NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Om Duda,

Terjerat Pesona Om Duda,

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"cium aku, cepat aku sudah tidak tahan " racau seorang gadis sambil menarik kerah kemeja seorang laki laki yang baru saja masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dia siapkan oleh asisten nya. namun siapa sangka jika jika di dalam kamar tersebut ada seorang wanita yang tidak dia kenal, dan langsung ingin menciumnya dengan tenaga yang lebih dari seorang wanita biasa .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

Pagi pun tiba.

Pagi itu nampak Kelvin sudah siap dengan baju santai nya, celana jens pendek dan kaos santai melekat pada tubuh hot duda tampan tersebut,membuat pesonanya semakin menyala.

Ceklek'!!

Lagi lagi Kelvin tidak pernah mengetuk pintu saat masuk kedalam kamar Leon ,terlihat Alexa baru selesai mandi dengan handuk yang masih melilit pada tubuh indahnya, Alexa tidak sempat mengganti pakaian nya karena terdengar Leon sudah bangun dari tidur dan menangis.

Alhasil Alexa pun buru buru keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk pada tubuhnya dan handuk yang menutupi kepala nya karena baru saja keramas.

Deg"!!

Kelvin dan alexsa terpaku di tempat saat melihat pemandangan tersebut.

"Mas,kenapa tidak. Mengetuk pintu"! Tanya Alexa sambil mendekap baby Leon yang berada di dekapan nya.

"Sa-sayang"!! Gumam Kelvin lirih sambil menelan ludahnya kasar ,melihat pemandangan begitu indah di hadapnya, "sudah seksi ,cantik pula , ya tuhan rasanya aku sudah tidak tahan ingin memiliki dia seutuhnya": Guma kelvin dalam hati sambil mendekat ke arah Alexa .

"Mas , mau ngapain":? Tanya Alexa sambil memundurkan langkahnya .

"Kemari kan Leon, biar kamu bisa ganti baju"! Jawab Kelvin namun matanya tidak berkedip sama sekali saat ini.

Perlahan Alexa memberikan Leon kepada Kelvin dengan tangan bergetar nya,bayangan kelakuan Kelvin semalam saat menyusu pada masih terngiyang ngiyang di kepalanya,takut jika kekasihnya itu sampai khilaf dan menerkamnya hidup hidup dalam keadaan setengah telanjang.

Alexsa dengan cepat berlari menuju kamar mandi lagi untuk mengganti pakaiannya yang tertinggal di sana.

Hingga beberapa saat berlalu Alexa keluar dengan dress santai yang melekat pada tubuhnya, begitu anggun dan cantik sekali .

"Kita berangkat sekarang ,mas"! Tanya Alexa sambil menatap ke arah Kelvin yang masih diam mematung menatap ke arahnya.

"Sayang, sepertinya aku tidak bisa menunggu hingga berbulan bulan lagi untuk menikahimu"! Alexa si nyak menatap ke arah Kelvin dalam.

"Kenapa". Tanya Alexa sedikit bingung.

"Aku tidak bisa menahan sesuatu yang selalu datang saat melihat mu, apalagi kejadian barusan ,untung aku bisa menahan diri untuk tidak menerkam mu, tapi aku tidak janji lain waktu bisa."! Kata Kelvin lirih.

"CK, itu karena mas saja yang mesum"! Sahut alexsa sambil mengambil alih Leon dari gendongan Kelvin.

"Apa kamu yakin tidak merasakan nya"!? Tanya Kelvin sambil mengikuti alexsa yang sudah mulai melangkah keluar dari kamar Leon.

"Tidak"!! Sahut Alexa berbohong.

"Jangan jangan kamu"!! Ucapan Kelvin menggantung di udara.

"Aku masih normal mas, hanya saja aku bisa menahan diri"! Sahut Alexa yang sudah menuruni anak tangga dengan Kelvin yang masih mengekor di belakangnya sambil membawakan tas srempang Alexa..

"Jadi secara tidak langsung laki juga merasakan hal itu kan,sayang"! Tanya Kelvin lagi , tanpa mereka sadar jika langkah kaki keduanya sudah sampai di lantai dasar.

