NovelToon NovelToon
Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Vampir / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi Wanita
Popularitas:55.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Xavier benci dua hal di dunia ini, kekacauan dan bulu kucing. Sebagai seorang mafia yang disegani hidupnya harus selalu steril dan terkendali.

Namun, semua itu hancur saat seekor kucing liar yang ia temui tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik nan polos bernama Luna.

​Luna tidak tahu cara menjadi manusia. Dia berisik, manja, dan hobi mengacaukan ruang kerja Xavier yang rapi.

Xavier ingin mengusirnya, tapi setiap kali melihat mata bulat Luna, hatinya goyah.

Bagaimana bisa sang pemangsa justru tak berdaya di tangan mahluk manis seperti Luna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

"Selamat pagi, Adik Ipar!" sapa Xander dengan nada suara yang sengaja dikeraskan.

Pria itu berjalan mendekati meja makan dengan seringai yang menyebalkan dan menarik kursi tepat di depan Luna.

Sapaan tiba-tiba itu membuat Luna yang sedang asyik mengunyah daging sapi tersedak hebat.

"Uhuk! Uhuk!"

Luna memegangi lehernya, wajahnya memerah karena potongan daging tersangkut di tenggorokannya.

Xavier dengan sigap meraih gelas berisi air putih untuk diberikan kepada Luna, namun Xander bergerak lebih cepat.

Dengan gerakan tangkas, Xander menyambar gelas lain dan menyodorkannya ke bibir Luna.

"Minum ini, Manis. Pelan-pelan saja," ucap Xander lembut, bahkan sempat mengusap sudut bibir Luna dengan ibu jarinya.

Krak!

Gelas di tangan Xavier pecah berkeping-keping. Cairan bening merembes di sela-sela jarinya, namun Xavier seolah tidak merasakan perih akibat serpihan kaca yang menusuk telapak tangannya.

Matanya menatap tajam ke arah tangan Xander yang masih menyentuh wajah Luna.

Xavier beranjak dari duduknya dengan kasar hingga kursi itu terseret ke belakang.

Aura di ruangan itu mendadak menjadi sangat pekat dan dingin.

"Gerry! Siapkan mobil. Kita berangkat ke kantor sekarang!" perintah Xavier tanpa menoleh sedikit pun.

Luna yang baru saja selesai minum segera berdiri, napasnya masih sedikit tersengal.

"Sapir! Tunggu! Luna mau ikut!" rengeknya sembari mencoba meraih jas Xavier.

Namun, Xavier mengabaikannya. Ia melangkah lebar keluar dari ruang makan seolah-olah Luna tidak ada di sana.

Hatinya memanas, rasa sesak yang tak ia mengerti berkecamuk di dadanya melihat bagaimana Luna menerima bantuan dari Xander begitu saja.

"Tetaplah di sini bersamaku, Luna," ucap Xander tiba-tiba, menahan pergelangan tangan Luna saat gadis itu hendak mengejar Xavier.

Langkah Xavier sempat terhenti sejenak di ambang pintu mendengar ucapan kakaknya.

Rahangnya mengeras, namun ia memilih untuk melanjutkan langkahnya dengan cepat menuju parkiran, disusul oleh Gerry yang berlari kecil di belakangnya dengan wajah pucat.

"Kenapa Sander menahan Luna? Luna ingin bersama Sapir!" protes Luna kesal.

Ia berusaha melepaskan tangannya, matanya menatap sedih ke arah pintu tempat Xavier menghilang.

Xander terkekeh, ia menatap Luna dengan tatapan merayu.

"Vier sedang marah. Kalau kau mengejarnya sekarang, kau hanya akan kena semprot. Bagaimana kalau kau tetap di sini? Aku akan menyuruh koki memasakkan tumpukan daging sapi wagyu paling enak di dunia untukmu. Kau mau?"

Mendengar kata daging, pertahanan Luna goyah. Matanya yang jernih berkedip-kedip menatap Xander.

"Daging? Yang banyak? Lebih banyak dari punya Sapir?"

"Tentu saja. Sebanyak yang kau mau," janji Xander sembari tersenyum licik.

Luna akhirnya mengangguk pelan, meski dalam hatinya ia masih merasa ada yang mengganjal karena ditinggal pergi begitu saja oleh Xavier.

*

*

Semua karyawan menunduk dalam-dalam saat melihat bos mereka masuk dengan aura yang sanggup membunuh tanaman di dalam ruangan.

Xavier melangkah keluar dari lift dengan langkah tergesa.

Tiba-tiba, seorang staf perempuan yang sedang terburu-buru membawa tumpukan dokumen sengaja terpeleset di depan Xavier.

Perempuan itu menabrak dada Xavier, membuat tumpukan kertas beterbangan dan tangan perempuan itu tanpa sengaja menyentuh jas mahal Xavier.

