NovelToon NovelToon
ReyLin

ReyLin

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Teen / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Luh Sumartini

REMINDER !! ADA Beberapa Adegan D3w4s4



Rendy dan Linda

Dua manusia yang bersatu atas dasar perjodohan. Tidak ada yang tahu cerita itu, bahkan sampai mereka tidak jadi menikah pun ceritanya di tutup rapat.

tapi kilat putih dimalam itu membawa cerita yang berbeda -----


#mohon maaf masih pemula 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luh Sumartini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali II

Ruang Kelas II A

Linda duduk menatap pemandangan kota dari balik jendela disebelahnya. Ia berusaha mengingat beberapa kejadian yang masih bisa dia ingat di masa lalu.

"Linda."

Gadis itu mendengus kesal, ia baru ingat teman satu meja disampingnya adalah Rendy. Linda begitu mencintai Rendy jadi saat acak tempat duduk pun Linda meminta duduk disebelah Rendy.

Kenapa aku baru sadar kalau itu memalukan. Batin Linda berbicara. Ia menata hatinya menarik sudut bibirnya dan menatap Rendy.

"Ya? Ada apa lagi?" tanya Linda balik menatap rupa si pemilik netra elang itu. Kemudian kembali menatap lurus kedepan karena jantungnya berdebar kencang saat melihat Rendy. Sial ! Apa aku masih menyukainya?

"Linda lihat aku." ucap Rendy kembali.

"Apa sih Ren?" keluh Linda kesal.

Deg !!

Irish caramel Linda membulat lebar tatkala wajah Rendy begitu dekat dan berada di depan wajahnya saat ini. Jantungnya berpacu lebih cepat dari sebelumnya.

"Ren bisa menjauh sedikit?" ucap Linda dengan wajah merah mendorong tubuh Rendy.

"Gak bisa. Aku lagi marah karena tunanganku gak mau menatap aku dengan benar." sahut Rendy.

"Ren, ini di kelas banyak orang." bisik Linda mencoba menyadarkan Rendy.

Rendy mengambil helai mahkota Linda yang terjatuh di bahunya. Menciumnya sembari berkata " Sabtu ada pasar malam. Ayo kita kencan. Aku jemput jam 7 malam. Jangan terlambat." ucap Rendy tersenyum lembut dan kembali duduk dengan benar, tepat setelah itu datang seorang guru yang mengisi jadwal di kelas mereka.

Wajah Linda sudah semerah tomat yang baru saja di panen. Gadis itu menjadi gugup, ia tidak percaya akan bertemu dengan Rendy versi yang berbeda dari yang ia kenal. Kenapa dia jadi berbeda gini?

......................

"Baiklah anak - anak sampai jumpa di hari lain." tutup Ibu Jo , guru Biologi.

"Ren, gue duluan ya. Eh, btw kok lo jadi kalem sih Lin?" tanya Damian Angkasa. Sahabat Rendy sekaligus sepupu Linda.

"Diam !" ujar Linda ketus tanpa menatap sepupunya.

"Ah ternyata masih sama." balas Damian berlalu pergi meninggalkan Linda dibelakang dengan wajah kesalnya.

"Lin.. Aku-"

"Ren ayo berangkat. Sepertinya Silvi udah duluan ya sama Damian. Eh, Linda padahal kita sekelas tapi jadi jarang ngobrol bareng ya." sapa Diana Angkasa, orang yang menjadi istri Rendy di masa depan dan orang yang dicintai tunangannya.

"Huh? Iya. Gue duluan ya." jawab Linda meninggalkan Rendy dan Diana tanpa menoleh kearah mereka. Namun belum tiga langkah Linda berjalan seseorang kembali berbicara.

"Kenapa sih Lin? Gue sama Rendy gak ada hubungan apa pun. Lagian lo itu dikit - dikit ngambek. Gak kasian sama Rendy yang udah sibuk ngurus organisasi tapi lo gak ngerti sama sekali, gue di jadiin alasan buat lo bertengkar sama Rendy." kata Diana dengan mimik wajah yang penuh kesedihan.

