NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Hari ini terpaksa Irfan membayar cicilan rumah mereka, dengan menggunakan uang tabungan yang rencana nya untuk biaya pernikahan nya segar resmi dengan Rani.

Jika dia tidak membayar nya, maka sudah nisa di pastikan mereka akan di usir dari rumah itu. Bisa saja dia dan Nadila tinggal di rumah orang tua nya Nadila, tapi bagai mana dengan Rani. Sudah pasti Mama Nilam tidak akan mau menampung Rani di rumah nya.

"Semoga saja butik Nadila kembali maju, dengan begitu aku tidak perlu memikir kan semua biaya kebutuhan rumah. Aku hanya akan fokus pada Rani dan anak ku saja!" Guman Irfan sambil memijit pelipis nya.

Hari ini Irfan tidak pulang ke rumah saat jam istirahat, karena di rumah ada Mama Nilam. Dia bisa ketahuan jika dia nekat pulang ke rumah menemui Rani, padahal tanpa Irfan sadari bahwa Mama Nilam dan Nadila sudah mengetahui semua nya.

Sementara Nadila sangat senang, karena sudah berhasil memberi pelajaran pada Irfan. Dia tetap bekerja seperti biasanya di butik, butik nya yang sepi dan bangkrut itu hanya alasan nya saja agar Irfan mau mengeluarkan uang untuk kebutuhan rumah mereka.

"Pengeluaran ku semakin besar, karena sekarang Mama tinggal di rumah. Aku harus bisa membujuk Nadila agar mau meminta Mama nya pergi dari rumah, lagian aku dan Rani tidak biaa bebas lagi kalau Mama ada di rumah!" Irfan berkata pada diri nya sendiri.

Di siang hari, Irfan tidak bisa lagi memenuhi Rani karena di rumah ada Mama Nilam. Irfan sendiri kasihan melihat Rani, dalam keadaan hamil dia harus makan apa ada nya. Mama Nilam selalu melarang nya dengan berbagai alasan jika Rani mau makan enak.

"Nanti malam aku akan bicara dengan Nadila, agar Mama nya bisa pergi dari rumah!" Irfan pun akhir nya membuat keputusan.

******

Malam ini mereka makan bersama, suasana di meja makan begitu hening. Tidak ada yang membuka suara, hanya dentingan piring dan sendok saja yang terdengar. Mereka semua fokus pada makanan di dalam piring nya masing- masing.

Hari ini Rani terlihat sangat kelelahan, dia harus membersihkan rumah yang begitu besar sendirian. Mama Nilam mengawasi nya dengan ketat, jika di rasa masih ada yang kotor dia akan memaksa Rani untuk kembali ke kamar nya.

"Aku ke kamar duluan ya!" Nadila pamit setelah dia menyelesaikan makan malam nya.

"Iya nak, kamu pasti lelah kan, segera istirahat!" Mama Nilam berkata pada putri nya.

Bukan tanpa alasan Nadila ingin segera masuk ke dalam kamar nya, Nadila ingin agar Mama nya bisa leluasa memberi pelajaran pada wanita jalang itu. Irfan pun sudah menyelesaikan makan malam nya, dia segera menyusul Nadila ke dalam kamar nya. Karena dia ingin membicarakan hal penting pada istri nya tersebut.

"Mau kemana kamu Rani?" Tanya Mama Nilam saat di melihat Rani yang bergegas ingin meninggal kan meja makan.

"Aku mau istirahat tante, aku capek!" Jawab Rani sambil mengusap perut buncit nya.

"Bereskan meja makan, cuci semua peralatan makan hingga semua nya bersih. Setelah itu kamu boleh masuk ke dalam kamar kamu!" Mama Nilam memberi perintah pada Rani.

"Tapi tante, aku sedang hamil!" Rani beralasan agar bisa bebas dari semua tugas ini.

"Apa kau pikir aku dan Nadila adalah babu mu Hah? Sudah berkali - kali aku katakan, numpang itu harus tahu diri. Kerjakan semua pekerjaan di rumah ini, atau kau pergi dari sini!" Mama Nilam mengancam Rani.

