NovelToon NovelToon
Jodoh Ku Mas Kades

Jodoh Ku Mas Kades

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Romansa
Popularitas:57.5k
Nilai: 5
Nama Author: Prettyies

Anggika Rosalia, gadis cantik berusia 27 tahun, baru kembali dari Jakarta dan harus menerima kenyataan dijodohkan dengan calon kepala desa. Luka hatinya belum sembuh setelah ditinggal menikah sang kekasih, ditambah gosip kejam yang melabelinya perawan tua. Demi kepentingan masing-masing, Rosalia akhirnya menikah kontrak dengan Mario Langit Pradana, pria tampan yang membutuhkan pasangan untuk maju sebagai lurah. Lalu, bagaimana kelanjutan rumah tangga mereka? Saksikan kisah selengkapnya hanya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prettyies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan Fajar

Dasar Mario sialan. Nikah kontrak saja sudah aneh, sekarang malah suruh beli lingerie segala. Mesum banget sih dia… gerutu Anggika dalam hati sambil menatap rak penuh pakaian tipis.

“Mbak mau coba yang mana?” tanya pramuniaga ramah, menunjuk beberapa set renda yang tergantung.

Anggika langsung menggeleng cepat. “Nggak usah deh, Mbak. Saya nggak pakai yang kurang bahan begitu.”

Pramuniaga tersenyum tipis. “Ini model paling laris, Mbak. Bahannya memang tipis, tapi kualitas premium.”

“Premium tapi kainnya hemat banget,” gumam Anggika pelan. “Nggak, deh. Saya nggak nyaman.”

“Baik, Mbak. Kalau begitu silakan lihat-lihat dulu.”

“Nggak usah, Mbak. Saya cuma… salah masuk toko kayaknya.”

“Yasudah, Mbak,” jawab pramuniaga tetap sopan.

Anggika segera keluar dari butik Victoria’s Secret dan menoleh ke kanan-kiri mencari Mario.

Di koridor mall, ia melihat Mario berdiri agak menjauh, sedang menelepon dengan wajah serius.

“Beberapa hari lagi saya akan menikah dengan Anggika,” ucap Mario tegas. “Pastikan banner sudah siap semua. Desain untuk nyalon Lurahnya jangan asal.”

Suara di seberang terdengar samar.

“Gak sekalian duitnya, Pak?”

Mario mengernyit. “Duit buat apa? Kemarin sudah saya transfer untuk bikin banner, cetak foto, dan kebutuhan kampanye lainnya, kan?”

Ia terdiam sebentar, lalu suaranya berubah lebih dalam.

“Uang buat bagi-bagi ke warga? Istilahnya serangan fajar?” ulangnya.

Anggika tanpa sadar mendekat sedikit, pura-pura melihat etalase.

“Saya nggak mau mereka memilih saya karena uang,” lanjut Mario tegas. “Saya mau mereka menerima saya karena visi dan misi saya memajukan Desa Mekarsari. Bukan karena janji manis atau amplop.”

“Tapi, Pak, lawan yang lain ngasih amplop 100 ribu, ada yang 200 ribu,” suara di telepon mencoba meyakinkan.

Mario menghela napas panjang. “Kalau saya seperti itu, saat saya menjabat lurah nanti, saya pasti tergoda korupsi buat balikin modal nyaleg saya. Saya nggak mau mulai dengan cara kotor.”

Hening beberapa detik.

“Baik, Pak Mario. Kami ikuti arahan Bapak.”

“Pastikan semua berjalan sesuai aturan,” tutup Mario sebelum mematikan telepon.

Anggika menatapnya dari kejauhan.

Ternyata dia pria yang jujur dan bertanggung jawab… batinnya pelan. Beda banget kalau lagi ngomong sama aku. Nyebelin, suka nyolot, bikin emosi terus.

Ia memalingkan wajah, berusaha menenangkan debar aneh di dadanya.

Kenapa sisi seriusnya malah bikin dia kelihatan… beda?Terlihat lebih berwibawa.

“Astaga, Gi… kamu mikir apa sih? Sadar!” Anggika menepuk pelan pipinya sendiri, berusaha mengusir lamunan.

“Ehem.”

Anggika tersentak. “Ya ampun!”

“Kamu lagi ngelamun apa?” tanya Mario sambil menyilangkan tangan di dada, menatapnya curiga.

“Kamu tuh hobi banget ngagetin orang,” gerutu Anggika. “Jantungku hampir copot tahu nggak.”

Mario tersenyum tipis. “Jadi… gimana? Lingerienya sudah kamu pilih?”

