Menceritakan seorang wanita agen mata-mata bertransmigrasi ketubuh seorang Putri kerajaan dalam novel yang dia baca.
Semenjak kematiannya ditangan musuh, wanita itu masuk ketubuh barunya menjadi seorang putri yang tertindas. Setelah dirinya masuk ketubuh putri yang sering tertindas itu, dia berusaha merubah alur cerita dan mencegah satu kejadian dimana dia meninggal mengenaskan ditangan wanita licik.
Terus simak dan mampir jika kalian berminat membaca cerita ini, maaf kalau ada kalimat atau cerita yang sama karena ini murni ide dan khayalan saya sendiri.
Terimakasih banyak yang bersedia mampir dan singgah sebentar 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu 0325, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 21.
Waktu semakin menandakan bahwa ujian telah selesai, ketika Joule telah melihat bahwa dupa telah padam dan habis.
Kemudian Joule lantas memanggil dan mengatakan bahwa Victoria telah lulus dalam ujian pertamanya.
{"BANGUNLAH, KAMU LULUS DALAM UJIAN INI!."}
Mendengar suara dari Joule, Kemudian dengan perlahan Victoria mulai membuka matanya perlahan, lalu menetrakan pandangannya yang ternyata jauh lebih tenang dari apa yang dia duga sebelumnya.
Victoria lantas beranjak dari duduknya, melangkah maju mendekati Joule kembali. Kemudian dengan ekspresi wajah yang jauh lebih tenang dan rilex.
Victoria menatap Joule berniat ingin mulai bercerita tentang apa yang dia rasakan sebelumnya.
Akan tetapi ucapannya langsung disela oleh Joule karena tadi sempat meremehkan kemampuan Victoria.
{"KAMU MELAKUKANNYA DENGAN SANGAT BAIK, DAN KAMU LULUS DARI UJIAN INI. APAKAH KAMU MERASAKAN SESUATU KETIKA KAMU BERADA DISANA?."}
Ketika mendengar perkataan Joule, Victoria terdiam saat dirinya ingin bicara lebih dulu. Tetapi mendengar bahwa Joule mempertanyakan perasaan saat dia bermeditasi, membuatnya tidak jadi kesal pada Joule.
"Saat aku melakukannya tadi, awalnya aku sempat merasa terusik oleh bisikan aneh yang kudengar. Setelah aku mengabaikan semuanya, aku merasakan sesuatu yang mengalir dalam diriku meskipun samar-samar tetapi perasaan itu sangat hangat dan nyaman."ujar Victoria menceritakan apa yang terjadi padanya
Dengan wajah tertuju pada Victoria, Joule mendengarkan dengan baik tanpa menyela. Setelah beberapa saat terdiam Joule mulai menyadari bahwa memang didalam tubuh Victoria tersembunyi kekuatan sihir yang belum diketahui.
{"RUPANYA KAMU TELAH MERASAKAN KEKUATAN SIHIRMU, SAAT KEKUATAN SIHIRMU MENGALIR DIDALAM TUBUHMU."}
"Jadi perasaan hangat yang kurasakan tadi adalah kekuatan sihir yang ada didalam tubuhku?."sela Victoria menatap Joule penuh keterkejutan tidak menyangka bahwa yang dia rasakan tadi adalah kekuatan sihir miliknya
{"BENAR, JIKA KAMU MAMPU MEMPUSATKAN PIKIRANMU MAKA KAMU AKAN MENGETAHUI KEKUATAN SIHIR DIDALAM TUBUHMU."}
"Lalu apa yang harus kulakukan selanjutnya!."tanya Victoria lagi merasa bahwa dirinya harus kembali fokus belajar lagi
Ketika mendengar Victoria ingin melanjutkan ketahap dasar setelah menyelesaikan ujian, membuat Joule terkejut dan dengan tatapan bingung langsung bicara dengan nada serius.
{"KAMU BENAR-BENAR INGIN LANJUT KETAHAP SELANJUTNYA SETELAH MENYELESAIKAN UJIAN."}
"Ya, ujian tadi hanya sebagai pemanasan. Aku ingin yang lebih menantang dan berlatihan lebih keras tanpa istirahat malam ini."jawab Victoria dengan serius
Lagipula dia adalah mantan agen mata-mata, yang tidak mudah lelah hanya karena berlatih. Bukankah dulu dia pernah berlatih sepanjang dua hari dua malam bersama ayah angkatnya, dan sama sekali tidak berhenti sebelum dia mampu menguasai pelatihan dari ayah angkatnya.
Pada saat Victoria mengingat masa didunianya, membuatnya menjadi teringat dengan semua rekan anggota disana. Sejenak Victoria melamun memikirkan nasib mereka bagaimana disana.
Dan apakah sahabatnya berhasil menyelamatkan semua rekan mereka, juga termasuk ayah angkat yang selama ini merawatnya dan melindunginya menjadi agen mata-mata yang profesional dan hebat.
