NovelToon NovelToon
Orang Malas? Tidak Saya Adalah Immortal

Orang Malas? Tidak Saya Adalah Immortal

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Xianxia / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Pencari Dao Sejati

​"Kultivasi energiku memang kembali jadi kecoa, tapi dengan fisik dewa ini... jika ada master yang mencoba meninjuku, tangannya sendiri yang akan patah menjadi tebu!"
​Seratus tahun disiksa dan dibuang ke kolam darah Gunung Ming akibat konspirasi kejam di masa lalunya, Lin Ling akhirnya berhasil bangkit. Melalui ritual terlarang yang membakar habis basis kultivasi Nascent Soul-nya, ia melebur esensi Ular Purba Mahayana dan Kristal Dao Agung untuk menciptakan sebilah wadah kedewaan baru.
​Namun, takdir bercanda dengannya. Tubuh barunya menjelma menjadi monster dengan kekuatan fisik murni ranah Mahayana Lapisan 1, tetapi dantian spiritualnya kosong melompati segala bentuk Qi. Karena bakatnya terkunci di Akar Spiritual Kelas Menengah, Lin Ling terpaksa harus merangkak kembali dari dasar bumi—ranah Body Tempering lapisan pertama.
​Trauma masa lalu? Dendam yang meledak-ledak? Tidak ada waktu untuk itu! Lin Ling yang baru telah menjelma menjadi sosok Immortal yang bebas, konyol, super santai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pencari Dao Sejati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Runtuhnya Harga Diri si Jenius Pedang

Mengandalkan kegelapan malam dan jalur tikus yang biasa dilewati Wang Ba saat membolos, ketiga pencuri itu berhasil menyelinap kembali ke area terpencil Puncak Kesembilan. Dengan gerakan cepat, Lin Ling mendorong pintu pondok kayu bututnya, membiarkan Wang Ba dan Jian Chen masuk sebelum menguncinya rapat-rapat dari dalam.

​UHUK! UHUK!

​Jian Chen langsung terbatuk pelan begitu mencium bau apek dan debu di dalam pondok sempit tersebut. Sosok Jenius Fraksi Pedang yang biasanya selalu berada di paviliun mewah yang harum itu kini berdiri kaku dengan wajah kaku, menatap dua ranjang reyot dan jaring laba-laba di sudut atap dengan pandangan tak percaya.

​"Jadi... ini tempat tinggal kalian?" desis Jian Chen, suaranya sedingin es kutub utara.

​"Anggap saja rumah sendiri, Saudara Jian Chen. Memang agak minimalis, tapi taktis dan aman dari endusan Fraksi Penegak Hukum," jawab Lin Ling santai tanpa beban, melempar topi kain tukang sapunya ke atas meja.

​Jian Chen melirik jubah putih mewahnya yang kini sudah kotor, penuh noda hijau dan debu pil Kondensasi Qi yang baunya sangat menyengat. Jika dia nekat kembali ke asrama Murid Inti dengan kondisi seperti ini, sama saja dengan menyerahkan diri ke ruang interogasi.

​Melihat Jian Chen yang risih, Lin Ling dengan murah hati melemparkan sepotong pakaian cadangan dari bawah ranjangnya. "Pakai saja jubah tukang sapu milikku dulu sementara waktu. Agak kekecilan, tapi setidaknya bersih."

​Jian Chen menatap jubah abu-abu lusuh yang dilemparkan Lin Ling seolah benda itu adalah racun mematikan. Namun, demi keselamatan, dengan enggan dia mengganti jubah mewahnya. Alhasil, sang Jenius Pedang tertampan di sekte kini harus mengenakan baju tukang sapu yang ketat di dada, membuat wibawa agungnya merosot drastis hingga ke kerak bumi.

​Sementara itu, Wang Ba dengan napas memburu dan wajah penuh kemenangan langsung menumpahkan isi karung goni raksasanya ke atas lantai kayu.

​"Hahaha! Bersiaplah takjub, Saudara Lin, Saudara Jian! Dengan keberanianku menabrak rak obat tadi, kita pasti berhasil membawa pulang ginseng seribu tahun atau rumput spiritual tingkat tinggi!" seru Wang Ba penuh percaya diri.

​PLUK... PLUK... GLUNDUNG...

​Suara benda-benda padat jatuh berhamburan. Namun, bukannya kilauan tanaman obat langka, yang keluar dari karung goni itu justru puluhan ikat akar lobak spiritual berukuran besar yang masih belepotan tanah—bahan makanan sisa dapur umum sekte luar yang tidak sengaja diraup Wang Ba dalam kegelapan.

​Keheningan yang luar biasa mencekam mendadak melingkupi pondok itu.

​Wang Ba melongo syok, matanya berkedip tidak percaya menatap tumpukan lobak di depannya. "L-Lobak...? Bagaimana bisa semuanya berubah jadi lobak?!"

​Jian Chen yang sedang membetulkan kerah baju tukang sapunya yang kekecilan langsung menoleh. Dia menatap tumpukan lobak itu, lalu melirik Wang Ba dengan tatapan menghina yang sangat tajam.

​"Jadi..." Jian Chen bersuara datar tanpa ekspresi, "Kau mempertaruhkan nyawamu, menghancurkan operasi rahasiaku, dan memicu alarm seluruh sekte... hanya demi mencuri bahan sup gratisan?"

