NovelToon NovelToon
Transmigrasi Jadi Figuran

Transmigrasi Jadi Figuran

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Romantis / Harem / Tamat
Popularitas:12.5k
Nilai: 5
Nama Author: anak rapuh

Mati karena peluru lalu jiwa bertransmigrasi ke dalam raga seorang yang ternyata adalah seorang figuran tanpa nama yang miskin. Anin pun bertekad untuk merubah takdir nya memanfaatkan wajah polos raga barunya ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anak rapuh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cph 29

Sudah 3 hari Ara di rawat di rumah sakit. Sekarang dia sedang duduk sendirian di taman, sore nanti dirinya akan segera pulang. Jadi untuk menikmati suasana rumah sakit untuk terakhir kalinya, Ara memutuskan untuk jalan-jalan sendiri.

Saat asik-asik nya mengamati pasien lain di taman itu juga tiba-tiba Ara di kagetkan oleh kedatangan seorang pria seumuran Pramudita.

"Jadi kamu yang namanya Elara Maheswari?"

Ara menatap bingung pria dewasa yang memakai kursi roda di hadapannya.

"Iya om, om kenal Ara?"

"Tidak, tapi kedua putraku mengenali mu."

Mengamati dengan seksama wajah pria itu akhirnya Ara tahu kalau pria di depannya ini adalah ayah dari Julian dan Marco.

"Om ada perlu apa ya?" tanya Ara dengan sopan. Bagaimanapun ia harus mengambil hati semua orang kan?

"Jauhi kedua putra ku! Dia tidak pantas untukmu yang hanya sekedar anak pungut!"

Ucapan itu sangat menusuk di hati Ara. Diam-diam dia menyumpah serapahi Halim. "Tapi Ara cinta sama kak Marco dan Julian," cicit Ara sambil memilin jari nya.

Halim mendecih. "Lihat sifat mu, sangat murahan bagaimana mungkin mencintai dua orang sekaligus?" sarkas pria itu.

Ara ingin sekali mencekik Halim. Namun ia urungkan, "Maaf om," lirih Ara. "Tapi Ara beneran cinta sama kak Marco dan Julian..." tangis Ara akhirnya.

Halim melempar sesuatu ke pangkuan Ara. Itu adalah tas kecil yang Ara tebak isinya adalah uang.

"Aku tidak peduli apapun, jauhi kedua putra ku!"

Setelah mengucapkan itu Halim pergi, Ara menghapus air matanya kasar. Apa pria itu tidak sadar kalau sudah menantang mautnya sendiri dengan membuat Ara marah?

"Kita lihat, siapa yang akan menjauhi siapa!" smirk Ara.

********

"Bagaimana, senang?"

Ara mengangguk sambil tersenyum. Pramudita dan Larasati sudah menjemput nya tepat waktu. Soal uang tadi sudah Ara buang. Dia tidak membutuhkan uang karena uang Pramudita sendiri sangat banyak.

"Apa yang terjadi dengan Sora, pa?"

Pramudita melunturkan senyuman nya mendengar pertanyaan itu. "Tidak usah di pikirkan orang jahat itu sayang, lebih baik kamu pikirkan tentang liburan. Sayang mau liburan ke mana?"

Ara menggeleng. "Ara gak mau liburan! Ara mau nya abisin waktu sama mama papa dan jenguk kak Silviana."

"Manisnya anak mama.." gemas Larasati. Ara terkikik geli saat wajahnya di jatuhi ciuman bertubi-tubi oleh wanita itu.

"Benar tidak ingin liburan?" tanya Pramudita sekali lagi.

"Iya pa, lagian Ara sebentar lagi ulangan kenaikan kelas."

Dan juga ada sesuatu yang harus Ara urus. Dia harus menyingkirkan beberapa penghalang dahulu. Ara tidak akan membiarkan siapapun menjadi penghalang dirinya untuk memiliki kelima pemuda itu. Ara benar-benar tidak ingin melepaskan mereka.

"Benar mas, Ara harus istirahat dulu. Saat libur semester baru kita liburan ke Bali," ucap Larasati.

