NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Beda Usia
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Dita, siswi kelas 12 SMA, harus menerima nasib pahit ketika ayahnya yang terlilit hutang dan terbaring sakit memaksanya menikah dengan Arjuna, seorang polisi duda beranak satu.

Pernikahan itu dijadikan tebusan atas kecelakaan yang melibatkan Arjuna dan membuat ayah Dita kritis.

Meski tak sepenuhnya bersalah, Arjuna menyetujui pernikahan tersebut demi menebus rasa bersalahnya. Di tengah perbedaan usia dan penolakan putri Arjuna terhadap ibu sambungnya yang masih belia, Dita dan Arjuna harus menghadapi ujian besar untuk mempertahankan rumah tangga mereka.

Apakah cinta diantara mereka akan tumbuh, atau pernikahan itu berakhir dengan perpisahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Digoda rekan kerja

Di dalam toko mainan yang serba berwarna-warni itu, Siena langsung menghambur ke rak koleksi Cinderella. Sementara itu, Arjuna masih berusaha menetralkan degup jantungnya yang belum karuan gara-gara panggilan "Mas" dari Dita tadi. Tangannya masih enggan melepaskan rangkulan di bahu Dita, seolah takut istrinya itu akan hilang di antara tumpukan boneka.

"Mas... sudah, malu dilihat orang," bisik Dita sambil mencoba melepaskan diri, namun pipinya tetap bersemu merah.

"Biarkan saja, biar semua orang tahu kalau kamu itu istriku," jawab Arjuna dengan sisa-sisa kepercayaan diri yang mulai kembali.

Tiba-tiba, sebuah suara bariton yang sangat akrab terdengar dari arah belakang mereka.

"Lho? Komandan Arjuna? Wah, pangling saya lihat Komandan pakai baju santai begini!"

Arjuna tersentak dan menoleh. Ternyata itu adalah Bripka Bayu, salah satu rekan timnya di Mabes yang sedang membawa anak dan istrinya berbelanja juga. Bayu melongo melihat pemandangan di depannya, yakni sang komandan yang biasanya terkenal dingin, galak, dan tak tersentuh di kantor, kini sedang merangkul mesra seorang wanita cantik dan menggendong anak.

"Bayu? Sedang apa di sini?" tanya Arjuna, berusaha mengembalikan wibawa kepolisiannya, meski gagal total karena wajahnya masih terlihat sisa-sisa salah tingkah.

"Lagi antar 'negara api' belanja juga, Ndan," gurau Bayu sambil melirik ke arah Dita dengan mata menyelidik.

"Wah, wah... jadi ini Ibu Komandan yang baru? Kenalkan, Nyonya, saya Bayu, anak buah paling rajinnya Pak Arjuna di kantor."

Dita tersenyum sopan sambil mengangguk. "Saya Dita."

Bayu menyenggol lengan Arjuna dengan akrab sambil berbisik yang sengaja dikeraskan. "Pantas saja belakangan ini Komandan kalau apel pagi semangat banget, ternyata di rumah ada 'penyemangat' seindah ini. Duh, Ndan... itu rangkulannya kencang amat, takut istrinya diculik ya?"

Istri Bayu pun ikut menimpali sambil tertawa. "Iya ya, Jeng Dita. Pak Arjuna ini di kantor terkenal paling 'kaku' lho, kayak kanebo kering. Tapi lihat sekarang, auranya penuh bunga-bunga begini. Sampai pegangan terus, nggak mau lepas ya Pak?"

Wajah Arjuna kembali memanas. "Sudah, jangan mulai, Bay. Kami sedang sibuk cari boneka."

"Cari boneka buat anak, atau mau cari alasan buat honeymoon kedua nih, Ndan?" goda Bayu lagi sambil tertawa renyah. "Tenang saja, besok di kantor bakal saya umumkan kalau Komandan kita ini ternyata aslinya bucin (budak cinta) garis keras!"

Arjuna hanya bisa memutar bola matanya, sementara Dita tertawa kecil melihat suaminya yang gagah itu tak berkutik digoda anak buahnya sendiri.

