NovelToon NovelToon
Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Vampir / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi Wanita
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Xavier benci dua hal di dunia ini, kekacauan dan bulu kucing. Sebagai seorang mafia yang disegani hidupnya harus selalu steril dan terkendali.

Namun, semua itu hancur saat seekor kucing liar yang ia temui tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik nan polos bernama Luna.

​Luna tidak tahu cara menjadi manusia. Dia berisik, manja, dan hobi mengacaukan ruang kerja Xavier yang rapi.

Xavier ingin mengusirnya, tapi setiap kali melihat mata bulat Luna, hatinya goyah.

Bagaimana bisa sang pemangsa justru tak berdaya di tangan mahluk manis seperti Luna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

...Boleh dibaca setelah berbuka bagi yang puasa, hehe. Tapi tenang saja, nggak hott banget kok...

***

Kecupan yang awalnya hanya berupa sentuhan lembut di bibir, kini berubah menjadi luma-tan yang amat menuntut.

Xavier seolah haus akan oksigen yang hanya bisa ia dapatkan dari bibir gadis itu. Namun, Luna malah diam mematung dengan mata mengerjap polos, membuat Xavier merasa gemas sekaligus frustrasi.

"Buka sedikit bibirmu!" perintah Xavier dengan suara serak dan berat, tepat di depan bibir Luna.

"Hg? Buka? Apanya Sapir mph..."

Belum sempat Luna menyelesaikan pertanyaannya, li-dah Xavier menerobos masuk tanpa permisi.

Xavier berhasil mengobrak-abrik pertahanan Luna, mengabsen deretan gigi rapi gadis itu, dan membelit li-dahnya dengan gerakan yang memabukkan.

Ruangan itu mendadak terasa panas, seolah oksigen di sekitar mereka menguap begitu saja.

Berbeda dengan Xavier yang sedang terbakar gai-rah, Luna justru merasa dunianya sedang berputar dengan cara yang sangat aneh.

Gadis itu kesulitan bernapas, sekaligus ada sensasi asing yang membuatnya merinding dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Kenapa seperti ada cacing hangat yang bergerak-gerak di dalam mulut Luna sih?! Ih, Luna geli! Luna benci cacing! Kenapa Sapir suka makan cacing?! batin Luna berteriak panik.

Ia mulai memberontak, tangan mungilnya berusaha mendorong dada bidang Xavier yang sekeras batu.

Tak mengizinkan Luna lepas, Xavier justru mencekal kedua pergelangan tangan gadis itu dengan satu tangan. Ia membopong paksa tubuh mungil Luna ke tengah ranjang tanpa melepaskan tautan bibir mereka.

Dengan gerakan cepat, Xavier menarik selimut tebal untuk menutupi tubuh polos gadisnya dari udara dingin kamar, meski suhu tubuh mereka sendiri sudah jauh melampaui batas normal.

Nyut!

Mata Luna melotot sempurna saat merasakan sesuatu yang keras dan panas menyentuh pangkal pa-hanya di balik selimut.

Kepalanya semakin pusing saat ciuman Xavier kini turun ke lehernya, meninggalkan jejak kemerahan yang terasa berdenyut.

"Uh, Sapir... geli! Hentikan!" protes Luna dengan napas tersengal.

Seolah tuli, Xavier tak menghiraukan kalimat protes itu. Rasanya ada api yang membakar seluruh tubuhnya.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidup Xavier ia merasakan has-rat yang begitu hebat hingga melupakan rasa sakit alerginya.

Ada sesuatu dalam dirinya yang seolah berteriak menginginkan lebih, jauh lebih banyak dari sekadar berciuman.

"Hentikan, Sapir! Luna tidak kuat lagi! Geli sekali!" Luna mulai merasa terpojok. Karena kesal dan tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk menghentikan serangan li-dah Xavier, Luna melakukan hal yang paling naluriah baginya.

"Argh!" Xavier mengerang kesakitan dan terpaksa menarik dirinya menjauh. Ia memegangi telinganya yang baru saja digigit cukup keras oleh Luna. "Apa yang kau lakukan, hah?!"

Luna duduk dengan napas memburu, wajahnya merah padam dan rambutnya berantakan.

"Sapir kenapa jilat-jilat Luna! Sapir lapar? Kalau lapar makan daging di dapur, jangan ji-lat leher Luna!" teriaknya dengan bibir mengerucut kesal.

"Itu karena aku menyukaimu, Gadis Bodoh! Yang tadi namanya mencium, bukan menjilat!" balas Xavier dengan wajah yang tak kalah merah, antara menahan malu dan has-rat yang belum tuntas.

"Tapi ada cacingnya! Luna tidak mau!"

Ceklek!

Pintu kamar terbuka dengan sentakan keras, menampakkan sosok Gerry yang berdiri dengan napas terengah-engah.

