NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Dua Raga

Satu Jiwa Dua Raga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Keluarga & Kasih Sayang / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:548
Nilai: 5
Nama Author:

Rivera Briar Edwina seorang siswa yang mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil dan jiwanya berpindah ke tubuh Aluna Effie Alfred seorang istri yang sangat dibenci oleh suaminya aiden Cristian edgar karena adiknya kecelakaan akibat tertabrak oleh mobil yang ditumpangi aluna. Tidak hanya itu aluna bahkan anak yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarga kandungnya dan menyalahkan aluna yang menyebabkan kecelakaan dan meninggal ibu aluna semenjak ayahnya menikah lagi dan membawa anak tirinya hubungannya dengan keluarga tidak pernah baik. Akankah vera yang menjadi aluna bisa melewatinya, atau memilih untuk menyerah atau akankah aluna akan mencari kasus kecelakaannya?

episode 3

Aluna mengintip dibalik pintu kamarnya dan melihat sekitar, tidak ada orang, aluna pun keluar dari kamar. Aluna berjalan menuruni anak tangga dan langsung berlari menuju siti yang sedang lewat.

"Bu siti" aluna menghampiri siti

"Iya nyonya apa anda membutuhkan sesuatu? " tanya siti. Aluna menggeleng. Aluna tetap mengikuti kemana siti pergi mulai dari dari dapur hingga menyiapkan makan malam.

"Nyonya apa nyonya anda mau sesuatu? " tanya siti lagi, dan aluna menggeleng lagi.

"Aku cuman mau ikut bu siti" ucap aluna yang membuat siti bingung dengan sikap perubahan nyonya nya ini. Hingga selesai siti menyiapkan makan malam

"Nyonya mau makan malam disini atau dikamar, karena tuan besar pulang larut" ucap siti.

"Oh, sini aja deh" ucap aluna, lalu langsung duduk dibangku. Siti pun mulai menyajikan makanan untuk aluna dan meletakkannya didepan aluna. Saat aluna ingin makan aluna melihat kearah siti.

"Kenapa tidak makan? " ucap aluna

"Kami nanti nyonya, makan di belakang" ucap siti aluna mengerutkan keningnya.

"Sudah sini saja" ucap aluna yang membuat siti dan para pelayan lainnya juga terkejut.

"Tapi... Nyonya"

"Apa, sudah sini saja panggil juga yang lain percuma punya meja sebesar lapangan bola basket untuk apa jika isinya cuman satu orang, lebih baik di buang saja" ucap asal aluna. Ucapan aluna membuat pera pelayan syok bukan main.

"Cepetan, aku tidak bisa menunggu terlalu lama, jika mereka tidak mau buang saja mejanya, cepetan" bentak aluna para pelayan mulai kocar-kacir.

Siti yang masih disana hanya bisa melihat sikap perubahan nyonya itu, walaupun aluna terlihat galak tapi aluna juga perhatian begitu lah menurut siti.

Semua para pekerja sudah mulai berkumpul di meja makan, mereka melihat kearah aluna.

"Apa!, Apa kalian tidak mau makan, kalau begitu buang semuanya, dan kalian juga tidak usah makan, malam ini" ucap aluna menatap tajam kearah para pekerja.

sontak para pelayan mulai mengambil piring mereka. Dan mengambil nasi, para pelayan mengambil nasi mereka terlalu sedikit

Brakk..

aluna menggebrak meja yang membuat mereka terkejut.

"Jika makanan yang disini tidak habis jangan harap besok kalian bisa makan" bentak aluna, dan para pelayan mulai mengambil nasi dan sayur serta lauknya banyak, takut akan ancaman nyonya mudanya itu

Mereka sangat terkejut dengan perubahan sikap nyonya mudanya ini yang terlihat lebih galak, jika biasanya nyonya meraka hanya menundukkan kepalanya jika bertemu dengan mereka tapi kali ini berbeda, nyonya mereka seperti singa yang keluar dari kandangnya sangat galak.

Setelah acara makan malam yang menegangkan usai, kini aluna beranjak dari duduknya.

