NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:152.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Kisah cinta yang terhalang dengan keegoisan orang tua. Namun kembali dipertemukan oleh takdir setelah semuanya berubah.

Cerita hanya fiktif belaka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Di area halaman rumah Yoga.

Secara kebetulan. Wita bertemu dengan dua wanita desa yang juga suka mencari perhatian kepada Yoga Hardian. Tanpa disadari pria yang sedang mencari pasangan hidup itu tanpa disadari telah menjadi rebutan para gadis-gadis dan janda di desa.

Mereka juga akan memasuki halaman rumah Yoga dengan maksud mengantarkan barang-barang milik Yoga yang kebetulan tertinggal di posko Tani tadi malam.

"Wah...wah...wah!" Sambutan sinis keduanya memandang Wita.

"Hebat kamu yah Wita! Dulu, ketika Mas Yoga masih miskin, kau tampak jijik melihatnya. Sekarang, setelah dia kaya, mau coba-coba pasang pelet buat merayu Mas Yoga, begitu?"

"Kalian bicara apa?" ucap kesal Wita.

"Harta Mas Reno sudah habis, jadi sekarang cari mangsa baru!" Dua wanita itu saling bicara.

"Hahahaha!" Tawa serentak keduanya.

"Itu fitnah, kalian jangan asal bicara?" hentak Wita.

"Saya bercerai dengan Reno itu karena dia selingkuh!" ucap marah Wita.

"Itu karena mantra pelet Bapak mu sudah habis!"

Kedua wanita itu kembali saling bicara dihadapan Wita.

"Dan yang lebih dahsyatnya lagi, Adiknya di Mila, bisa-bisanya gak punya malu kerja menjadi Babysitter Emma putrinya Mas Bagas!"

"Hahahaha. Adik kakak sama-sama kompak cari mangsa baru!"

Tawa mereka begitu puas meledek Wita.

Tidak berapa lama. Yoga keluar, ingin menjemput makan siang dirinya seperti biasa. Sekaligus melancarkan politik cintanya yang ingin berbincang sejenak dengan Wanita pujaan. Namun hari itu Wita memilih mengantar catering Yoga langsung ke rumahnya.

"Wita!" senyum Yoga fokus memandang wanita itu.

"Mas Yoga!" Teriak centil dua wanita itu berlari cepat mendapati Yoga.

Hinaan itu begitu sakit. Wita berjalan cepat meletakkan rantang makan siang di meja teras Yoga begitu saja.

"Permisi Mas!" ucap jutek Wita berjalan cepat meninggalkan kediaman Yoga.

"Wit!" panggil Yoga hendak melangkah mengejar Wita.

"Sudah Mas jangan di kejar!" Salah satu dari wanita itu menarik cepat tangan Yoga agar tidak mengejar Wita.

"Kalian ada perlu apa?" tanya jutek Yoga.

Keduanya menjelaskan maksud kedatangannya.

"Mas Yoga catering sama Wita?" tanya heran mereka.

"Iyah?"

"Haduh Mas, Apa Mas Yoga enggak takut?"

"Kenapa saya harus takut?"

"Setelah Wita resmi bercerai dengan suaminya. Mas Reno memberanikan diri mengatakan kepada seluruh warga desa bahwa ternyata selama ini dia sudah di pelet oleh Pak Heru agar sudi menikahi putrinya. Sebenarnya Mas Reno itu tidak cinta sama Wita dan dia tidak terpikat sedikitpun dengan perempuan kampung!" ucap culas mereka begitu jelas. Rasa iri itulah menyebabkan ucapan meraka begitu cepat menyebar keseluruhan penjuru desa suka warna.

"Jadi mulai sekarang, Mas Yoga itu jangan lagi catering sama Wita. Hati-hati Lo Mas, nanti kena pelet kayak Mas Reno. Sejak kabar itu diketahui seluruh kampung, tidak ada lagi ibu-ibu yang berani catering sama dia."