Anggika langsung memalingkan wajah. “Cari piyama biasa aja. Aku nggak pakai baju tidur yang kurang bahan.”

“Yakin?” Mario menaikkan satu alisnya.

“Yakin lah. Kita cuma nikah kontrak, ngapain pakai begituan segala,” jawab Anggika cepat, sedikit defensif.

Mario terdiam beberapa detik. “Terserah kamu deh.”

Nada suaranya terdengar datar.

Eh? Kok dia jadi dingin gitu? Apa aku salah ngomong ya? batin Anggika gelisah.

“Ayo pulang,” ucap Mario singkat.

“Kamu marah gara-gara aku nggak jadi pilih lingerie-nya?” tanya Anggika sambil berjalan di sampingnya.

“Nggak,” jawab Mario tanpa menoleh. “Aku cuma kepikiran ada meeting sama tim suksesku.”

“Hm…” Anggika menggigit bibirnya, lalu tiba-tiba berhenti. “Ayo masuk lagi.”

Ia menarik tangan Mario kembali ke dalam butik Victoria’s Secret.

“Lho?” Mario terlihat kaget. “Ngapain lagi katanya mau pulang?”

“Kamu pilih. Nanti aku cobain,” kata Anggika santai, seolah tidak terjadi apa-apa tadi.

“Serius?” Mata Mario langsung berbinar.

“Serius lah. Mbak, yang premium tadi mana? Yang paling mahal sekalian deh,” ujar Anggika, pura-pura galak. “Biar kamu nggak bisa bayar.”

Mario mendengus pelan. “Kamu ngeremehin duitku, Gi?”

“Emang kamu kuat bayar?”

“Aku bisa nafkahin kamu lahir batin, sampai tujuh turunan, tujuh tanjakan,” jawab Mario percaya diri.

“Lebay banget sih,” Anggika memutar bola mata.

Pramuniaga datang membawa beberapa set koleksi terbaru. “Ini, Mbak, koleksi premium kami. Detailnya eksklusif dan limited edition."

Mario mengangguk puas. “Semua bagus."

Anggika mengambil beberapa set, lalu berbisik, “Tunggu aja ya.”

Ia masuk ke fitting room dan memilih lima lingerie termahal yang ada di sana.

Keluar dengan wajah polos, ia menyerahkan semuanya ke kasir. “Ini kamu bayar deh. Pakai duit kamu yang katanya unlimited itu,” katanya bercanda, sebenarnya tidak menyangka akan ditanggapi serius.

Tanpa banyak bicara, Mario mengeluarkan sebuah black card dari dompetnya.

“Ini, Mbak. Tolong semuanya dibungkus. Sepuluh kodi sekalian,” ucapnya santai.

“Sepuluh kodi, Pak?” pramuniaga hampir tersedak.

“Betul.”

Anggika membeku di tempat.

Black card? Dan dia bilang sepuluh kodi? Yang bener aja… Aku cuma bercanda! Fantasinya liar banget sih ini orang… batinnya campur aduk antara kaget dan malu.

Ia menatap Mario tak percaya. “Kamu serius bayar semuanya?”

Mario hanya tersenyum tipis. “Katanya tadi mau bikin aku nggak bisa bayar.”

“Eh, tapi… sepuluh kodi itu buat apa sih?” Anggika menahan langkahnya, menatap Mario tak percaya.

Mario santai saja. “Buat kamu gonta-ganti tiap malam.”

“Apa?!” Mata Anggika membulat.

“Ambil di kasir ya, nanti disiapin. Ayo pulang,” ujar Mario enteng sambil melangkah keluar dari butik.

“Mak—makasih, Mbak…” Anggika tersenyum kikuk pada pramuniaga, lalu buru-buru menyusul Mario. “Kamu tuh kalau bercanda nggak ada remnya."

“Siapa bilang bercanda?” Mario melirik sekilas dengan senyum tipis.

“Mario!” Anggika memukul lengannya pelan.

Mereka berjalan berdampingan menuju eskalator. Suasana mall mulai ramai menjelang malam.

“Jangan ngelamun lagi, nanti jatuh,” sindir Mario saat Anggika hampir salah pijak.

“Kamu yang bikin aku mikir aneh-aneh,” gerutu Anggika.

Mereka turun ke basement parkir motor. Mario mengambil helm lalu menyerahkannya ke Anggika.

“Pakai yang benar,” ucapnya sambil merapikan talinya tanpa sadar.

Anggika menelan ludah.

“Kamu jangan tiba-tiba baik gini.”

Mario terkekeh.

“Nanti kamu jatuh.”

Anggika naik ke motor dan memeluk jaket Mario, refleks.

“Pelan.”