Dunia seakan berhenti berputar. Gerry yang berada di belakang Xavier langsung membeku, matanya membelalak horor.

Ia tahu apa yang akan terjadi jika seseorang menyentuh Xavier tanpa izin, apalagi saat suasana hati tuannya sedang seburuk ini.

Xavier tidak bicara. Ia hanya menatap dingin ke arah jasnya yang baru saja disentuh. Tanpa peringatan, ia merogoh saku jasnya, mengeluarkan pistol glock hitam yang selalu ia bawa, dan...

DOR!

Satu tembakan tepat di jantung membuat wanita itu tewas seketika tanpa sempat meminta maaf.

Tubuhnya ambruk ke lantai, darah mulai mengalir membasahi dokumen-dokumen yang berserakan.

Gerry menganga, napasnya tertahan di tenggorokan. Ia baru tersadar dari lamunannya saat Xavier menyimpan kembali senjatanya dan menatapnya dengan pandangan kosong.

"Bersihkan mayat itu. Aku tidak ingin melihat setetes darah pun saat aku keluar dari ruangan nanti," ucap Xavier datar sebelum melanjutkan langkah menuju ruang kerjanya.

Gerry hanya bisa mengangguk kaku. "B-baik, Tuan."

Xavier membanting pintu ruangannya dengan sangat keras. Ia berdiri di balik meja kerjanya, menatap telapak tangannya yang masih berbekas luka goresan gelas pagi tadi.

"Brengsek!" geram Xavier sembari memukul meja. "Ada apa denganku? Kenapa bayangan gadis bodoh itu sedang tersenyum pada Xander terus menghantuiku!"

Ia merasa frustrasi. Selama ini ia tidak pernah peduli pada siapa pun, namun hari ini, hanya karena Luna menerima gelas dari tangan kakaknya, ia merasa ingin menghancurkan seluruh isi kota ini.

1
Dew666
🪻🪻🪻
🇧🇬
dipercepat 😭 plok2nya 🌚🌚🌚
angel
thor bakal up lagi gak malam ini?
Senja: Ga tahu kak, tergantung ide ini
total 1 replies
Keysha Aurelie
Vier sudah bersama kesayangan kembali dan bonus dua anak yang lucu

sekarang giliran Xander yang berbahagia
Eva Karmita
akhirnya bahagia selalu Sapir dan Luna bangun keluarga Cemara ya 🥰🥰🥰🥰
Eva Karmita
kau salah faham juga Sapir Luna tidak pernah menikah dengan Jidat... Jidat cuma jadi paman untuk anak"mu 🥰🥰
partini
lovely doply ❤️❤️, bikin cerita kaya gini lagi Thor,seru pernahh maca komik manga jepang yg berjudul fruits basket ga thor
Senja: Blm mak,, sekarang lagi suka donghua
total 1 replies
angel
lanjut thorrrr💪
Al Fatih
Syukurlah...,, salah faham sudah d luruskan....,, tapi apa ini artinya kisah Luna Xavier akan berakhir...,, jangan dulu yaa kaka
MamDeyh
Luna udah deh dgrin si Sapir. 😒
Mita Paramita
akhirnya bertemu lagi Luna & Xavier 😘 apa kabar nih Xander gak diceritain nih Thor 🤨🤨😁
Hesty
iya kaka semngt up nya kalau bisa bnyk aku kepo😍😍
Al Fatih
Syukurlah akhirnya Xavier bisa bertemu sama Luna dan anak anaknya,, tinggal gimana caranya Xavier menjelaskan dan melunakkan hatinya luna
Lilik24
tinggal nurut aja sama sapir luna
angel
semangattt up nya thorrrrr💪
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat dan terimakasih up nya🙏

Luna sekarang sudah bisa memanggil Xavier , tapi ada yang kurang Luna yaitu panggilan sayang 🤭
Vier yakin banget sama dua bocah itu, langsung mengakui anak nya

Mama Bella terkejut dan senang nih
omg baby Vier 🤣
Senja: cMa2 zeyeng
total 1 replies
im'yuseec
rajin" up Thor
Senja: aku usahakan kak
total 1 replies
Eva Karmita
tetiba udah enam tahun aja dan Luna udah punya bocil twins dan baiknya lagi anaknya mewarisi sikap emak bapaknya satu lembut satu mode pemburu persis bapaknya...jadi penasaran selama enam tahun Luna hidup dalam pelarian siap yg menemani ,, apa si Jidat...?? dan apa kabar Elise sama Xander apa mereka menikah atau Mereka berpisah..??
Al Fatih
koq Luna bisa ketemu si jidat...,, trus kira2 si jidat cuci otaknya Luna ga yaaa...
Dan tau2 sudah 6 taon saja yaa😅
Mita Paramita
Luna cepet ketemu Xavier 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!