Arhan si tukang panggul harus menelan pahitnya hidup, rumahnya terbakar, ia mengalami luka bakar, anaknya pincang karena tertimpa kayu dan istrinya menceraikannya.
Naasnya ia mati di lindas 3 mobil sekaligus. Tapi siapa sangka jika hidupnya berubah saat ia mendapat sistem.
Sistem mengubah hidupnya dan membuat mantan istrinya menyesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
...Happy Reading...
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
Keesokan paginya, sinar matahari mulai masuk melalui tirai putih di jendela . Suasana pagi yang tenang.
Arka pun terbangun dan menggosok matanya, ia melihat Papanya yang masih tertidur pulas di sampingnya itu.
"Papa... bangun Papa... ini sudah pagi lho..."
Arka menggoyangkan pelan tubuh Arhan yang masih tertidur pulas.
Arhan pun perlahan membuka matanya. Pandangannya langsung tertuju pada cahaya terang yang menerobos masuk lewat jendela kaca di balik tirai putih. Tanda bahwa hari baru telah dimulai.
"Ah iya... sudah pagi rupanya," gumam Arhan sambil meregangkan otot. Ia tersenyum menatap putranya. "Ayo bangun Nak, kita harus siap-siap pergi sekolah lagi."
Namun, senyum Arhan seketika pudar saat melihat ekspresi wajah Arka.
Raut wajah anak itu terlihat sangat murung, lesu, dan penuh ketakutan. Matanya menunduk, tidak berani menatap Papa-nya.
Melihat itu, hati Arhan langsung terasa sedih. Tanpa menunggu lama, ia langsung menarik tubuh kecil itu ke dalam pelukannya hangat.
"Ada apa Nak? Kenapa wajahmu murung sekali? Ceritalah pada Papa, Papa siap mendengarkan," kata Arhan lembut, menjadi pendengar terbaik dan tempat bersandar paling aman bagi buah hatinya.
Arka menghela napas panjang, lalu dengan suara gemetar dan mata berkaca-kaca ia memberanikan diri bicara.
"Papa... sebenarnya Arka takut ke sekolah..." isaknya pelan.
"Teman-teman di sana selalu mengejek Arka karena jalan nya pincang. Mereka bahkan membully dan memukul Arka... Arka sakit Papa," cerita Arka dengan wajah sedih yang memilukan.
Mendengar itu, jati Arhan menjadi sakit. Ia terdiam sejenak, menahan amarah yang mendengar pengakuan dari anaknya diperlakukan semena-mena.
Namun ia segera menenangkan diri, mengusap kepala Arka dengan penuh kasih sayang.
"Baiklah Nak... tidak apa-apa. Tenang saja. Mereka yang berani membully mu, Papa pastikan mereka tidak akan pernah berani melakukannya lagi. Kamu aman di sini. Papa akan menjadi garda terdepan yang melindungimu, jangan takut," ucap Arhan tegas namun lembut
Arhan menghela napas, lalu tiba-tiba wajahnya berubah berseri. Ia teringat sesuatu yang sangat penting.
"Oh iya! Papa punya kejutan besar buat kamu!" serunya.
"Papa punya obat khusus yang bisa menyembuhkan kakimu sampai 100 persen sembuh total! Mau coba?"
Mata Arka langsung berbinar-binar, rasa takutnya perlahan hilang bergantikan dengan harapan.
Tanpa membuang waktu, Arhan memejamkan matanya sedikit dan bergerak cepat mengakses layar hologram sistem di hadapannya. Jari-jarinya menari di udara, memilih item hadiah yang baru saja ia dapatkan.
Srrtt...
Terlihat kilatan cahaya biru yang indah, dan seketika itu juga... dua buah botol kaca berisi cairan misterius muncul begitu saja di telapak tangan Arhan!
Arka melongo tak percaya melihat keajaiban itu.
Dengan hati-hati, Arhan mengangkat kaki kecil Arka dan meletakkannya di atas pahanya.
Ia membuka tutup botolnya, lalu menuangkan dan mengoleskan cairan penyembuh itu secara merata ke seluruh bagian kaki anaknya yang dulu lumpuh dan pincang.
Menurut informasi dari sistem, obat ajaib ini memiliki kekuatan 100% efektif. Dalam waktu singkat, kaki Arka akan pulih sempurna dan kembali normal seperti sedia kala!