NovelToon NovelToon
Hubungan Terlarang

Hubungan Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Ketika cinta harus dipisahkan oleh perjodohan orangtua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baikan

Malam itu Leya sama sekali tidak keluar untuk makan malam. Padahal Angkasa sudah menantikan kehadiran kekasihnya.

Pria dewasa itu gelisah. Karena sejak kejadian itu, semua pesan, maupun panggilan, tidak ada satupun yang mendapatkan respon darinya. Bukan hanya sekali, tapi berkali-kali ia mencoba untuk menghubungi kekasihnya. Namun lagi-lagi, kekecewaan yang harus ia dapatkan.

"Sayang maafin Mas? tadi itu gak seperti apa yang kamu pikirkan! Mas cuma menenangkan ibu kamu yang sedang menangis."

Angkasa menulis pesan itu sambil berjalan mondar-mandir. Penjelasan singkat sudah sejak tadi ia kirimkan. Bukan hanya satu kali, tapi beberapa kali. Tapi jangankan mendapatkan balasan, bahkan dibaca pun tidak.

"Kamu kenapa Angkasa? dari tadi aku lihat kok gelisah sakali?" Sukma datang, saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dan tenang. Apalagi sajak tadi ia sama sekali tidak melihat Ayahnya.

"Tidak ada apa-apa!" Angkasa menjaga jarak, otomatis menjauh dari Sukma.

Sukma malah mendekat. "Yakin tidak apa-apa? kalau ada masalah ceritakan saja padaku! Aku bisa jadi pendengar yang baik untuk kamu."

Angkasa menggeleng.

Pria itu kembali fokus pada ponselnya. Kembali mencoba menghubungi kekasihnya yang mendengar suara dering ponselnya. Tapi sengaja tidak mengabaikannya.

"Kamu lagi bertengkar sama pacar kamu?" tanya Sukma, tiba-tiba ia merasakan sedikit rasa tidak nyaman dalam hatinya.

Angkasa kembali menggeleng. Ia harus menjauh dari Sukma.Takut tiba-tiba kekasihnya muncul dan semakin salah paham padanya.

"Angkasa, kamu mau kemana?" Sukma menahan pergelangan tangan Angkasa, membuat langkah pria itu terhenti.

"Aku...."

Belum sempat ia menjawab. Dari ujung anak tetangga, ia melihat Leya ada disana. Tapi kemudian ia naik kembali dan berlari kencang. Leya mengira, jika mereka sedang berpegangan tangan.

"Sial!" makinya.

Angkasa menghempaskan tangan Sukma dengan kasar. Lalu ia berjalan cepat menyusul kekasihnya.

"Angkasa, kamu mau kemana? Kamu belum makan malam loh! Mau aku anterin gak?"

Sukma melayangkan pertanyaan beruntun padanya. Tapi Angkasa sama sakali tidak peduli dan tidak mendengarkan. Karena fokusnya hanya satu. Mengejar Leya dan meminta maaf padanya.

"Leya tunggu!" Langkah Angkasa makin cepat. begitu juga dengan Leya yang makin berlari kencang.

Braaak!

Sama seperti sebelumnya. Leya menutup pintu sebelum Angkasa sempat masuk.

"Leya buka pintunya!" panggil Angkasa sambil mengetuk pintu.

Angkasa terus memanggil dan mengetuk. Kekasihnya makin salah paham padanya... dan ia, harus bisa menjelaskannya sekarang juga.

"Kenapa kamu panggil-panggil Leya terus?" Sukma tiba-tiba datang. Karena wanita itu bingung, melihat suaminya yang tumben-tumbenan terlihat peduli pada putrinya.

Angkasa tersentak. Ia tidak boleh membuat Sukma curiga. "Gak ada apa-apa. Aku cuma mau ajak dia makan bareng aja! Tadi kan dia belum makan malam?"

Sukma mengangguk. "Biarkan saja! gak usah dipedulikan. Dia udah dewasa, punya otak untuk berpikir!" sahut Sukma yang terlihat tidak peduli.

"Kamu gak khawatir dia sakit?"

Kali ini dia menggeleng. "Sudah aku bilang, dia itu udah dewasa. Kalau dia peduli dengan kesehatannya... dia pasti akan makan. Tapi kalau dia sakit, ya itu resikonya! udah jangan dipikirkan." Sukma menarik tangan Angkasa. Mengajaknya pergi dari sana.

Angkasa tidak lagi berkomentar. Semakin lama, ia merasa jika sifat Sukma semakin mirip dengan ayahnya.

 

Di dalam kamarnya Leya kembali menangis.

Niatnya keluar kamar ingin mengambil air minum, malah melihat kekasihnya sedang berpegangan tangan dengan Ibunya.

"Apa hubungan mereka makin serius ya? Apa Mama dan Mas Angkasa bakal benar-benar jadi pasangan suami istri?"

Baru membayangkannya saja, sudah membuat hatinya seperti diiris-iris. Rasanya sakit, perih, membayangkan pria itu akan benar-benar jadi Ayah sambung untuknya.

