NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO
Popularitas:316.8k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Hari ini Devina tidak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaannya, mungkin karena dia masih terbayang dengan kejadian semalam.

Semalam Abian telah membuatnya kelelahan, sampai hampir membuatnya pingsan. Pria itu terus saja menggempur tubuhnya tanpa ampun.

Devina menghela napas panjang, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi kantor. Dia memijat pelan keningnya yang terasa pening. "Pokoknya kejadian semalam jangan pernah terulang lagi. Dia tidak boleh berbuat seenaknya padaku."

Meskipun... Devina sangat kesal kepada dirinya, mengapa semalam dia malah seakan ikut menikmati dengan semua sentuhan yang Abian lakukan padanya. Rasanya benar-benar muak pada dirinya sendiri.

Devina merasa hidupnya benar-benar sial. Pernikahan dia dengan Eliano telah dihancurkan begitu saja, lalu Abian memaksanya untuk menikah dengannya. Dan sekarang, kesucian yang dia jaga, malah direnggut oleh musuh bebuyutannya itu.

...****************...

"Tumben makan banyak? Kayak orang yang lagi kehabisan tenaga saja," ucap Lola sambil menatap heran ke arah piring makan Devina yang sudah hampir kosong isinya.

Lola tersenyum jahil, lalu melanjutkan ucapannya dengan nada menggoda, "Jangan-jangan semalaman kamu habis... "

Devina langsung sewot. "Gak! Gak mungkinlah aku membiarkan cowok nyebelin itu menyentuhku."

Lola malah terkekeh. "Dih siapa juga yang mau bilang begitu. Aku cuma mau bilang jangan-jangan semalam kamu habis melakukan pekerjaan berat. Kamu saja yang pikiran ke mana-mana."

Devina menjadi salah tingkah, Ternyata dia salah menangkap maksud ucapan sahabatnya itu. "Emm... memang sangat berat. Maksudku, aku harus membereskan kamarku yang berantakan sampai larut malam. Jadi cukup melelahkan."

Devina pun melanjutkan makannya kembali.

Beep...

Beep...

Beep...

Tiba-tiba, ponsel Devina berdering. Dia mengerutkan keningnya saat melihat nama Abian mengirim pesan padanya.

"Untuk apa dia mengirim pesan padaku?" gumam hatinya.

Dia pun segera membaca pesan tersebut. Rupanya Abian mengirim foto tanda kiss-mark di leher pria itu.

[Aku tidak menyangka kamu cukup ganas juga. Tapi aku ingin malam-malam berikutnya kamu lebih ganas dari semalam.]

Devina yang sedang makan, hampir tersedak saat membaca pesan dari pria itu.

Malam-malam berikutnya?

Devina merasa ngeri membayangkannya. Dia berkata di dalam hatinya. "Gak. Gak boleh terjadi malam kedua, ketiga, dan seterusnya. Aku tidak boleh membiarkan dia menyentuhku lagi."

Devina dikejutkan dengan kehadiran Eliano di restoran tersebut. Saat ini, dia sedang berdiri di hadapannya.

"Eliano? Untuk apa kamu datang kesini?" tanya Devina.

Eliano menjawab dengan serius. "Aku ingin bicara penting denganmu."

Lalu Eliano menoleh ke samping, menatap Lola yang duduk di hadapan Devina. "Lola, bisa kamu pergi sebentar? Aku ingin bicara penting dengan Devina."

Lola terpaksa menganggukkan kepalanya. Dia segera pergi memberikan ruang pada Devina dan Eliano untuk bicara.

Devina nampak gelisah. "Aku gak ingin orang lain salah paham jika melihat kita satu meja seperti ini."

Eliano menjawab dengan santai. "Kita kan kerja satu kantor. Gak ada salahnya sesama rekan kerja makan siang bersama."

Devina menghela nafas. "Tapi semua orang sudah tahu kalau kamu itu mantan aku. Dan sekarang aku sudah punya suami."

Eliano berkata dengan serius. "Tapi aku tahu kamu sudah berencana ingin lepas dari Abian. Dan aku akan membantumu. Aku sudah menghubungi seorang pengusaha, perusahaannya cukup besar. Dan dia bilang sangat tertarik menjadi investor utama di perusahaan Buana."

Devina nampak tertegun mendengarnya. Bukankah ini yang dia mau? Ingin segera lepas dari Abian?

1
Ita rahmawati
Devina kmu cuma salah faham dn termakan omongannya eliano yg kosong alias bohong
Ari Atik
alah....
pasti elian cuma ngaku2 doang....😡
jumirah slavina
ya Abisan lh Dev... kan Kamu ngobrol sm Abisan., masa tiang bendera yang bantu Kamu., astagaaaaaaaa
jumirah slavina
halahhhh
dyah EkaPratiwi
eliano emang bener2 ya biang kerok dr dulu
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Devina ini polos apa munafikkk guys🤭 padahal aku yakin yang nolong devina waktu pingsan Bian bukan Eliano🤣
Syavira Vira
lanjut
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Quinsha Zelin
Pembohong kau Eliano, dia ngarang cerita supaya Devina makin benci sama Abian
Quinsha Zelin
Ya ampun jadi salting dehh, Abian sengaja itu mau nemenin kamu Devina 🤭
Quinsha Zelin
Pasti ada alasannya Abian ngelakuin itu Dev
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
pasti kesempatan si eliano KLO dia yg bilng nolong
Tuti Tyastuti
𝘦𝘭𝘪𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘪𝘤𝘪𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘸𝘢𝘭
RiriChiew🌺
aku curiga nya malah si El ini yg membual dev, gak mungkin juga Abian Setega itu pdhal sudah jelas dia menemani kamu dihukum rela² loh diaa . berarti otak semua kesalah fahaman nya emang ada di si El ini 🙈
Eka ELissa
knpa GK BCA buku apa tdi yg kmu tmuin Vina...🫣🫣
Eka ELissa
boong bgt ya Abian dong yg dkt msk Lio yg lari jauh 2 ya GK bkln ke kejer dong gaje bgt
Rita
tanya sama othor👍
Rita
licik dr awal
Rita
hadeuuhhhh jgn2 kmu pikir Elliano?
Rita
dihukum demi kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!