NovelToon NovelToon
Setelah Lima Tahun Berlalu

Setelah Lima Tahun Berlalu

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Single Mom / Tamat
Popularitas:288.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hanela cantik

Kyranza wanita yang baru saja di terima di sebuah perusahaan ternama membuat kehidupannya lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana tidak sebelumnya dia harus melakukan tiga pekerjaan sekaligus dalam sehari untuk bisa menafkahi putra semata wayangnya itu.

Kejadian lima tahun yang lalu setelah bercerai dengan suaminya membuat kyra menjadi wanita yang tangguh.

Tapi semuanya hanya hanya sekejap mantan suaminya itu kembali muncul dan terus mengganggu kehidupannya.

" Menikah kembali denganku, maka hidupmu akan baik-baik saja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanela cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Bagas dan Aldian tiba di sebuah pusat perbelanjaan mewah. Aldian tampak bersemangat, matanya berbinar melihat keramaian dan toko-toko yang berkilauan. Bagas menggandeng tangan kecil putranya erat-erat, tidak ingin kehilangan jejak di keramaian.

“Om Bagas, kita mau beli apa?” tanya Aldian riang.

“Kita beli baju baru untuk Aldian, dan juga baju untuk Bunda,” jawab Bagas, tersenyum. “Bunda butuh baju yang cantik.”

Mereka memasuki sebuah toko pakaian anak-anak branded. Bagas dengan sabar memilihkan beberapa setel pakaian untuk Aldian kemeja, celana, jaket, dan piyama. Aldian tampak senang mencoba beberapa baju baru.

“Aku ingin gaun yang elegan, tapi tidak terlalu berlebihan. Untuk acara makan malam,” pinta Bagas kepada seorang staf toko.

Staf toko menunjukkan beberapa pilihan. Bagas memilih sebuah gaun selutut berwarna biru gelap, dengan potongan sederhana namun terlihat sangat anggun. “Ini akan terlihat sempurna untuknya,” pikir Bagas, membayangkan Kyra mengenakannya. Ia juga memilih beberapa sepatu dan aksesori pelengkap.

Setelah selesai berbelanja, Bagas mengajak Aldian makan malam di sebuah restoran Jepang modern yang ada di dalam mal.

“Wow, Om Bagas, ini enak sekali!” seru Aldian, matanya berbinar saat menyantap sushi dan tempura yang disajikan.

Bagas tersenyum, merasa senang melihat nafsu makan putranya. “Makan yang banyak, Jagoan.”

Saat mereka sedang asyik makan, Bagas tiba-tiba melihat sosok yang familiar berdiri di depan meja mereka.

“kak Bagas ?” gumam Revan

Namun, keterkejutan Revan bukan hanya karena melihat Bagas. Pandangannya langsung tertuju pada anak kecil yang duduk di hadapan kakaknya. Anak kecil itu memiliki rambut hitam, mata yang tajam, dan fitur wajah yang… sangat mirip dengan Bagas di masa kecil.

“Kak Bagas?!” seruan Revan menarik perhatian Aldian. “Kau… dengan siapa ini?”

Aldian menoleh, menatap Revan dengan polos. “Halo, Om! Aldian lagi makan sama Om Bagas!”

Revan menatap Aldian, lalu kembali menatap Bagas, lalu Aldian lagi. Wajahnya pucat pasi.

“Dia… dia siapa, Kak?” tanya Revan, suaranya tercekat.

"Nanti aku jelaskan semuanya. Bukan di sini." ucap Bagas dengan santai.

Segera menarik kursi di samping Bagas dan duduk, meskipun pikirannya masih dipenuhi ribuan pertanyaan. Ia mencoba bersikap normal di depan anak kecil yang baru ia lihat.

Revan tersenyum kaku pada Aldian. "Halo, boy. Siapa namamu?"

"namaku Aldian om!" jawab Aldian riang, sambil menyendok tempura udang.

"Wah, Aldian. Nama yang keren! Berapa umur Aldian?" tanya Revan, berusaha terlihat santai.

"kata bunda bentar lagi umur Aldian lima tahun!" jawab Aldian, menunjukkan lima jarinya.

"Hebat! Aldian sedang makan apa ini? Enak?"

"Enak, Om! Om mau coba?" Aldian mengulurkan sepotong kecil sushi ke arah Revan.

Revan tertawa kecil. "Tidak, terima kasih, Sayang. Om sudah makan tadi. Tapi lihat, kamu mirip sekali dengan Om Bagas waktu kecil, lho!"

"Revan jangan mengatakan hal yang tidak bermanfaat"

"Aldian tinggal di mana?" tanya Revan lagi.

