NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22.

Adel terbangun dari tidurnya, Ia mendengar suara samar yang membuatnya tidak bisa lagi tidur lelap.

Adel mengerjapkan matanya beberapa kali, pandangannya kosong ke depan seolah mengumpulkan sisa nyawanya.

Setelah merasa cukup, Ia duduk lalu pandangannya menangkap seseorang yang tengah berdiri di depan lemari besar, pria itu terlihat sedang melepaskan kemejanya.

Adel melirik jam kecil yang ada di meja samping tempat tidur, jam menunjukkan pukul 01:00 malam.

" kamu baru pulang jam segini " tanya Adel dengan suara serak khas bangun tidur.

Lucas menoleh.

" Pekerjaan ku banyak " jawab Lucas singkat, Ia mengambil handuk dan meninggalkan Adel terdiam di sana.

" ck..."

" kaku banget, kaya nanya ke robot " gerutu Adel kesal.

" seharusnya aku gak tanya dia " Adel mendumel kesal, Ia pun kembali berbaring menarik selimut sampai batas bahu.

* Setelah beberapa menit, Lucas keluar dari kamar mandi dengan pakaian santai dan rambut yang turun menutupi matanya, Ia tampak lebih muda saat rambutnya turun kebawah.

Tatapan matanya jatuh pada ranjang, Ia bisa melihat Adel sudah kembali tidur membelakanginya, selimut menutup bahunya.

Ia berjalan pelan menuju ranjang, duduk di tepi ranjang dan minum sedikit air putih, Lucas pun merebahkan tubuhnya yang lelah seharian duduk di meja kerja yang tidak ada istirahatnya.

Lucas tidak terlentang, Ia perlahan memejamkan matanya.

Namun tiba-tiba sebuah tangan memeluknya, Lucas langsung membuka matanya, tubuhnya sedikit menegang, hangat, lembut, Lucas menoleh perlahan.

Ia menghela nafas pelan, lalu kembali meluruskan pandangannya.

Wanita itu masih memejamkan matanya, nafasnya teratur seolah benar-benar tidur.

Untuk beberapa detik Lucas terdiam di tempatnya tidak bergerak, tatapannya turun ke tangan Adel yang memeluk pinggangnya.

Jika dia sadar,!!... mungkin dia akan teriak dan membangun tetangga.

Lucas tidak langsung melepaskannya, tidak juga membalas pelukannya, Ia hanya diam, untuk pertama kalinya diaa tidak tahu harus bereaksi seperti apa.

" Devan " lirih Adel pelan, suaranya sangat kecil hampir tidak terdengar.

Namun cukup membuat Lucas sedikit terkejut, Ia melirik Adel, lalu menghembuskan nafas panjang, ada sesuatu yang terasa aneh di dalam hatinya yang entah itu apa.

Perlahan Lucas memindahkan tangan Adel dari pinggangnya, pelan sangat pelan sampai Adel tidak tersadar.

Adel sedikit bergerak, keningnya berkerut samar seolah kehilangan sesuatu, namun Adel tidak bangun.

Lucas duduk membelakangi Adel yang terlelap, ada sesuatu yang terasa aneh di dadanya, entah itu marah, atau kesal, Lucas tidak mengerti apa itu.

Ini adalah emosi yang belum pernah Lucas rasakan sebelumnya, Ia hanya tahu emosi itu adalah amarah.

Devan kamu adalah pria yang beruntung.....

Pria yang mendapatkan cinta dari semua orang...

Kamu bisa merasakan apa itu cinta dan kebahagiaan....

Aku berharap kamu akan terus di cintai seperti ini,.... bersabarlah sebentar lagi...

Lucas perlahan bangun dari duduknya, Ia beranjak dari ranjang, meninggalkan kamar itu, Ia duduk di ruang tamu, pikirannya berkecamuk, ini lebih sulit dari pekerjaan yang biasa dia hadapi.

Ia mencoba untuk tidur namun tidak biasa, pada akhirnya Lucas duduk dengan laptop dan berkas-berkas yang belum dia kerjakan.

Hanya sebentar lagi, aku akan mengembalikan apa yang seharusnya...

***

Cahaya matahari menyusup paksa melalui celah gorden, menyapu wajah cantik Adel yang mulai terusik dari tidurnya, Ia mengerang pelan merasakan tubuhnya jauh lebih segar.