Linda terdiam. Inilah Diana yang sebenarnya, sangat pandai memanipulasi keadaan. Tapi beruntung Linda kembali, dulu dia tidak terlalu berani mengungkap fakta bahwa Diana menyukai Rendy, takut jika Rendy akan berpaling karena pemuda itu juga menyukai Diana. Tetapi sekarang berbeda. Ia mengambil ponselnya dan memutar rekaman suara Diana yang sempat melabraknya tempo hari.

Iya gue suka Rendy. Seharusnya gue yang bertunangan sama dia bukan lo, tapi entah kenapa Kakek malah pilih elo ! Rendy itu gak cocok sama cewek suka ambekan kayak lo ! Lagian Rendy lebih tertarik sama gue bukan sama lo !

Linda tersenyum. "Kenapa kaget sepupuku sayang? Gak percaya ya aku punya rekaman seperti ini? Jangan melebarkan mata mu lagi, nanti bola matanya copot loh. Tapi aku bisa berikan Rendy sama kamu, tenang saja aku bisa bicara sama Kakek masalah ini." sahut Linda kembali berjalan keluar kelas.

"Linda tunggu." ucap Rendy mengejar Linda.

Sedangkan Diana mematung terdiam , ia mengepalkan tangannya. Wajahnya menahan amarah. Bisik - bisik orang yang mendengarkan perdebatan mereka menatap tidak percaya kearah Diana yang selama ini mereka kira selalu menjadi korban alasan Linda merajuk kepada Rendy.

Ternyata ada alasan kenapa Linda seperti itu.

Mungkin Linda mau mepertahankan pertunangannya.

Kasihan Linda ya, sepupu yang seharusnya mendukung malah ingin memiliki tunangannya.

Tega sekali. Apa tidak ada laki - laki lain?

-Di kantin-

"Linda.."

"Apa?"

"Linda lihat aku." bujuk Rendy.

Linda dengan setengah hati menatap Rendy, "Ren.. Kamu bilang ada rapat kan? Pergilah, yang lain pasti udah nunggu kamu." usir Linda secara halus. Ia saat ini terlalu malas untuk melihat Rendy.

"Aku tidak akan pergi sebelum bicara sama kamu." Kukuh Rendy.

"Iya silahkan bicara." balas Linda.

Rendy menghembuskan nafas lelah, "Lin. Aku serius gak ada hubungan apa pun sama Diana. Aku gak suka sama dia Linda."

"Iya tunanganku, saya mengerti." jawab Linda agar Rendy segera pergi.

"Kamu gak percaya sama aku."

"Astaga Rendy. Iya aku percaya sama kamu, udah kan?" jawab Linda lagi menggeram frustasi.

Rendy mengulurkan tangannya, mengangkat dagu Linda membawa irish caramel itu menatap kearah matanya. "Coba katakan sekali lagi."

"Iya aku percaya sama kamu." kata Linda menatap netra elang yang entah kenapa tatapan itu seperti sedang cemas, takut kehilangan. Mungkin hanya perasaanku saja. Batin Linda berucap.

"Linda. Tidak ada pembatalan pertunangan sampai kapan pun dan kamu adalah orang yang wajib menikah denganku nanti." kata Rendy mengakhiri percakapan mereka, menekankan kata wajib dan segera pergi menuju ruang rapat.

Setelah Rendy menghilang, Linda merasa sangat lelah. Kejadian rumit tadi seharusnya tidak ada dimasa lalu. "Ini aneh. Apa Rendy juga kembali ke masa lalu?" gumam Linda berbicara dengan dirinya sendiri. Aku harus memastikan sesuatu, pikir Linda.

1
Jro Resmiasa
terus berkarya Thor 💪💪💪🙏
Sumartini: terimakasih kak 🙏 semangat berkarya juga 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!