NovelToon NovelToon
Terjebak Perjodohan

Terjebak Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Mamoruuu

Mimpi Rara hancur saat harus menikah muda dengan Aksara—pria kaya yang tak dikenalnya. Ia menganggap suaminya perusak masa depan, hingga sikapnya berubah sedingin es dan penuh kebencian.

Namun berbeda dengan Rara, Aksara justru mencurahkan kasih sayang dan kesabaran tanpa batas.

Bisakah pria itu meluluhkan hati sang istri yang keras kepala? Atau Rara akan terus buta melihat ketulusan yang ada di depan mata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamoruuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Asisten Pribadi

Bunyi klakson mobil yang lembut menyatakan kedatangan di depan gedung kantor tinggi yang megah. Brian membuka pintu mobil dengan cermat, sambil berkata, "Kita sudah sampai, Nona Rara."

Rara melirik keluar, matanya melebar melihat gedung bertingkat puluhan yang menghadapnya – kaca-kaca bangunannya memantulkan sinar matahari pagi dengan kilau yang memukau. Dengan hati-hati, ia turun dari mobil dan segera merasakan pandangan beberapa karyawan yang sedang memasuki kantor.

"Luar biasa!!! Aku tidak pernah melihat bangunan semegah ini sebelumnya..."

"Kita akan masuk dari pintu khusus, Nona. Tuan sudah menunggu di lantai atas." Brian mengajak Rara menuju lift khusus yang hanya bisa diakses oleh level manajemen tinggi. Rara yang baru pertama kali menaiki lift terlihat gugup, kakinya gemetar hingga tanpa sadar berpegangan erat pada ujung jas Brian. Brian hanya menyunggingkan senyum kecil.

Saat pintu lift terbuka, seorang pria tampan dengan jas hitam yang rapi sudah berdiri di sana dengan senyum lebar yang tak bisa disembunyikan – itu adalah Aksara. Matanya langsung tertuju pada Rara, penuh dengan kebanggaan dan kegembiraan.

"Rara..." Ucap Aksara dengan suara lembut namun jelas, langkahnya menghampiri Rara perlahan. Ia mengangkat tangan dengan hati-hati, menyentuh pipi Rara yang masih sedikit merah karena gugup.

"Istriku terlihat cantik sekali." Ucap Aksara dengan nada menggoda.

Rara merasa wajahnya semakin panas. "Apa kamu lupa percakapan kita tadi malam, Tuan Aksara?" Ucap Rara terlihat kesal dan segera menepis tangan Aksara.

Brian hanya tersenyum memperhatikan pasutri itu, dan lebih memilih untuk berlalu menuju ruang rapat.

"Tenang saja. Aku tidak akan lupa." Aksara tersenyum, kemudian menggenggam tangan Rara dengan lembut. "Ayo, aku akan membawamu ke ruangan kerja kita dan memperkenalkanmu pada semua orang."

Mata Rara membulat. Walau rasanya ingin menolak pegangan tangan itu, tapi kali ini Rara akan mencoba bersikap manis dengan menuruti apa kemauan Aksara yang merupakan atasannya disini.

Mereka berjalan melewati koridor yang luas dan rapi. Karyawan yang lewat berhenti sejenak untuk memberi hormat pada Aksara, dan mata mereka tertuju pada Rara dengan rasa penasaran - sebagian mengerutkan kening bingung, sebagian lainnya tersenyum dengan rasa penasaran mendalam.

Setelah sampai di ruang rapat besar yang sudah diisi oleh puluhan karyawan, Aksara membawa Rara ke depan panggung. Suasana yang tadinya ramai langsung menjadi sunyi saat melihat bos mereka muncul bersama wanita yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

"Selamat pagi, semua teman sekalian." Suara Aksara terdengar kuat dan jelas di seluruh ruangan. Wajahnya terpancar kebahagiaan yang sangat nyata. "Sebelum kita mulai hari kerja, saya ingin memperkenalkan seseorang, dan juga akan menjadi bagian penting dari tim kita."

Aksara menatap Rara dengan pandangan penuh cinta, kemudian mengangkat tangan mereka yang masih saling menggenggam ke arah semua karyawan. Wajah Rara terlihat memerah hingga ke telinga, tangannya sedikit mencoba menarik diri namun tetap ditahan erat oleh Aksara.

"Perkenalkan, ini Rara – yang mulai hari ini akan menjabat sebagai asisten pribadi saya. Saya yakin dengan kemampuan dan dedikasinya, ia akan banyak membantu perkembangan perusahaan kita."

"Asisten pribadi? Padahal kemarin malam aku sudah bilang akan bekerja sesuai dengan kemampuanku..." Benak Rara bertanya-tanya.

Suara tepuk tangan meriah memenuhi ruangan. Beberapa karyawan bahkan tersenyum hangat dan mengangguk dengan rasa penerimaan. Rara merasa sedikit terkejut namun juga merasa hangat di hati – senyumnya akhirnya muncul dengan sendirinya saat melihat semua orang memberikan sambutan hangat, meskipun dalam hatinya masih penuh kekesalan.

Aksara mendekatkan wajahnya ke telinga Rara, berbisik dengan lembut, "Siapkah kamu untuk memulai petualangan baru ini bersamaku, Asisten Pribadiku? Aku sengaja menempatkan kamu diposisi ini agar aku bisa selalu bersamamu sepanjang bekerja." Lagi-lagi ucapan menggoda keluar dari mulut Aksara, disertai sentuhan lembut pada telinga Rara.

Rara berusaha menahan diri untuk tidak berteriak di depan semua orang, ia tetap memasang senyum ramah dengan sesekali melirik Aksara dengan tatapan sinis penuh amarah.

"Lelaki menyebalkan!!! Mengambil kesempatan dalam kesempitan dan bahkan membuat alasan yang tidak masuk akal!!!" Batin Rara berteriak, sambil perlahan menarik tangannya dari genggaman Aksara untuk menata roknya yang sedikit kusut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!