NovelToon NovelToon
Kesempatan Dari Sistem

Kesempatan Dari Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Balas Dendam / Sistem
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Yikkii

Artha Jayendra adalah seorang pemuda yang kini menjadi pengangguran setelah dikhianati oleh sahabat-sahabatnya sendiri dan bahkan oleh kekasihnya. Pengkhianatan itu menghancurkan hidupnya hingga membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Dalam kondisi depresi, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah jembatan. Namun sebelum ia melompat, cahaya terang tiba-tiba muncul di langit, dan sebuah menara raksasa misterius muncul di tengah kota. Bersamaan dengan itu, sebuah sistem aneh muncul di hadapannya. Alih-alih terkejut, Artha justru melihatnya sebagai kesempatan baru. Dengan tekad yang dingin, ia bersumpah dunia telah berubah dan dia akan menjadi lebih kuat dan membalas semua penghinaan, penindasan, dan pengkhianatan yang pernah ia terima. Dari sinilah perjalanan Artha Jayendra dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yikkii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab XXV—Garlak

Jayendra menarik napas panjang, membiarkan paru-parunya terbiasa dengan densitas Mana yang pekat di lantai terdalam The Deca-Layer of Ancient Wrath. Di sekelilingnya, sisa-sisa pertempuran melawan Aridius masih menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang. Namun, perhatiannya kini teralihkan sepenuhnya pada sebuah benda yang tergeletak di antara tumpukan debu etereal sang Raja.

Sebuah buku.

...[ITEM: CHRONICLE OF THE FALLEN (RARE)]...

Buku itu tampak sangat tua, dengan sampul kulit kusam yang memberikan sensasi kasar sekaligus dingin saat jemari Jay menyentuhnya. Di bagian depan, terdapat lambang sebuah mata yang terantai rapat, seolah-olah ada rahasia besar yang sengaja dikunci agar tidak meledak keluar. Anehnya, bagi siapa pun yang tidak memiliki kualifikasi, buku ini akan terlihat seperti tumpukan kertas kosong yang sudah lapuk dimakan usia.

“Kenapa aku malah dapet item kaya gini? Bukannya drop item bos itu harusnya senjata atau orb gitu?” gumam Jay dengan nada sinis. “Item sampah kaya gini di berikan padaku?”

Meskipun mulutnya menggerutu, rasa penasaran Jay tidak bisa dibendung. Ia tahu, di dunia yang sudah berubah menjadi gila ini, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Ia melangkah mundur beberapa tindak, mencari area yang sedikit lebih bersih dari serpihan tulang, lalu mengambil posisi duduk bersila. Dengan tenang, ia meletakkan buku itu di pangkuannya.

Begitu sampulnya dibuka, sebuah gelombang energi hangat merambat dari ujung jarinya menuju otak. Tiba-tiba, halaman yang tadinya kuning kosong mulai bereaksi. Tinta hitam yang pekat seolah merembes dari balik serat kertas, bergerak lincah membentuk barisan kalimat yang tajam dan berwibawa.

Jay menyadari satu hal, buku ini adalah saksi bisu. Ia adalah perekam ingatan dari mereka yang telah jatuh. Di dalamnya, saat ini hanya tersedia dua bab yang bisa diakses. Dua nama yang tidak asing lagi bagi Jay yaitu Garlak dan Aridius.

Jay mengusap permukaan kertas itu, lalu mulai membaca bab pertama yang tertulis Garlak.

Jayendra membalik lembaran buku Chronicle of the Fallen dengan gerakan perlahan. Tinta hitam di halaman tersebut seolah berdenyut, menyesuaikan diri dengan emosi Jay yang kian tenggelam dalam sejarah kelam entitas yang telah ia kalahkan. Fokusnya kini tertuju sepenuhnya pada bab mengenai Garlak. Penjelasan singkat sebelumnya hanyalah permukaan. Kini, buku itu menarik kesadaran Jay lebih dalam, memaksa Jay melihat apa yang sebenarnya terjadi ribuan tahun silam.

......................

...Bab I: Garlak, Sang Pemimpin yang Gagal...

Jauh sebelum ia menjadi monster otot tanpa akal di dunianya, Garlak adalah sosok yang agung. Ia bukan sekadar Orc biasa, ia adalah Raja dari seluruh kaum Orc, seorang pemimpin yang gagah berani namun memiliki kebijaksanaan yang jarang dimiliki rasnya. Di bawah kepemimpinannya, kaum Orc tidak lagi hidup sebagai perampok nomaden. Mereka membangun peradaban, menghargai alam, dan hidup dalam kedamaian yang terjaga di lembah-lembah hijau yang jauh dari jangkauan manusia.

Namun, kedamaian adalah barang mahal yang mengundang kecemburuan entitas kegelapan maupun cahaya sekalipun.

