NovelToon NovelToon
Istri Gendut Kesayangan

Istri Gendut Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Harem / Ruang Ajaib
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: rozh

Demi bertemu sang ibu, Liya berlari ke portal. Akan tetapi, jiwanya malah berpindah ke dunia hewan. Di sana, dia terkejut mendapati tubuh yang dia tempati sangat gendut berbeda dengan tubuh aslinya. Tabiatnya buruk dan malah mendapatkan empat suami hewan yang ingin membunuhnya karena perjodohan dewa monster. Dengan kematian, maka perceraian bisa terjadi.

"Tidaaaaaaaaak!" Liya menjerit keras, yang dia inginkan bertemu ibunya atau kembali ke dunia asalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Obat Gila

"Sudah aku katakan bukan, pakaian dalam itu terkena air liur Monster Trojan. Pakaian itu jelas telah aku buang, kenapa bisa ada di tangan si dukun? Bahkan kain itu tidak lepas dari tangannya, padahal tubuhnya jatuh dari atas tebing, hebat sekali, ya?" Liya bertepuk tangan mengejek. "Apa kalian ... Jika jatuh masih memegang pakaian dalam orang lain? Kecuali maniak atau mesum psiko?"

"Lalu, mencari obat serangga katamu?" Liya memegang daun panjang seperti ilalang, tapi lebih tegak dan tidak meliuk. Menatap tajam Feyyi.

"Daun ini adalah daun sindawo dan daun ini daun kratom! Dua daun ini jelas berlawanan. Daun kratom, memang bagus untuk menambah energi, meredakan cemas dan obat kelelahan, jika dosis rendah. Ini dosisnya banyak, ditambah dengan daun sindawo. Ini bukan untuk obat serangga atau nyamuk, tapi obat halusinasi hebat!" jabar Liya.

"Apa? Obat halusinasi?" Yang berada di sana terkejut.

"Lalu, nanah di wajah dan tubuhku, akibat obat gatal dari ulat bulu, ulat puss dan ulat duri racun yang sudah disuntikan beberapa jenis obat untuk di budidaya dan percobaan, lalu dicampur dengan daun jelatang. Setelah aku memiliki ilmu elemen kayu, aku baru mengetahui itu dengan memeriksa nanah di wajahku dengan sulur tanaman! Sulur merambat pada elemen kayu milikku menunjukkan jika pusatnya ada pada ayahmu!"

"Itu tidak mungkin. Apa hubungannya nanah itu dengan obat halusinasi tidak ada kan? Lagian ayahku dukun, pasti kegunaan daun yang dia cari itu untuk hal kebaikan suku!" Feyyi bersikeras.

"Tentu saja ada hubungannya. Aku baru saja melepaskan nanah yang dibungkus dengan sulurku, nanah itu langsung menempel ke badan ayahmu. Dan lihat itu!" Liya menunjuk beberapa belas ulat bulu berbagai jenis keluar dari lubang hidung dan lubang telinga ayah Feyyi yang mati terbujur.

"Ayahmu adalah dukun. Dia induk ulat bulu itu sendiri. Ayahmu sengaja memberikan aku racun! Sekarang, aku menemukan dua daun aneh yang ada di keranjang saat tubuhnya di angkat warga suku, itu jelas bukan obat serangga dan nyamuk, tapi untuk obat halusinasi. Jangan-jangan kau yang memberikan obat perangsang pada para suamiku dan obat gila pada beberapa perempuan dari suku kita?"

"Jangan sembarang kau Liya! Ayah ku pahlawan, tidak seperti itu." Feyyi segera berlari dan memeluk kaki Duckiz.

"Ayah angkat, tolong kami. Bersihkan nama ayahku. Liya jelas-jelas memfitnah aku." Memasang wajah memelas, terlihat rapuh, lemah dan seolah dia telah dianiaya.

Duckiz diam, dia menoleh pada Liya dan beberapa orang yang ada di sekitar sana.

"Ayah angkat, tolong bela aku, putrimu yang cantik ini. Ayah kandungku adalah dukun terbaik di suku angsa kita, dia penuh belas kasih, bagaimana mungkin memberikan obat pada orang-orang suku angsa, Ayah Angkat. Itu tidak mungkin. Ini pasti hasutan Berlian. Dia pasti cemburu karena suku angsa kita kompak, tidak seperti suku kanguru sering bertengkar dan memperebutkan hal-hal kecil yang tidak penting!" Feyyi melemparkan pandangan jahat pada Berlian.

"Dasar angsa berhati iblis, karena tersudut kau malah memfitnah aku!" Berlian ingin sekali meremas wajah Feyyi, tapi lengannya di pegang Liyya.

"Kalau begitu, mari kita lihat rumah kamu, apakah ada salah satu saja daun atau kayu apapun untuk membuat obat serangga dan nyamuk di dalam, untuk membuktikan ayahmu memang berniat membuat obat serangga untuk desa?" tawar Liyya.

"Tidak bisa!" teriak Riris murka.

"Kenapa tidak bisa? Oh, kalian takut ketahuan ya?" Berlian berkacak pinggang.

"Diam kamu Berlian, jangan memprovokasi. Ayah angkat, ayo kita kuburkan dulu ayahku, kasihan sekali dia, masalah ulat bulu ini, pasti juga ulah Berlian itu, mengajarkan Liya ke hal yang tidak-tidak." katanya pada Duckiz.