Adel meraba sisi ranjang di sebelahnya,( Dingin ) Lucas sudah bangun terlebih dahulu, Ia bisa merasakan dinginnya ranjang di sebelahnya.

Adel duduk, lalu melirik jam kecil di nakas samping tempat tidur, ternyata sudah pukul 07:00 pagi, Adel segera beranjak dari tempat tidur.

Ia keluar dari kamar dengan langkah gontai, melihat sekeliling yang tenyata tidak ada siapa-siapa hanya ada dirinya seorang.

Suasana hening di apartemen itu seolah mempertegas jarak di antara Adel dan Lucas, meski mereka berbagi atap, bahkan sempat berbagi ranjang semalam.

Lucas memilih untuk menjaga jarak, tidak mendekat ataupun menjauh, dia cukup ada tapi hanya diam.

Adel berjalan menuju dapur, berharap ada aroma kopi dan sisa sarapan yang menandakan kehadiran suaminya di sana, namun nihil, meja makan itu bersih.

Adel hendak membuka kulkas, Ia melihat catatan kecil yang di tinggalkan oleh Lucas.

" jangan lupa sarapan, jika kau merasa bosan pergilah ke kota untuk mencari suasana baru, agar tidak terlalu stress "

Adel melihat catatan kecil itu, tulisannya rapi, tegas, seperti orangnya, Ia menghela nafas panjang.

" sok... perhatian banget "

" bahkan catatan yang dia tulis sangat kaku " gerutu Adel.

Meletakkan kertas kecil itu di meja tanpa membuangnya, Ia membuka kulkas lalu mengambil jus untuk dirinya sendiri.

Lalu Ia menuangkan jus ke gelas yang ada di meja, Adel meminumnya sedikit demi sedikit.

ting...tong

Terdengar suara bel pintu, Adel menoleh sebentar, Ia tak langsung bergerak dari tempatnya.

Ting... tong..

Sekali lagi bel pintu terdengar, Adel pun segera meletakkan gelas di meja, langkahnya pelan namun pasti menuju pintu.

Adel membuka pintu tanpa banyak berpikir, terlihat rena yang berdiri tepat di depan pintu dengan senyum tipis dan hangat.

" pagi nona " sapa rena ramah, sambil tersenyum tipis.

" iya... tumben pagi" tanya Adel, Ia membiarkan rena masuk.

" Iya non, takutnya nona kesepian jika saya siang terus datengnya " jawab rena.

" oh... kamu bisa temani aku "

" nona mau pergi keluar? " tanya rena.

" iya,...."

" aku bosan terus di rumah, tolong kenalkan aku tempat wisata dan tempat nongkrong yang ada di kota ini " pinta Adel.

" Siap non, saya akan mengenalkan kota ini " jawab rena, dengan senyum tipis di bibirnya.

" Kalau begitu aku siap-siap dulu " ucap Adel.

Rena mengangguk pelan.

" baik non, saya tunggu di sini " ucapnya sopan.

Adel langsung berbalik menuju kamar, langkahnya sedikit lebih cepat dari biasanya, entah kenapa ada rasa antusias dari biasanya yang muncul meskipun tipis.

Adel memilih baju yang akan dia pakai, Ia teringat akan sesuatu yang Lucas berika kemarin, Adel pun memeriksa tasnya Ia mengambil black card yang di berikan Lucas padanya.

Mmm....

Ah... bodoamat.

Adel memasukkan kembali kartu itu ke dalam tasnya, dengan senyum lebar Ia memiliki ide gila.

" Waktunya untuk menghabiskan semua uang suamiku " gumam Adel.

Adel tersenyum lebar di depan cermin.

" Waktunya balas dendam kecilku di mulai " gumamnya pelan, matanya berbinar jahil.

Ia merapikan rambutnya, lalu mengambil tasnya balck card itu masih ada di dalamnya, Adel menepuk pelan dengan senyum jahil.

" jangan salahin aku ya, tuan dingin " bisik Adel pelan.

" ini salahmu karena terus berbicara dingin padaku " lanjut Adel.

* Beberapa saat kemudian Adel keluar dari kamar dengan penampilan yang jauh lebih fresh dan hidup dari hari-hari sebelumnya.

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!