NovelToon NovelToon
Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Hitomaa

hari itu ketika aku berjalan pandangan ku tertuju pada gadis yang merupakan pacar ku tapi dia berjalan dengan pria yang tidak ku kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hitomaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa yang terjadi pada kakakku

Pov Aidan

Pagi hari di hari Minggu aku sedang berlari seperti biasa yang aku lakukan, matahari belum terbit sepenuhnya. keringat mulai keluar membasahi tubuh dan pakaianku.

Huft..huft..huft.. Nafasku terdengar berat, istirahat di pinggir jalan sambil minum. Setelah cukup beristirahat aku melanjutkan lari.

aku beristirahat lagi di lapangan yang berada tak jauh dari taman, aku melihat banyak sekali orang yang sedang bersiap untuk bermain. Aku melihat permainan bola basket mereka dari jauh, teriakan-teriakan penuh semangat terus bergema.

Aku cukup menikmati permainan yang mereka tonton kan, aku berdiri dan berhenti menonton mereka, dalam perjalanan pulang kerumah aku bertemu dengan kak Melin yang sedang berbelanja.

" habis berbelanja kak melin? " aku bertanya

" iya nih, buat masak nanti " ucap melin sambil terus berjalan di sampingku.

Kami terus berjalan matahari mulai muncul sinarnya menyoroti kami, terasa cukup panas. aku dan kak melin akhirnya berpisah setelah sampai dirumah kami masing-masing.

Aku masuk kedalam rumah, keadaannya sepi aku tidak bisa menemukan ayah dan ibuku aku kemudian mengetuk kamar kakak ku.

Tok! Tok! Aku mengetuk pintu kamarnya tapi tidak ada balasan. " kak? Kakak sudah bangun? " masih tidak ada balasan aku mencoba membuka pintu kamarnya dan ternyata tidak di kunci.

Aku membuka pintu dan masuk kedalam, kamarnya sangat berantakan baju kotor dan sampah-sampah berserakan di lantai kamar.

Aku melihat-lihat sekitar kamar tidak ada foto atau apapun yang terpanjang hanya ada komputer dan monitor, sudah beberapa tahun kebelakang kakak ku mengurung diri dirumah dia berhenti berhubungan dengan teman-temannya di masa lalu dia bahkan menghapus semua sosial media yang dia punya menghapus jejaknya dari dunia luar, ini semua terjadi karena insiden yang terjadi beberapa tahun lalu.

Kakakku pada awal orang yang cukup populer di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah, kakakku begitu cantik sehingga banyak yang mendekatinya. Dia sering melakukan live streaming ketika masih bersekolah, isi dari live streamingnya hanya obrolan santai kakakku dengan para penonton dan karna suara kakakku bagus dia mulai membuat konten dirinya sedang menyanyikan lagu. Konten pertamanya meledak membuat perhatian terhadap dirinya semakin banyak.

Kakakku senang dengan hal itu, dia mulai bersemangat membuat konten di media sosial, bukan hanya tentang bernyanyi kakakku mulai merekam kehidupan sehari-harinya dan menggugahnya ke media sosial, dia semakin terkenal bahkan ada beberapa orang di sekitar rumah kami yang sengaja mampir hanya untuk berfoto dengan kakakku.

Semuanya berjalan baik, kakakku masih menikmati kehidupannya tapi semakin dirinya terkenal dunia dia semakin sempit, setiap kali dia keluar rumah ada saja orang yang mengenalinya dan mengajak berkenalan. Kebanyakan dari mereka ada pria, kakakku terlihat tidak nyaman dia mulai membatasi dirinya dengan dunia luar.

Saat kakakku pulang dari kuliahnya dia merasa ada yang mengikuti, dan ketika di rumah dia mendapatkan pesan yang tidak pantas, saat itu kakakku hanya diam tidak bercerita kepada siapapun dia terus menjalani masa kuliahnya dengan rasa gelisah, mata itu terus menatapnya dari kejauhan.

Kakakku membiarkan penguntit itu karena dia tidak melakukan sesuatu yang berbahaya selain terus menatapnya dari kejauhan, walaupun dia risih.

Kakakku berhenti membuat konten ketika masuk universitas dia mulai fokus belajar kehidupannya berjalan lancar dia berhasil mendapatkan pacar pertamanya ketika masa kuliah dan karena itu juga penguntit yang awal nya hanya menatap dari kejauhan mulai bertindak dengan cukup berani.

kakakku mulai menerima pesan spam di media sosial miliknya, walaupun sudah di blokir penguntit terus membuat akun baru dan memberi pesan teror kepada kakakku, tak sampai disitu rumah kami juga mulai menerima surat, ( aku mencintaimu) atau ( kamu berkhianat) isi surat yang kami terima. Kamu melaporkan hal itu ke polisi tapi sebelum polisi bergerak ayahku menerima telpon kakakku. Saat itu aku melihat wajah ayahku begitu marah ketika mendengar kabar kakakku hampir jadi korban pemerkosaan, karena saat itu aku dan orang tuaku sedang di kantor polisi untuk melapor kami dan polisi langsung bergerak menuju ke lokasi kakakku berada.

setibanya di lokasi, kakakku sedang duduk terus menangis sedangkan pelaku yang hendak memperkosa kakakku sedang di tahan oleh warga sekitar. Ibuku memeluk kakakku dengan lembut sedangkan ayahku yang penuh amarah sedang ditahan oleh beberapa orang karena memukuli bajingan itu.

Setelah kejadian itu kakakku menutup diri sepenuhnya dari dunia luar menghapus jejak hidupnya, dia bahkan tidak memiliki nomor telepon untuk di hubungi, teman-temannya pada awalnya sering datang untuk memberi kakakku semangat tapi karena kakakku terus menghindari bertemu dengan mereka, teman-temannya mulai berhenti berdatangan kecuali pacarnya dia selalu berkunjung di akhir pekan menanyakan kabar kakakku sambil mengobrol dengan kedua orang tuaku.

Insiden itu menjadi hal tabu dalam keluargaku dan tidak akan pernah dibahas lagi selamanya.

Aku memasukkan baju kotor kakakku kedalam bak dan membuang sampah yang berserakan dilantai, merapikan tempat tidur dan menyapu lantai yang kotor, akhirnya semua itu selesai kamar kakakku terlihat lebih baik dari sebelumnya yang sangat berantakan.

Aku keluar dari kamar dan membersihkan diriku yang penuh dengan keringat.

setalah mandi cukup lama aku mengambil ponsel milikku dan menelpon ibuku untuk bertanya dimana mereka berada.

" halo, ibu ada dimana ya? " aku bertanya setelah telpon tersambung

" maaf ya Aidan ibu tidak sempat mengabari kamu, ibu dapat kabar kakek jatuh sakit, kami semua sedang ada di rumah sakit " aku terkejut mendengar kakekku sedang berada dirumah sakit

" kakek sakit apa? " aku kembali bertanya untuk memastikan

" belum tahu, kakek masih dirawat kami mungkin tidak pulang hari ini kamu yang jaga rumah ya Aidan " ibu kemudian menutup telponnya aku sekarang sendirian, aku berdoa semoga kakekku tidak mengalami sesuatu yang buruk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!