"Bu, siti hari ini ibu tidur dikamar saya" aluna mengajak siti untuk tidur bersamanya, dan lagi lagi membuat mereka yang disana makin terkejut

"Nyonya tidak baik, jika seorang pelayan seperti saya tidur bersama nyonya" ucap siti.

"Sudahlah aku butuh teman tidur untuk mengatasi insomnia ku yang kambuh ini" seru aluna.

"Tapi nyonya jika tuan tahu? " ucap siti.

"Bilang aku yang menyuruh mu, apa urusannya dia" namun siti masih diam

"Ayolah bu temani aku ya please" mohon aluna mau tidak mau siti pun mengiyakan.

"Apakah nyonya tidak menunggu tuan besar? " tanya arum yang mengantarkan aluna tadi ke kamarnya

"Malas, aku tidak punya waktu untuk menunggu orang yang tidak penting" sontak membuat para pelayan disana makin terkejut, biasanya nyonya mereka itu selalu menunggu tuannya pulang walaupun tidak disuruh sekalipun. Aluna menarik siti untuk naik keatas.

Sampai di kamar aluna, aluna mempersilahkan siti untuk tidur disebelahnya.

"Nyonya lebih baik saya tidur dibawah saja" ucap siti. Aluna menyipitkan matanya.

"Bu siti, saya suruh bu siti kemari itu temani saya tidur bukan sebagai bawahan, ayolah bu jangan terlalu formal begitu aku butuh teman tidur" ucap aluna. Siti pun mulai naik keatas kasur aluna.

"Nah, begini kan enak " ucap aluna tidur disebelah siti. Lama aluna terdiam lalu aluna berbalik kearah siti.

"Bu, ibu percaya tidak sama hal hal yang goib begitu? " ucap aluna.

"Saya tidak terlalu percaya nyonya, tapi saya merasa hal goib mungkin ada" seru siti.

"Bu siti percaya tidak ada yang namanya perpindahan jiwa begitu? " ucap aluna.

"Mungkin, tapi belum ada yang menemukan kasus seperti itu nyonya jadi bisa dibilang saya tidak percaya" ucap siti aluna pun mengangguk kepalanya.

"Begitu ya, " ucap aluna merebahkan dirinya disamping siti, lalu dia memeluk siti. Yang membuat siti terkejut

"Nyonya? " panggil siti.

"Hm, tenang bu, aku hanya ingin tidur tenang, "

"Sejak kapan nona mengalami insomnia? "

"Sejak pindah kemari, aku membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar" ucap aluna yang mulai memejamkan matanya. Ucapan aluna membuat siti terdiam.

Setelah beberapa aluna tertidur Aiden baru pulang, dia tidak melihat aluna dimana mana hingga ada pelayan melintas Aiden pun memanggilnya.

"Kau, dimana dia? " ucap Aiden.

"Nyonya sudah tidur tuan, bersama bu siti" ucap pelayan itu.

"Bu siti? " beo Aiden sambil mengerutkan keningnya.

"Iya tuan nyonya meminta bu siti untuk ikut tidur dengannya" ucap pelayan itu.

"Baiklah kalau begitu kau boleh pergi" pelayan itu menunduk dan langsung pergi.

Saat Aiden ingin masuk kedalam pintu kamar aluna terbuka dan menampilkan siti yang keluar.

"Tuan, anda sudah pulang, ada anda ingin sesuatu? " tanya siti Aiden menggeleng.

"Bagaimana dia? " tanya Aiden

"Nyonya sudah tertidur tuan" seru siti. Aiden pun menyuruh siti untuk pergi.

1
falea sezi
lanjut q ksih hadiah bkin Aiden bucin thor
falea sezi
thor Aiden ma jalannya uda pernah tidur bareng belom🤭 klo uda bikin cerai ya kali dpet bekas Aluna perawan. loh dpet perjaka bekas kayak Aiden g rela q. tuh🤣
falea sezi
Aluna lemah g jijik apa dia bekas lula😒
falea sezi
insomnia g bs tidur bukan ngajak orang tidur bareng bego
falea sezi
oon MC nya tlfon tiago minta dia urus cerai oon😒
falea sezi
moga cerai ya kali dpet suami bekas jalang🤣🤣 menjijikan sekali😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!