NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Untungnya Fauzan dan Kemala bisa pulang tanpa membawa beban apapun setelah Dea membuktikan sendiri dengan menelpon temannya Fani dan untungnya Fani pun mengiyakan saat Dea bertanya pada Fani soal Fauzan dan Kemala yang kebetulan bertemu di mall.

Hoshhh hoshh hoshh

Beberapa lali Kemala menarik nafasnya perlahan dan membuangnya sambil nepeuk-nepuk dadanya pelan guna meredam debaran jantungnya yang menggila di dalam sana__meski Kemala bukanlah seorang pelakor atau perusak rumah tangga orang lain, tapi sensasinya tetaplah sama, sama-sama mendebarkan dan menakutkan sekali. Kemala dan Fauzan sudah seperti pasangan yang di grebek masa.

Ahh Kemala jadi ingat momen dulu, di mana dia berusaha mati-matian menyembunyikan kedekatannya dengan Fauzan. Baik berupa chat maupun berpapasan, tetapi di dalam sana jelas sekali jantungnya berdegup kencang setiap kali Fani atau pun Arumi dan teman yang lainnya menyinggung nama Fauzan__hah.. tapi faktanya saat ini, semua kejadian itu seolah terulang kembali sekarang hanya dalam keadaan yang berbeda saja.

“Mala..“Panggil Fauzan dan Kemala pun menoleh ke arah samping, wajah Fauzan terlihat berbeda dan tatapan matanya agak sayu begitu, saat tangannya terulur dan menyentuh kening pria itu__Kemala merasakan kalau ternyata Fauzan panas. Pasti karena tadi kehujanan.

“Mas, berhenti dulu. Biar saya aja yang nyetir.“Ujarnya, Fauzan tak menjawab hanya menatap Kemala dengan sebuah ringisan pelan yang keluar dari mulutnya, bukan hanya tubuhnya yang terasa panas tetapi kepalanya yang terasa pening juga__agaknya Fauzan juga tidak bisa memaksakan dirinya untuk menyetir, kalau pun di paksakan. Takutnya malah mereka berakhir dengan kecelakaan, dan pria itu pun mengangguk serta membiarkan Kemala membawa mobilnya, untungnya Kemala bisa menyetir.

Kemala membawa mobil itu dalam kecepatan pelan, sambil sesekali melirik pada sang suami.

*****

Pagi harinya Fauzan pun berkata kalau dia harus pulang ke rumah utama, rumah yang di tempatinya bersama dengan sang istri pertama alias Fani dan ya, entah kenapa tapi Kemala cukup berat melepas Fauzan.

“Eum mau makan dulu, mas?.“Tawarnya seraya menunjuk sarapan pagi yang telah di siapkan oleh Bi Lia.

Fauzan menghela nafasnya panjang lalu mengambil posisi duduk tepat di hadapan Kemala__pria itu bersyukur karena pada akhirnya Kemala bisa mengisi perutnya, meski harus di mulai dengan drama mungah-muntah dulu. Ya, keadaannya nuga sudah cukup membaik, walau tak jarang masih mengidam__sebetulnya juga Fauzan masih ingin bersama dengan Kemala dan menemaninya di sini, akan tetapi tentu tak bisa seperti itu. Fauzan memiliki dua istri dan istri pertamanya sedang membutuhkannya.

Mau tak mau dia harus pulang ke rumah istri pertamanya.

Hoekkk hoekkkk

Bergegas Kemala pun segera menuju westafel untuk memuntahkan isi perutnya dan Fauzan mengikutinya dari belakang, memijik tengkuknya dan membantunya dengan memegangi rambut panjangnya__baru saja Fauzan bilang mulai membaik, yang terjadi malah sebaliknya. Ck

“Maka..sih mas.“Ucap Kemala setelah meminum air mineral yang di sodorkan oleh Fauzan, tak lupa wanita itu juga membuka tutup minyak angin dan membaluri perut, tengkut serta beberapa daerah lainnya menggunakan minyak angin itu.