"Baiklah. Papa kalah," pasrah Pramudita.

Mobil mereka sudah masuk ke halaman mansion yang di sambut beberapa pelayan dan bodyguard. Sambutan kecil itu membuat hati Ara menjadi lebih baik dari sebelumnya.

"Istirahat ya sayang, mama akan bangunkan saat makan malam."

Cup

Cup

Larasati dan Pramudita mengecup kening Ara bergantian lalu kemudian keluar dari kamar gadis itu. Membiarkan Ara untuk istirahat kembali.

***

"Kalian akan ayah kirim ke Amerika!"

"Mas.."

"Kamu diam Sinta!"

Sinta menatap sendu suaminya. Kapan suaminya itu berubah? Selalu saja melakukan kehendak kepada kedua putra mereka tanpa mendengarkan protesan yang lainnya.

"Atas dasar apa yah?" tanya Marco. Dia benar-benar jengah dengan sikap ayahnya. "Apa karena Ara?" sarkas Julian.

"Sebenarnya kenapa mas tidak menyukai gadis itu, bukan kah sudah aku sarankan mas. Ayok temui dia dulu," tutur Sinta dengan lembut.

"Permisi maaf mengganggu tuan nyonya, tapi ada paket untuk tuan."

"Letakkan saja di sana Mira." ujar Sinta. "Baik nyonya, permisi."

"Tunggu, siapa yang mengirimkan itu?" tanya Halim.

"Seorang pemuda tapi wajahnya tidak terlihat," jawab Mira.

"Berikan pada ku!"

Dengan ragu Mira memberikan kotak itu, kemudian menjauh karena tidak ingin mengganggu makan malam keluarga tersebut. Sinta yang di samping Halim sangat penasaran apa isi paket tersebut. Dan saat di buka, rahang Halim mengeras.

"Mas i-ini?!" kaget Sinta. Wanita itu pucat pasi.

Melihat ketakutan ibunya, Marco merebut dengan kasar kotak itu. Tidak ada yang istimewa kecuali satu foto seorang wanita hamil dan secarik kertas yang bertuliskan; bagaimana kejutan ku pak tua? Oh, apakah kamu masih ingat dengan mawar putih milik mu? Aku harap ingat, karena tunas mawar putih milik mu sudah besar dan dia akan menuntut balas atas layu nya mawar putih itu.

"Apa wanita ini selingkuhan ayah?!" hardik Marco.

"Tutup mulut mu! Berikan kepada ku kotak dan isinya!" bentak Halim.

"Tidak akan." Marco membawa itu naik ke kamarnya di ikuti oleh Julian di belakangnya.

"MARCO! KEMBALIKAN ITU!"

Sinta sendiri masih terdiam dengan ekspresi pucat. Bagaimana foto itu masih ada, dan bagaimana bisa ada orang yang mengetahui rahasia itu?

"Mas ba-bagaimana ini?" gelisah Sinta.

"Diam lah Sinta, aku akan mengurus nya!"

"Tapi ma—"

"Tutup mulut mu! Sekarang dorong aku ke kamar!"

Sinta menuruti keinginan Halim. Dengan perasaan takut dan tidak tenang, malam itu Sinta tak bisa tidur.

Ramein dong temen temen kalian like komen vote follow juga sepi banget huhuhu

1
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat 💪💪...
Murni Dewita
👣
Wahyuningsih
q mampir thor
Kaia.therae𖤐𓆰✧
lanjut aja
Rus Mia
ya thor kalau pindah kabarin ya,,
Rus Mia
lanjut thor cerita bagus,,
semangat buat auto ya 💪💪💪
Ayu Aulia
malas bangat depanya sja suda kaya gini
anakkasian: gausa dibaca ka hehe
total 1 replies
anakkasian
bingung buat lanjutin ini apa ngga
Septiani Nana: lanjt
total 4 replies
anakkasian
gaiss jujur ya aku kek masi bingung gitu, aku nulis di noveltoon apa tempat lain soalnya noveltoon ga kaya dulu😭🙏🏻
meiji: hi author... senyamannya author aja kabarin kalo pindah ya thor 🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!