NovelToon NovelToon
Mr. Cold & My Sunny Wife

Mr. Cold & My Sunny Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: nia nuraeni

Gisel (23 tahun) adalah definisi "matahari" berjalan: ceria, blak-blakan, dan punya selera humor yang terkadang sedikit ‘nakal’. Hidupnya jungkir balik saat ia dipaksa menikah dengan Dewa, CEO dingin yang aura intimidasi-nya bisa membekukan ruangan. Dewa bukan cuma sekadar duda kaya, ia adalah pria yang menutup rapat hatinya demi mendiang istrinya dan ketiga anaknya yang super nakal.


Mampukah ocehan ceplas-ceplos Gisel mencairkan gunung es di hati Dewa? Dan bagaimana jadinya jika si gisel positive vibes ini harus menghadapi tiga anak tiri yang siap mengujinya, sementara sang suami masih bayang-bayang masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29: Senyum di Balik Lensa Gisel

Setelah pelukan erat yang membuat Raka hampir kehilangan napas karena malu sekaligus haru, Gisel kembali ke kursinya dengan wajah berseri-seri. Pengumuman berlanjut. Juara kedua disebutkan, hingga akhirnya nama Hana dipanggil sebagai juara pertama. Namun, Gisel menyadari sesuatu; Hana tidak tampak senang. Gadis itu maju ke panggung sendirian, tanpa ada wali murid yang mendampingi atau bersorak untuknya.

Sesi formal berakhir, dan kini tiba saatnya sesi foto bebas. Gisel, dengan energi yang seolah tidak ada habisnya, langsung mengambil alih komando.

"Ayo cepat! Kita foto di sana, latar belakang taman sekolah bagus!" seru Gisel sambil mengatur kamera ponselnya. "Diego, Kak Alya, ayo sini!"

Mereka berlima—Dewa, Gisel, Raka, Alya, dan si kecil Diego—berdiri berjajar. Tentu saja, yang paling bersemangat adalah Gisel. Ia bertindak bak fotografer profesional sekaligus sutradara galak.

"Mas Dewa! Raka! Kalau kalian nggak senyum, kita ulang terus fotonya sampai memori HP ini penuh!"

"Jangan!" jawab Dewa dan Raka kompak, ngeri membayangkan harus berpose berjam-jam di bawah komando Gisel. Akhirnya, dengan terpaksa namun tulus, keduanya memamerkan senyum tipis yang langka.

Alya tertawa kencang melihat pemandangan langka papa dan kakak laki-lakinya yang "tunduk" pada ibu sambung mereka. Diego pun ikut meloncat kegirangan di tengah-tengah mereka.

Di ujung taman, di balik kerumunan orang, Hana berdiri terpaku. Matanya berkaca-kaca melihat pemandangan itu. Hana adalah teman Raka sejak Sekolah Dasar dan mereka mulai menjalin kasih sejak kelas 2 SMA. Ia tahu persis betapa dingin dan tertutupnya Raka dulu. Namun hari ini, Hana merasa sangat bahagia; ia melihat Raka bisa kembali tersenyum dan tertawa lepas.

Hana tahu, kehadiran ibu baru telah mengubah "istana es" itu menjadi sebuah rumah yang hangat, meskipun Hana sendiri harus merayakan keberhasilannya hari ini dalam kesunyian..

Setelah sesi foto "paksa" yang membuat Dewa dan Raka pegal karena harus terus tersenyum, Gisel menurunkan ponselnya. Matanya yang jeli menyapu area taman, dan saat itulah ia menangkap sosok Hana yang berdiri sendirian di pojok lorong, memeluk piala juara satunya dengan tatapan yang tampak kosong dan sepi.

Tanpa aba-aba, Gisel menyerahkan ponselnya ke arah salah satu guru yang lewat. "Pak, tolong fotoin kami sekali lagi ya! Sebentar!"

Gisel berlari kecil ke arah Hana. "Hana! Sini, Manis! Kok malah bengong di situ?"

Hana kaget bukan main saat tangannya tiba-tiba ditarik oleh Gisel. "Eh, Tante—maksud saya, Ibu... saya nggak apa-apa kok..."

"Nggak apa-apa gimana? Juara satu kok fotonya sendirian? Nggak estetis tahu! Ayo, masuk ke barisan!" Gisel menarik Hana paksa masuk ke tengah-tengah formasi keluarga Dewa.

