NovelToon NovelToon
DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Anak Genius / Fantasi / Tamat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Di dunia di mana takdir ditentukan oleh kemurnian akar spiritual, Wang Tian terlahir sebagai kutukan. Memiliki lima elemen dasar yang saling bertabrakan, ia dicap sebagai "sampah abadi" dan dibuang ke Perpustakaan Terlarang yang terlupakan. Namun, di balik debu sejarah, ia menemukan Sutra Kaisar Sembilan Unsur—sebuah teknik terlarang yang mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kemurnian, melainkan dari kekacauan primordial.

​Demi mengubah nasib, Wang Tian menempuh jalan yang diharamkan: menghancurkan pusat energinya sendiri untuk membangun Pusaran Primordial yang mampu melahap segala elemen alam semesta. Dari murid pelayan yang dihina, ia bangkit menjadi anomali yang mengguncang tatanan langit.

​Perjalanannya penuh darah dan pengkhianatan. Ia harus menyembunyikan kekuatannya dari 12 Klan Kuno yang angkuh dan 4 Sekte Penguasa Arah Angin yang mengincarnya sebagai ancaman dunia. Di tengah pelariannya, ia dipertemukan dengan empat wanita luar biasa—termasuk sang Ratu Kegela

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14: Sembilan Penjuru dan Satu Langit

Genderang perang berhenti berdetak, digantikan oleh kesunyian yang mencekam. Di tengah Arena Agung, Wang Tian berdiri tegak. Angin pagi menerbangkan ujung jubah hitamnya, menyingkapkan tangan yang tenang tanpa senjata. Di sekelilingnya, membentuk lingkaran sempurna, berdiri sembilan sosok yang menjadi puncak kebanggaan Benua Tengah: Sembilan Jenius Langit.

Ada Sui Ren dengan pedang angin peraknya, Mora yang memutar sabit raksasanya dengan seringai haus darah, Yan Fu yang kembali dengan zirah api baru, dan enam jenius lainnya dari klan-klan besar—termasuk klan petir, es, dan racun. Mereka tidak lagi memandang Wang Tian sebagai "sampah"; di mata mereka sekarang hanya ada kewaspadaan yang mematikan.

"Wang Tian," suara Kaisar Kota Giok bergema dari balkon tertinggi. "Hukum kuno mengatakan bahwa kekuatan yang tak terkendali adalah bencana. Hari ini, kau akan membuktikan apakah kau adalah penyelamat atau kehancuran. Pertempuran... DIMULAI!"

BOOM!

Seketika, sembilan aura meledak secara bersamaan. Tanah arena retak di bawah tekanan Qi yang luar biasa.

"Formasi Penyegel Sembilan Penjuru: AKTIF!" teriak Yan Fu.

Sembilan jenius itu secara serentak menghantamkan kaki atau senjata mereka ke tanah. Sebuah jaring cahaya keemasan muncul dari bawah kaki Wang Tian, menjalar cepat dan membentuk sangkar energi yang sangat rapat. Udara di dalam sangkar itu mendadak menjadi berat seperti timah, mencoba menekan Pusaran Primordial Wang Tian agar tidak bisa berputar.

"Sekarang! Serang!" perintah Mora, yang meskipun memiliki ketertarikan pada Wang Tian, tidak akan melepaskan kesempatan untuk menguji kekuatannya.

Mora melesat sebagai bayangan hitam, sabitnya menebas secara vertikal. Di saat yang sama, Sui Ren mengirimkan ribuan bilah angin dari arah belakang, dan jenius klan petir melepaskan sambaran guntur dari atas.

Wang Tian terkepung. Ruang geraknya dibatasi oleh formasi, dan serangan dari tiga arah mematikan sedang menuju ke arahnya.

"Kalian pikir formasi ini bisa menahanku?" gumam Wang Tian. Matanya berkilat perak. "Langkah Sembilan Bayangan Primordial: MANIFESTASI!"

Syuuut!

Tubuh Wang Tian seolah-olah terbelah. Dalam sekejap, sembilan sosok "Wang Tian" muncul di dalam arena. Ini bukan sekadar ilusi; masing-masing bayangan memancarkan tekanan energi yang nyata.

CLANG!

Bayangan pertama menahan sabit Mora dengan tangan kosong yang dilapisi elemen Logam Primordial.

Bayangan kedua menepis bilah angin Sui Ren dengan lambaian tangan Angin Primordial.

Bayangan ketiga menelan sambaran petir dengan telapak tangan Petir Primordial.

Sembilan Jenius Langit tertegun. Mereka merasa seolah-olah sedang bertarung melawan sembilan orang yang sama kuatnya.

"Jangan tertipu! Hanya satu yang asli!" teriak Yan Fu sambil menyemburkan naga api raksasa ke arah salah satu bayangan.

"Kau yakin?" suara Wang Tian terdengar dari segala penjuru.

Tiba-tiba, kesembilan bayangan itu bergerak serentak. Mereka tidak menyerang secara acak, melainkan membentuk formasi tandingan. Wang Tian menggunakan elemen Ruang yang baru ia kuasai untuk menghubungkan kesembilan bayangannya.

"Sembilan Unsur: Penyatuan Primordial!"

Sebuah pusaran raksasa berwarna abu-abu terbentuk di tengah arena. Daya tariknya begitu kuat hingga formasi penyegel emas milik klan kuno mulai retak dan tersedot masuk ke dalam pusaran tersebut. Para jenius klan terseret ke arah pusat pusaran, kehilangan keseimbangan mereka.

"Sial! Dia menghisap energi kita!" teriak jenius klan es saat merasakan Qi-nya terkuras paksa.