"Ayah! Aku sudah dapat bonekanya!" teriak Siena sambil berlari membawa dua kotak Barbie Cinderella dan Pangeran Tampan.

Bayu melihat ke arah boneka itu lalu melirik Arjuna. "Pas banget, Ndan! Cinderella dan Pangerannya. Mirip banget sama yang lagi berdiri di depan saya sekarang. Yuk, lanjut belanja, Ndan! Jangan lupa, besok traktiran di kantor ya atas kabar bahagia ini!"

Bayu dan keluarganya pun berlalu sambil masih tertawa-tawa. Arjuna menghela napas panjang, menatap Dita yang masih tersenyum geli.

"Gara-gara kamu panggil 'Mas' tadi, aku jadi bahan tertawaan Bayu," gumam Arjuna pura-pura kesal, padahal hatinya sangat senang.

"Lho, kan Mas sendiri yang mau?" goda Dita, kali ini lebih berani menatap mata suaminya.

Arjuna terdiam, lalu sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya. Ia tidak peduli lagi soal wibawa di kantor. Baginya, melihat Dita yang mulai nyaman berada di dekatnya jauh lebih berharga daripada jabatan apa pun di Mabes.

*

*

Setelah puas berkeliling toko mainan, Siena yang sejak tadi bersemangat membawa dua kotak bonekanya mulai mengeluh. "Ayah, perut Siena sudah bunyi. Mau makan steak yang ada saus kejunya!" rengeknya sambil menarik-narik ujung kaos Arjuna.

Tanpa banyak bicara, Arjuna segera menggandeng tangan Dita dan Siena menuju salah satu restoran steak ternama di Mal tersebut. Begitu pesanan datang, aroma daging panggang yang menggoda langsung memenuhi meja mereka. Siena makan dengan sangat lahap, sesekali ia sibuk menata boneka Cinderella nya di samping piring seolah mengajak mainannya itu ikut makan.

Dita sendiri sedang asyik memotong steak nya sambil sesekali melirik ponsel. Ia sedang bertukar pesan dengan Rena, sahabat dekatnya.

"Dit! Aku sudah resmi daftar di UPH (Universitas Pelita Harapan). Kuota untuk jurusan yang kamu mau sisa sedikit lho. Kamu beneran nggak mau nyoba daftar bareng aku? Ini kan impian kita dari SMA!"

Membaca pesan itu, jemari Dita terhenti. Ada rasa sesak yang halus di dadanya. UPH adalah universitas impiannya sejak dulu, namun statusnya sebagai istri dan ibu sambung saat ini membuatnya merasa impian itu semakin menjauh. Ia menghela napas panjang, lalu memasukkan potongan daging ke mulutnya dengan pikiran yang melayang jauh, hingga tak sadar ada sedikit saus yang tertinggal di sudut bibirnya.

Arjuna, yang sejak tadi lebih banyak memperhatikan wajah Dita ketimbang makanannya sendiri, menyadari kegalauan di mata istrinya. Ia juga melihat noda saus merah di bibir ranum itu.

Tanpa menggunakan tisu, Arjuna secara refleks memajukan tubuhnya. Jempol tangannya yang besar namun lembut terulur, mengusap pelan sudut bibir Dita untuk membersihkan noda tersebut.

Deg!

Dita tersentak, ponsel di tangannya hampir saja terjatuh. Ia terpaku, matanya membulat menatap ibu jari Arjuna yang masih menempel di bibirnya. Sentuhan itu terasa hangat, jauh lebih lembut dari yang ia bayangkan dari seorang pria yang terbiasa memegang senjata.

Keduanya saling menatap dalam diam. Suasana restoran yang bising dengan suara denting sendok dan obrolan pengunjung lain seolah memudar, menyisakan mereka berdua dalam ruang hampa yang penuh dengan ketegangan manis.

Arjuna tidak segera menarik tangannya. Ibu jarinya perlahan mengusap permukaan bibir bawah Dita dengan gerakan yang sangat halus, hampir seperti sebuah belaian. Matanya menatap Dita dengan sorot yang sangat dalam, seolah ingin menyelami setiap keresahan yang ada di hati wanita muda itu.