"Ehemm"!! Sahut Alexa lirih..

Mbak umi dan bik Titin saling pandang saat melihat tuan besarnya dan Alexa berbicara ngalor ngidul entah kemana.

"Um apa kamu mencerna ucapan tuan muda dan nona Alexa, kira kira mereka berdua merasakan apa ya um". Tanya bik Titin dengan tatapan masih tertuju kearah tuan besarnya dan alexsa yang sudah keluar dari pintu utama.

"Entahlah bik, saya dengar juga nona alexsa bisa menahanya, kita kira menahan apa ya"! Sahut mbak umi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Apa jangan jangan"! Bik Titin dan mbak umi kembali saling pandang ,pikiranya menerawang jauh entah kemana .

Kelvin hari ini mengajak Alexa dan Leon jalan-jalan di taman kota, mereka nampak seperti pasangan suami istri yang begitu serasi, yang satu cantik dan yang laki laki sangat tampan dengan baby Leon berada di kereta dorong.

''sayang ,kamu ingin sarapan apa" tanya Kelvin saat keduanya sudah sampai di sebuah bangku yang tak jauh dari para pedagang kaki lima.

Di jarak aman sepasang mata sedari tadi mengamati interaksi antara Kelvin dan Alexa, Niko ya asisten tersebut begitu penasaran dengan ucapan boss nya ketika mengeklaim telah menjadikan Alexa sebagai kekasihnya.

Dan benar apa yang dilihatnya mereka kelihatan sangat mesra saat ini.

"Aku harap,nona alexsa bisa menghadapi nyonya jeni setelah ini'! Kata Niko lirih sambil duduk di sebuah bangku yang tak jauh dari tempat boss nya melakukan kencan .

"Aku mau makan bubur ayam saja mas"! Kata Alexa sambil menoleh ke arah bubur ayam yang berada di belakang mereka duduk.

"Baiklah,tunggu sebentar"! Sahut Kelvin sambil beranjak dari duduknya dan mendekat ke arah penjual bubur ayam.

"Mana buburnya ,mas"? Tanya Alexa saat melihat Kelvin datang dengan membawa air mineral saja.

"Nanti di antar oleh penjualnya kemari"! Sahut kelvin.terlihat Leon pun juga ikut senang pagi itu, ya bayi itu hari hari nya akan serasa senang apalagi saat ada Alexa yang mengasuh nya.

"Nanti malam jangan lupa ajak ajak papa ya kalau bergadang lagi"! Kata Kelvin sambil mengusap lembut pipi Leon.

"Ooouu"!! Sahut Leon.

"Cih, itu mah modus mu mas": celetuk Alexa dan Kelvin hanya terkekeh mendengar nya.

"Permisi tuan ini bubur ayamnya'! Kata laki laki paruh baya dengan nampan di tanganya.

" Terimakasih pak"! Jawab alexsa dengan ramah.

"Jangan tersenyum semanis itu kepada orang lain,sayang"! Kata Kelvin dengan wajah cemberut.

"Aku hanya tersenyum tidak menggoda bapak itu"! Jawab alexsa tidak terima,.

"Sama saja ,itu membuat ku cemburu"! Alexa hanya menggelengkan kepalanya mendengar jawaban dari Kelvin.

"Sayang kamu mau makan bubur juga"! Kata Alexa sambil menempelkan sendok yang dipegangnya pada bibir mungil Leon .

"Setelah ini kamu mau kemana, shopping ,atau kemana"!? Tanya Kelvin lagi saat bubur di dalam mangkoknya sudah habis.

"Kita pulang saja,kasian Leon jika terlalu lama berada di luar mas,".

"Baiklah kalau begitu,. " Jawab Kelvin akhinya, hingga hampir 2 jam keduanya berada di taman tersebut ,barulah Kelvin dan Alexa memutuskan untuk pulang dan kembali ke mansion .

Hingga 20 menit berlalu mobil yang di tumpangi Kelvin dan Alexa sudah memasuki halaman mansion yang sudah di buka gerbangnya.