Motor melaju meninggalkan mal.

“Oh ya,” kata Mario setelah beberapa menit.

“Aku mau tanya.”

“Apa lagi?”

“Mantan kamu. Kenapa batal nikah?”

Anggika langsung menegang.

“Kenapa nanya itu?”

“Aku calon suami kamu.”

“Itu masa lalu.”

“Dia ninggalin kamu, atau sebaliknya?” suara Mario tenang tapi menekan.

Anggika diam lama, helmnya menempel di punggung Mario.

“Kamu kenapa peduli?”

“Karena aku nggak mau ada yang kamu pikirin selain aku.”

Jantung Anggika berdegup cepat.

“Kamu cemburu?”

Mario tersenyum kecil.

“Kalau iya… kamu senang?”

Anggika tak menjawab. Tangannya justru makin erat memeluk pinggang Mario.

Dan untuk pertama kalinya, perjalanan motor itu terasa… terlalu dekat untuk disebut sekadar nikah kontrak.

1
Nabila Nabil
Anggika nanti kalo sudah bersatu sama bapakmu jangan lupa sama aku ya... aku siap jadi ibu tiri kamu kok... tenang aja aku baik orangnya.... 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Wah kak Nabila mau warisan juga ternyata wkwk
total 1 replies
Nabila Nabil
si Mario mantu kurang ajar emang.... kalo mau buktiin wig apa bukan ya jambak aja rambutnya.... 🤣🤣🤣
Prettyies: Takut botak kepalanya gak berani jambak nanti gak direstuin jadi menantu wkwk
total 1 replies
Nabila Nabil
naaaaaahhh kan..... ini bmniang keroknya sih si Herry..... 😤😤😤
Prettyies: ditolak cintanya☺
total 3 replies
Nabila Nabil
kalo mau lebih hangat lagi masukin bapakmu ke air yg mendidih di atas kompor... pasti nanti tambah hangat... 🤣🤣🤣
Nabila Nabil
mantu mu iku lho pak... mbok dikasih diskon 100%....
Prettyies: Bisnis tetap bisnis kata Pak Adrian😂🙈
total 1 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
ikatan batin pasti. deg deg ser aaah
Prettyies: ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Nabila Nabil
aku anakmu pak... aku anakmu..... 😭😭😭😭😭😭😭😭 dalam hati pasti meronta ronta gitu....
Prettyies: Sabar ada bodyguard nanti di tempeleng😭
total 1 replies
Nabila Nabil
naaaaahhhh kan ichikiwirrrr warisan didepan mata.. 🤣🤣🤣
Prettyies: Kalau maslah warisan emang terdepan😂
total 1 replies
Nabila Nabil
bapanya ini pasti... soalnya tua... 🤣🤣🤣
Prettyies: Yang muda mario kak😂
total 1 replies
Nabila Nabil
ini kuncinya sebenarnya ada di Herry sih... kalo Herry jujur pasti gampang.... tapi aku gak suka kalo langsung kebongkar... harus berlima liku dulu.. 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Cepat tamat nanti gak seperti sinetron ikan terbang 5 rb episode😂
total 1 replies
Nabila Nabil
ini imbalannya mahal lhoo nggi.... 5 ronde... siap siap pinggang encok... 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Siap lahir batin si anggi☺
total 1 replies
Nabila Nabil
nyari masalah aja lu van belum tau ya... mario bekingannya penting semua... 🤣🤣🤣
Prettyies: Dia belum tau aja kak wkwk
total 1 replies
Nabila Nabil
pengen nampol mulut laki laki.... 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Pikiran nya emang mesum🙈
total 1 replies
Nabila Nabil
SELAMAT DATANG WARISAN... 🤣🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Semoga kecipratan author nya😂
total 1 replies
Nabila Nabil
mending naik kereta ketimbang naik pesawat.... naik kereta bisa menikmati pemandangan tapi kalo naik pesawat takut banget lihat pemandangan.. 🤣🤣🤣
Prettyies: Enak semua kak apalagi kalo mau mendarat pemandangan nya bagus poll
total 1 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
coba pura-pura tunjukkan liontinmu, anggita.
dewi dewi
Kok ferling ku mengatakan pak Lingga ini ayahnya Anggika🤔
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya☺
total 1 replies
Intan Nurwulan
Takdir pertemukan Anggika & Ayahnya yg lgsung heran krn wajahnya mirip🤭
Prettyies: Kalau mirip tetangga gak mungkin soalnya hehe🙈
total 1 replies
Nuri 73749473729
lanjuuttt
Prettyies: ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Intan Nurwulan
Sekalian Honeymoon nie calon pa kades🤭
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!