"Makanlah dengan tenang, Dita. Jangan biarkan ponselmu mengganggu waktumu," bisik Arjuna dengan suara bariton yang rendah, membuat bulu kuduk Dita meremang.

Dita hanya bisa terpaku, lidahnya mendadak kelu untuk membalas ucapan "Mas" nya itu. Ia merasakan wajahnya kembali memanas, bahkan lebih merah dari saus steak yang baru saja dibersihkan Arjuna. Sementara itu, Siena yang sedang asyik mengunyah daging, hanya melirik sekilas ke arah orang tuanya dengan wajah polos, tidak menyadari ada percikan asmara yang semakin kuat di antara mereka berdua.

Bersambung...

1
Patrick Khan
ow dapet undangan mantan ta😁😁😁
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul kak🤣
total 1 replies
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
si dokter gatel yg gw suntik sianida jg nih 😒
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sadisnya 🤣
total 1 replies
Nar Sih
nah gitu dong dita,tunjukin klau arjuna juma milik mu seorang biar gak ada calon,,pelakor yg mau masuk
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siip kk 👍🏼🥰
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
selesai sudah marathon nya....
walaupun gak comend di setiap bab nya... di krn kan fokus ke cerita....
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya ampun, terimakasih kak 🙏😘
total 1 replies
neny
nah gtu,,dr fatma se kali2 hrs dikasih faham,,spy tdk berharap lg,,dan untuk urusan asdos,,yakinlah dita,km bs dan tunjukan sm dr fatma bahwa km cerdas,,💪🤍
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siip kk 😁
total 1 replies
Ariany Sudjana
bagus Dita, jangan biarkan pelacur murahan seperti Fatma itu menghancurkan rumah tangga kamu dengan Arjuna
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siip kk 😁
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
sebener nya Maudy itu gimana sih...😒, sok brrkuasa... yang punya rumah aja ramah sekali, lha kok yang gak ada hubungan nya keluarga ngegas dan sinis.... hanya bibi dari Shiena aja sok waw😏
Maulana ya_Rohman
mampir di sini thor
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih sudah mampir kak 🙏🥰
total 1 replies
Fatmawati Ita
buruan lanjut nih
Patrick Khan
udah q tebak pasti Maudy..tp tumbuh pelakor satunya..
.satu ketangkep satu nongol😂😂😂
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: hilang satu tumbuh seribu kak 😂
total 1 replies
neny
kan bener c mod mod pelaku nya,,
Aduh,,itu singa ngapa masuk sih,,jd kan lapar singa nya,,😂😂😂
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Curse//Curse//Curse/
total 1 replies
Teh Euis Tea
gara2 cicak jd bangun kan tuh ular piton🤣
Teh Euis Tea: kudu itu mah 🤣
total 2 replies
Ariany Sudjana
owh ternyata si pelacur murahan Maudy dalang nya, ga bisa dibiarkan ini, lama-lama si pelacur murahan juga akan bertindak menghancurkan rumah tangga Arjuna dan Dita
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul sekali kak
total 1 replies
Linda Muslimah
/Kiss//Kiss//Kiss//Kiss/
Linda Muslimah
lanjut kak Lg seru2nya🙏😄
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Good//Good//Good/
total 1 replies
Nar Sih
cerita kak eli selalu bagus 👍👍🥰
Nar Sih
cicak yg membawa berkah kenikmatan ya juna😂😂😂
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul sekali 🤣🤣🤣
total 1 replies
Teh Euis Tea
dr Fatma awas ya jgn JD pelakor di antara Arjuna Dita, ta cubit othornya klu km jd ulat bulu😁
neny
siapa kak kira2,apakah tante ulat bulu?,,bikin penasaran ajh,,🤍😘
Linda Muslimah: lanjut kak😄
total 4 replies
Linda Muslimah
Pikachu bernafas🤭🤣🤣🤣
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Curse//Curse//Curse/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!