Aku bangun dari tempat tidur ku, tempat tidur besar dengan cover warna putih, tangan ku meraih meja disebelah ranjangku, tentu saja hal pertama yang ku cari adalah hp ku.
Seperti biasa, aku akan membuka aplikasi instagram ku, lalu yang pertama ku cari adalah "gia_ geor"
Itu adalah akun yang setiap hari ku buka dan ku lihat.
Aku membuka instastory nya untuk melihat kegiatannya, dan bila mungkin beruntung aku dapat melihat wajah nya.
Georgia hermawan runia
Itu adalah nama wanita yang telah mengisi hati ku selama ini.
Cinta pertama yang tidak dapat aku lupakan ataupun ku miliki.
Terbayang, masa awal aku bertemu dengan nya, saat kelas satu SMA dia adalah anak baru di kelas ku,
Aku dan sebagian besar murid disini menghabiskan masa SD dan SMP di sekolah ini, tentu saja kedatangan anak baru saat SMA membuat para murid penasaran.
" halo semua nya, nama saya georgia salam kenal semua nya " dia memperkenalkan dirinya dengan singkat.
Berbeda dengan teman - teman ku yang bersorak, aku hanya terdiam mematung dan memandangi nya,
Dapat ku rasakan waktu seperti berhenti berputar saat itu,
Dan detak jantung ku yang berdetak bergitu cepat dan mata ku terpaku melihat penampilan nya di depan kelas,
rambutnya hitam panjang dan lurus, mata yang besar dan hidung yang mancung, dia tidak terlalu tinggi bahkan sangat mungil.
Jantung ku masi berdetak dengan keras seakan mau meledak
Apakah aku jatuh cinta,,? Ini sangat gila,, kami baru bertemu,,! Aku bahkan tidak pernah berbicara dengannya,,!
Aku tidak percaya dengan perasaan ku sendiri, tapi mata ku tak bisa lepas dari nya.
*****
Tidak butuh waktu lama untuk dia memiliki teman, ternyata dia adalah anak yang ceria dan mudah bergaul, aku selalu mencuri pandang kearah nya, tentu saja secara sembunyi.
Di umur ku yang baru 16 tahun aku pertama kali mengenal cinta, sangat aneh bagi ku, mendengar namanya, saja membuat hati ku bergetar, dan melihat dia membuat ku tidak bisa mengontrol tubuh ku, aku akan gemetar dan salah tingkah bila dekat dengan nya. Cinta membuatku gila Aku bahkan bisa mengenalinya dari jarak yang sangat jauh.
Setelah melihat instagram nya aku langsung pergi ke kamar mandi untuk memulai hari ku.
Aku mengendarai mobil ku ke kantor, setelah sampai kantor,aku langsung menuju ke ruangan ku
Dapat ku lihat beberapa rekan kerja wanita ku sedang mengobrol, lalu mereka terdiam saat melihat kedatanganku dan menyapa ku, aku hanya menganguk dan masuk ke ruanganku.
" ehh,, pak reynat pagi - pagi uda ganteng banget yaa"
" benar, tapi kq aneh ya, dia ganteng banget tapi ga pernah pacaran, aku ga pernah liat dia jalan sama cewe"
" benar, aku juga bingung, jangan-jangan dia benar homo ya"
Para rekan kerjaku mulai bergosip tentang ku lagi, aku marah saat mereka bilang aku homo,
Aku pria sejati,
Hanya saja aku tidak bisa melupakan cinta pertama ku.
Aku sangat tidak peduli dengan gosip itu karena itu aku pun tidak bermaksud meluruskannya.
Aku kembali membuka instagram berharap ada instastory yang dapat ku lihat, melihat instagram dan isntastory nya seperti ini membuatku merasa dekat dengan nya.
