NovelToon NovelToon
Jebakan Hati Gadis Cupu

Jebakan Hati Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: who i am?

Bagi Arlan, harga diri adalah segalanya. Namun, ketika sebuah kekalahan memaksanya memacari gadis paling "tak kasatmata" di sekolah, ia memulai permainan manipulasi yang paling berbahaya—tanpa sadar bahwa kepolosan adalah senjata yang paling mematikan bagi egonya.

Arlan tidak pernah kalah. Dengan wajah rupawan dan kekuasaan di tangannya, dia adalah "Tuhan" di SMA Nusantara. Hingga satu malam, sebuah taruhan konyol di meja biliar mengubah segalanya. Taruhannya sederhana: Taklukkan Lulu, si gadis kutu buku yang kuper, polos, dan selalu menunduk, lalu campakkan dia di malam perpisahan.
Bagi Arlan, ini hanyalah tugas mudah. Dia akan menggunakan pesonanya, melakukan love bombing, dan membuat Lulu bertekuk lutut. Namun, Lulu bukanlah lawan yang biasa. Kepolosan Lulu yang keterlaluan membuat semua taktik manipulasi Arlan mental. Saat Arlan mencoba menyakitinya, Lulu justru membalas dengan ketulusan yang menampar ego narsistiknya.
Siapakah yang akan hancur lebih dulu? Arlan dengan egonya, ata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who i am?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Koridor SMA Nusantara kini terasa seperti lorong eksekusi bagi Lulu Adeara. Langkah kakinya yang lambat terdengar menggema, namun setiap langkah itu diikuti oleh bisik-bisik tajam yang menusuk telinga. Sejak Sisil memutuskan untuk pindah sekolah dua hari lalu—karena tidak tahan melihat sahabatnya hancur dan merasa gagal melindunginya—Lulu benar-benar kehilangan satu-satunya tempat bersandar.

Kini, tidak ada lagi botol air mineral atau roti yang diletakkan secara diam-diam di mejanya. Yang ada hanyalah kesepian yang mencekam.

Lulu menunduk sedalam-dalamnya, mencoba menyembunyikan wajahnya di balik rambut yang kini tampak kusam. Saat ia melewati koridor kelas XII, tiba-tiba sebuah botol plastik berisi sisa air kotor melayang dan membasahi bahu seragamnya.

"Woi, cewek hotel! Jangan lewat sini, nanti sekolah kita ketularan bau alkohol!" teriak seorang siswa dari kelas Arkan, diikuti gelak tawa teman-temannya.

Lulu tidak membalas. Ia terus berjalan dengan tangan gemetar. Bullying ini sudah merambah ke seluruh penjuru sekolah. Jika dulu hanya Shinta yang menyerangnya secara personal, kini setelah foto editan itu viral, seluruh siswa merasa punya hak untuk menghakiminya.

Di kelasnya sendiri, kondisinya tidak lebih baik. Setiap kali guru keluar dari ruangan, meja Lulu akan menjadi sasaran empuk. Geng Reno dari kelas sebelah sering sengaja mampir hanya untuk melempar sampah ke atas kepalanya.

"Lu, gimana? Arlan masih mau nyentuh lo nggak setelah lo jadi bahan tontonan satu hotel?" sindir Reno sambil menyeringai, berdiri di ambang pintu kelas Lulu.

Gani yang berdiri di sampingnya ikut menimpali, "Mana mungkin, Ren. Arlan kan punya selera tinggi. Barang bekas kayak dia mah pantesnya di tempat sampah belakang sekolah aja, bareng buku-bukunya yang udah jadi abu."

Lulu mengepalkan tangannya di bawah meja hingga kuku-kukunya memutih. Ia mencari sosok Arlan dengan matanya yang mulai berkaca-kaca. Ia melihat Arlan sedang berjalan di koridor seberang, tertawa bersama siswi-siswi lain seolah-olah Lulu tidak pernah ada dalam hidupnya. Arlan benar-benar memutus kontak. Tidak ada pesan, tidak ada telepon, hanya tatapan dingin setiap kali mereka berpapasan yang seolah berkata: Gue nggak kenal sama lo.

Penderitaan Lulu mencapai puncaknya saat jam istirahat. Ia mencoba bersembunyi di perpustakaan—tempat yang dulu adalah rumah keduanya. Namun, petugas perpustakaan yang baru menggantikan Bu Sarah menatapnya dengan pandangan merendahkan.

"Kamu dilarang masuk sini dulu, Lulu. Reputasi kamu bisa memengaruhi citra perpustakaan sekolah. Silakan keluar," ucap petugas itu tanpa perasaan.

Lulu mundur perlahan. Ia berlari menuju kamar mandi, mengunci diri di salah satu bilik, dan menangis tanpa suara. Di dinding bilik kamar mandi itu, ia melihat tulisan baru menggunakan spidol permanen: LULU \= 60,000 CAD? Jantung Lulu berdegup kencang. Ia teringat percakapannya dengan Arlan dulu tentang impiannya tinggal di Saskatchewan, Kanada. Bagaimana mereka bisa tahu angka itu? Bagaimana mereka bisa tahu detail mimpinya?

"Enggak... nggak mungkin Arlan cerita ke mereka..." bisik Lulu putus asa.

Saat sore hari, hujan turun dengan deras, seolah langit ikut menangisi nasib Lulu. Ia berdiri di depan gerbang sekolah tanpa payung. Sisil yang biasanya akan menariknya untuk berbagi payung sudah tidak ada. Arlan yang biasanya menjemputnya dengan BMW mewah kini melesat pergi begitu saja, bahkan sengaja melindas genangan air hingga menciprat ke seragam Lulu yang sudah basah kuyup.

Lulu berjalan pulang menembus hujan. Air hujan menyamarkan air matanya, namun tidak bisa menghapus rasa sakit di dadanya. Ia merasa seperti hamba yang dibuang oleh tuannya setelah tenaganya habis diperas.

Sesampainya di rumah, suasananya masih sedingin es. Ayahnya tidak lagi menyapanya, dan Ibunya hanya meletakkan piring makan di meja tanpa sepatah kata pun. Lulu masuk ke kamar, mengganti bajunya yang basah, dan menatap kalender.

25 Juni.

Tanggal itu kini tinggal menghitung hari. Lulu merasa seperti narapidana yang menghitung hari menuju hukuman mati. Tanpa Sisil, tanpa Bu Sarah, dan dengan kebencian dari satu sekolah yang mengepungnya, Lulu menyadari bahwa ia telah masuk ke dalam labirin yang tidak punya jalan keluar. Ia telah membiarkan Arlan membakar semua jembatan yang ia miliki, dan sekarang, ia terjebak di tengah pulau terpencil yang perlahan-lahan tenggelam.

"Sisil... maafin gue," gumam Lulu sambil memeluk tas sekolahnya yang kosong.

Ia meraih spidol, lalu di bawah tanggal 25 Juni yang sudah hancur sobek itu, ia menuliskan satu kata kecil dengan tangan gemetar: Selesai.

1
Valent Theashef
mreka bakal ketemu lagi tp entah brp th..
lily
cerita yang menarik semoga sampai tamat
Valent Theashef
bgus,liat coba end ny apakh mreka brsma ???
Siska Dores
😍
Valent Theashef
penuh tantangan suka deh film novel kyk gni,
Dewi Yanti
ko ada cowo ky reno yg jahat bgt
Siska Dores
next kak
Siska Dores
lanjutt kak
Siska Dores
next kak
Siska Dores
greget bngt
Siska Dores
next kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!