Fauzan hanya melihatnya dan merekam dengan baik semuanya di kepalanya. Kalau begini dia juga jadi merasa tak tenang untuk meninggalkan Kemala, tetapi...

“Maaf saya ganggu, banget ya?.“Ujar Kemala sambil membalas tatapan itu, tatapannya menjadi bereembun dan siap menumpahkan tangisannya. Fauzan yang tahu perubahan sikap Kemala yang menjadi lebih sensitif pun dengan sigap mendekat ke arahnya dan mengelap sudut-sudut matanya menggunakan tangannya dengan begitu lembut.

“Mas Fauzan, makan dulu...“Titah Kemala seraya merasa begitu bersalah, karena bukannya melayani Fauzan. Malah sebaliknya, dengan dirinya muntah malah membuat nafsu makan pria itu hilang seketika.

Fauzan menggeleng lalu menarik tubuh Kemala mendekat dan hanya dalam sekali gerakan Kemala sudah berada dalam pelukannya dengan posisi Kemala yang memunggunginya, tentu saja Kemala begitu terkejut, apalagi kini dirinya bukan hanya berada dalam pelukan pria yang menjadi suaminya akan tetapi berada di pangkuan Fauzan.

Apa yang di lakukan Fauzan? Dan kenapa membuat tubuh Kemala seakan tremor begini?

“Mas..“Panggil Kemala sambil menggoyangkan tangannya dan bermaksud memberi kode supaya pria itu melepasnya, namun yang terjadi malah sebaliknya. Rengkuhan di tubuh wanita itu semakin erat dan Kemala di buat blingsekan tidak tenang begitu di rasakannya hangat nafas yang menerpa lehernya, belum lagi suara detak jantung yang terasa berontak di dalam sana.

“Sebentar saja Kemala, saya sedang mengisi energi.“Ujarnya serak dan pelan, namun membuat tubuh Kemala merasa menghangat, terutama hatinya. Sialan, tampaknya mereka yang mulai akur tanpa cekcok mulut pun sudah memantik bumbu-bumbu romantis di antara mereka.

“Saya akan pulang dan mungkin tidak bisa kembali dengan cepat..“Lanjutnya lagi, mulut Kemala yang sebelumnya sudah terbuka dan siap mengeluarkan kata-kata pun kembali mengatup, tangannya meremas-remas pakaiannya dengan wajah yang terlihat tegang, jelas sekali kalau pria itu seakan ingin sekali melakukan perpisahan yang cukup manis di antara mereka dan sialnya berhasil menyentil sisi hati Kemala dan membuat wanita itu benar-benar benci, apalagi di tambah dengan kondisinya yang lebih sensitif karena sedang mengandung seperti ini.

“Eum Mas Fauzan, tapi saya harus sarapan..“Tukas Kemala yang langsung membuat kecupan pria itu berhenti dan terdengar Fauzan menghela nafas panjang karena jengkel, kesenangannya di ganggu Kemala__Kemala sendiri hanya ingin membuat dirinya sadar, kalau kesenangan ini hanya fatamorgana untuknya dan ya, dia harus bangkit pada realiti yang terjadi, Kemala san Fauzan hanya menikah sementara saja dan harusnya tidak ada hal intim seperti yang terjadi di antara mereka.

“Mala...“

“Mas..“

Keduanya berucap berbarengan, lalu tubuh Kemala di balikan oleh Fauzan dengan posisi yang masih sama. Yaitu Kemala yang berada di dalam pangkuannya. Netra mereka saling bertubrukan sampai wajah Fauzan yang maju duluan dan Kemala melakukan hal yang sebaliknya, yaitu memundurkan wajahnya hingga terdengar desah nafas berat yang syarat akan sebuah rasa kecewa.

Fauzan terkekeuh pelan”Kamu nolak saya, Mala?.“Tanyanya, matanya terlihat begitu terluka sekali dan Kemala menahan dirinya supaya tidak memberikan apa yang Fauzan mau__bukan karena Kemala tak mau, tapi sebaliknya. Namun Kemala sedang berusaha melindungi dirinya sendiri sekarang, ia tak mau tenggelam dan terbuai dengan sesuatu yang tak bisa ia miliki selamanya, karena rasanya sakit sekali ketika punya ekspektasi tinggi, namun yang terjadi malah sebaliknya.

