NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Dua Raga

Satu Jiwa Dua Raga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Keluarga & Kasih Sayang / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:548
Nilai: 5
Nama Author:

Rivera Briar Edwina seorang siswa yang mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil dan jiwanya berpindah ke tubuh Aluna Effie Alfred seorang istri yang sangat dibenci oleh suaminya aiden Cristian edgar karena adiknya kecelakaan akibat tertabrak oleh mobil yang ditumpangi aluna. Tidak hanya itu aluna bahkan anak yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarga kandungnya dan menyalahkan aluna yang menyebabkan kecelakaan dan meninggal ibu aluna semenjak ayahnya menikah lagi dan membawa anak tirinya hubungannya dengan keluarga tidak pernah baik. Akankah vera yang menjadi aluna bisa melewatinya, atau memilih untuk menyerah atau akankah aluna akan mencari kasus kecelakaannya?

episode 15

Pletak.. Aiden menyentil dahi aluna dengan keras.

" jauhkan pikiran kotor lo itu dari kepala lo"seru aiden.aluna cemberut

"Kan gue cuman berspekulasi " seru aluna, aiden masih melihat kearah aluna,

Ting..

Suara pintu lift terbuka, aluna mencoba lepas dari aiden ingin cepat-cepat keluar takut ada yang lihat namun aiden tidak bergeming, aluna marah langsung menendang aiden selangkangan aiden.

"Ahk.. " kesakitan aiden memegang aset berharganya.

"Apa, lo sudah bosan hidup aluna" geram aiden membungkuk memegang asetnya yang terasa nyut-nyutan, aluna hanya pura pura tidak tahu. Lalu dia berjalan keluar tanpa bersalah.

Aluna berjalan meninggal aiden disana dan secara tiba-tiba ada yang menarik aluna hingga sang empu kaget.

"Eh, mel ada apa? " ternyata yang narik aluna ada amel.

"Ko dari mana aja sih lun, gue sama jay cariin lo, gue kira lo mangkir " seru amel.

"Gue ada di atas, lo tahu sekarang jabatan gue naik drastis" semangat aluna.

"Apa, kerja di divisi? " tanya amel. Aluna menggeleng. Aluna mendekatkan wajahnya ke telinga amel.

"Gue jadi sekertaris pak aiden" bisik aluna yang membuat amel syok,

"Lo beneran al? " bisik amel. Aluna mengangguk

"Wah, selamat al, ternyata teman kita ini bisa naik jabatan" senang amel memeluk aluna.

"Ini, jay harus tahu berita besar ini lun" antusias amel mengeluarkan ponselnya.

"Kalian tenang aja nanti gue bakal ajak kalian berdua setelah pulang nanti untuk makan makan kali ini biar aluna yang bayar" sombong aluna. Yang membuat amel semakin senang.

"Eh, tapi lo harus ingat tujuan lo lun,kabur, cari rumah buat pindah dari suami lo yang brengsek lo itu lalu ceraikan dia" seru amel, yang tidak sadar ada aiden yang mendengarkan.

Hal itu membuat aiden kaget, ternyata aluna berencana untuk tinggal terpisah dan menceraikannya,

𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙞𝙣𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙟𝙖𝙙𝙞, 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙜𝙪𝙚 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙙𝙞 𝙗𝙪𝙣𝙪𝙝 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙠𝙖𝙠𝙚𝙠 𝙀𝙙𝙜𝙖𝙧 batin aiden,

"Lo tenang aja mel, gue ba... "

"Ehem..." dehem aiden yang membuat aluna langsung diam menutup mulutnya rapat rapat

𝘿𝙖𝙢𝙣 𝙙𝙞𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙗𝙞𝙘𝙖𝙧𝙖 batin aluna,

"Sekertaris aluna" panggil aiden aluna menatap aiden takut takut.

"Ikut saya ke kantin" ucap aiden yang membuat amel terkejut sejak kapan bosnya ini mau makan makanan kantin, amel melihat kearah aluna yang menunduk.

"Maaf pak aiden saya ke kantin bareng amel saja" seru aluna tidak berani melihat kearah aiden

"Saya tidak suka ditolak, aluna" seru aiden yang membuat aluna geram.

