Charlotte tidak pernah meminta dilahirkan kembali sebagai mekanik kelas teri di zona perang paling mematikan. Namun, sebuah antarmuka Sistem yang dingin dan sarkastik muncul di pelupuk matanya, mengubah setiap tetes keringat dan darah menjadi poin statistik yang berharga.
Masalahnya, sistem ini tidak didesain untuk menjadi pahlawan. Sistem Charlotte bekerja seperti algoritma pemangsa yang mengoptimalkan penderitaan demi keuntungan pribadi. Baginya, para "Pahlawan" terpilih hanyalah sumber daya pengalaman yang bisa diperas, dan kiamat yang mengancam dunia hanyalah sebuah fluktuasi data yang perlu dikelola.
Dengan kunci inggris berlumuran oli dan logika mesin yang tanpa ampun, Charlotte mulai memanipulasi takdir. Jika dunia harus hancur, setidaknya ia harus memastikan bahwa dialah yang memegang kendali atas rongsokannya. Siapa sangka, menjadi dalang di balik layar ternyata jauh lebih menguntungkan daripada menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12: BENGKEL BERBAYAR
Lorong sayap teknis di Markas Besar Radiant biasanya sepi, hanya diisi oleh suara robot pembersih yang mendengung pelan. Namun, pagi ini, suasana berubah total. Sebuah papan penunjuk digital holografik melayang di depan pintu unit 404, memancarkan cahaya ungu tajam yang membelah kebosanan dinding putih markas. Tulisan di sana singkat, arogan, namun magnetis: "THE WORKSHOP – HANYA UNTUK MEREKA YANG MAMPU MEMBAYAR HARGA SEBENARNYA."
Charlotte berdiri di tengah ruangan barunya. Berkat "jasa" yang ia berikan pada Jenderal Kaelen, ia tidak lagi berbagi meja dengan mekanik militer yang berkeringat dan lamban. Ia kini memiliki kedaulatan di atas ruangan seluas dua ratus meter persegi, lengkap dengan mesin bubut laser presisi, pemindai molekuler, dan tangki rendaman nano-gel yang ia "minta" sebagai kompensasi awal.
"Sistem, aktifkan protokol 'Tirai Bayangan'," bisik Charlotte.
[Protokol Aktif.]
[Mengonfigurasi Sensor Optik Kamar: Menampilkan status 'Bengkel Standar' pada kamera pengawas internal Radiant.]
[Status Sebenarnya: Unit Penyadapan Data dan Fabrikasi Ilegal Aktif.]
"Sempurna," Charlotte menyeringai. Ia menyentuh meja kerja utamanya yang terbuat dari logam komposit gelap. Di bawah lapisan permukaan meja yang tampak normal, ia telah menanamkan ribuan mikrotube serat optik yang terhubung langsung ke jaringan pusat Radiant.
Pekerjaan pertamanya hari ini bukan memperbaiki, melainkan membangun "Ruang Kerja Semu". Charlotte tahu bahwa untuk mengontrol pahlawan, ia harus memberi mereka tempat berlindung yang tampak aman. Ia mengatur tata letak bengkelnya agar terlihat sangat canggih dan transparan. Dinding kaca yang bisa berubah menjadi buram, kursi tunggu yang ergonomis, dan aroma minyak atsiri yang menenangkan—semuanya adalah distraksi.
[Misi Aktif: Pemasangan Alat Penyadap Data.]
[Target: Setiap zirah atau senjata yang masuk ke unit ini harus menjadi sumber intelijen permanen.]
"Mari kita mulai pancingannya," Charlotte mengaktifkan pemancar frekuensi pendek yang ia susupkan ke dalam sistem notifikasi prioritas para perwira tinggi.
Hanya butuh lima belas menit sampai klien pertama datang. Pintu geser otomatis terbuka dengan desis hidrolik yang mahal. Lady Seraphina, komandan unit kavaleri udara, masuk dengan langkah anggun namun wajah yang menunjukkan gumpalan kecemasan. Di punggungnya, sepasang sayap mekanik perak yang megah tampak lunglai, salah satu engselnya mengeluarkan percikan api biru yang tidak stabil.
