NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

"Siap kan mobil, besok pagi pagi sekali aku akan ke sana..." Perintah Aditya dengan nada dingin pada asistennya.

"Tapi pak..... besok pagi, pak Aditya ada pertemuan dengan beberapa rekan bisnis, ini pertemuan rutin pak dan wajib ikut, apalagi pertemuan ini nanti di sana akan di bahas proyek yang.........."

"Batalkan saja....!! ini jauh lebih penting daripada apapun. Dan kamu, hubungi mereka sekarang Hendra...!! pakai alasan apapun juga" Raung Aditya memotong ucapan asistennya.

Hendra terdiam sejenak, menciptakan keheningan yang semakin membuat Aditya tenggelam dalam rasa penasarannya.

"Baik pak..."

"Besok pagi-pagi sekali kita ke sana "

Aditya mendapatkan alamat Jon, setelah Jon mencari satu persatu teman teman sekolah Elfa dan setelah menemukan, ia membayar salah satu teman Elfa juga, untuk mendapatkan alamat Elfa di kampungnya.

"Apakah kamu memaafkan aku atau tidak, aku harus menemukan kamu Elfa, kau harus mencabut kutukan ini. ini sangat menyiksa " Guman Aditya sangat lirih. Aditya masuk dalam kamar, sekali lagi ia menatap punggung istrinya yang terlelap dalam duka. Besok ia akan menemui masa lalunya, mencari maaf untuk membuka kutukan yang menghantui hidup mereka, satu kata ampun untuk mendapatkan satu nyawa yang terhalang oleh sumpah yang dulu ia anggap tidak ada artinya. Aditya menarik nafas panjang, sesak.. dia merasa seolah-olah nafasnya tercekat di tenggorokannya.

"Apapun yang aku lakukan, aku hanya ingin kau bahagia sayang... semoga kau percaya padaku suatu saat nanti " bisik Aditya, Aditya memejamkan matanya. Besok, ia akan memulai dengan kebohongan lagi, Sementara itu, Chelsea yang selalu berpura pura tidur karena mengunggu Aditya, pandangannya mengabur, matanya berembun. Ia tahu, Aditya sudah melakukan dosa besar. Aditya sedang memperbaiki kesalahannya.

Chelsea menatap tembok kamar mereka " Apakah aku sanggup memaafkan kesalahannya?" Batin Chelsea.

Malam ini mereka tidur dengan mimpi yang berbeda, sekali lagi Aditya melihat seorang anak sedang mengulurkan tangannya.

"Siapa kamu...."

"Ayah, kenapa kau membuang ku? Apakah aku tidak pantas menjadi anak mu ?"

"Kamu......anakku ?"

"Ayah lupa pada ku ? Ayah sudah membunuh aku tapi ayah menginginkan mereka " tangan kecil itu menunjuk empat bayi kecil yang tertidur pulas, bayi yang sangat cantik dan tampan.

"Apakah mereka anak anakku?"

"Aku juga anakmu Ayah, selama ada aku. Kau tidak akan pernah mendengar suara mereka, kau tidak akan pernah mendengar suara bayi seumur hidupmu.."

Aditya terbangun dengan nafas pendek pendek, ia berbalik melihat Chelsea. ia merasa lega, ia kembali berbaring kembali, kali ini Aditya tidak bisa memejamkan matanya.

____

Pagi harinya Chelsea terbangun dan sedang duduk di ranjang. Tatapannya kosong. Aditya mendekati chelsea "Sayang, aku harus berangkat pagi, ada masalah proyek lagi dan.... mungkin aku pulang sedkit terlambat, karena pertemuan rutin, di lanjutkan dengan rapat di kantor "

Chelsea menatap Aditya, sementara Aditya yang sedang memasang kancing bajunya dengan terburu-buru tidak melihat Chelsea yang sedang menatap dirinya dengan tatapan yang berbeda.

"Apa kamu tidak merasa lelah melanjutkan semua dalam sehari?" tanya Chelsea dengan suara parau, matanya menyipit menatap Aditya.

Sementara Aditya merasa tenggorokannya kering, seakan-akan sedang menelan kerikil. Bohong, Aditya berbohong. Ia menghindar tatapan Chelsea yang sedang menatap dirinya.. Aditya sulit untuk bergerak.