​"Uwaaaa! Aku bersumpah tadi bentuknya mirip sekali dengan ginseng liar!" tangis Wang Ba konyol sambil memeluk salah satu lobak raksasa dengan dramatis.

​Melihat si Gendut yang mulai frustrasi, Lin Ling menggelengkan kepalanya sambil tersenyum konyol. "Sudahlah, Gendut. Beruntung rekan kriminal kita yang satu ini tidak pulang dengan tangan kosong."

​Lin Ling kemudian mendekati sudut ruangan yang kosong. Dengan lambaian tangan santai, dia memicu cincin penyimpanan rahasianya.

​WUSSSSS—!

​Dalam sekejap, ratusan ribu butiran pil Kondensasi Qi yang sempat dia sedot di dalam gudang tadi langsung dimuntahkan keluar, menumpuk tinggi hingga membentuk gunungan obat kecil yang memenuhi seperempat ruangan pondok. Hawa spiritual murni seketika menguar hebat, membuat suhu di dalam kamar menjadi hangat.

​Jian Chen spontan mundur selangkah, matanya terbelalak hebat hingga pedang di punggungnya berdenging pelan. "Cincin penyimpanan... dengan kapasitas sebesar ini? Siapa kau sebenarnya?!" Sebagai murid inti, dia tahu bahkan para Tetua pun tidak memiliki alat penyimpanan yang bisa menampung ratusan ribu pil sekaligus dalam sekali sedot.

​"Sudah kubilang, jangan perhatikan detail kecil, Saudara Jian," jawab Lin Ling acuh tak acuh.

​Tanpa membuang waktu, Lin Ling langsung duduk bersila di depan gunungan pil tersebut. Karena Dantiannya benar-benar kosong akibat belum mulai berkultivasi sejak turun gunung, dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.

​Lin Ling meraup segenggam penuh pil Kondensasi Qi, lalu memasukkannya ke dalam mulut sekaligus seperti orang yang sedang makan sereal di pagi hari. Kriuk, nyam, nyam...

​"Kau gila?! Pil itu mengandung energi murni, jika kau memakannya sekaligus, tubuhmu bisa meledak!" peringat Jian Chen panik, berniat maju untuk menghentikan Lin Ling.

​Namun, peringatan Jian Chen terlambat. Lin Ling sudah menelan kunyahan pertamanya, disusul genggaman kedua dan ketiga dengan sangat rakus.

​BOOM! BOOM!

​Fluktuasi energi spiritual mendadak meledak dari dalam tubuh Lin Ling. Alih-alih meledak hancur seperti ketakutan Jian Chen, fisik Mahayana Lin Ling dengan sangat mudah menjinakkan energi liar tersebut, langsung menyalurkannya ke Dantian yang kering kerontang.

​Dalam hitungan detik, aura kultivasi Lin Ling yang tadinya murni berada di Body Tempering lapisan pertama, mendadak bergetar hebat.

​BZZZT! Lapisan kedua!

BZZZT! Lapisan ketiga!

​Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, dengan mulut yang masih penuh dengan sisa bubuk pil, Lin Ling benar-benar menerobos dua lapisan kultivasi berturut-turut dari bawah secara nyata di depan mata kepala Jian Chen.

​Jian Chen membeku di tempat seperti patung giok, otaknya mendadak macet total melihat keanehan mutlak ini. Menerobos ranah kultivasi secepat makan kacang goreng? Logika dunia persilatan yang dia pelajari selama belasan tahun runtuh berkeping-keping malam itu juga di dalam pondok butut tukang sapu.

​Lin Ling menyeka mulutnya dengan lengan baju, lalu menatap Jian Chen sambil menyeringai lebar. "Nah, dengan begini, bukankah persahabatan taktis kita menjadi semakin erat? Kita sekarang berada di satu perahu yang sama, Saudara Jian Chen."

​Jian Chen menatap baju tukang sapu yang dia kenakan, lalu menatap gunungan pil, dan terakhir menatap wajah konyol Lin Ling serta Wang Ba yang masih memeluk lobak. Sambil menghela napas pasrah, dia memijat pelipisnya yang mendadak pening.

​Trio Sengklek Sekte Bangau Abadi malam itu resmi terikat oleh takdir kriminal yang sama.

1
Boqin Changing
mantap
Alia Chans
keren thor
Arena Breakout1
lanjut
Arena Breakout1
mantap ceritanya lebih enak di baca dan alurnya mulai menari👍👍👍
Pencari Dao Sejati
Sekali lagi saya ingatkan untuk membaca ulang buat yang belum baca
Jiwa Kuno
lanjutttttttttt
yayat
lanjut lah kapan terungksp kebenarn lin ling
Jiwa Kuno
Jangan lama lama upnya
Arena Breakout1
lanjut thorrr
Arena Breakout1
bagus juga
Arena Breakout1
oke 👍
Jiwa Kuno
Cepetin upnya thor bikin penasaran
Wu Xin
up lagii🙏🙏
Wu Xin
lanjutt thorr penasaran
yayat
kapan jd kuatnya lin ling
Pencari Dao Sejati: entar di bab 17-20
total 1 replies
yayat
biasa itu konspirasi untuk mengulingkan pimpinan klan
yayat
ok alus alurnya mudah dipahami moga ga mengecewakan para pecinta fantim
Wu Xin
peakkk/Scream/
Jiwa Kuno
bro~~~~~~
Wu Xin
haha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!