"Paman Duckiz. Feyyi ini anak orang lain, sementara Liyya anak kandung kamu. Seberapapun kamu tidak suka Liya, seharusnya tetap adil dan menegakkan kebenaran!" seru Berlian.

"Siapa yang bilang aku tidak suka anakku, Berlian!" Suara Duckiz sedikit meninggi.

"Semua orang di suku angsa kita juga tahu, kau selalu membela Feyyi. Mengucilkan Liya, bahkan mengusir Liya untuk membuat pondok jauh di lereng sana, di ujung perbatasan. Kau hanya sedikit peduli padanya setelah dia mendapatkan empat suami dengan level tinggi, selebihnya kau tidak peduli!" Berlian berkata lantang sambil melipat tangannya di dada.

Duckiz terdiam, menatap Liyya. Liya menatap ke bawah, wajahnya di tekuk. Seingat tubuh pemilik, dia memang tidak dekat dengan ayahnya. Hanya beberapa kata saja yang keluar dari mulut ayahnya jika bertemu, sementara dengan Feyyi berbeda. Jadi, Liya benar-benar tidak tahu perasaan apa yang di miliki Duckiz pada pemilik tubuh ini. Beneran peduli, atau hanya tak ingin namanya tercoreng sebagai kepala suku angsa?

"Aku mengusir Liya ke sana karena permintaan kalian semua. Liya ceroboh dan sering melakukan tindakan-tindakan yang membuat marah selama ini. Bukan karena aku tidak suka anakku," jelas Duckiz.

"Lihat saja itu Ayah Angkat. Berlian ini memang kurang ajar. Bahkan dia menghasut yang tidak-tidak, agar Liya salah paham pada ayah!" Feyyi sudah berdiri dan memegang lengan baju Duckiz. Memprovokasi agar Berlian tersudut.

"Begini saja deh Paman. Lebih baik paman izinkan kami semua memeriksa, apa benar ada obat serangga atau tidak! Jika sudah di periksa, kita kuburkan ayah Feyyi itu dengan layak. Jika ketahuan dia jahat, kita bakar saja tubuhnya!" usul Berlian.

"Benar. Jika dia dukun jahat yang membuat adik perempuan aku gila, aku akan membakar hangus dan memijak-mijak tubuh dukun ini!" Seorang angsa jantan berkaki kurus maju ke depan dengan marah. Adiknya memang tiba-tiba gila setelah berkunjung ke rumah Feyyi waktu itu.

"Aku juga setuju. Kalau ketemu biang keladi yang membuat Putri semata wayang ku gila, tidak ada tempat yang layak untuk menerima tubuh dukun jahat ini!" Angsa betina tua pun juga maju ke depan.

"Baik, jika begitu, mari kita periksa rumah dukun dulu!" Duckiz berkata.

"Tidak. Tidak boleh!" Riris menghalangi, tangannya terbentang.

"Wah, semakin curiga!" Berlian menyunggingkan senyuman jahat pada Liya, Liya pun juga membalasnya.

"Riris, kenapa kau menghalangi. Awas, buktikan jika keluarga kamu memang tidak jahat!" Ibu tua itu mendorong tubuh Riris ke samping, lalu menerobos masuk ke dalam terlebih-lebih dahulu, baru di susul bersama-sama oleh yang lainnya.

"Ibu, memangnya apa yang ada di dalam rumah, kenapa kamu panik dan melindungi begitu? Bukannya semua obat sudah terpakai habis, bahannya pun juga tidak ada di rumah, bahan-bahan itu ada di lereng belakang kan?" Feyyi berbisik. Biasanya untuk membuat obat-obatan jahat itu, ayahnya akan membuat di lereng belakang, yang sepi dan jauh dari kelompok suku angsa.

"Ampun! Ampun!" Dari dalam keluarlah dua angsa jantan remaja, badannya cukup besar dan wajahnya menarik. Dia di seret keluar oleh Angsa betina tua.

1
Lestari Ami'ne Zia
besok up LG ya KK rozhhh 💪💪
Lestari Ami'ne Zia
ad AP dengan loki
Lestari Ami'ne Zia
uchhhh mksh thorrr
Lestari Ami'ne Zia
🥰🥰🥰🥰udah up mksh
Lestari Ami'ne Zia
ohhh....... apakah Hiatus KK rozhhh
Ujang Surya
ditunggu lagi up selanjutnya thor
Ujang Surya
eh Riris ulat bulu
Lestari Ami'ne Zia
😌harus menunggu BRP lama LG KK rozhhh Upin.ya
restu s a
lanjut thor..
restu s a
bagus thor
restu s a
good
restu s a
seru...
restu s a
mampir thor, semangat.....
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru ceritanya😃
Herli Yani
knpa GK up lgi thor
Lestari Ami'ne Zia
kok g up up KK rozhh
Rozh: kemarin diminta revisi sama editor, tapi belum sempat, dd bayi rewel. nanti di up lagi🥰
total 1 replies
aria
lanjut
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
akhirnya yang ditunggu-tunggu up juga..
semangat up nya kak..
Lestari Ami'ne Zia: ayo upiinn LG KK rozhhh
total 1 replies
Nasiati
makan enak sibayu 👍
Musdalifa Ifa
semangat semangat dan semangat up Thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!