"Betul Mas Yoga, ibu-ibu desa juga takut, anak lelaki mereka juga suami mereka terpikat dengan Wita akibat pelet keluarga Pak Heru!"

"Jadi ternyata Reno si biang keroknya!

Sampai-sampai semuanya harus percaya dengan hal-hal seperti itu, termasuk Bagas!" gumam kesal Yoga.

"Ibu Wirda adalah wanita Sholehah kalian jangan menuduh sembarangan?" ucap tegas Yoga memperingatkan keduanya.

"Alah Mas, itu bisa saja menutupi kedok.

Buktinya sekarang Ibu Wirda tidak pernah lagi keluar, kalau memang tidak benar, seharusnya dia berbicara kepada semua orang desa. Kenapa ini diam saja?" ucap wanita itu yang suka menebar fitnah tanpa mencari kebenaran.

"Mas Yoga kalau butuh catering kita siap kok Mas masakin!" rayu dua wanita itu.

"Sudah-sudah, sebaiknya kalian pulang saja!" ucap marah Yoga mengambil rantang catering dengan cepat lalu masuk ke dalam rumah dan menutup pintu.

"Jangan-jangan Mas Reno sudah terkena pelet si Wita!"

"Iyah benar!"

"Ini tidak bisa dibiarkan!' Keduanya kembali bergosip.

Reno tega menebar fitnah yang keji kepada keluarga Heru demi menutupi kesalahannya yang sudah berselingkuh dengan perempuan lain.

*

Di dalam pesawat bisnis. Bagas sudah bersiap terbang menuju Jakarta.

Yudha sekretaris Bagas bertanya!

"Apakah kita langsung terbang ke Jakarta Pak?"

"Benar!"

"Tidak mampir dulu ke Surabaya, Pak. Menghadiri grand opening properti apartemen dari PT Santoso Prima!"

"Saya sudah sangat merindukan Emma, putri saya lebih penting dari itu semua!" ucap tegas Bagas.

"Baik Pak, saya akan cancel!"

Memasuki 5 bulan berjalan. Emma terlihat mulai semakin comel, berisi dan gesit.

"Emma!"

"Emmaaaa!" panggilan lembut Mila meletakkan bayi imut itu ke Baby Walker nya.

Emma tampak kegirangan. Seolah-olah ia mengerti dengan nada panggilan Mila yang akan mengajak dirinya berkeliling rumah untuk melihat banyak hal-hal baru.

Terdengar nyanyian-nyanyian kecil Mila sambil berkeliling mengitari taman di sekitar rumah. Putri Bagas itu sangat anteng dan menikmati suasana sore yang berbeda dari kamarnya.

Mila sapa Yanti sang Bodyguard.

"Iyah Mba!"

"Tolong jangan mandi di kamar Emma?"

"Kenapa yah Mba?"

"Jangan banyak bertanya, itu perintah dari Bos Bagas, privasi putri Emma tidak boleh dipakai orang lain, apalagi seorang pengasuh seperti kamu?" ucap galak Yanti

"B-baiklah!"

"Jika nanti aku mandi di luar, bagaimana kalau Emma tiba-tiba menangis. Tapi yah sudahlah?" gumam Mila tak protes apapun selama ia masih ingin bekerja.

Pukul 22.09 WIB Malam hari. Bagas telah berhasil menginjak kakinya di ibu kota.

Seorang supir dengan sigap menjemput majikannya

Tanpa terasa Mobil Bagas telah parkir di area rumahnya.

Setelah sampai di area lobi. Langkah Bagas berhenti, tiba-tiba ia merasakan suasana hati yang cukup tegang dan canggung bercampur menjadi satu sehingga menghasilkan perasaan Nervous (grogi).

"Kenapa aku tiba-tiba merasa ada sesuatu yang kurang nyaman di dalam diriku? Apakah ini aura buruk dari Mila. Bisa jadi kekutan peletnya mulai bekerja. Aku harus waspada?" gumam ngelantur Bagas mulai perlahan-lahan melangkahkan kakinya berjalan menuju kamar Emma. Tampak ia menenteng sebuah bingkisan mainan khusus bayi dan balita.