"Tidak sayang, proyek ini berada di tempat yang jauh, kalau tidak ada kendala aku bisa mengikuti rapat dan pertemuan rutin tapi kalau ketemu masalah yang pelik, aku pasti tetap di proyek. Akan ku kabari jika ada masalah di sana. Proyek ini sangat menguntungkan untuk kita, sayang "

Chelsea menunduk pelan pelan " Menguntungkan untuk kita ?" katanya

"Iya sayang, kamu bisa memilih apa yang kamu suka setelah proyek ini selesai"

Chelsea diam sejenak, ia masih menatap Aditya, mencari celah kejujuran di wajah suaminya " Padahal beberapa hari ini kamu selalu pulang malam, dengan kondisi yang sangat kacau. Kamu bahkan tidak tidur dengan nyaman"

"Ini darurat sayang, kalau aku tidak turun langsung, kita akan rugi besar " Aditya mendekat dan memeluk tubuh Chelsea, ia mencium kening istrinya " Beristirahatlah, aku akan selalu memberi mu kabar dan semoga aku mendapatkan kabar baik di sana, aku ingin pulang cepat "

Chelsea mengangguk lemah " jangan terlalu memaksakan keadaan Dit, ingat kata kata ku.... Mau sekaya apapun kita, kita bisa punya segalanya ,tapi kalau rumah ini tetap kosong, untuk apa ?"

Aditya diam, sesaat saja..dia memaksakan untuk tersenyum " aku tahu sayang, tapi masih ada kamu. kamu adalah segalanya untukku. Aku perlu memikirkan dirimu" Kata Aditya.

Chelsea tersenyum.. " Berhati-hatilah di jalan " Aditya hanya mengangguk

Begitu keluar dari kamar dan menutup pintu. Aditya berdiri mematung " Maafkan aku sayang, aku harus membohongi kamu lagi " Aditya merasa seperti laki laki pengecut.

Begitu sampai di halaman rumah, Hendra sudah menunggunya " Kita jalan sekarang pak ?"

"Ya.. Kita harus segera sampai di sana, aku ingin segera kembali pulang "

" Baik pak..."

Mobil Aditya melaju meninggalkan rumah mewah itu, ia tidak sadar bahwa Chelsea sedang melihatnya dari lantai atas dengan pandangan yang tenang.

"Aku hanya berharap, kamu tidak menyia-nyiakan kepercayaan ku, Adit.." Ucap Chelsea lirih.

Perjalanan yang cukup jauh, Aditya merasakan udara yang masuk lewat jendela, ia menatap setiap pemandangan yang semakin berganti. Dari suasana kota yang penuh dengan gedung gedung bertingkat berganti dengan pepohonan yang rindang. Aditya asing dengan desa ini, bahkan baru kali ini ia melihat di sepanjang perjalanan menuju kampung Elfa, Aditya melihat pemandangan yang berganti ganti. Dari pemandangan alam yang hijau, semakin jauh, terlihat padang yang luas dengan rumput alang-alang.

Aditya melihat deretan rumah kayu yang berjejer sangat rapi, semakin jauh, Aditya melihat kampung tempat tujuannya semakin dekat. Dan dia begitu mengagumi keindahan kampung halaman Elfa. Sangat indah, ini seperti kota kecil. Tanpa gedung bertingkat, tanpa bangun yang besar.

Mobil mewahnya berhenti di sebuah rumah di pinggir jalan " Aku akan bertanya pada warga di sekitar sini, pak "

"Baiklah, aku akan menunggu"

Tidak lama kemudian, Hendra kembali "Rumahnya masih kedalam pak. Kita lanjut ke sana "

Mobil Aditya melaju sangat perlahan" itu rumahnya pak.." bisik Hendra menunjuk sebuah rumah sederhana minimalis namun sangat bersih dan rapi.

Aditya keluar dari dalam mobil, ia berdiri melihat sekelilingnya. Tepat di saat itu, beberapa wanita berjalan keluar dari rumah Elfa. Aditya menahan nafas. Matanya liar mencari sosok yang ingin dia temui.

Sampai wanita yang kelima, Aditya tidak menemukan sosok Elfa, Aditya terus melihat ke arah rumah itu.

"Apa anda ingin ke sana dan langsung bertemu dengannya pak ?"

Aditya terpaku, ia menatap rumah sederhana itu " Jangan sekarang, aku hanya akan merusakkan ketenangan yang sudah ia bangun selama bertahun-tahun "

Tepat saat itu, sebuah botol minuman plastik yang sangat murah terlempar dekat kakinya

"Kalian bercanda nya terlalu berlebihan" Sebuah suara mengalihkan perhatian Aditya. Ia menunduk memungut botol minuman itu. Seorang anak remaja berusia tiga belas tahun berdiri mematung, terkejut melihat pria asing di depan rumah mereka. pria asing dengan tampilan yang sangat mewah, terlihat sangat berbeda dengan orang orang di kampungnya.

