“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hal tak terduga
Hari ini, Xiufei membawa pulang dua orang ke kediamannya. Yaoyao dan Muhee, dua adik dari raja Iblis yang akan menjadi pengawal pribadinya setelah Xi’an Fu. Xiufei sengaja menerimanya, dia akan menyuruh Muhee untuk menjaga Yaoyao nanti.
Xiufei sudah kembali ke istana, kaisar menyambutnya dengan hangat dan langsung memeluknya erat. Dia mengecup kening Xiufei pelan dan membawanya duduk, Xiufei menyuruh Yaoyao datang.
Yaoyao menundukkan tubuhnya di hadapan kaisar, dia menyuruhnya mendekat. Kaisar menyentuh kepalanya pelan dan tersenyum tipis.
“Istriku sudah mengangkat mu menjadi putrinya, jadi mulai sekarang kau juga putriku. Zhu Yaoyao…” Jelas kaisar, Yaoyao yang mendengar itu terus menunduk secara berulang-ulang.
“Kebetulan, anak yang berada dalam perut permaisuri itu laki-laki, jika dia lahir maka dia akan menjadi adikmu.” Sambung kaisar, Yaoyao mengangguk dengan cepat, dia terlihat senang.
“Kakak, aku ingin melihat anak yang kau bawa…..”
“Aku juga….”
Xiufei menggelengkan kepalanya, dia melihat pangeran Yuan dan putri Meimei yang datang dengan terburu-buru. Mereka menatap Yaoyao dari atas hingga bawah, lalu memutar tubuh Yaoyao seperti sedang melihat barang.
Ekspresi wajah Yaoyao terlihat sedikit waspada, Xiufei menatap mereka berdua yang langsung menujukan cengirannya.
“Kau terlalu kurus, adik kecil. Ke depannya, makan yang banyak ya. Tenang saja, kakak kaisar dan kakak permaisuri kaya raya, harta mereka banyak. Bahkan, jika kau makan sehari habis 5 karung gandum pun mereka tidak akan miskin.” Bisik Pangeran Yuan pada Yaoyao.
“Benar sekali, jangan sungkan.” Sambung putri Meimei.
“Meimei, Yuan. Ajak Yaoyao keliling istana, sekalian antar dia ke kamarnya. Aku ingin berbicara dengan kaisar….” Ucap Xiufei.
“Baik, kak. Ibu juga ingin bertemu dengannya, aku sekalian membawanya untuk memberikan salam pada mereka.” Ucap putri Meimei, Xiufei mengangguk.
Yaoyao nampak menurut, dia melirik Xiufei sebentar, melihat kekhawatirannya, Xiufei menyuruhnya untuk mengikuti mereka dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
“Aku sudah memberikan hukuman pada Raja Xiao, terimakasih sudah membantuku, Xiufei.” Ucap Kaisar Tiantian senang.
“Sama-sama, aku memang sudah merasa dari awal. Bantuan yang kau berikan sangat banyak tapi mereka tetap kekurangan bahkan banyak anak-anak yang mati disana.” Hela nafas Xiufei terdengar berat sekali.
“Ya, aku yang salah karena tidak memantau nya secara langsung karena aku sibuk di tempat yang terkena banjir.” Angguk kaisar, Xiufei menggeleng pelan.
“Ini bukan salahmu, kau sudah banyak kesibukan. Lain kali, kita bagi tugas saja untuk meringankan bebanmu.” Ucap Xiufei akhirnya, Kaisar Tiantian mengangguk dan tersenyum.
“Ah ya, Tiantian. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu….” Ucap Xiufei akhirnya.
“Ada apa?” Tanya kaisar Tiantian heran.
“Kau ingat bukan bahwa aku punya ruang rahasia? Ternyata, itu mahar yang di berikan oleh raja iblis saat menikah denganku dulu. Jadinya, dia bisa masuk kedalam. Kemarin tanpa sengaja kami bertemu di dalam, dia mengatakannya….” Jelas Xiufei akhirnya, dia tidak ingin ada hal yang dia tutupi lagi.
Terdengar helaan nafas berat dari kaisar Tiantian, laki-laki itu terlihat kebingungan.
“Xiufei, sebenarnya aku tahu pernikahannya dulu. Tapi aku tidak tahu jika pengantinnya itu kau……” lirih kaisar Tiantian.
“…..” Xiufei diam, menunggu penjelasan suaminya lagi.
“Seperti yang kau tahu, dia hidup seorang diri karena keluarganya dibantai habis oleh keluargamu. Adiknya yang menjadi tumbal hilang entah kemana, dia hanya punya kau. Tapi kau…. Memilih untuk bersama dengan raja Ji Yun, dia kecewa dan marah hingga akhirnya dia….” ucapan kaisar Tiantian membuat Xiufei memalingkan wajahnya.
