NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Tak Di Kenal

Menikahi Pria Tak Di Kenal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Alika seorang gadis cantik yang di khianati oleh kekasih di hari pernikahannya harus rela di menikahi pria yang sama sekali tidak ia kenal agar keluarganya tidak malu. Pria itu merupakan kakak sepupu dari sang kekasih, Alika mau menikah dengan pria itu karena bujukan orang tua sang kekasih agar mereka semua tidak malu.

Alika dengan ikhlas menerima pernikahan ini dan dia akan berusaha menjadi seorang istri. Namun Alika harus menerima kenyataan saat tahu jika sang suami memiliki wanita lain di hatinya.

Bagaimana nasib Alika apa dia bahagia dengan pernikahannya?,

yu simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Saat ini kami semua sudah dalam perjalanan , selama di jalan aku lebih banyak diam dan akan bicara jika di tanya saja. Takut, pasti karena ini kali pertama aku pergi jauh dan bareng orang yang baru aku kenal. Walau orang tua Galang baik tapi tetap saja aku belum. bisa percaya sepenuhnya toh kami baru kenal.

"Kita makan dulu, " ucap mamanya Galang menyadarkan ku dari lamunan.

"Iya ma, " balas ku.

Galang langsung membelokan mobilnya ke sebuah restoran dan langsung parkir.

"Ayo sayang! " ajak mamanya Galang padaku dan aku pun turun dan berjalan mengikuti mereka.

"Kamu mau makan apa? " tanya mamanya Galang lagi karena Galang dia lebih memilih diam saja.

"Apa aja ma, aku gak pilih-pilih makan kok, " jawab ku dan mamanya Galang tersenyum lalu memesan makanan.

Makanan pun tiba dan kami semua langsung masuk. Namun saat aku perhatikan dari tadi Galang cuman bermain ponsel aja bahkan sepertinya dia anggap aku tidak ada. Setelah makan kami pun melanjutkan perjalanan dan setelah menghabiskan hampir enam jam perjalanan kami pun sampai di kota tempat tinggal Galang. Sepanjang jalan aku melihat banyak gedung-gedung tinggi bahkan saat mobil masuk ke sebuah kawasan perumahan aku di buat takjub karena rumah nya sangat besar dan mewah seperti rumah yang sering aku lihat di tv-tv.

"Alika, bentar lagi kita sampai, " beritahu mamanya Galang.

Benar saja mobil masuk ke sebuah rumah yang besar bahkan halamannya luas banget. Mobil pun berhenti dan kami semua turun. Namun saat turun aku di buat kaget saat melihat berapa orang menunggu kedatangan kami.

"Bang Galang, " teriak seorang wanita yang cantik.

Aku melirik Galang dan ku lihat dia tersenyum lebar. Wanita itu menghampiri Galang lalu memeluknya.

"Akhirnya abang nikah juga, " ucap nya lalu melirik ke arah ku dan berjalan mendekati ku.

"Cantik, bang Doni bodoh aja sampai ninggalin kakak, " ucapnya memuji ku.

Aku hanya tersenyum lalu di buat kaget saat wanita itu merangkul ku.

"Ayo masuk! " ajaknya dan menarik ku masuk.

Wanita itu pun mengenalkan dirinya dan ternyata namanya Amelia dan di panggil Lia. Lia mengenalkan orang-orang yang menyambut kami lalu mengajak ku ke kamar milik Galang.

"Ini nanti kamar kakak sama bang Galang, " ucap nya saat membuka pintu.

Kami pun masuk dan saat pertama masuk aku mencium khas Galang.

"Asal kakak tau, kami semua khawatir banget sama bang Galang, " ucap nya.

"Kenapa? " tanya ku.

"Kami takut bang Galang gak suka sama cewek, mamanya udah sering ngenalin cewek tapi gak ada satu pun yang dia suka. Makanya saat kami semua dengar dia setuju buat gantikan bang Doni kami semua sangat senang, " jawab nya memberitahu ku.

"Ya udah kakak istirahat aja dulu pasti capek kan?, " ucap nya lalu keluar dari kamar.

Aku pun duduk di tempat tidur dan melihat ke sekeliling. Kamar Galang sangat besar luasnya hampir sama dengan luas rumah ku. Aku pun berjalan-jalan melihat sekeliling sampai tiba-tiba pintu terbuka dan saat kulihat ternyata itu Galang.