Dewa membelalakkan mata, semakin bingung. "Gisel, siapa lagi ini? Kenapa dia ikut foto?" tanya Dewa dengan suara baritonnya yang mengintimidasi, namun Gisel mengabaikannya.

"Udah, Mas! Diem aja, pasang muka gantengnya! Hana, kamu berdiri di antara Raka sama Alya ya," titah Gisel.

Raka? Jangan ditanya lagi. Cowok itu sudah seperti patung yang hampir retak karena menahan malu sekaligus detak jantung yang menggila. Hana berdiri tepat di sampingnya, bahu mereka bersentuhan tipis. Raka bisa mencium aroma parfum Hana yang lembut, membuatnya semakin salah tingkah dan tidak berani menoleh.

"Ayo, semuanya senyum! Satu... dua... tiga!" seru Pak Guru yang memegang kamera.

Cekrek!

Sebuah foto abadi tercipta. Dewa yang tampak gagah meski bingung, Gisel yang nyengir paling lebar, Alya dan Diego yang ceria, serta Raka dan Hana yang berpose kaku namun dengan rona merah yang sama di wajah mereka.

1
merry
pergi menjauh lh sel tgu ank mu lhr dluu,, raka dikit dikit marahh
aku
berharap gisel sm adit, bahagya lah mereka 😭
merry
wa Dr pd kmu sibuk curiga,, emosiin gaje cemburu buta gt,, bgss carii tau tuu pergrtaknn silumann ularr sm nenek sihirr mrkk lg ngrimm org buat celakaiin calon ank mu,,
merry
kyk bpkmu sifatt mu raka pentinginn emosii tnp cri kbnrann yaa
aku
mudahan adit diatas nya dewa. dr cinta smpe ekonomi. biar nyahok!!
Gaishan Ahzar
terlalu sakit jdi Gisel...mending nyari kebahagian lain jgn balik ma Dewa,
merry
gk tegas bgtt,, gmpng bgt tuduh org pdhl dewa tau gisel orgy kyk gmnn,, lgian ngpn cb kesini sm Bianca,, moga 3 ank y hncur krn ulh nenek y hncur bukn dlm hal yg ngk baik ya,, mksdy jdi dingin Pemberontak biar mm y dewa wlpun Bianca jdi ibu mrk tdk ank bisa tahlukin anky dewa
merry
pergi ajj sel biar 3 cucu y jdi pembangkang ank y dewa tmbh dingin dan juga kejam
merry
secara logika y si org tu mn mau pyn mantu kyk hana dan cucu tri Dr ank y ha a dan kakak tiri ya itu resikko berat bisa jdi bhn gossip org org mngkin bisa buat perusahan dewa hilng kepercyaa Dr klien y,, tp krn in menyankut Cinta mau gk mau dewa ngalahh biar raka gk di hasut Bianca
Gaishan Ahzar
kecewa berat ma Dewa ga pernah benar2 perjuangin Gisel,katanya CEO tapi kok bodoh...dah lah Gisel move on aja,lelah berjuang dan mencintai sendirian....
Gaishan Ahzar
udah ckup Gisel nangisin Dewa...
merry
biar kn hana menata hdp y dulu hilngin truma y dulu sukses dulu br dech mkrinn nikh🙏🙏🙏biar kn raka tau sel biar JDI Keputusann raka klo gk diksh tau tar raka mengira xlian dh bhongin dia lohh
merry
hrs y ka kak tri y Dilaporinn dgn kasus Pemerkosaa enk bgtt ud hncurin hana trs nikh sm cwe lainn,, Dan laporinn jugaa mm tri y yg jhtt bgtuu juga bpk yg gk bisa ksh keadlinn buat ank kndung y sndrii,, bantuuin sel hana ya kirim dia ke luar ngrii gt,,,
Lilik Lailiyah
😄😄😄
merry
Ayo raka ajkk mmu yg bar bar itu cari tau knp Hana di perlakuknn seperti itu,, psti mm tri y klo ngk Bibi y Hana tuu
merry
raka juara 3 kt y encer knp cm juara tiga,, itu gisel heboh bgtt ud kyk juara 1sjjjj🤣🤣🤣🤣🤣
Mudahlia Fitha
bner" udah kyak rombongan telur ceplok 😂😂😂😅
Mudahlia Fitha
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ada aja buat jawab
Mudahlia Fitha
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/semprul udah kyak sepeda yg remnya blong
merry
ternyta Ada batu sandungann jugaa perjlnn gisel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!