"Maaf paman, botolnya...."

"Hei Indra, jangan lupa sebentar latihan ya.." Teriak teman Indra

Anak yang bernama Indra, tidak mengalihkan perhatiannya dari Aditya. Tatapannya terpaku pada wajah Aditya.

"Ini botol kamu ?" Indra membeku, suara pria itu. Ia seperti mendengar suara Gavin dalam versi pria dewasa. Tangan indra bergetar menerima botol minuman nya.

"Nama kamu, indra ?"

Indra mengangguk kaku, Aditya menelisik wajah anak di depannya "Apakah itu rumah kamu ?"

Indra hanya mengangguk sambil meremas tangannya.

"Kamu tinggal sama siapa?"

"Sama Nini dan ibu, aku sama ibu tapi Nini tinggal di rumah sebelah "

"Ibu ..ibu kamu di mana ?"

Sekali lagi, Aditya melihat wajah anak di depannya. Tidak ada kemiripannya sama sekali dengan Elfa, ataupun dirinya.

"Ibu di ladang sama Nini.."

"Di ladang, sama Nini..?"

"Ibu kamu bukannya bekerja di kota?"

Indra menatap aneh setelah mendengar pertanyaan pria asing ini.

"Ibu tidak pernah ke kota, ibu di sini menemani Nini " Jawab indra.

"Siapa nama ibu kamu " Aditya penasaran dan tidak sabar lagi.

"Ranti..."

"Ranti ? Bukan Elfa ?" Ada sedikit harapan dalam diri Aditya, kalau anak ini adalah anaknya.

"Tante Elfa ? Bukan......dia bukan ibu ku. Anak tante Elfa namanya Gavin, paman "

Aditya membeku...

Gavin, Nama itu tidak asing di telinganya.

"Gavin...? "Ucap Aditya lirih.

"Iya paman, Gavin tinggal di kota sama tante Elfa. Mereka baru saja kembali ke kota. Mereka menjenguk Nini" Terang Indra dengan jujur.

Sementara asisten Aditya, hanya menatap anak laki-laki itu dengan tatapan tajam..

" Anak Elfa ?jadi dia benar-benar mempertahankan anak itu, kandungnya..." Aditya membatin.

Aditya melihat Hendra yang sedang menatap anak itu dengan wajah mengeras.

"Apa pekerjaan tante Elfa di kota ?"

" Tante punya toko baju yang sangat besar. Humm... kalau tidak salah nama tokonya Gavela Desain, paman "

GAVELA.... Gavin Elfa...!

Deg......

.

.

.

Next.....

1
Raine
hah thor gak mau bikin masalahnya cepat selesai kah,, kucing"an ga capek apa , mancing biar ketemu, giliran ketemu kabur lagi, bosan bacanya
Lee Mba Young
lanjut semoga hancur rumah tanggamu Aditya yg sombong.
anakmu tak kan mnerima mu.
apalagi km ingin dia mati dulu.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
cinta semu
kenapa g sekalian tu burung Pipit ny Aditya di kutuk biar g berfungsi ...g bakalan ada wanita yg mau ... biar jadi jomblo seumur hidup,..q yg baca cerita dah murka lantas gimana dgn Elfa ya🤔
cinta semu
sadis banget tu Aditya ...kasih karma penyesalan seumur hidup buat Aditya Thor ...
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tia
lanjut thor
Susilowati Jais
ko otak sy mikir kemn" thor, mikir jangan" bpknya Chelsea ni bpk yg ninggalin Elfa😄😄😄tp balik lg nj terserh authornya🤭
Lee Mba Young
Yup selamanya rumah mu akn jd rumah kosong, hartamu tak Ada gunanya.

Chelsea kl km gk cerai dng Aditya mk km selamanya tak akn punya anak.
CPT cerai sebelum terlambat km tambh ngenes. hidup dng laki biadap, tega mmbunuh darah daging nya sendiri.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fuadi algifari
lanjut dong kak
tia
lanjut thor
Lee Mba Young
Lebih mentingin usaha Dan kekayaan. lihat saja nnti semua akn musnah. keluarga bejad semua.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Elpina: Makasih kak..
total 1 replies
Novansyah
bagus tapi update nya lama udah itu cuma 1 bab lagi coba sekali2 kalau lama update buat bab nya agak banyak jangan cuma 1 bab
Elpina: Siap kak 🙏
total 1 replies
tia
lama skli gk update
Elpina: Iya kak.. makasih ya 🙏
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Susilowati Jais
thor kok blm up....
Elpina: Siap kak ☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!