Aku dapat mengetahui
Kemana dia pergi hari ini,,
Makanan apa yang dimakannya hari ini,
Apa yang di lakukannya saat ini,,
Apa kesukaannya saat ini,,
Dan pakaian apa yang dia kenakan saat ini..
Seharusnya aku lebih memberanikan diriku saat sekolah, aku sangat menyesal karena cinta ku padanya begitu besar dan dia bahkan tidak pernah bisa merasakannya.
Murid di kelas ku terdapat 23 murid,
12 murid perempuan dan 11 murid laki-laki,
Dan aku tahu 4 dari murid pria menyukai nya, salah satunya bahkan secara terang-terangan mendekatinya, ini membuat ku iri, karena dia bisa menunjukkan perasaanya, sedangkan aku tidak seberani dirinya, melihatnya saja sudah membuat ku gemetaran.
Beberapa kali aku mencoba mengatakan perasaanku pada nya, tapi kesempatan seperti tidak berpihak padaku, dia selalu di kelilingi oleh teman - teman nya.
Di kelas ku anak perempuan akan bermain dengan anak perempuan dan laki - laki akan bermain dengan laki-laki, sangat jarang kalau anak perempuan berkumpul dengan anak laki-laki, begitu pun sebaliknya, tetapi terkadang kami juga bercanda bersama-sama.
Aku pernah mencuri pandang kearahnya, dia sedang tertawa bersama teman - teman nya, aku begitu terpesona sampai lupa kalau aku memandanginya begitu lama.
Lalu dia melihat ke arah ku dan bertanya,
" koq kamu liatin aku ampe gitu? Ada apa ? " tiba - tiba dia bertanya pada ku
" siapa yang lihatin kamu,,! Gr aja,,!" Aku menjawab dengan ketus, sambil memalingkan wajah ku, menahan malu
Selama beberapa hari aku berusaha mengontrol mataku agar tidak meliriknya tapi entah kenapa itu sangat sulit, mata ku seperti kembali tertarik ke arah nya dan mengamati tingkah nya.
Tidak terasa kami sudah kelas 3, hampir 3 tahun aku memendam perasaan ini, kami semua sibuk mempersiapkan Ujian kelulusan yang akan kami ikuti.
Para murid tiba-tiba belajar dengan giat, termasuk dirinya, dia bahkan pindah tempat duduk ke bagian depan.
Tentu saja teman pria yang terang-terangan menunjukkan perasaannya itu pun ikut pindah ke tempat duduk di sebelahnya.
Ini membuatku marah, tapi bagaimana lagi aku tidak berani menunjukkan perasaanku secara terang-terangan, aku sangat pandai menyimpan perasaan ku hingga tidak ada yang tahu bahwa aku menyukainya.
Lalu perpisahan pun terjadi, kami semua lulus dari SMA, seluruh angkatan kelas yang terdiri dari 4 kelas mengadakan acara perpisahan ke puncak, yang mengharuskan kami menginap selama 2 hari 1 malam,
Aku begitu semangat mengikuti acara ini, berharap mendapatkan kesempatan untuk mengungkapkan perasaan ku,
Setelah mengikuti berbagai kegiatan acara perpisahan ini.
Tiba lah saat nya acara puncak nya, ini adalah kegiatan saling minta maaf dan mengeluarkan berbagai perasaan,
Aku melihat beberapa anak mulai menangis dan berpelukan, seperti tidak akan bertemu kembali, para murid perempuan jauh lebih mendalami acara ini, bahkan ada yang menangis sesengukan,
Terlihat juga beberapa murid pria yang menyatakan perasaanya kepada orang yang di sukainya.
Termasuk diriku yang bermaksud menyatakan perasaanku, aku mencari dimana dia, wanita yang selama 3tahun mencuri hati ku ini,
Akhirnya ku temukan,,
Dia berada di tengah - tengah teman nya yang sedang menangis, mereka seperti sedang mengenang masa - masa sekolah, dengan membahas kejadian-kejadian lucu di kelas.
