NovelToon NovelToon
Pendekar Naga Pengembara

Pendekar Naga Pengembara

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Tian Shan, pendekar terkuat yang pernah ada, memilih mengorbankan dunia demi satu tujuan—memutar balik waktu.

Ia terlahir kembali di keluarga bangsawan. Namun karena sifatnya yang dianggap aneh dan tubuhnya yang tak mampu berkultivasi, ia dipandang sebagai sampah.

Saat waktunya tiba, ia memilih pergi—bertekad membuktikan dirinya dan membalas segalanya dengan kekuatan yang akan mengguncang dunia.

Mampukah sang legenda menggapai impiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Hewan buas

Hutan terlarang di pinggiran wilayah keluarga Tian bukanlah tempat bagi pemula.

Pohon-pohon raksasa dengan dahan yang saling melilit menciptakan kanopi rapat yang menelan cahaya rembulan, menyisakan kegelapan pekat yang hanya dihuni oleh suara geraman rendah.

​Tian Shan berdiri di tengah sebuah tanah lapang kecil. Ia memejamkan mata, membiarkan panca inderanya melampaui batas penglihatan fisik.

Ia merasakan getaran halus di atas permukaan tanah, gesekan bulu kasar pada semak-semak, dan bau amis dari liur lapar yang menetes.

​"Keluarlah."

​Empat ekor Serigala Taring Belati muncul dari balik bayang-bayang. Ukuran mereka sebesar lembu, dengan mata merah yang berpijar haus darah.

Tanpa menunggu, serigala yang berada di sisi kiri melompat, kuku-kukunya yang hitam legam mengincar leher Tian Shan.

​WHOSH!

​Tian Shan tidak mundur. Ia merendahkan tubuhnya, membiarkan serigala itu melayang tepat di atas kepalanya.

Dengan satu gerakan, ia menjadikan punggung hewan itu sebagai tumpuan kaki, lalu melenting tinggi ke udara.

​Saat tubuhnya berputar, ia menggenggam belati Besi Hitamnya dengan erat. Serigala kedua menerjang dari bawah, mencoba menyergap saat ia masih di udara.

​SLASH! JLEB!

​Belati itu menghujam tepat di sambungan tulang leher sang serigala.

Tian Shan menggunakan berat tubuhnya sendiri untuk memperdalam tusukan sembari mendarat dengan mulus di tanah.

Namun, serigala ketiga tidak memberinya ruang napas, ia menabrak bahu Tian Shan dengan tenaga penuh, membuat sang pemuda terpental dan menghantam batang pohon ek.

​Ugh!

Darah merembes dari bahunya yang tergores kuku tajam. Rasa sakit itu justru memicu adrenalin yang ia butuhkan.

Sambil bersandar di pohon, Tian Shan mulai memutar Qi di dalam meridiannya.

Ia sengaja membiarkan rasa sakit dari benturan tadi menjadi katalis untuk mendorong energi alam masuk lebih dalam ke pori-porinya.

​KRETEK.

​Tulang-tulangnya berbunyi. Ini adalah bagian dari Pembersihan Sumsum. Setiap hantaman yang ia terima digunakan untuk menghancurkan sisa-sisa "Lumpur Dunia" yang masih mengendap di lapisan kulit terdalam.

​Dua serigala yang tersisa mengepung dari dua arah. Mereka bergerak sangat terkoordinasi—sebuah taktik kawanan yang mematikan.

Serigala pemimpin, yang paling besar, melolong rendah dan bergerak maju dengan kecepatan tinggi.

​Tian Shan mengalirkan Qi ke belatinya hingga bilah hitam itu mengeluarkan dengungan tipis.

SHING!

​Ia melesat maju, tidak lagi menghindar. Saat serigala itu melompat dengan mulut terbuka lebar, Tian Shan melakukan sliding di bawah perut hewan tersebut. Belatinya menyayat lurus dari dada hingga pangkal paha.

​CRAAAK!

​Isi perut serigala itu berhamburan, namun serigala terakhir berhasil menggigit lengan kiri Tian Shan sebelum ia sempat bangkit sepenuhnya. Gigi-gigi tajam itu menembus daging, mencoba meremukkan tulang lengannya.

​Tian Shan tidak berteriak. Ia menatap mata serigala itu dengan dingin. Tangan kanannya yang memegang belati bergerak secepat kilat, menusuk mata serigala tersebut berkali-kali hingga cengkeraman rahangnya terlepas.

​Setelah serigala terakhir tumbang, Tian Shan terduduk di tanah yang bersimbah darah. Napasnya teratur, meski tubuhnya penuh luka.

Ia merasakan sensasi panas yang menjalar di seluruh kulitnya. Keringat hitam yang kental keluar dari luka-lukanya—itu adalah proses pemurnian tahap akhir.

​Kulitnya yang semula pucat kini tampak memiliki rona perunggu yang halus namun keras. Tahap Pendekar Pemula miliknya baru saja mencapai kesempurnaan pondasi.

​Tanpa membuang waktu, ia mulai bekerja. Dengan gerakan yang sangat efisien, ia menguliti serigala-serigala tersebut.

Taring belati, kuku, dan kulit serigala ini memiliki nilai lumayan di pasar gelap atau bagi para penempa senjata karena mengandung sisa-sisa energi alam murni.

​Ia mengikat kulit-kulit yang sudah dibersihkan itu menjadi satu bungkusan besar. Tubuh fisiknya sekarang jauh lebih kuat; beban seberat ini tidak lagi membuatnya terengah-engah.

​Mata peraknya menatap ke arah luar hutan, di mana lampu-lampu kota terdekat mulai terlihat di kejauhan.

​"Cukup untuk modal awal," gumamnya singkat.

​Ia melangkah pergi, meninggalkan bangkai-bangkai yang telah ia preteli.

Hutan itu kini sunyi kembali, namun aura yang ditinggalkan oleh pemuda berambut putih itu menandai bahwa sang predator puncak yang sebenarnya telah kembali lahir.

1
Aisyah Suyuti
bagus
Nanik S
NEXT 💪💪💪
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Mengenang mas lalu Lewat Kua
✞👁️👁️✞
lanjit thor💪
Nanik S
Satu satunya orang yang tidak dibunuh oleh Tian Shan di Alam Abadi
✞👁️👁️✞
/Pray/
✞👁️👁️✞
pecahan jiwa
✞👁️👁️✞
lanjut💪
Nanik S
cuuuuuuust👍👍👍
Nanik S
Lanjutkan Tor🙏🙏
Nanik S
Bai Yaoju bukankah dulu kekasih Tian Shan dimasa lalu sebelum rekarnasi
Kenaya: Iya/Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
pendekar tersantuy tian shen🔥
Kenaya: /Ok//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
apa trio Tian akan berkelana bersama?
✞👁️👁️✞
🔥🔥
✞👁️👁️✞
mantap
lanjut thor💪
✞👁️👁️✞
🐬🐬semangat
✞👁️👁️✞
tian shan!! kau pergi tanpa berpamitan😁
Kenaya: ketemu lagi kok nanti/Grievance//Pray/
total 1 replies
✞👁️👁️✞
kontrak darah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!