen. Raksasa naga itu memanggul pilar hitamnya, mengunyah sebatang tusuk gigi dari batu giok murni. Namun yang paling mencolok, punggungnya digantungi oleh belasan cincin spasial dan cincin dimensi tingkat tinggi yang diikat menjadi satu kalung raksasa.

"Maaf aku terlambat, Rajaku," Long Chen menyeringai lebar ke arah Zhao Xuan, lalu bersendawa dengan suara keras yang melepaskan uap Qi murni tingkat tinggi. "Aku butuh waktu sedikit lebih lama untuk mencabut pilar-pilar emas dari dinding istana mereka. Sial, bangunan-bangunan iblis ternyata sangat kokoh!"

Melihat Long Chen muncul, dan melihat kalung cincin spasial aneh yang dikenakannya, perasaan tidak enak yang luar biasa mengerikan tiba-tiba melanda keempat Raja Iblis tersebut.

Tepat pada detik itu juga...

PRANG! PRANG! PRANG! PRANG!

Empat buah jimat komunikasi darurat di pinggang keempat Raja Iblis hancur secara bersamaan. Itu adalah jimat tingkat merah yang hanya aktif jika markas utama mereka sedang dihancurkan!

Suara transmisi spiritual yang panik dan menangis meledak dari pecahan jimat tersebut, terdengar oleh seluruh orang di pelataran:

"R-Raja Xue Hai! Kiamat! Seorang raksasa naga membobol brankas baja kita! Jutaan Giok Abadi... akar spiritual... semuanya hilang! Dia bahkan membawa kabur gerbang utama gudang kita!"

"Tuanku Mo Yan! Istana Api kita dirampok bersih! Monster perunggu itu memukul pingsan seribu penjaga dan menyapu bersih seluruh Pil Inti Api kita! Bahkan karpet emas di ruang takhta digulungnya!"

"Lapor, Raja Gui Sha! Gudang Racun Yin kita kosong melompong! Tidak ada satu tetes racun pun yang tersisa!"

"Raja Tian Mo... hiks... gunung harta kita hilang..."

Keheningan yang luar biasa absolut menelan Dataran Tulang Berdarah. Hanya suara angin neraka yang bertiup melewati wajah-wajah pucat pasi para Raja Iblis.

Raja Iblis Xue Hai gemetar hebat. Pedangnya jatuh dari tangannya. "G-Gudangku... Kekayaan sepuluh ribu tahun faksi Lautan Darah..."

Raja Iblis Mo Yan memuntahkan seteguk besar darah segar ke udara, matanya membalik ke atas. Ia pingsan di tempat karena tidak kuat menerima tekanan psikologis bahwa istananya telah dijarah hingga ke karpet-karpetnya!

Di langit, bahkan empat proyeksi wajah raksasa para Leluhur God King Puncak itu terbelalak lebar, wajah energi kosmik mereka berkedut-kedut menahan keterkejutan. Mereka menyuruh para jenius bersaing secara adil di dalam Kuburan, namun dua pemuda fana ini justru menggunakan sayembara suci mereka sebagai pengalih perhatian untuk menggarong habis seluruh brankas Alam Iblis!

Zhao Xuan tertawa. Tawa yang bermula dari kekehan pelan, lalu membesar menjadi tawa tiran yang luar biasa menggetarkan jiwa.

Ia berjalan mendekati Long Chen dan menepuk bahu raksasa perunggu itu. "Kerja yang sangat rapi, Long Chen. Mulai sekarang, sepertinya tidak akan ada lagi yang bisa meremehkan kita."

Zhao Xuan kemudian menoleh ke arah empat Raja Iblis yang sedang meratap, dan ke arah para Leluhur di langit.

"Aturan kalian mengatakan bahwa perebutan Mahkota Tulang Iblis harus adil," ucap Zhao Xuan dengan arogansi yang tidak tertandingi. "Kami menghormati aturan itu. Mahkota itu kini milik Ye Sha. Tidak ada jenius iblis yang terbunuh di dalam sana."

