Disuatu Malam yang ramai dikota kota Soul Korea selatan tahun 2230, hiduplah dua orang pria yang berumur 18 tahunan yang akan menjadi korban dari sebuah game massal yang di adakan oleh terorris. Teroris ini membuat game ini dengan upaya mengurangi populasi manusia yang ada didunia.
Semua ini dimulai pada saat semua murid SMA atau sekolah menengah atas yang ada dikorea diculik. Para teroris itu berhasil meretas progam pemerintah dan menyerang SMA yang ada dikota soul. Pemerintahan kota itu pun sempat sibuk dengan hal yang terjadi pada saat itu. Tapi pada saat yang bersamaan para teroris itu mengumumkan bahwa semua murid SMA yang mereka culik akan bermain sebuah game yang bernama ONE NIGHT.
Dan diantara murid-murid SMA yang diculik ada juga dua orang murid yang bisa dibilang dipilih secara khusus, yaitu Reynardo Hils (Jeon Jungkook), seorang murid SMA yang berasal dari keluarga yang bisa dibilang miskin, tapi kerena keinginannya yang besar, yaitu untuk membuat orang tusnys Bahagia, dia pun belajar mati-matian agar dia bisa menjadi pintar. Dan yang satunya bernama Jonathan Mark (Kim Taehyung), seorang murid yang berasal dari keluarga ternama dikota soul itu, memiliki kekayaan yang melimpah, dia adalah orang yang sombong, dan kepintarannya dibawa rata-rata.
Malam pun tiba, mereka pun segara bermain, didalam permainan ONE NIGHT ini, pada permainan yang pertama para murid diharuskan untuk menyelesaikan teka-teki yang dibuat oleh teroris, bagi yang gagal mereka akan lamngsung dibunuh ditempat, dan setiap murid diberikan teka-teki yang berbeda, Reynardo dan Jonathan berada didalam kelompok yang sama, walaupun mereka berasal dari sekolah yang berbeda, tapi pada permainan kali ini, mereka menjadi satu kelompok. Permainan pun terus berjalan, waktu pun semakin menipis, kepanikan menyerang setiap peserta yang ada. Tapi tidak untuk Reynard, dengan kepintarannya, dia berhasil menyelesaikan permainan pertama tampa ada halangan sama sekali. Waktu pun semakin sedikit, sudah ada beberapa peserta yang dibunuh, Jonathan yang melihat hal itu semakin takut, dia sempat berfikir apakah dia akan mati ditempat itu??, tapi kali ini dewi keberuntungan sedang bersamanya, Ketika waktu telah habis, dia berhasil menyelesaikan permainan itu
Malam pun semakin berlalu, dan peserta yang tersisa tidak banyak, sudah beberapa permainan mereka mainkan, para teroris itu tidak main-main kali ini, memereka sangat fokus pada tujuan mereka, yaitu mengurangi populasi dunia yang semakin banyak. Malam pun semakin larut, Reynard dan Jonathan mati-matian untuk menyelesaikan setiap permainan yang mereka hadapi. Terkadang Jonathan berteriak untuk melepaskan mereka, tetapi para teroris itu memberikan tembakan peringatan kepada Jonathan. Jonathan yang frustasi melihat peserta lain dibunuh didepan matanya sempat menyerah, Reynardo yang melihat hal itu pun bertanya “Apakah kamu tidak ingat kedua orang tuamu?” Jonathan yang mendengar hal itu berkata “Mereka tidak pernah peduli dengan ku” Reynardo pun bingung harus bilang apa.
Permainan pun berlanjut, peserta yang tersisa hanya Reynardo dan Jonathan, mereka berdua lolos sampai pada permainan terakhir. Pada permainan kali ini, mereka hanya diberikan satu pertanyaan, yaitu “apa yang akan kalian berdua lakukan setelah keluar dari tempat ini”. Dengan santai Reynardo menjawab “Membahagiakan kedua orang tua saya” dan seketika lampu warna hijau menyala dibawah pijakan Reynardo. Dan tapa piker Panjang, Jonathan menjawab, “Tidak ada” dan seperti reynardo ada lampu yang menyala dipijakan Jonathan, tapi kali ini lampu itu berwarna merah. Dan Jonathan pun ditembak tepat dikepalanya yang menyebabkan kepalanya hancur. Reynardo yang melihat hal itu tampa sadar menjatuhkan air matanya
"TAMAT"