"Bapak aiden terhormat, ini bukan jam kerja bapak, ini jam istirahat saya, wajar dong saya nolak"ucap aluna dan dari kejauhan jay memanggil aluna dengan membawa bekal.

" lun, "jay melambaikan tangan kearah aluna dan dilihat oleh aiden, jay yang melihat bosnya pun membungkuk.

" siang pak? "Sapa jay namun aiden diam, jay melihat kearah aluna.

" lun, ni gue belin lo biar lo tidak usah keluar keluar lagi"seru jay memberikan bekel yang dipenggangnya. Saat aluna ingin mengambilnya aiden malah mengambil pemberian jay. Yang membuat jay amel dan aluna terkejut.

"Aluna biar sama saya saja belinya terimakasih atas niat mu" seru aiden yang membuat jay kik kik padahal dia memberikan untuk aluna bukan untuk bosnya.

"Tidak masalah pak, jika untuk al... " belum siap jay berbicara aiden membawa aluna dari sana dia malas mendengar ocehan tentang istrinya.

"Eh,? " heran jay yang melihat bosnya kepada karyawannya yang satu itu.

"Mel, kayaknya bos suka deh sama luna? " seru jay. Amel menoleh kearah jay

"Jangan berspekulasi seperti itu kalau lo tidak mau di potong gaji" seru amel masih melihat ada kantong plastik ditangan jay, tanpa pikir panjang amel langsung mengambilnya.

"Eh" kaget jay saat makanan diserobot amel pergi begitu saja, jaya menggaruk tekuk lehernya yang tidak gatal.

"Ih, ih, pak lepasin, lo sama aja kayak lengkuas suka geret geret anak orang" kesal aluna berusaha melepaskan genggaman aiden. Aiden tidak membawa aluna kekantin melainkan membawa aluna naik kembali keatas, sampai ruang aiden aluna dilempar oleh aiden diatas sofa.

"Ahk.. " keluh aluna. Aiden mengunci pintunya lalu mendekat lalu menindih aluna.

"Lo,mau apa lo" ucap aluna melotot

"Maksud Amelia apa dia berbicara seperti itu? " tanya Aiden

Glekk.. Aluna menelan ludahnya dengan kasar.

"Apa" lirih aluna melihat kearah lain.

"Apa lo serius, pernikahan kita hanya sebatas diatas kertas saja. " ucap Aiden aluna melihat kearah Aiden.

"Menurut lo, gue aja tidak tahu tujuan lo nikahin gue apa!, jika lo menganggap ini paksaan lebih baik lo lepaskan gue"ucap aluna.

" karena gue punya dendam sama lo"bentak Aiden

"Apa? " kaget aluna

"Kenapa lo terkejut, hm? " ucap aiden aluna menatap aiden.

"Kerena lo, lo yang menyebabkan adik gue meninggal aluna?" bentak aiden yang membuat aluna terkejut.

"Apa? " kaget aluna

"Lo, jika saja mobil yang lo tumpangi bersama ibu tidak menabrak mobil adik gue, adik gue tidak akan meninggalkan" bentak aiden. Yang membuat aluna terkejut

"Apa lo tidak tahu, bagaimana sedihnya orang tua gue, dan tersiksa orang tua gue itu semua karena lo tapi kenapa! Kakek masih mau menerima lo dan gue yang jadi korban untuk menikah dengan orang yang sudah membuat adik gue tidak ada"

"Gue, mau lo menderita aluna, gue tidak akan membiarkan lo hidup dengan tenang apa lo tahu itu" bentak aiden menatap aluna. Aluna terpaku dan terkejut dengan semua itu, Aiden menggeser lalu bangkit. Dan meninggalkan aluna sendiri disana.

Setelah kepergian aiden aluna duduk dan tidak terasa air matanya terjatuh, dia tidak menyangka ternyata ini alasan aiden tidak pernah mau menceraikannya, ternyata aiden ingin membuat aluna menderita. Aluna menangis sambil menekuk lututnya.

"Kenapa begini sih hidup lo lun? " seru aluna menangis sesegukan.