Akhir nya dengan sangat terpaksa, Rani pun mematuhi perintah dari Mama Nilam. Dia tidak mau hidup di jalan, apalagi saat ini Irfan sedang tidak bisa membela nya. Irfan sedang di pusing kan masalah semua kebutuhan di rumah ini.

Mama Nilam pun tersenyum melihat Rani yang dengan sangat terpaksa membereskan meja makan, dan mencuci semua piring kotor bekas mereka makan. Mama Nilam tetap duduk di meja makan, dia terus mengawasi gerak - gerik Rani.

'Salah sendiri, siapa suruh jadi pelakor. Lihat saja Rani, aku akan tetap menyiksa mu hingga kau menyesal telah masuk ke dalam rumah tangga anak ku!' Batin Mama Nilam di dalam hati.

Sementar itu, di dalam kamar nya Irfan ingin membujuk Nadila agar meminta Mama Nilam pergi dari rumah ini.

"Sayang, kapan Mama pulang ke rumah nya sendiri?" Tanya Irfan pada Nadila.

Nadila kaget dengan pertanyaan Irfan, bisa - bisa nya dia mengusir Mama nya dari sini. Pasti karena mereka tidak bisa bersenang - senang lagi, maka nya dia ingin agar Mama Nilam pergi dari sini.

"Apa maksud kamu mas? Kamu tidak suka Mama ku tinggal di sini?" Tanya Nadila yang sudah mulai terpancing emosi.

"Bukan, bukan begitu sayang. Begini maksud mas, kan saat ini keadaan ekonomi kita sedang tidak baik- baik saja. Butik mu juga sedang sepi, jika Mama tinggal di sini maka pengeluaran kita semakin besar!" Irfan menjelaskan alasan nya pada Rani.

"Mas, baru satu bulan ini kamu membayar cicilan rumah. Dan sekarang, kamu berani mengusir Mama ku dari sini. Tidak tahu diri kamu, Mas!" Semprot Nadila dengan kesal.

"Tidak sayang, bukan begitu maksud ku. Jika semua pengeluaran di rumah ini di beban kan pada mas semua, takut nya mas tidak bisa memenuhi kebutuhan Mama dengan baik di rumah ini!" Jelas Irfan lagi.

'Mas Irfan, jangan berfikir aku bodoh. Jika uang mu di habiskan untuk memenuhi semua kebutuhan di rumah ini, maka kau tidak akan bisa lagi menyenangkan gundik mu itu!' Batin Nadila di dalam hati.

"Mas, selama ini aku tidak keberatan memenuhi semua kebutuhan di rumah ini. Tapi saat butik ku sedang sepi, kau malah menganggap Mama ku sebagai beban!" Nadila berpura-pura sedih di hadapan suami nya.

"Sayang, maaf ya. Mas tidak bermaksud membuat mu marah dan sedih!" Irfan merasa bersalah pada istri nya.

Nadila lalu menghapus air mata nya, dia tidak akan membiarkan Mama nya pergi dari sini. Apapun yang terjadi, dengan bantuan Mama nya dia bisa menghukum wanita jalang itu.

"Mas, aku setuju jika Mama pulang ke rumah nya. Tapi punya syarat nya!" Nadila berkata pada Irfan.

"Apa syarat nya sayang?" Tanya Irfan dengan sangat antusias.

"Jika Mama pergi dari rumah ini, maka Rani juga harus pergi dari sini. Rani juga menjadi beban kita di rumah ini!" Nadila berkata pada Irfan.

Irfan terdiam mendengar ucapan Nadila, dia tidak bisa mengusir Rani dari rumah ini. Lagian Rani pasti tidak akan setuju keluar dari rumah ini, Irfan pun tidak mau jauh dari wanita selingkuhan nya itu dan juga anak yang di kandung nya.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Price Nada: lanjut Thor, secangkir kopi buatmu biar tambah semangat 💪
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!