"Aldian tinggal sama Bunda di rumah," jawab Aldian polos.

Revan menoleh ke Bagas dengan tatapan penuh tanya, menuntut penjelasan tentang 'Bunda'.

Bagas menggeleng kecil. "Sudah cukup sesi wawancaranya, Van. Biarkan Aldian makan."

Satu jam kemudian, Bagas mengantar Aldian pulang. Aldian sudah tertidur pulas di kursi belakang mobil,.

Bagas memarkir mobilnya di dekat kontrakan Kyra yang gelap.

Ia membangunkan Aldian dengan lembut. “Ayo, Jagoan. Kita sudah sampai.”

Aldian yang masih mengantuk, merangkul leher Bagas. Bagas menggendong putranya, lalu mengambil beberapa barang: kantung besar berisi pakaian yang baru dibeli di mal, dan satu kantung kertas berisi makanan hangat.

Kyra membuka pintu kontrakan. Ekspresinya masih kesal dan cemas.

"kenapa lama sekali! Sudah kubilang jangan membawanya pergi selarut ini!” omel Kyra, segera meraih Aldian dari pelukan Bagas.

“Dia baik-baik saja, Kyra. Dia senang. Lihat, dia tidur pulas,” balas Bagas. Ia meletakkan kantung pakaian dan kantung makanan di meja kecil.

“Aku bawakan ini untukmu. Aku tahu kau belum makan malam yang benar,” kata Bagas, menunjuk kantung makanan. “Itu sup dan bubur ayam. Makanlah selagi hangat.”

Kyra menatap makanan itu. Meskipun ia ingin menolak, perutnya yang kosong sejak sore terasa bergejolak. Ia menenangkan Aldian di tempat tidur.

Bagas mengambil kantung pakaian itu. Ia mengeluarkan gaun biru gelap yang elegan dan baju baru Aldian.

“Dengarkan aku, Kyra,” ujar Bagas, suaranya kembali serius. “Lusa malam, kita ada acara penting. Sangat penting. Kau harus datang.”

Kyra menatap gaun itu, lalu menatap Bagas dengan curiga. “Acara apa? Aku tidak mau! Kita tidak ada urusan"

“Ini gaun untukmu. Aku beli di mal tadi. Dan ini, baju baru Aldian.”

Bagas meletakkan gaun itu di ranjang. “Aku mau kau dan Aldian memakai pakaian ini lusa malam. Aku akan menjemput kalian tepat pukul tujuh. Pastikan kalian sudah siap. Tidak ada alasan, tidak ada penolakan, Kyra.”

Kyra memandang gaun yang tampak mahal itu, lalu menatap mata Bagas yang penuh ketegasan. Ia tahu Bagas merencanakan sesuatu yang besar.

“Apa yang kau rencanakan, Bagas?” tanya Kyra pelan.

“Kau akan tahu lusa malam,” jawab Bagas

1
Lilik Juhariah
miris
ayu cantik
gantung
Lisa
Terimakasih y Kak utk karyanya..kita tunggu karya² selanjutnya y..👍😊
Atmita Gajiwi
/Heart//Heart//Rose/
Lisa
Wah sekarang rumahnya Bagas & Kyra selalu ramai tuh 😊
Nuri 73749473729
lanjut
Eno Pahlevi
LANJUTT.... DITUNGGU TRIPLE UPDATENYA THOR 🥰🥰🥰🥰
Muji Lestari
🤣🤣🤣lucu rewan
Nuri 73749473729
lanjut
Mazree Gati
SORRY THORR KLO AKHIRNYA BALIKAN SAMA BAGAS,,,END, UNSUB,,
Hari Saktiawan
lama banget update nya
Lisa
Happy wedding Revan & Dira..bahagia selalu & labggeng ya 🙏
Erna Riyanto
cerita Damian dan Dewi lanjutin dong thorrr....lama bgt lho...digantung
Uthie
Mampir untuk genre cerita seperti ini 👍👍👍
Boby The Blind Massage Entertaiment AND Freelance (BOBY_freelance)
Kalau sudah begini jalan ceritanya, kayaknya ini Prepare to ending.
Hari Saktiawan
dinovel nama arka kok banget Thor lu suka ya
ig: denaa_127: nama gebetan, jujurr🤭
total 1 replies
Arwondo Arni
jujur aja kl kamu mencintai Dira lgsg nikah aja biar ngak sepi
Lisa
😊 Kalau lagi sakit Revan baru inget tuh sama Dira 🤭
Lisa
Sehat selalu y Kyra, debaynya juga..
Maria Anyela Rosa
kok jadi melow begini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!