NovelToon NovelToon
Kapan Cinta Datang?

Kapan Cinta Datang?

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Tamat
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Evelyn12

"Menikah tentulah merupakan hal yang sangat didambakan seseorang. Apalagi menikah dengan orang yang kita inginkan dan kita cintai."

" Namun, bagaimana jika kamu menikah atas dasar keterpaksaan? Disisi lain, kamu ingin melihat orang tua mu bahagia, tapi disisi lain kamu masih terjebak dimasa lalu. Seolah cintamu sudah habis dimasa itu."

"Menjalani semuanya tanpa perasaan cinta. Akankah berakhir bahagia? Atau justru malah menambah masalah baru untuk aku... dan juga dia..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evelyn12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pertama Kerja

Naina sudah siap bekerja lengkap dengan seragam Toko Bunga Kita. Ia terlihat cantik mengenakan seragam berwana merah mudah kombinasi warna putih itu. Ia juga terlihat sangat bersemangat. Seperti menemukan dunia baru.

"Nai. Lily yang akan membimbing kamu beberapa hari ke depan, ya. Jangan sungkan kalau mau bertanya hal yang kamu belum mengerti." Ucap bu Laras pada Naina.

"Baik, Bu." Balas Naina.

"Aku Lily, Nai. Senang bekerja sama dengan mu." Ucap Lily menyodorkan tangan.

Naina segera menjabat tangan Lily. "Aku Naina. Mohon bimbingannya ya, Ly."

"Oke, Siap!"

Lily lantas membawa Naina ke tempat membuat buket. Di sana banyak sekali jenis-jenis bunga. Mereka mengitari tempat itu, dan Lily dengan telaten menjelaskan apa saja yang harus Naina kerjakan, sekaligus memberitahu jenis-jenis dan nama-nama bunga di sana serta alat-alat yang harus di gunakan. Naina sangat antusias, bunga-bunga yang cantik seperti menghipnotis dirinya semakin mencintai pekerjaannya ini. Apalagi Lily yang seumuran dengan Naina, membuat mereka seperti berpadu. Tidak lupa Lily juga memperkenalkan Naina dengan pegawai lain yang ada di sana.

***

Jam istirahat, Toko Bunga Kita menyediakan makanan dan tempat khusus untuk para Karyawan, sehingga mereka tidak perlu repot untuk membawa atau membeli makanan dari luar.

"Aku perantau, Nai. Aku tinggal sendiri di sini. Ayah Ibu ada di Kota seberang." Ucap Lily. Saat ini mereka sedang menikmati makan siang di jam istirahat.

"Di sini kamu tinggal dimana?" Tanya Naina.

"Aku ngekos gak jauh kok dari sini. Bisa jalan kaki, paling lima belas menitan. Hemat anggaran sekaligus olahraga." Ucap Lily sambil tertawa.

"Aku bisa kok jemput kamu saat berangkat kerja. Kita juga bisa pulang sama-sama."

"Aduh! Gak usah repot-repot. Aku kerja di sini sejak Toko Bunga ini buka. Udah biasa jalan kaki."

"Tidak apa-apa. Aku tidak merasa di repotkan. Aku senang punya teman. Lagipula kita sama, aku juga bukan asli orang sini. Aku berasal dari Kampung yang jauh dari sini malahan."

"Iyakah?"

"Iya. Makanya kamu jangan segan, Ly. Kan kita sekarang berteman."

"Yaudah kalo gitu. Makasih, Ya, Nai."

Naina mengangguk.

"Denger-denger kamu udah nikah, Nai?" Tanya Lily di sela suapannya.

"Iya. Alhamdulillah."

"Kalo liat orang nikah, aku jadi pengen juga. Pasti happy ya punya seseorang yang bisa di peluk tiap malem." Lily cekikikan. Sedangkan Naina, raut wajahnya seketika berubah. Ia menyunggingkan senyum kecil dan memalingkan wajah.

"Ceritain dong gimana malam pertama itu?" Lily yang tidak menyadari kesedihan Naina, terus saja menggoda gadis yang ada di sebelahnya itu.