Aku menunggu,,
menunggu dia dan teman-teman nya selesai bernostalgia, tetapi sudah sangat lama mereka tidak selesai, aku melihat dia masih asik mendengar cerita dengan teman-teman nya, sekali- kali dia juga ikut berbicara.
Aku bermaksud untuk meminjam dirinya dari teman - teman nya tetapi
Melihat nya tertawa bersama para temannya membuat hati ku tidak tega untuk menganggunya.
Akhirnya acara perpisahan ini selesai dan besok adalah jadwal kami pulang.
*****
Bis kami jalan jam 12 siang, saat ini semua anak berkumpul di ruang makan villa, kami menyewa beberapa villa untuk acara perpisahan ini 1 villa terdiri dari 6 kamar, vila anak perempuan dan laki - laki berbeda.
Aku melihatnya datang ke ruang makan bersama dengan teman- temannya, aku ingin mengajaknya berbicara ber dua saja, untuk mengungkapkan perasaanku tetapi sangat sulit melihatnya seorang diri, dia selalu di kelilingi oleh teman- teman nya, dia seperti sinar bintang yang sangat sulit ku gapai.
Tiba saatnya kami pulang, kami semua sudah siap dan berada didalam bis menuju perjalanan pulang kami, aku terus menunggu kesempatan untuk menyatakan perasaanku.
Tiba-tiba aku melihat teman duduk nya di bis pergi kearah depan bis untuk duduk dengan teman nya yang lain.
Aku langsung beranjak dari kursi ku dan duduk di samping nya,
Dia terlihat heran.
" ngapain kamu duduk disini,? Dia bertanya
" loch,, emang ga boleh,? " jawabku
" ya, bukan, tapi itu kan bangku riana, yauda terserah kamu de,, aku mau tidur dulu " katanya
Sambil menyandarkan kepala ke jendela bis, memenjamkan matanya
Beberapa lama kemudian dia benar tertidur, aku begitu gemas dengan tingkahnya, aku yang tidak bisa bernapas bahkan berbicara dengan baik di depannya tetapi dia dengan santai tertidur di samping ku.
Aku pun melupakan niat awal tujuan ku, untuk menyatakan perasaan ku , aku lebih memilih menikmati momen ini.
Aku pun tertidur...
Setelah beberapa lama aku terbangun dari tidur ku, karena bis yang berhenti di pom bensin, aku melihat kepala nya yang masih bersandar di jendela bis,
Sepertinya dia masih tertidur,tanpa ku sadari aku tersenyun melihatnya.
Tiba - tiba teman nya, si pemilik kursi ini datang, dan dia membangunkannya lalu mengajaknya untuk turun dari bis.
Itu lah,, perpisahan ku dengan nya, dia pergi tanpa tahu tentang perasaan ku.
Setelah lulus sekolah aku disibukkan oleh kuliahku, aku mendengar bahwa dia pergi berkuliah ke singapore
Aku beberapa kali mengirim pesan lewat hp padanya tapi tidak ada balasan dari nya,
Kami pun lost contac
Tiba - tiba waktu telah berjalan 6 tahun dan aku masih tidak bisa melupakannya,
lalu suatu hari aku melihat banyak foto pernikahan yang terpajang di akun instagram teman - teman ku,
Mereka mengucapkan selamat untuk mu,, seketika hati ku patah dan sakit.
Kau menikah dan bahkan tak mengundangku,,,
Sejak itu aku terbiasa melihat instagram mu dan menjadi STALKER mu.
Mungkin ini hukuman untuk ku yang pengecut tak berani menyatakan perasaanku pada mu ..
Aku disini di tempat yang berbeda,
Waktu yang berbeda dan usia yang berbeda tetapi dengan perasaan yang masi sama.
The end
Autor : jangan lupa vote yaaa dan coment kalau ada kekurangan ato sarannya yaaa tq 🌸🌸🌸