NovelToon NovelToon
Glow Up Kontrak : Formula Rahasia Sang CEO

Glow Up Kontrak : Formula Rahasia Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:341
Nilai: 5
Nama Author: Syawal Musa

Satu malam mengubah segalanya ketika CEO raksasa kosmetik terjebak iritasi
kulit akut yang mengancam kariernya, dan satu-satunya penyelamat adalah
formula rahasia dari seorang gadis yang dianggap remeh. Sebuah pernikahan
kontrak tanpa melibatkan perasaan dimulai, di mana serum dan ambisi menjadi
mata uang utama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syawal Musa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 Rahasia Di Balik Cincin Emas

Malam semakin larut ketika mobil mewah yang membawa Arkan dan Kiara memasuki gerbang rumah besar mereka. Hujan di luar sudah reda, menyisakan udara yang dingin dan basah, seolah mencerminkan suasana hati mereka yang masih dipenuhi tanda tanya besar.

Sepanjang perjalanan, tidak ada yang bicara. Kiara memandang keluar jendela, pikirannya terus memutar ulang kata-kata terakhir Ivan sebelum diborgol dan dibawa pergi.

"Ayahmu itu bukan korban, dia rekan kami..."

"Bos Besar ada tepat di depan matamu..."

Kalimat-kalimat itu terus bergaung di kepala Kiara, membuatnya pusing dan gelisah. Benarkah ayahnya terlibat dengan organisasi kriminal itu? Dan siapa orang dekat yang berbahaya itu?

Begitu sampai di dalam rumah, suasana hening yang mencekam masih terasa. Arkan melepas jasnya yang sedikit kotor dan meletakkannya di sofa, lalu berjalan menuju bar mini untuk menuangkan segelas wiski. Tangannya sedikit gemetar, bukan karena takut, tapi karena emosi yang meluap-luap.

Kiara berdiri mematung di tengah ruangan. Ia menatap punggung lebar suaminya itu.

"Arkan..." panggil Kiara pelan. "Apa yang dikatakan Ivan tadi... tentang ayahmu... dan ayahku... apa itu benar?"

Arkan menegak habis cairan berwarna kecokelatan itu dalam sekali teguk. Ia menaruh gelasnya dengan keras di atas meja, lalu perlahan berbalik menghadap Kiara. Wajahnya tampak lelah namun matanya tetap tajam.

"Apa yang kau ingin dengar, Kiara?" tanya Arkan balik, suaranya rendah. "Bahwa ayah kita dulunya adalah mitra bisnis yang sangat dekat? Bahwa mereka bersama-sama mengembangkan teknologi enkapsulasi molekul yang sekarang menjadi dasar kekayaan kita?"

Arkan berjalan mendekat selangkah demi selangkah.

"Ya, itu benar. Dulu, Ayahku dan Ayahmu adalah sahabat sejati. Mereka membangun imperium ini berdua. Tapi kemudian... keserakahan masuk. Ada pihak ketiga yang menawari mereka uang tak terhingga untuk menjual teknologi itu ke pasar gelap."

"Dan ayahku menolak?" tebak Kiara.

"Dan ayahku setuju?" sambung Arkan dengan nada pahit. "Tapi tidak sepenuhnya seperti yang kau pikirkan. Ayahku bukan orang jahat, Kiara. Dia dipaksa. Dia terjerat utang dan ancaman. Saat dia sadar mereka akan menggunakan teknologi itu untuk hal buruk, dia mencoba memberontak. Dan akibatnya... dia ditemukan tewas di 'kecelakaan' mobil itu."

Kiara ternganga. Selama ini ia tahu kisah ayah Arkan meninggal muda karena kecelakaan, tapi tidak pernah tahu detail segelap ini.

"Jadi... pernikahan kita..."

"Bukan hanya soal balas dendam atau menyelamatkan nama baik keluarga," potong Arkan tegas. Ia menggenggam kedua tangan Kiara, lalu menariknya hingga wajah mereka sangat dekat. "Aku memilihmu karena kau satu-satunya orang yang mengerti dunia ini. Dan karena... entah sejak kapan, perasaanku padamu sudah melebihi sekadar kerja sama."

Arkan mengangkat tangan kanannya, jari telunjuknya dengan lembut menyentuh kalung liontin yang selalu Kiara pakai. Liontin pemberian ayahnya yang tidak pernah lepas sejak kecil.

"Ayahmu menyimpan sesuatu di sini, kan?" bisik Arkan. "Sesuatu yang sangat penting yang membuat organisasi itu terus memburumu selama ini."

Kiara terkejut. Ia mengengkal liontin itu erat-erat. "Kau tahu soal ini?"

"Aku menduga-duga," Arkan mengangguk. "Ivan bilang 'di depan matamu'. Mungkin bukan orangnya, tapi benda yang kau bawa setiap hari."

Dengan tangan gemetar, Kiara membuka liontin emas itu. Di dalamnya bukan hanya foto kecil, tapi ada sebuah chip mikro berukuran sangat kecil yang tertanam rapi di bagian belakangnya.

"Ini..." mata Kiara membelalak. "Aku tidak pernah tahu ini ada di sini. Ayahku hanya bilang ini jimat."

"Itu bukan jimat, Sayang," bisik Arkan, matanya menyala. "Itu adalah Master Key. Kunci utama yang bisa mengakses semua data, semua bukti, dan mungkin juga lokasi Bos Besar yang sebenarnya."

Seketika, ponsel Arkan berdering lagi. Nomor anonim.

Arkan mengerutkan kening, lalu mengangkatnya dan menyalakan speaker.

"Selamat malam, Tuan Arkan dan Nona Kiara..." suara di seberang sana terdengar dimodifikasi, berat dan menyeramkan.

"Siapa ini?" bentak Arkan waspada, langsung berdiri melindungi Kiara di belakangnya.

"Jangan marah begitu. Aku hanya ingin mengucapkan selamat karena sudah menangkap anak buahku yang tidak tahu diri, Ivan," suara itu tertawa pelan. "Kalian memang pasangan yang hebat. Sayangnya... kalian terlalu lambat."

"Kau pikir dengan menangkap Ivan, permainan selesai?" lanjut suara itu sinis. "Cincin di jari tanganmu, Kiara... Cincin pernikahan yang kau pakai itu... tahukah kau desainnya sama persis dengan lambang organisasiku?"

Kiara dan Arkan serentak menunduk melihat cincin emas melingkar di jari manis mereka.

TRANG!!!

Wajah mereka pucat pasi. Benar saja! Ukiran kecil di permukaan cincin itu membentuk pola bunga teratai hitam—logo Black Lotus Organization!

"Selamat beristirahat... karena besok, aku akan mengambil apa yang menjadi milikku. Dan kali ini... tidak ada yang bisa menyelamatkan kalian."

Tut... tut... tut...

Sambungan terputus.

Dunia seakan berhenti berputar. Kiara gemetar hebat. Cincin yang menjadi simbol ikatan mereka ternyata adalah tanda pengenal musuh?

Arkan segera mencabut cincin itu dari jarinya dan melemparkannya jauh ke atas meja seolah benda itu sangat panas dan beracun. Ia menatap Kiara dengan tatapan tak percaya.

"Jadi... selama ini... kita sudah memakai tanda musuh di tangan kita sendiri?"

1
Syawal Musa
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!