NovelToon NovelToon
Siapa Ayah Anakku???

Siapa Ayah Anakku???

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: S.A.Hanifa

Syela tak ingat apapun yang terjadi malam itu, berawal dari pesta di sebuah klub membuatnya harus kehilangan kegadisannya.

Apa yang harus dilakukannya pun ia tak tahu...

Apakah harus????.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.A.Hanifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

"Sudah berapa minggu umur janinnya?".

Deg.

Syela menatap Miko dengan serius tak menyangka jika pertanyaan itu yang malah terlontar dari mulut pria tersebut. Bukannya dengan keadaan ini harusnya pria itu bertanya apa benar anak yang dikandung Catherine adalah miliknya, tapi ini kenapa sudah menanyakan umurnya. Jangan jangan Miko....

Syela kembali menatap Miko kali ini lebih tajam dari sebelumnya.

"Dari hasil USG umurnya sekitar tiga minggu" Susi yang menjawab karena Catherine tak mampu lagi bicara, gadis itu hanya bisa tertunduk saja.

Mendengar jawaban dari Susi, Miko memejamkan mata lalu memijat pangkal hidungnya. Melihatnya membuat Syela sadar akan sesuatu, janinnya yang dikandung Catherine benar adalah anak Miko.

"Apa maksudnya ini Miko, anak siapa yang ada dalam kandungan Catherine?" tanya sang Mama yang berpegang erat pada lengan Miko.

"Jelas anak Miko, selama ini Catherine tidak pernah berdekatan dengan pria lain selain Miko" tukas Susi yang membuat tatapan Mama Miko menanam.

"Jawab Mama Mik" paksa Mamanya. "Miko jawab Mamamu" tambah sang Papa yang juga ikut kesal dibuat keterdiaman sang Putra.

Sebelum menjawab Miko menganggukkan kepala. "Kurasa itu benar Ma, anak yang dikandung Catherine adalah anakku" jawabnya yang terang saja membuat tubuh mungil sang Mama nyaris limbung dan beberapa detik kemudian jatuh tak berdaya, dia pingsan.

Sesaat keadaan jadi panik, Miko dan sang Papa keluar dari ruangan membawa sang Mama untuk dirawat. Sejak dirumah memang suasana hati Mamanya Miko tak bagus ketika mendengar kabar Catherine, ditambah lagi kejutan lainnya yang tak dia duga.

Benar dugaan Syela kan. Dari gelagatnya Miko sudah tau dan dia sadar, hanya saja mungkin pria itu tak menyangka jika Catherine bisa hamil.

Kecewa, tidak. Syela tak merasa kecewa karena Miko telah menghamili Catherine, bukannya dia sudah pernah bilang jika hatinya sudah mati makanya dia menolak untuk menikah dengan Miko, lebih memilih hidup berdua dengan putranya saja.

Yang membuat Syela tak habis pikir adalah, kapan dan bagaimana mereka bisa melakukannya. Bukanlah Miko tak menyukai Catherine dari awal, cinta gadis itu hanya bertepuk sebelah tangan, jadi bagaimana bisa hal itu terjadi.

Tanpa permisi Syela pun memilih pergi dari rumah sakit meninggalkan semua orang yang masih panik. Disana dia sudah tak dibutuhkan lagi, usai mengintip sebentar keadaan Mama Miko yang dilihatnya baik baik saja Syela pun pulang. Toh untuk permintaan maaf pun Syela sudah menjelaskan, sekarang hanya tinggal kedua keluarga itu yang harus membahas sesuatu.

****

Dua hari kemudian Handoko, Susi dan anak angkat tersayang mereka kembali dari rumah sakit. Kelihatannya keadaan Catherine sudah lebih baik dari terakhir dia lihat, hanya saja gadis itu masih sedikit nampak lemah. Terbukti saat naik kekamarnya saja harus terus dipapah Papanya.

"Syela Mama mau bicara" ujar Susi mendekati Syela yang ada didapur.

"Bicara saja" jawabnya tanpa beralih dari piring kotor yang tengah dicucinya.

"Mama mau bicara serius, kita duduk sebentar" ucap Susi lagi. Mau tak mau Syela pun menuruti.

Kini keduanya tengah duduk berhadapan dihalangi meja makan, sesaat keheningan tercipta. "Mama minta tolong sama kamu Syela, tolong relakan Miko untuk Catherine" ucap Susi setelah mengambil sebelah tangan Syela untuk dia genggam.

Syela menautkan alis heran, lalu melepas genggaman tangan Susi. "Ini maksudnya apa sih, kemarin minta aku maafin Catherine terus sekarang minta aku relakan Miko" ucapnya tak mengerti. "Kenapa setiap kalian ada masalah selalu aku penyebab dan jalan keluarnya" tambahnya lagi.

Syela pikir semua sudah selesai dirumah sakit saat itu, tapi malah nambah masalah baru. Dan dia harus jadi penentu, bukankah dia hanya pembantu kenapa dia harus ikut andil dalam masalah keluarga itu.

"Kalau memang Catherine ingin meminta pertanggung jawaban Miko agar menikahinya, ya itu urusan mereka berdua dan keluarga kalian, kenapa bawa bawa aku".

"Jelas ada sangkut pautnya sama kamu, Miko tak ingin menikah dengan Catherine karena kamu, dia hanya mau bertanggung jawab atas anaknya tapi tak mau menikahi Ibunya" jelas Susi dengan wajah jengkelnya.