Tangan Xiufei di genggam oleh kaisar, tatapan mata kaisar terlihat tenang namun sendu.
“Jika kau bertemu dengannya, temani dia sesekali. Karena pada dasarnya, kau tetap istri sah nya. Sampai kapanpun, bangsa iblis hanya bisa menikah sekali…..” jelas kaisar, nafas Xiufei terasa tercekik.
“Tiantian, kau mau berbagi?” Tanya Xiufei akhirnya, kaisar terdiam. Lalu dia mengangguk pelan.
“Sungguh? Aku bisa bersama lak—“
“Hanya Arthur! Raja iblis yang berstatus suamimu!” Potong nya dengan cepat, Xiufei cemberut. Dia pikir, semua laki-laki juga.
“Tapi, aneh sekali jika aku punya dua suami.” Gumam Xiufei.
“Tidak apa, bangsa iblis jarang muncul ke dunia kita. Mereka tidak akan tahu….” Ucap Kaisar Tiantian.
“Baiklah….”
“Arthur, dia sangat baik.” Ucap Tiantian pelan.
“Aku tahu.” Balas Xiufei.
Semua masalah dendamnya sudah terpecahkan, keluarganya memang pantas untuk di bunuh!
•••
Malam ini, Xiufei tidur dengan di temani oleh kaisar. Suaminya terlihat kelelahan karena mengurus bendungan yang hampir jadi, semuanya berkat saran dari Xiufei.
“Kau sudah bekerja keras, Tiantian.” Ucap Xiufei dengan mengelus pelan rambutnya, setelah itu dia pun ikut tertidur dalam pelukannya.
Suasana malam yang tenang, membuat keduanya terlelap.
Hingga pagi menjelang, kaisar bangun lebih dulu. Dia melihat Xiufei yang masih terlelap, tanpa mengganggunya dia bangkit dan mulai bersiap untuk pergi. Sebelum pergi, dia mencium kening Xiufei dengan mesra.
“Jangan bangunkan Xiufei sebelum dia bangun sendiri.” Ucap Kaisar Tiantian pada Wewey, Wewey mengangguk.
•••
“Kakak………”
Putri Meimei masuk kedalam kamar Xiufei tanpa bisa di cegah oleh Wewey dan Muhee, Meimei datang dengan air mata yang berlinang. Xiufei yang terbangun nampak heran, dia masih belum sadar dalam alam mimpi nya.
“Meimei? Ada apa?” Tanya Xiufei, Meimei memeluknya dan menangis.
“Aku tidak mau menikah dengan putra mahkota dari kekaisaran Feng, kak. Tolong aku……” sialnya, Xiufei diam karena masih tak mengerti.
“Yang mulia, pernikahan putri Meimei dengan putra mahkota dari kekaisaran Feng harus terjadi. Itu adalah bentuk kerjasama antar dua kekaisaran, pangeran Yuan juga nanti akan menikah dengan putri dari kekaisaran Hong.” Jelas Yieyie, yang merupakan pelayan Putri Meimei.
“Menikah? Maksudmu di jodohkan?” Tanya Xiufei, Yieyie mengangguk.
“Benar yang mulia.” Tunduknya.
Xiufei menghela nafas, dia menatap Putri Meimei yang masih menangis. Putri Meimei memang cantik, mungkin dia wanita tercantik kedua setelahnya di kekaisaran ini.
“Memangnya kenapa tidak mau menikah?” Tanya Xiufei, umur putri Meimei memang sudah memasuki pernikahan.
“Kakak, aku bukannya tidak mau menikah. Aku….. aku sudah ada orang yang aku sukai. Dan lagi, putra mahkota Feng memiliki banyak selir.” Lirihnya.
“Apa mereka ada di aula?” Tanya Xiufei, Meimei mengangguk.
“Ayo pergi denganku.” Ucap Xiufei, putri Meimei awalnya ragu tapi akhirnya dia setuju. Tapi sebelum itu, dia menunggu Xiufei mandi dan bersiap dulu. Dia percaya bahwa Xiufei bisa memberikan jalan terbaik untuknya.
“Kekaisaran Feng letaknya ada di gurun, tempatnya sangat panas dan gersang. Tapi, kekayaan mereka sangat melimpah.” Jelas Wewey yang membantu Xiufei bersiap.
“Mata pencaharian mereka di gurun apa?” Tanya Xiufei penasaran.
“Ah saya tidak yakin, yang mulia. Namun mereka hidup dengan makmur, tapi ada juga yang mengatakan bahwa mereka selalu kelaparan.” Jelas Wewey, Xiufei mengangguk paham. Nampaknya, dia harus melihatnya secara langsung.