"Naiklah ke atas dulu ,aku masih ada urusan sebentar"! Kata Kelvin saat sudah berada di dalam mansion tersebut.

Alexa pun mengangguk lalu melangkah menaiki anak tangga menuju lantai atas dan masuk kedalam kamar leon.tak berselang lama Miko pun datang atas perintah Kelvin,yang sebelumnya sudah mengirimkannya pesan.

"Selamat pagi boss '!! Sapa Niko yang sudah berdiri di samping Kelvin.

"Ayo mik"!! Sahut Kelvin sambil melangkah menuju raung kerjanya. Niko pun mengangguk dan berjalan mengekor di belakang bossnya.

Kelvin mendudukan bokongnya di kursi kerjanya dengan Niko yang duduk di hadapannya.

"Jadi ada perintah apa,boss"? Tanya Niko dengan serius,tidak biasanya Niko di panggil di saat hari libur kerja seperti ini jika tidak ada keperluan yang sangat penting.

"Kamu ke Surabaya sekarang juga , dan temui keluarga Alexa ,ajak mereka datang kemari,aku tidak bisa melamarnya sendiri, buka masalah apa,Alexa meminta ku untuk menunggu 3 bulan lagi sampai Leon sedikit besar agar bisa di ajak bepergian jauh, sedangkan Alexa tidak mau pergi tanpa mengajak leon dan meninggalkan Leon di sini ,kau tahu kan maksudku"! Tanya Kelvin setelah menjelaskan maksudnya.

"Cih, bilang saja jika sudah tidak tahan melihat tubuh seksi nona Alexa"! Gumam Miko salam hati sambil menganggukan kepalanya paham.

"Apa kau sedang mengataiku":? Sahut Kelvin yang melihat gelagat aneh dari raut wajah asisten nya itu.

"Ti-tidak boss"!! Sergah niko secepat Kila.

"Anjir, bagaimana bisa tahu apa yang aku katakan dalan hati ku"! Kembali niko bergumam dalam hati.

"Berangkat lah sekarang,aku ingin besok keluarga Alexa sudah ada di mansion ini,dan aku akan menikahi nya besok itu juga'! Jelas Kelvin .

"Apaa"!! Pekik Miko. Dengan suara yang sudah naik satu tingkat ,kaget pastinya .

"Siapa yang menyuruhmu berteriak,apa kau pikir aku budek"! Tanya Kelvin dengan sorot mata tajam mengarah ke pada Niko.

"Ti-tidak ,boss"! Jawab Miko secepat kilat.

"Apa nona Alexa sudah siap anda nikahi ,boss"!? Tanya Miko kembali sambil menatap serius ke arah boss nya.

"Kau pikir,mana ada wanita yang bisa menolak pesonaku , Miko"! Pekik Kelvin kesal.

"Cih"!! Lagi lagi niko hanya bisa berdecak dalam hati mendengar ucapan boss nya.

"Jangan mengumpati ku atau aku getok palamu dengan map ini ya," sahut Kelvin sambil mengangkat sebuah map tebal ke udara.

"Tidak berani , boss, baiklah Kalau begitu saya permisi boss, saya akan berangkat sekarang juga,sepertinya masih ada penerbangan di jam 1 siang nanti". Kata niko sambil berdiri dari duduknya dan mengangguk kan kepalanya singkat ke arah Kelvin,sebelum benar benar di getok dengan map tebal tersebut.

"Hemmm"!! Sahut Kelvin.

Niko pun melangkah keluar dari ruang kerja tersebut dan melangkah keluar mansion.

"Bilang saja sudah tidak kuat menduda, pakai acara Leon yang di salahkan ,masih kecil lah, belum bisa di ajak bepergian jauh lah, boss, boss , saya tahu itu burung cucak Rowo sudah meronta ronta didalam celana ,makanya ingin cepat cepat menikahi nona Alexa, haaaaah"!! Gumam miko sambil menghela nafas panjang ,dan masuk kedalam mobil untuk segera pulang dan bersiap menuju ko kota Surabaya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!