Sui Ren berjuang keras, pedangnya tertancap di tanah untuk menahan tarikan. Ia menatap Wang Tian yang asli yang kini melayang di tengah pusaran. "Wang Tian! Apakah ini akhir yang kau inginkan? Menghancurkan kami semua?"

Wang Tian menatap Sui Ren. "Aku tidak menghancurkan kalian. Aku menghancurkan rantai yang mengikat kalian pada klan-klan busuk itu."

Wang Tian mengepalkan tangannya di udara. Pusaran itu meledak keluar dalam gelombang energi yang murni.

BUMMMMM!

Seluruh Arena Agung bergetar hebat. Dinding-dinding pelindung arena hancur berkeping-keping. Debu tebal menutupi segalanya. Saat debu mulai mengendap, pemandangan di arena membuat seluruh penonton berdiri dalam kengerian.

Delapan dari Sembilan Jenius Langit terkapar di tanah, tidak berdaya. Zirah mereka hancur, senjata mereka patah. Hanya satu yang masih berdiri: Mora. Ia menggunakan sabitnya untuk menopang tubuhnya yang penuh luka, napasnya tersengal, namun matanya memancarkan kegilaan yang bahagia.

"Luar biasa..." bisik Mora sambil terbatuk darah. "Kau benar-benar... raja yang aku cari."

Wang Tian mendarat perlahan di depan Mora. Ia juga tampak sedikit pucat; menggunakan elemen ruang di ranah ini menguras banyak energinya. Namun, ia tetap berdiri tegak dengan aura yang tak tergoyahkan.

Tiba-tiba, sebuah tawa dingin terdengar dari balkon Kaisar. Bukan dari Kaisar, melainkan dari seorang pria tua berjubah abu-abu yang selama ini duduk diam di pojok. Dia adalah Penatua Tertinggi Klan Langit, satu-satunya orang di kota itu yang telah mencapai Ranah Spirit Severing (satu tingkat di atas Nascent Soul).

"Bakat yang luar biasa," ucap pria tua itu sambil melayang turun ke arena. Kehadirannya membuat udara membeku. "Namun, dunia tidak butuh raja baru. Dunia butuh ketertiban. Wang Tian, hari ini kau harus mati demi kedamaian Benua Tengah."

Penatua itu hanya mengangkat satu jarinya. Sebuah tekanan yang ribuan kali lebih berat dari sebelumnya menghantam Wang Tian. Tanah di bawah kaki Wang Tian ambles sedalam satu meter. Tulang-tulang Wang Tian mulai berderit.

"Wang Tian!" teriak Lin Xuelan dari tribun, mencoba berlari turun namun ditahan oleh pengawal sektenya.

Di saat kritis itu, Wang Tian mengingat botol giok pemberian Lin Xia di dalam Dantiannya. Esensi Jiwa Langit.

"Kau ingin aku mati?" Wang Tian menyeringai meski darah mulai mengalir dari matanya. "Maka aku akan menyeret seluruh langitmu bersamaku!"

Ia memicu Esensi Jiwa Langit di dalam tubuhnya.

Seketika, aura abu-abunya berubah menjadi hitam pekat. Rambutnya memanjang dan berubah menjadi perak murni. Luka-lukanya sembuh dalam sekejap, dan auranya meledak melampaui batas Ranah Pemurnian Qi, menembus Fondasi, melompati Nascent Soul, dan menyentuh ranah dewa untuk sesaat.

"Apa?!" Penatua Tertinggi itu terbelalak ketakutan. "Kekuatan apa ini?!"

"Ini," ucap Wang Tian dengan suara yang berat seperti guntur purba, "adalah Dao Terlarang."

Wang Tian melesat ke arah Penatua Tertinggi. Pertempuran yang sebenarnya baru saja dimulai—bukan lagi melawan para jenius sebaya, melainkan melawan penguasa dunia yang sesungguhnya.

Statistik Bab 14:

Karakter: Wang Tian (Mode Berserk), Mora (Satu-satunya yang bertahan), Penatua Tertinggi (Musuh Baru).

Pencapaian: Mengalahkan Sembilan Jenius Langit sekaligus, mematahkan Formasi Penyegel.

Status Kultivasi: Mengaktifkan Esensi Jiwa Langit (Peningkatan kekuatan sementara yang ekstrim).

Kondisi: Wang Tian memasuki mode "Kaisar Tanpa Mahkota".

1
septian arista
ke mana lin sia?
septian arista
cerita pertemuannya dengan naga kok berbeda sama bab yang sebelumnya
Abai Shaden: author lagi pusing,,maaf ya,,,
kurang ngopi
total 2 replies
septian arista
Baru kali ini ada cultivator yang melakukan terobosan di penginapan yang dan menghancurkan penginapan itu karena terobosannya
septian arista
selalu saja ada tuan muda sebuah klan yang bersikap arogan dan sangat angkuh
Abai Shaden
terimakasih masukkan nya
Abai Shaden
nanti di season II nya,,,
jalur kultivasi lebih panjang,adegan baku hantam,,,,tar kita bikin dia berdarah
Joe Maggot Curvanord
terlalu cepat op thor ga ada ber darah2nya
Abai Shaden: kita bikin berdarah nanti di NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL
total 1 replies
Nanik S
Mantap
Nanik S
ikut Tes Lagi
septian arista: cepat banget kenaikan kultivasinya
total 1 replies
Nanik S
Sama sama bermarga Lin
Nanik S
Pertemuan awal
Nanik S
Oky Lanjut
Nanik S
Awal yang bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!