Naina tertawa kecil, "Nanti kamu juga akan merasakan." Jawab Naina. "Tapi yang jelas, kamu akan melihat orang yang kamu cintai setiap hari. Dengan melihatnya saja, rasa cinta mu semakin bertambah." Sambungnya.

"Ah! So sweet sekali. Jadi gak sabar ingin nikah." Ucap Lily dengan mata berbinar.

Naina tersenyum. "Aku doain semoga kamu menemukan kebahagiaan yang kamu impikan, Ly."

"Aamiin! Aamiin! Tapi boro-boro mau nikah, pacar aja aku gak punya."

Naina hanya tertawa dan geleng-geleng kepala melihat tingkah Lily. Makan siang itu mereka lewati dengan membicarakan banyak hal.

*****

[Semangat kerja] Sebuah pesan masuk di ponsel Dimas. Pesan singkat disertai emotikon tersenyum.

[Thanks, Sar] Balas Dimas.

Dimas meletakkan ponselnya, membiarkan benda itu tergeletak di sebelah komputernya.

Sementara itu...

Sarah tersenyum kecil, ia menggenggam ponselnya dengan sangat erat.

"Bohong banget kalo aku gak baper waktu kamu bilang masih cinta sama aku, Dim."

"Aku gak ingin jadi wanita jahat. Tapi jujur aja, dekat sama kamu bikin aku tenang dan nyaman. Perasaan yang selalu aku rindukan."

"Andai saja aku tidak menikah dengan lelaki berengsek itu, mungkin hidupku tidak sehancur ini."

Sarah mendengus. Matanya berkaca-kaca, kegagalan pernikahannya terus saja menghantui yang membuat ia merasakan penyesalan yang teramat sangat.