"Kamu jahat Mas!" Leya membanting tubuhnya di ranjang. Ia menutup wajah dan kepalanya dengan menggunakan bantal.

Leya kembali menangis. Menangis keras tanpa suara, yang sudah ia lakukan sejak tadi. Lama, lama sekali ia ada di posisi itu. Hingga air matanya kering dan tenggorokan haus luar biasa, ia baru bangkit dari posisinya.

"Jam berapa sekarang?" Leya mengambil ponselnya. Ia melihat ada ratusan pesan dan panggilan tak terjawab dari kekasihnya.

"Sayang ayo bicara! Jangan diamkan Mas seperti ini sayang?"

Leya membaca pesan terakhir yang Angkasa kirimkan. Beberapa detik yang lalu. Padahal ini sudah tengah malam, tapi sepertinya pria itu masih menunggu.

Sebenarnya ia tak tega. Leya tahu bagiamana paniknya Angkasa jika ia sudah ngambek seperti saat ini. Tapi mengingat kembali apa yang ia lihat tadi... membuat hatinya kembali sakit.

Kruuuk!

Walaupun tengah galau. Tetapi perutnya tetap minta isi. Para penghuni perut, sudah demo minta diisi.

"Sepertinya aman kalau keluar sekarang!" batin Leya, merasa jika tengah malam begini, semuanya pasti sudah pada tidur. Bwgitunjuga dengan Angkasa yang pasti ada di kamar bersama ibunya.

Gadis itu keluar. Tujuannya jelas, ingin ke dapur, makan, minum lalu kembali ke kamar tanpa ketahuan oleh kekasihnya.

Tetapi sayangnya, baru saja ia membuka pintu... Angkasa ternyata masih menunggu disana.

"Sayang, akhirnya kamu keluar juga!" Angkasa bangkit, matanya berbinar saat melihat Leya.

Ia langsung memeluk kekasihnya.

Leya tak sempat menghindar. Pergerakan Angkasa terlalu cepat.

"Lepaskan aku!" Leya memberontak. Hal pertama yang tentu saja ia lakukan.

Angkasa menolak. Ia sudah menunggu sejak tadi. Mana mungkin sekarang ia melepaskannya begitu saja.

"Sayang kasih Mas waktu sedikit untuk menjelaskan semuanya? kamu salah paham sayang?" Angkasa memohon.

"Salah paham apanya? jelas-jelas aku lihat sendiri kamu pelukan dan pegangan tangan dengan Ibuku. Kalau kalian Memeng mau jadi suami istri beneran ya silahkan! Aku gak akan melarang, tapi aku gak mau melanjutkan hubungan ini!"

Angkasa memeluk makin kencang. "Enggak sayang! Mas cuma mau kamu! hanya kamu!" Ia mencium, menghirup dalam-dalam aroma rambut Leya yang harum. Sungguh, ia tidak percaya... jika dirinya bisa jatuh sedalam ini pada pesona seorang gadis yang usianya jauh dibawahnya.

Leya kembali menangis. Ia selalu gagal terlihat kuat dihadapan Angkasa yang selalu berhasil membuatnya luluh.

Saat Leya tak lagi memberontak seperti sebelumnya... Angkasa memanfaatkan kesempatan itu untuk menjelaskan semuanya. Semuanya... dengan jujur tanpa ada yang ditutupi sedikitpun.

"Jadi kamu tadi cuma nenangin Mama?" Leya mendongak, menatap wajah Angkasa yang tersenyum padanya.

Angkasa menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajahnya. "Iya sayang. Mas salah karena tidak menolak pelukannya. Tapi saat Mas melihat dia menangis, Mas tak tega karena teringat kamu."

Angkasa benar-benar menjelaskannya dengan baik. Ini moment nya, ini juga saatnya. Ia harus membuat Leya kembali percaya dan tidak lagi berpikir untuk menyudahi gubug mereka.

"Ya udah aku percaya sama kamu!" ucap Leya akhirnya.

Angkasa tersenyum lebar, lega. "Terima kasih sayang!"

Leya menjauh. Menatap angkasa dengan tajam. "Tapi aku gak mau hal seperti ini sampai terjadi lagi! Kalau memang kamu beneran mau jadi suami Mama, bilang sama aku. Biar aku...."

Belum sempat Leya melanjutkan kata-katanya. Angkasa suda membungkam bibirnya dengan ciumannya yang ganas.

Leya kewalahan, hampir tidak bisa mengimbanginya.

"Jangan pernah menyebut kalimat itu lagi sayang! Karena sampai kapanpun, kamu akan selalu jadi milikku!" ujar Angkasa.

Leya mengangguk. Ia senang tentu saja. Karena ia sendiri pun, sebenarnya tidak mau berpisah jadi pria dewasa yang full effort, full perhatian, dan full cinta seperti Angkasa.

1
Jhesika Cika
bagus cta ny
Dew666
👑👑👑
Dew666
💜💜💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!