Sementara itu, Joule yang melihat Victoria melamun sedang memikirkan sesuatu. Membuat Joule memiringkan sedikit kepalanya bingung dan bertanya-tanya dipikirannya apa yang sedang Victoria pikirkan.
Sampai membuat ekspresi wajahnya terlihat sedih seperti mengkhawatirkan sesuatu dipikirannya.
{"APA YANG SEDANG KAMU LAMUNKAN?."}
Ketika suara Joule tiba-tiba terdengar, Victoria sontak tersadar dari lamunannya. Kemudian dia memalingkan wajahnya kearah lain menghapus air mata yang sempat menetes dimatanya.
Langsung mengabaikan apa yang dia khawatirkan selama beberapa hari ketika dia membuka mata dan masuk kedunia novel. Meskipun dia sama sekali tidak tahu apakah dia bisa kembali kedunia asalnya atau tidak.
"Ah, tidak ada. Sebaiknya kita lanjutkan ketahap berikutnya!."jawab Victoria setelah menghapus air matanya kembali menatap Joule dengan raut wajah tenang
Sesaat Joule merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Victoria, membuatnya gelisah dalam sesaat. Namun dia sama sekali tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Victoria sampai membuatnya menangis didepannya.
{"KUHARAP KAMU BISA FOKUS DALAM BERLATIH, ABAIKAN APA YANG KAMU PIKIRKAN KARENA ITU DAPAT MENGANGGU LATIHANMU."}
"Baiklah aku mengerti!."jawab Victoria mengangguk mengerti dan harus lebih fokus lagi
{"SEKARANG LIHAT BAGAIMANA AKU MENGELUARKAN KEKUATAN SIHIRKU, LALU KAMU BISA MEMPRAKTEKKANNYA SENDIRI. INGAT UNTUK BERHASIL MELAKUKANNYA KAMU HARUS MEMFOKUSKAN PIKIRANMU PADA TELAPAK TANGANMU LALU KELUARKAN SECARA PERLAHAN PERASAAN HANGAT YANG KAMU RASAKAN PADA TELAPAK TANGANMU."}
{"APA KAMU SUDAH MENGERTI PENJELASANKU?."}
Setelah mendengar perkataan Joule yang panjang lebar namun mudah dimengerti, Victoria langsung mengangguk sebagai jawaban.
Kemudian Joule mulai menunjukkan bagaimana mengalirkan kekuatan sihir kesatu titik yang diinginkan. Memperhatikan dengan sesama Victoria sedikit mengerti cara yang Joule tunjukkan, meskipun dia sama sekali tidak mengetahui bagaimana caranya bisa mencari kehangatan yang sebelumnya dia rasakan tadi.
Karena sebelumnya dia mampu merasakannya pada saat dia berada ditengah mata air suci itu, meskipun dia ragu namun dia harus tetap mencoba jika ingin berhasil melakukannya.
Kemudian tibalah bagi Victoria melakukannya, saat Victoria melakukan apa yang seperti dilakukan oleh Joule tadi. Victoria sama sekali tidak merasakan kehangatan yang dia rasakan tadi.
Bahkan telapak tangannya sama sekali tidak memunculkan kekuatan sihir seperti Joule tunjukkan padanya.
"Kenapa aku tidak bisa melakukannya?."ucap Victoria bingung mengaruk kepalanya sama sekali tidak tahu kesalahan yang dirinya lakukan
{"SUDAH KU BILANG, UNTUK TETAP FOKUS. HILANGKAN PIKIRAN DIKEPALAMU DAN LAKUKAN SEKALI LAGI. LANGKAH YANG KAMU LAKUKAN SUDAH TEPAT, HANYA SAJA KAMU BELUM MELEPASKAN APA YANG SEDANG KAMU PIKIRKAN."}
Victoria mengangkat wajahnya mendengarkan penjelasan Joule. Ternyata Joule mampu mengetahui kesedihan didalam hatinya saat ini.
"Baiklah aku akan coba sekali lagi!."jawab Victoria dengan nada rendah mengerti penjelasan Joule
Kemudian Victoria kembali melakukannya sekali lagi, namun beberapa kali dia mencoba selalu saja gagal. Sampai Joule berteriak keras menegaskan Victoria untuk tetap fokus.
{"INGAT NASEHATKU, JIKA KAMU TERUS SEPERTI INI KAMU TIDAK AKAN MUNGKIN BISA!."}
{"JIKA KAMU TIDAK BISA MENGKONTROL PIKIRANMU, AKU TIDAK AKAN MENGAJARKANMU LAGI, CAMKAN ITU."}
Teriakan keras dari Victoria sesaat membuat Victoria terkejut dan cemas didalam hatinya, saat melihat Joule terlihat begitu marah dan berteriak. Tetapi meski begitu Victoria harus mencoba dan tetap mencoba sekali lagi.