“Yasudah kalau begitu, saya pulang. Percuma di sini juga..“Tukas Fauzan yang sudah berdiri dan Kemala gini di gendong bagai anak koala, tak mau jatuh, kedua tangan wanita itu pun mengalung sempurna di leher pria itu__dada Kemala sesak dan hatinya sakit menerima fakta kalau pria yang masih ia sayangi dan cintai itu akan pulang ke rumah istri pertamanya.

Harusnya Kemala sudah tahu dengan resikonya, tapi kenapa ia merasa tak terima sekarang dan kalau boleh ingin memiliki Fauzan lebih lama lagi, apa dia terlihat begitu egois?

Ahhh sepertinya memang iya. Sialan, tampaknya setan di dalam dirinya sudah membawa pengaruh yang begitu buruk dan besar sekali rupanya.

“Tunggu..“Sahut Kemala begitu Fauzan susah menurunkan dirinya kembali ke aofa dan memegang tangan Fauzan yang akan bergerak lalu meninggalkannya. Pria itu menatap Kemala bingung dengan satu alis yang terlihat terangkat naik.

Kemala menarik kerah baju pria itu dan membuat tubuh pria itu menunduk lalu begitu saja bibirnya menempel di bibir Fauzan dan Kemala menyesapnya pelan__sungguh amatir sekali, Kemala tterlihat bukan pencium ulung, apalagi mengingat mantannya hanya beberapa dan tak pernah melakukan hal yang seperti ini sebelumnya, oleh karena itu, maka Fauzan yang mengambil alih dan ciuman yang semula terlihat lembut dan amatir pun berubah menjadi lebih panas dan juga sensual pastinya.

*****

“Mala..“Pekik seseorang di ponselnya dan membuat Kemala menjauhkan ponsel dari telinganya, wanita itu menarik ponsel lalu melihatnya, ternyata Arumi. Sahabatnya yang sudah agak lama menghilang dan baru menelponnya lagi.

“Kirain siapa, gimana kabar kamu, Rumi?.“Tanya Kemala antusias sambil mengulum senyumnya, di seberang sana Arumi pun terkikik.

“Baik, kamu sendiri?.“

“Baik juga.“

“Mala..“

“Hm..“

“Aku akan pulang kampung nih dan informasi yang aku bawa, kelas kita akan mengadakan reuni minggu depan, kamu ikut, kan?.“

Seketika tubuh Kemala menegang dan tatapan matanya terlihat berpendar ke seluruh penjuru kamarnya, nafasnya terasa agak memberat.

Reuni kelas, ya? Ah.. bahkan Kemala meng-arsipkan grup itu.

“Ayolah, aku sengaja lo pulang dan mau kumpul sama temen-temen.“

“Tapi Rum..“Lirih Kemala.

“Kenapa? Gak akan ikut, ya? Ayolah Mala. Lagian kan si Jack juga udah gak ada kabarnya, kemungkinan dia gak akan datang ke sana. Kangen nih pingin ngumpul sama teman-teman yang lain, ya? Ya? Ya? Please....“

“Beneran Jack gak ada, kan?.“

“Infonya sih gitu, kalau pun ada. Nanti aku bantu kamu deh, please. Aku yakin dia gak akan macem-macem kok.“Bujuk Arumi dan Kemala pun tak punya pilihan lain selain mengiyakan tawaran Arumi.

1
falea sezi
pelakor ttep pelakor
falea sezi
di sini fanni egois sangat egois
falea sezi
egois bgt mau mati aja banyak mau lu
falea sezi
lu terlalu ikut campur kayaknya biarin aja sahabat lu dlu kayak nya yg bkin lu nyerahin pcr lu kan trs lu ngalah biarin aja itu dia mati karena itu karma wanita egois yg rebut pcr sahabat sendiri
muznah jenong
lanjut Thor..
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!