Suatu sore yang berdarah, langit lembah berubah menjadi merah pekat. Aura kematian menyelimuti desa-desa Orc. Sang Raja Iblis, entitas yang kekuatannya mampu menggetarkan fondasi dunia, turun langsung dari singgasana kegelapannya hanya untuk mendatangi Garlak.

“Ikutlah daam perang kami melawan para malaikat dan dewa,” suara Raja Iblis itu berdentum, meretakkan tanah di bawah kaki Garlak. “Bantu pasukanku menghancurkan surga, atau aku akan memastikan ras Orc dihapus dari muka bumi sebelum fajar datang.”

Garlak, yang berdiri tegak dengan kapak raksasanya, menatap tajam sang iblis. Ia tahu ini adalah pilihan mustahil. Jika ia menolak, kaumnya mati sekarang. Jika ia ikut, kaumnya akan menjadi martir di medan perang yang seharusnya bukan hak mereka. Demi cinta pada rakyatnya, demi melihat anak-anak Orc tetap bisa tumbuh besar, Garlak berlutut. Ia terpaksa menyerahkan harga dirinya demi sebuah janji perlindungan yang nyatanya hanyalah dusta belaka.

Perang Besar pun pecah. Garlak memimpin ribuan prajurit Orc di garis depan. Mereka bertarung melawan pasukan malaikat yang bersinar dan manusia-manusia pengikut dewa yang merasa paling suci. Namun, pengkhianatan terjadi di tengah kemelut darah. Pasukan iblis sengaja menjadikan klan Orc sebagai tumbal untuk memancing kekuatan penuh para dewa.

Satu per satu, prajurit terbaik Garlak tumbang. Mereka tidak mati dengan terhormat, mereka dibantai secara mengenaskan, tubuh mereka hangus oleh cahaya suci atau dicabik-cabik oleh sihir para manusia. Garlak yang terluka parah berusaha kembali ke desanya, berharap setidaknya penduduk sipil tetap aman di bawah “perlindungan” Raja Iblis.

Namun, yang ia temukan hanyalah darah kental yang tersebar di seluruh penjuru desanya.

Desa-desa Orc telah diratakan. Bukan oleh iblis, melainkan oleh para malaikat dan manusia yang mengatasnamakan keadilan. Mereka membantai setiap penduduk, dari yang paling tua hingga bayi yang baru lahir, karena dianggap sebagai “sekutu iblis”. Garlak berdiri di tengah reruntuhan, dikelilingi oleh ribuan mayat kaumnya yang mati dalam keputusasaan total. Bau daging terbakar dan jeritan yang membeku di udara menghancurkan kewarasannya.

Ia adalah satu-satunya yang tersisa. Seorang raja tanpa rakyat. Seorang pejuang tanpa alasan untuk bertarung. Garlak meraung ke arah langit, namun langit tetap diam. Tak ada dewa yang menjawab, tak ada iblis yang peduli.

Saat ia sedang bersiap untuk mengakhiri hidupnya sendiri di atas tumpukan mayat keluarganya, sebuah langkah kaki terdengar. Bukan langkah berat malaikat, bukan pula langkah licin dari iblis. Itu adalah langkah kaki yang ringan, hampir tak terdengar.

Seorang manusia menghampirinya. Pakaiannya sederhana, namun matanya memancarkan kedalaman yang tak terukur. Manusia itu muncul entah dari mana, seolah-olah ia sudah ada di sana sejak awal, menyaksikan kehancuran itu tanpa berkedip.

Manusia itu berhenti tepat di depan Garlak yang sedang bersimpuh darah. Tanpa rasa takut sedikit pun terhadap sosok Orc raksasa yang sedang mengamuk, manusia itu menjulurkan tangannya.

“Dunia ini memang tidak adil, bukan?” suara manusia itu sangat tenang, hampir seperti bisikan angin. “Mereka menyebutmu monster agar mereka merasa suci saat membantaimu. Ingin melihat mereka merasakan apa yang kamu rasakan?”

Garlak menatap tangan itu. Ada sesuatu yang berbeda dari manusia ini. Ia tidak membawa pedang, tapi auranya terasa lebih mengerikan daripada Raja Iblis ataupun Dewa manapun. Garlak meraih tangan itu, dan seketika, kegelapan yang lebih pekat dari malam menelan kesadarannya. Manusia itulah yang menyerahkan Garlak kepada “Sistem”, mengubahnya menjadi penjaga abadi yang membenci segala bentuk kehidupan.

1
ラマSkuy
lanjut thor👍
ラマSkuy
agak lambat alurnya tapi seru Thor , lanjutkan 👍
ラマSkuy
Hem ini latar ceritanya tentang apocalypse monster ya kayak komik solo leveling, keren Thor 👍
Yikkii: Terimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!