"Ini barang lo, " menyertakan tas ku.

Aku pun segera mengambilnya.

"Beresin di sana! " sambil menunjukkan sebuah pintu.

Aku pun membawa tas ku dan masuk ke ruangan yang dia tunjukan. Lagi dan lagi aku di buat kaget saat masuk ke ruangan. Isinya semuanya baju milik Galang dan aku pun mencari-cari tempat yang kosong namun tidak ada.

"Aku simpan diaman bajunya, " bingung ku dan aku pun memutuskan untuk bertanya.

"Bang, lemarinya penuh, " beritahu ku.

Galang melirik ku lalu dia berjalan mendekati ku dan masuk ke ruangan itu. Saat ku lihat dia memindahkan sebuah barang.

"Simpan disini aja, " titahnya lalu keluar lagi.

Aku pun membereskan baju ku ke tempat yang di sediakan Galang. Selama membereskan baju aku terus bergumam karena kesal dengan sikap Galang.

"Heran deh, kenapa bisa aku setuju nikah sama kulkas kaya gitu, " omel ku.

"Tapi tadi saat tersenyum ganteng juga, " ucap ku lalu tersenyum.

"Belum beres? " Tiba-tiba Galang muncul.

"Abang, " kaget ku sambil berdiri.

"Mama nyuruh kita makan malam, " beritahu nya dan aku pun langsung berdiri dan berjalan mengikuti Galang.

Di meja makan aku lihat semua anggota keluarga sudah berkumpul namun Amalia tidak terlihat. Aku gak tau hubungan Amalia sama Galang apa.

"Lia mana ma? " tanya ku pada mamanya Galang.

"Lia pulang, orang tuanya suruh dia makan di rumah, " jawab mama memberitahu ku.

Aku pun tidak banyak bicara lagi dan memilih makan saja.

"Alika, " panggil nenek dan aku pun langsung melihat ke arah nya.

"Nenek minta maaf, gara-gara Doni kamu harus nikah sama Galang pria yang belum kamu kenal, " ucap nenek.

"Gak apa-apa nek, mungkin Doni bukan jodohku, " balas ku dengan sopan.

"Kamu cantik dan nenek yakin kamu gadis baik, " ujar nenek memuji ku.

"Galang, " panggil Nenek dan Galang melihat ke arah nenek.

"Nenek harap kamu harus baik sama Alika dia istri kamu dan nenek harap luapan perasaan kamu sama cewek itu, " ucap nenek.

Raut wajahnya langsung berubah walau sebenarnya bagiku raut wajahnya Galang gitu-gitu aja.

"Aku udah kenyang, " ucap Galang lalu pergi begitu saja.

Aku melihat Galang pergi begitu saja lalu melirik mama. Mama tidak bicara dia hanya menyentuh tangan ku. Selesai makan aku pun memilih masuk kamar dan aku gak tau Galang kemana. Aku pun memilih untuk mandi saja. Namun saat selesai mandi aku lupa tidak membawa baju. Aku pun memberanikan keluar karena setau aku Galang bekum masuk kamar apa lagi tadi Galang pergi dengan marah. Aku pun keluar dari kamar mandi dengan sedikit berlari namun karena aku kurang fokus aku malah nabrak Galang. Aku yang kaget langsung mundur dan melihat Galang dari bawah ke atas.

"Maaf, aku gak sengaja, " ucap ku lalu mencoba untuk pergi namun kaki ku malah licin membuat aku hendak jatuh namun aku malah menarik baju Galang membuat Galang gak seimbang dan kami pun jatuh berdua dengan posisi Galang di atas ku. Pandangan kami sempat tabrakan sampai akhirnya Galang bangun lebih dulu. Aku pun segera bangun dan lari ke dalam ruangan diaman bajuku berada. Aku pun baru sadar kalau aku cuman pakai handuk saja.

"Kamu kenapa ceroboh banget sih Alika, Galang pasti pikir aku berniat goda dia, " aku pun mengomeli diri ku sendiri.

Setelah selesai di baju aku mengintip melihat Galang sedang apa.

"Ngapain kaya gitu? " tanya Galang yang tiba-tiba berada di hadapan ku.

1
Juliaty Paridy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!