"Kaelen bilang kau bisa melakukan mukjizat," kata Seraphina tanpa basa-basi. Ia meletakkan unit sayapnya yang berat di atas meja kerja Charlotte. "Sayap ini kehilangan sinkronisasi setiap kali aku mencapai ketinggian sepuluh ribu kaki. Mekanik militer bilang ini masalah tekanan, tapi aku tahu ada yang salah dengan inti energinya."
Charlotte tidak langsung menjawab. Ia memakai kacamata pembesar taktisnya, membiarkan monokel Eye of the Raven melakukan pemindaian mendalam.
[Analisis Objek: Sayap Icarus-V.]
[Kelemahan: Mikrotakikan pada pengatur aliran mana.]
[Peluang: Pasang 'Spora Data' pada modul transmisi sayap.]
"Masalahnya bukan pada tekanan, Lady Seraphina," Charlotte berbicara sambil jarinya yang mekanik menari di atas permukaan perak sayap itu. "Masalahnya adalah kejujuran. Sayap ini mencoba memberi tahu Anda bahwa jantungnya sudah lelah, tapi Anda terus memaksanya untuk menari di langit. Jika Anda ingin saya memperbaikinya, harganya bukan hanya kredit faksi. Saya butuh akses ke 'Log Penerbangan Langsung' Anda selama satu tahun terakhir untuk mengalibrasi ulang sensornya."
Seraphina ragu. Log penerbangan berisi rute patroli rahasia dan lokasi pangkalan terdepan. "Itu data klasifikasi level 2."
"Dan kematian di ketinggian sepuluh ribu kaki adalah klasifikasi akhir," balas Charlotte dingin. "Pilih mana yang lebih berharga."
Setelah perdebatan singkat yang berakhir dengan kemenangan Charlotte, Seraphina memberikan izin akses data. Charlotte mulai bekerja. Dengan kecepatan yang mengerikan, ia membongkar panel pelindung sayap tersebut. Namun, saat tangannya tampak sibuk menyolder ulang sirkuit energi, lengan Phantom Reach-nya secara sembunyi-sembunyi menanamkan sebuah chip mikroskopis yang ia sebut sebagai "Lintah Data".
[Pemasangan 'Lintah Data' Berhasil.]
[Fungsi: Menyalin setiap sinyal komunikasi, koordinat GPS, dan percakapan di sekitar Seraphina, lalu mengirimkannya kembali ke server rahasia di bengkel ini.]
"Selesai," Charlotte menutup kembali panel tersebut. "Saya sudah melakukan 'optimalisasi' pada sistem keseimbangan Anda. Anda akan merasa lebih ringan, lebih cepat. Tapi ingat, sayap ini sekarang 'terhubung' dengan sistem pemeliharaan saya. Setiap malfungsi kecil akan langsung dilaporkan ke terminal saya untuk pencegahan dini."
Seraphina mencoba menggerakkan sayapnya. Suara mesin yang tadinya kasar kini berubah menjadi dengungan harmonis yang hampir tidak terdengar. Matanya berbinar. "Luar biasa... kau benar-benar jenius, Charlotte."
"Saya hanya seorang mekanik yang tahu cara mendengarkan mesin," bohong Charlotte.
[Poin Penderitaan Terbalik (Kelegaan): +300 MP.]
[Data Masuk: Koordinat Pangkalan Sektor 5 diterima.]
Begitu Seraphina pergi, klien-klien lain mulai berdatangan seolah-olah ada bendungan yang jebol. Kapten penjaga dengan pedang yang retak, letnan logistik dengan zirah kaki yang pincang, hingga mata-mata elit yang membutuhkan perbaikan pada modul kamuflase mereka.
Charlotte menjalankan skema yang sama pada setiap orang. Ia menawarkan perbaikan kilat dengan performa yang ditingkatkan (overclocking semu), namun sebagai syarat, ia meminta akses ke berbagai data teknis dan log operasional. Dan pada setiap peralatan yang ia sentuh, ia memasang alat penyadap.