Suasana rumah Bagas sangat hening bahkan detak jam dinding terdengar menggema ke penjuru ruangan.

Jantung Bagas berdetak sedikit lebih cepat daripada jantung Normal.

"Sudah pulang Pak?" sapa Yanti dari belakang semakin mengejutkan Bagas.

"Oh, Yanti, untung saja kau belum pulang!" ucap lega Bagas.

"Kemungkinan besok pagi Pak."

"Ok. Apa si pengasuh itu juga tidur bersama Emma?"

"Benar Pak, karena Emma masih sulit tidur malam?"

"Kalau begitu temani saya ke kamar Emma!" pinta Bagas.

"Bapak perlu perlindungan?"

"Tentu, kepada orang asing kita tidak boleh lengah sedikitpun!" jawab Bagas dengan jantung masing berdesir.

"Siap Pak!" jawab tegas Yanti.

Anehnya, semakin mendekati kamar Emma jantung Bagas semakin bergetar.

"

1
Aisyah Suyuti
menarik
falea sezi
np g ketularan
falea sezi
mati aja lah buk nyusain aja
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah🤲🤲🤲🤲 walaupun q terlat baca ini😭😭😭😭😭
trimakasih banyak kaaaaa🙏🙏🙏🙏 akhir'y pecah telor

bikin karya baru yoook
ρυтяσ kang'typo✨
dih ko bisa q g tau ini up🤔🤔🤔dan sudah END pula😭😭😭😭😭
Muzie✰͜͡v᭄
Seneng akhirnya happy ending,,, semuanya bahagia dengan pasangan nya masing²,,, bahagia kumpul bersama keluarga,,, akhirnya cinta sejati tau kepada siapa hati ini berlabuh,,,cinta bisa mengalahkan rasa dendam dan rasa cinta yang besar bisa melewati segala rintangan dan masalah,,,
Doa Bu Wirda tembus ke langit sehingga anak² beliau bisa mendapatkan kebahagiaan,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pecat saja penghianat aparat yang tidak bertanggung,,,ini yang bikin negara kita rusak karena oknum aparat yang tidak bertanggung jawab
Muzie✰͜͡v᭄
Panik dong kak Wita masa kagak sih,,wong Bagas terluka parah banget
Muzie✰͜͡v᭄
mulai deh Bagas manja manja sama Mila,, semua di bilang pada sakit,, kesempatan baik ya Bagas jangan di sia² kan
Muzie✰͜͡v᭄
Alfin beraninya keroyokan bukan lelaki, dasar licik si Alfin,,,
Very cepat datang dong tolong bos Bagas jangan sampai terlambat,,,
Mila jangan keluar nurut apa kata Bagas tetap di dalam mobil saja
Muzie✰͜͡v᭄
Aku bacanya kok deg deg kan semoga Mila dan Bagas baik² saja,,, baru juga bahagia sebentar sekarang datang masalah lagi
Muzie✰͜͡v᭄
sederhana sekali Mila,,, keinginan yang sederhana itu akhirnya bisa terwujud,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pohon rambutan salah sasaran tersambar petir gara² selingkuh 😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gak bakalan bosen Mila sama kamu
Muzie✰͜͡v᭄
Sabar ya Mila,,,
Emang paling susah ngurusin anak mertua di lawan takut dosa, sudah bawel ya apalagi monster biawak😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gercep juga Bu Hartati membawa Emma untuk tidur sama Bu Hartati, biar Jhon nya Bagas bisa bekerja 😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah siapa yang nikah ini,,,masa yang malam pengantin duluan si Yoga sama Wita😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah Bagas nyaa maunya sama Mila bukan sama ponakan situ😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Alhamdulillah semoga sakinah mawadah warohmah,,, aamiin
Muzie✰͜͡v᭄
Sah akhirnya Sah lagi mereka menjadi suami istri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!