Syela membulatkan mata, bisa bisanya Miko memutuskan jalan keluar seperti itu. Sebagai seorang pria dan calon Ayah kenapa dia berlaku seperti itu, dan menjadikan Syela sebagai alasannya.

"Miko mau bertanggung jawab atas anak yang dikandung Catherine, katanya dia akan membiayai semua keperluan anak itu sampai dia lahir, ketika lahir dia akan mengurus anak itu, Catherine hanya cukup melahirkannya saja". Wajah Susi merah padam mengingat ucapan Miko saat dirumah sakit hari itu, apalagi Catherine kembali histeris karenanya.

"Orang tua Miko gimana, apa kata mereka?" tanya Syela pada akhirnya sedikit tertarik dengan permasalahan mantan orang tuanya.

"Mereka menyerahkan semua keputusan pada Miko, mereka tak bisa ikut campur ataupun membela Catherine karena semua jebakannya untukmu diketahui mereka".

Syela terdiam, ini masalah yang cukup besar. Sebenarnya dia bisa saja membiarkannya dan tak perduli sama sekali, tapi mengingat anak yang ada didalam kandungan Catherine dia jadi tak tega. Dia sadar betul menderitanya jika hamil sendirian tanpa pendamping.

"Kasihan Catherine kalau terus seperti ini, bisa bisa dia mencoba bunuh diri lagi, dia tak akan perduli pada janinnya" tambah Susi takut jika Catherine melakukan hal yang sama lagi.

"Lalu aku harus apa?" tanya Syela pelan namun berhasil membuat Susi mengembangkan senyum.

"Tolong bujuk Miko agar mau menikahi Catherine, Mama minta tolong sama kamu Syela" pinta Susi memelas.

Syela terdiam sebentar. "Memangnya dia mau aku bujuk?".

"Hanya kamu yang bisa Sel" ujar Susi memohon kembali. "Aku pikir pikir dulu" jawab Syela kemudian pergi dari sana tanpa pamit, meninggalkan Susi sendiri dalam perasaan yang kalut.

Dikamarnya Syela melamun setelah menidurkan Ansel, jam sudah menunjukkan pukul sepuluh tapi matanya tak bisa juga terlelap. Dia bingung harus bagaimana, sebenarnya malas sekali membantu masalah keluarga ini tapi mengingat anak yang tak berdosa dalam perut Catherine membuatnya Iba.

Namun sempat terlintas dipikirannya lagi apa benar Catherine hamil tiba tiba sekali, tapi tak mustahil untuk terjadi. Dan apa benar itu anak Miko, tapi pria itu sudah mengakuinya sendiri berarti mereka pernah berbuat kan.

Syela mengusap wajahnya kasar. "Kenapa aku yang jadi pusing begini" gumamnya frustasi.

Tok, Tok, Tok.

Syela menatap kearah pintu kamarnya karena mendengar suara ketukan disana, siapa malam malam begini pikirnya. Apa Nyonya Susi lagi yang kembali ingin membujuknya, tapi masa selarut ini.

Ibu Ansel itupun turun dari kasur dan berjalan pelan kearah pintu, saat pintu terbuka Syela terkejut melihat siapa yang ada dibaliknya.

"Untuk apa kamu kemari malam malam begini" tanya Syela heran.

Ia sedikit terjingkat saat Catherine langsung memeluknya erat seperti saat mereka masih bersahabat, jika gadis itu ada masalah dia pasti akan memeluk erat Syela seperti ini.

"Syela tolong aku, aku sudah tidak kuat lagi Sel" ucap Catherine menangis sedih, suaranya terdengar sangat lirih.

"Le... Lepas Ket, kenapa sih kamu ini" ucap Syela mencoba mendorong tubuh Catherine untuk melepaskannya.

"Maaf maafkan aku Syela, karma sudah berlaku kepadaku, akhirnya aku merasakan apa yang kamu rasakan" ujar Catherine lagi.

Syela terhenyak tapi masih tetap berusaha melepaskan pelukan Catherine. "Lepas lepas dulu, baru bicara".

Perlahan Catherine melepas pelukannya tapi masih setia menangis sesenggukan. Wajah gadis itu terlihat sangat pucat rambutnya terlihat berantakan disertai mata merah yang membengkak. Gadis itu sangat kacau, begitu dimata Syela.

1
Ramli Abdjad Sampudju
rekayasa yg selama ini dimainkan oleh Catherine terhadap seila berbalik menimpa dirinya,bahkan lebih sadis lagi🙏lanjut👍
tia
jangan terlalu lama lah thor,, kasihan ansel sama syella
Hanifa
Sabar ya 😁😁
Pasti bakal muncul kok, cuman belum waktunya
sesuai sama judul sih aku buat ceritanya, kalau cepet ketemunya bakal pendek ceritanya
tia
cerita nya ribet banget thor ,,, sampai kapan ketemu bpk nya Ansel??
Hanifa
Salah ngetik nama, harusnya Bagas tapi ketulis Andre karena lagi ngerjain judul lain juga🙏🙏.... ada yang belum ke edit kah namanya
Marifah
bagas apa andre sih Thor namanya
tia
lanjut thor ,
EkaYulianti
apanya yg ganjil ya?
Hanifa: hayo tebak😁
total 1 replies
Marifah
lanjuttt
tia
jgn ad drama di culik kyak novel yg lainnya
tia
lanjut thor,,,
tia
dobel update thor
Hanifa: lain kali diusahakan ya😊
total 2 replies
tia
lanjut thor , tetap semangat 💪
Hanifa: komen pertama 😊😊
Terima kasih banyak dukungannya, semoga nggak bosen cara cerita aku ya😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!