"Ternyata lo banyak menderita, lo memilih pergi tapi kenapa lo masukin gue ke tubuh lo hiks..hiks.. Gue kangen mami" seru aluna

Aluna menangis disana.

Aluna yang baru keluar dari ruangan aiden di dikejutkan dengan adanya kehadiran lucas sana.

"Lun, lo kenapa? "

tanya lucas aluna menggeleng.

"Tidak apa apa bapak lengkuas, tadi gue terlalu cepek jadi gue sampai gue mengantuk terus ketusuk matanya sama pulpen, jadi karena tidak tahan jadi aluna nangis" bohong aluna memperlihatkan pulpennya.

"Tapi tidak apa-apakan, Aiden mana? " tanya lucas.aluna menggeleng.

"Gue juga tidak tahu, tadi katanya keluar sebentar terus tidak balik balik" seru aluna.

"Ini lo mau kemana? " tanya lucas melihat kearah aluna. Aluna yang ditanya malah cengir dengan muka sebabnya itu, yang membuat lucas mengerutkan keningnya

"Pak lengkuas, tolongi aluna dong, aluna ini sudah janji sama teman aluna untuk makan bareng aluna yang bayar mereka? " seru aluna

"Terus? "

"Aluna tidak punya uang, bisa tidak bapak kasih saya uang sebagai pengenalan kita sebagai sekertaris baru" ucap aluna menaik turunkan alisnya.

"Huh, jika begini saja kamu baik bicaranya" seru lucas.

"Bapak kan baik murah hati sopan santun anak yang berbudi luhur, tolong dong kasihani aluna, pak kasihan pak, pak kasihan pak" seru aluna.lama lucas diam lalu dia berbicara.

"Tidak lah, kamu tidak pernah serius memanggil nama saya" seru lucas. Yang ingin pergi dari sana

"Eh, " aluna menahan lengan lucas.

"Pak lucas" seru aluna sambil mengedip edipkan matanya. Lucas menatap penuh selidik, tapi dia juga mengeluarkan ponselnya lalu membuka aplikasi dompet digitalnya yang memencet sesuatu disana, hingga tiba-tiba ponsel aluna berdering, aluna melihat ke ponselnya dia menjadi girang.

"Terimakasih bapak lucas yang paling genteng sejagat raya," seru aluna senang melihat dua puluh juta masuk di saldonya.

"Hemm.. Tapi.. . " lucas menggantung kalimatnya. Lalu menatap aluna.

"Kenapa lo minta gue, kenapa lo tidak minta saja sama suami lo? " seru lucas.

"Alah orang pelit seperti dia tidak akan mau memberi istrinya ini" seru aluna, dila jadi teringat perkataan aiden tadi. Lucas mengerutkan keningnya aneh, masa segitunya aiden tidak mau memberikan uang kepada aluna. Tapi kepada lula aiden memberikannya

"Sudah deh pak, tidak usah hiraukan gue, nanti setelah dapat gaji gue bakal punya uang banyak" seru aluna bangga lucas hanya menggeleng

"Jika, begitu kenapa lo tidak minta sama aiden untuk mengabulkan permohonan lo? " seru lucas.

"Lah, bener juga, nanti deh gue pikirin, sekarang gue mau happy, happy dulu" seru aluna meninggal lucas sambil melambaikan tangan.

"Dasar, terkadang aluna bersikap seperti masih SMA" seri lucas.

1
falea sezi
lanjut q ksih hadiah bkin Aiden bucin thor
falea sezi
thor Aiden ma jalannya uda pernah tidur bareng belom🤭 klo uda bikin cerai ya kali dpet bekas Aluna perawan. loh dpet perjaka bekas kayak Aiden g rela q. tuh🤣
falea sezi
Aluna lemah g jijik apa dia bekas lula😒
falea sezi
insomnia g bs tidur bukan ngajak orang tidur bareng bego
falea sezi
oon MC nya tlfon tiago minta dia urus cerai oon😒
falea sezi
moga cerai ya kali dpet suami bekas jalang🤣🤣 menjijikan sekali😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!