Bengkelnya kini bukan lagi sekadar tempat perbaikan. Ia telah mengubahnya menjadi labirin intelijen. Di terminal rahasianya yang hanya bisa diakses melalui otorisasi saraf, Charlotte melihat peta digital Sektor 1 yang mulai dipenuhi dengan titik-titik cahaya ungu. Setiap titik adalah pahlawan yang ia "perbaiki", dan setiap titik mengirimkan informasi berharga: rahasia faksi, kelemahan pertahanan, dan yang paling penting, bukti-bukti korupsi kecil yang dilakukan oleh para perwira untuk mendapatkan suku cadang ilegal.
[Akumulasi Data: 45% dari Jaringan Internal Radiant Sektor 1 Terpetakan.]
[MP yang Diperoleh dari 'Biaya Layanan': 2.500 MP.]
"Sistem, buatkan ringkasan dari semua data yang masuk hari ini," perintah Charlotte sambil meneguk sereal nutrisi cairnya.
[Analisis Data Terkumpul:]
[1. Jenderal Kaelen melakukan pertemuan rahasia dengan broker senjata ilegal di pinggiran Sektor 3.]
[2. Lady Seraphina melaporkan kegagalan pasokan bahan bakar di garis depan, namun logistik menunjukkan stok penuh—indikasi korupsi inventaris.]
[3. Terdapat pola frekuensi aneh yang berasal dari kantor Kepala Mekanik Militer, mendeteksi upaya sabotase pada pekerjaan Anda.]
Charlotte meletakkan gelasnya. "Kepala Mekanik? Jadi mereka mulai merasa terancam?"
[Saran: Biarkan mereka menyerang. Setiap upaya sabotase dari kompetitor adalah peluang untuk menunjukkan inefisiensi mereka dan memperkuat posisi Anda sebagai 'Satu-satunya Solusi'.]
"Tentu saja," Charlotte menyeringai, bayangan terminal digital terpantul di lensa monokelnya. "Tapi sebelum itu, aku ingin tahu lebih banyak tentang Jenderal Kaelen. Jika dia melakukan transaksi ilegal, artinya dia memiliki gudang simpanan yang tidak terdaftar di inventaris resmi."
Charlotte berjalan ke jendela bengkelnya yang menghadap ke arah gedung pusat komando. Ia bisa melihat cahaya dari kantor Kaelen. Dengan alat penyadap yang terpasang di zirah Kaelen, ia sekarang bisa mendengar napas sang Jenderal, mengetahui detak jantungnya saat ia berbohong, dan melacak setiap langkah pengkhianatannya.
Bengkel berbayar ini hanyalah sebuah panggung sandiwara. Charlotte telah mendirikan sebuah ruang kerja semu yang berfungsi sebagai jebakan informasi raksasa. Para pahlawan datang kepadanya untuk mencari kekuatan, tanpa menyadari bahwa mereka sedang memberikan leher mereka untuk dipasangi tali kekang digital.
"Pembayaran untuk jasa saya memang mahal," bisik Charlotte ke arah kegelapan ruangan. "Karena Anda tidak membayar dengan uang, Anda membayar dengan kebebasan Anda."
Ia kembali ke meja kerjanya, mulai merakit perangkat baru—sebuah pelacak kesalahan yang akan ia gunakan untuk "menciptakan" masalah pada peralatan yang belum pernah ia sentuh, sehingga mereka tidak punya pilihan selain datang merangkak ke bengkelnya.
[Status: Dominasi Teknis Dimulai.]
[Poin Terkumpul: 7.700 MP.]
[Langkah Selanjutnya: Mengendus Korupsi Jenderal.]
Charlotte mematikan lampu bengkelnya, meninggalkan ruangan itu dalam kegelapan yang hanya diterangi oleh kedipan lampu ungu dari alat-alat penyadap yang sedang bekerja keras mencuri masa depan faksi Radiant. Di dunia yang penuh dengan pahlawan palsu, Charlotte adalah satu-satunya realitas yang paling jujur: sebuah mesin yang tidak akan berhenti sampai ia memiliki segalanya.