1
Sri Peni
bagiku logik kok cerita ini
Evelyn_nikeeen: Syukurlah sayang... ❤
total 1 replies
Rani R.I
gk ada gunanya kau menjelaskan,, jelas cerita sampah,,kau yg nulis kau sendiri yang menikmati tulisan mu,,dan terlalu berat dukungan mu terhadap Kunti sarah dan si Dimas,, akuu curiga dgn kehidupan othor ini jgn othor ini berada di posisi pelakor,, maka nya menuliskan cerita tentang pelakor yg bahagia ending 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Evelyn_nikeeen: gak apa2 sayang. sehat selalu ❤
total 2 replies
Rani R.I
pada nyesal semua orang yg mengikuti cerita ini,, ketipu.. karena mengikuti sampai sini karena ingin melihat Sarah dan Dimas hancur,, ehhh malah di buat bahagia oleh othor,, maka nya semua pada kecewa... jadi kalau mau nulis cerita yea thourr kondisi kan alur cerita nya,, sesuai kan kelakuan pelakor harus dpt karma jgn seperti cerita mu ini bikin muak para pembaca
Rani R.I
cerita mu sampah thourr,, mosok pelakor bahagia,,gk ada karma buat pelakor,, apa pun penjelasan mu thourr,,, tetap bkn penjelasan yg bnr karena menurut ku,, di sini gk ada hukuman buat pelakor
sushan shaikh
menyesal gw ikutin ni novel, pelakor di menangin, gak ngotak banget asli !
yg tulus malah di buang, author nya kek nya pendukung sejati pelakor deh,,
Rani R.I: semua yg baca novel ini pada ketipu 🤣🤣🤣🤣🤣🤣,, padahal akuu menunggu Dimas dan sarah hancur,, ehhh malah di buat hidup bahagia 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Rani R.I
Dan jika othor tetap ingin membuat Dimas Dan sarah menikah,,,dan tidak ada karma buat mereka,, berarti othor adalah pendukung para Ani Ani
Rani R.I
kasih Dimas pelajaran setimpal,,,buat naina pergi tanpa meninggalkan jejak,,buat si Sarah kenaa batu nya karena sudah berusaha jadi pelakor,, apa pun alasannya,,,
Rani R.I
buat si Sarah di cemoh byk orang,,,dan buat bisnis ibunya hancur atas karma anak nya,,buat Dimas merasa kehilangan setelah Naina pergi jauh tanpa jejak,,jgn sampai Dimas sudah menikah sama sarah lalu di buat Dimas menyesal dan pisah lg samaa Sarah lalu kembali pada Naina OGAH,,jgn yea thourr,, kalau mau buat mereka rujuk kembali nanti,,jgn buat Dimas menikah sama sarah
Rani R.I
sejauh ini gk ada karma buat si Sarah dan Dimas,, naina slalu menderita...
thourr buat cerita mu terkesan jgn membuat cerita mu memuakkan,,, seharusnya si sarah sadar dia juga di selingkuhin oleh suami nya buat Dimas dan sarah menderita dan menyesal,,, sudah sejauh ini blm ada sedikit bayang bayang naina bahagia
Rani R.I
cerita mu sampah thourr,,, pelakor kok di kasih panggung,,,yg lebih parahnya ibunya sarah mendukung nya,, Helehhh,, apa gk ada karma untuk pelakor dan Dimas,, naina menderita dari awal,,si Sarah Muluu yg menang...
Rani R.I
Huhh nanti di saat syg syg nya tiba tiba ketahuan tentang hubungan Dimas sama sarah,, hancur lah kepercayaan naina
Rani R.I
wkwkwk,, tapii berharap jgn sampai Dimas dtg ke acara itu,,, kalau sampai Dimas dtg hancur lah semua nya,,, lebih baik gk usah dtg.. biarlah semua nya terlupakan,,atau Dimas jujur lah sama naina,,sebelum naina mengetahui dari orang lain atau,, secara tidak sengaja nanti
Rani R.I
semoga kamu Dimas bnr bnr berubah dan aku berharap BUCIN SE BUCIN nya terhadap naina,, lupakan masalalu mu jika ingin hidup bahagia dan damai,,,jgn sampai naina pergi Baru Kamu menyadari nya
Rani R.I
capek baca karya mu thourr,, kaki laki seperti Dimas plin plan,,kpn sih ketahuan,,, biarkan naina pergi jauh dari kehidupan Dimas,,jgn buat sosok naina terlalu lemah dan bodoh karena cinta
Mamoruuu
Huhu, Pasti pusing jadi Dimas /Sob/
Rani R.I
sampai sini cerita nya masih membulat thourr,,bosan bacanya...jgn buat naina jadi wanita Bodoh dan lemah... lebih baik buat naina pergi jauh dari suaminya ituu,,, kalau mau buat si Dimas kembali sama si Sarah yea biarin lah,,, sudah sampai sini masih di buat peran naina begok,,tegas sedikit knp... lama amat ketahuan nya...jgn bertele tele cerita nya thourr
sushan shaikh
kasih dong thor cowok yg suka nya terobsesi sma naina, biar dimas tau rasa bini nya di kejar cowok lain,,
udah muak gw di otak nya sarah mulu, kasian naina,,
sarah jga udah tau dimas laki orang, malah di biarin anak nya deket sma si dimas, kan cari masalah pusing sndri krna udah terlanjur deket,,
kasih dia cwok gih biar gak recokin rumah tangga orang mulu,,,
Evelyn_nikeeen: sepertinya kakak sangat emosi 😌😂 sabar sabar ❤
total 1 replies
Rani R.I
kasih tahu ajaa Li,, percaya atau tidak nya oleh nayna yg penting Kamu sudah jujur dari pada nanti semakin lama semakin sakit'.
Rani R.I
buat Dimas BUCIN akut sama istri nya,,,
Rani R.I
thourr buat sarah pergi jauh dari Dimas donk,,, lagian si Dimas ini seperti plin plan...
kalau Dimas masih datangin sarah dan Kimmy,,buat naina pergi jauh dan Dimas nangis darah..
Rani R.I: akuu doain yea thourr,,si Dimas BUCIN akut sama nayna sehingga gk bisa ke kmr mandi pun ngikut jadi Ekor 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!