Xavier bergegas menarik selimut dan menutupi Luna dengan tubuhnya.

"Tuan! Dokter sudah datang, dia menunggu anda di bawah dan dia bilang—" Ucapan Gerry terhenti seketika. Matanya melotot menatap pemandangan di depannya.

Xavier yang bertelanjang dada sedang menindih Luna yang terbungkus selimut dengan wajah yang sangat berantakan.

"Oh astaga! Kalian... kalian sedang apa?" Gerry buru-buru memalingkan wajahnya ke arah tembok, tangannya menutup mata meski jari-jarinya sedikit terbuka. "Maaf! Saya tidak lihat! Saya bersumpah mata saya mendadak katarak!"

Gerry langsung menarik gagang pintu dan menutupnya kembali dengan bantingan keras sebelum Xavier sempat melempar lampu tidur ke arahnya.

"Gerry! Kembali kau sialan! Jangan berani kabur!" teriak Xavier menggelegar.

Di balik pintu, Gerry berlari tunggang langgang menuruni tangga seolah sedang dikejar monster.

"Mampus aku! Mampus! Apa tuan tadi sedang membuat bayi? Bukankah dia sedang sakit? Bisa-bisanya dia dalam kondisi alergi tetap produktif begitu! Argh, mataku! Mataku ternodai kesuciannya!" gerutunya sembari terus berlari menghindari amukan sang majikan yang pastinya akan sangat mengerikan setelah ini.

Sementara itu di dalam kamar, Xavier mengusap wajahnya dengan frustrasi. Has-ratnya padam seketika digantikan rasa ingin membunuh asistennya.

_________

Visual versi aku, silahkan kakak semua bayangin sesuai versi kakak sendiri yah,

*Xavier Jonas Mathew

*Kaluna Lovelle

1
Dew666
🪻🪻🪻
🇧🇬
dipercepat 😭 plok2nya 🌚🌚🌚
angel
thor bakal up lagi gak malam ini?
Senja: Ga tahu kak, tergantung ide ini
total 1 replies
Keysha Aurelie
Vier sudah bersama kesayangan kembali dan bonus dua anak yang lucu

sekarang giliran Xander yang berbahagia
Eva Karmita
akhirnya bahagia selalu Sapir dan Luna bangun keluarga Cemara ya 🥰🥰🥰🥰
Eva Karmita
kau salah faham juga Sapir Luna tidak pernah menikah dengan Jidat... Jidat cuma jadi paman untuk anak"mu 🥰🥰
partini
lovely doply ❤️❤️, bikin cerita kaya gini lagi Thor,seru pernahh maca komik manga jepang yg berjudul fruits basket ga thor
Senja: Blm mak,, sekarang lagi suka donghua
total 1 replies
angel
lanjut thorrrr💪
Al Fatih
Syukurlah...,, salah faham sudah d luruskan....,, tapi apa ini artinya kisah Luna Xavier akan berakhir...,, jangan dulu yaa kaka
MamDeyh
Luna udah deh dgrin si Sapir. 😒
Mita Paramita
akhirnya bertemu lagi Luna & Xavier 😘 apa kabar nih Xander gak diceritain nih Thor 🤨🤨😁
Hesty
iya kaka semngt up nya kalau bisa bnyk aku kepo😍😍
Al Fatih
Syukurlah akhirnya Xavier bisa bertemu sama Luna dan anak anaknya,, tinggal gimana caranya Xavier menjelaskan dan melunakkan hatinya luna
Lilik24
tinggal nurut aja sama sapir luna
angel
semangattt up nya thorrrrr💪
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat dan terimakasih up nya🙏

Luna sekarang sudah bisa memanggil Xavier , tapi ada yang kurang Luna yaitu panggilan sayang 🤭
Vier yakin banget sama dua bocah itu, langsung mengakui anak nya

Mama Bella terkejut dan senang nih
omg baby Vier 🤣
Senja: cMa2 zeyeng
total 1 replies
im'yuseec
rajin" up Thor
Senja: aku usahakan kak
total 1 replies
Eva Karmita
tetiba udah enam tahun aja dan Luna udah punya bocil twins dan baiknya lagi anaknya mewarisi sikap emak bapaknya satu lembut satu mode pemburu persis bapaknya...jadi penasaran selama enam tahun Luna hidup dalam pelarian siap yg menemani ,, apa si Jidat...?? dan apa kabar Elise sama Xander apa mereka menikah atau Mereka berpisah..??
Al Fatih
koq Luna bisa ketemu si jidat...,, trus kira2 si jidat cuci otaknya Luna ga yaaa...
Dan tau2 sudah 6 taon saja yaa😅
Mita Paramita
Luna cepet ketemu Xavier 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!