Zhao Xuan menyeringai dingin. "Adapun soal gudang harta kalian... anggap saja itu sebagai pajak perlindungan untuk Kaisar Iblis yang baru. Jika ada di antara kalian, atau bahkan Leluhur kalian yang bersembunyi di atas sana, yang merasa keberatan..."

Mata Zhao Xuan berubah menjadi lubang hitam sepenuhnya. Aura konseptual Roda Ketujuh merembes keluar, secara paksa mendistorsi cahaya di seluruh daratan.

"...silakan turun dan ambil kembali dari tanganku. Aku sedang butuh samsak tambahan."

Bahkan para Leluhur tua di langit terdiam. Mereka bisa merasakan fluktuasi kematian absolut dari mata pemuda fana itu. Mereka adalah sosok purba yang sangat menghargai nyawa mereka sendiri menghadapi sosok yang bisa menghapus hukum ketiadaan bukanlah langkah yang bijak, terlebih saat ini kekayaan yang dicuri hanyalah benda fana, sementara pewaris takhta telah ditemukan.

"Hukum adalah hukum," kata salah satu Leluhur dengan suara yang agak kaku. "Ye Sha adalah Kaisar. Masalah perampokan harta faksi... selesaikan sendiri di luar Kuburan Leluhur. Kami akan kembali ke pengasingan."

Proyeksi keempat Leluhur itu memudar dengan cepat, meninggalkan keempat Raja Iblis yang kini kehilangan harta, harga diri, dan dukungan mutlak.

Ye Sha melangkah maju, Mahkota Tulang Iblis memancarkan otoritas penundukan yang membuat sisa-sisa pasukan iblis di pelataran langsung jatuh berlutut menyembah.

"Sebagai Kaisar Iblis yang baru," titah Ye Sha dengan suara menggelegar, "aku memerintahkan keempat Raja Iblis untuk menyerahkan sisa pasukan kalian dan bersumpah setia di hadapan takhta! Yang menolak, akan dieksekusi di tempat olehku!"

Di bawah tekanan mahkota, ketiadaan Zhao Xuan, dan kekuatan monster Long Chen, keempat Raja Iblis yang telah kehabisan harta dan mental itu akhirnya berlutut dengan gemetar, menyerahkan seluruh dominasi mereka.

Zhao Xuan menatap pemandangan itu dengan senyum kepuasan yang mendalam. Ia kemudian membalikkan badannya, menjentikkan jarinya ke arah Long Chen dan Gu Tianxue.

"Ayo kembali ke markas baru Kaisar Ye Sha," titah Zhao Xuan. Matanya menatap Inti Ular Purba di dalam Cincin Spasialnya dan puluhan juta Giok Abadi hasil rampokan Long Chen. "Aku akan mengasingkan diri."

1
MF
fufhhfufufufug👍👍👍👍👍
septian arista
benar-benar nggak ada yang bisa menghentikan langkah sang Tirani👍👍👍
septian arista
👍👍👍👍👍👍👍
septian arista
dominasi mutlak
septian arista
sepertinya akan ada lagi gadis yang berpikat oleh sang Ashura😄
septian arista
benar-benar arogansi yang mutlak👍👍👍
septian arista
benar-benar luar biasa👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
kalo bapaknya tau, bisa dibubarin itu akademi
septian arista
sungguh benar-benar rajanya orang gila atau bahkan dewanya orang gila🤣🤣🤣
eka suci
iya terima saja, kenalin tempat kelahiran ayahmu 🤭
saniscara patriawuha.
cabut bae bijinya.....
saniscara patriawuha.
hasssddd pollllll
saniscara patriawuha.
cabik cabik sudahhhh....
saniscara patriawuha.
gasssss pollllllll....
eka suci
diiig ngompol😄 petualangan sendiri si Bao juga ngga di ajak😥
eka suci
Thor sang putri kasih teman lah biar seru atau pengawal dari asura fana, maksa dikit🤭
eka suci
keturunan itu selalu lebih hebat 👍
eka suci
ini di tianyun kan 🤔 murid senior asura tampil ngga
A 170 RI
jangan terlalu jauh cerita zhao yang, thor.. fokus ke ayahnya dulu Zhou Xian
HartOhar
arogan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!