NovelToon NovelToon
The God Ashura

The God Ashura

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: jazzy bold

Dianggap sampah karena kehancuran jiwa beladirinya, Keluarganya di asingkan dan bahkan hampir mati dengan tulang belakang yang hancur.

Namun tidak ada yang tahu…

Di dalam tubuhnya bangkit jiwa beladiri ganda legendaris yang belum pernah muncul di dunia ini.

Dengan kehidupan kedua di tangannya, dia hanya memiliki satu tujuan..

Menginjak semua orang yang pernah merendahkannya dan berdiri tak terkalahkan di bawah langit.

Tapi saat rahasianya perlahan terungkap, musuh yang datang untuk menghancurkannya semakin kuat…

Akankah dia menjadi penguasa tak terkalahkan, atau justru jatuh sebelum mencapai puncak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jazzy bold, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hidup Kembali

    "Huhu... Huhu.."

Suara Isak tangis seorang wanita samar-samar terdengar di telinga Zhang Tiangxia.

  "Anakku, anakku kenapa kamu berakhir seperti ini?" Sebuah tangan halus namun sedikit kasar mencengkram kuat tepi tempat tidur. Ini adalah Su Wanyue, ibu dari Zhang Tiangxia.

 Melihat anaknya yang terbaring di atas tempat tidur dengan luka memenuhi sekujur tubuhnya, ia tak kuasa menahan tangis. Hatinya terasa sakit seperti teriris pisau, selain itu juga ada kemarahan dan rasa tidak rela.

Anak laki-lakinya yang sebelumnya di anggap jenius harus berakhir menyedihkan seperti ini, nantinya dia bukan hanya akan di anggap sampah, tapi kemungkinan akan menjadi orang cacat selamanya.

 "Sudahlah, kamu sudah menangis selama tiga hari, bagaimana Zhang kecil bisa istirahat dengan tenang jika kamu terus menangis seperti ini." Di samping wanita itu, seorang pria berusia 40 tahun dengan raut wajah pucat dan rambut putih menegur wanita tersebut.

Hati lelaki itu juga terasa berat, ada ketidakberdayaan di wajahnya, namun dia sadar bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan.

 "Tapi.. Aku.." Wanita itu masih ingin membantah, namun dia segera di sela kembali..

"Sudahlah, mari kita kembali. Biarkan Zhang kecil beristirahat dulu." Zhang Zhenfeng, Ayah Zhang Tiangxia menarik istrinya lalu beranjak keluar dari kamar.

Meskipun sedikit tidak rela, Su Wanyue tetap dengan patuh mengikuti suaminya keluar dari kamar tersebut.

. . .

 Klik..

Saat suara pintu di tutup terdengar, Zhang Tiangxia membuka matanya..

Sebenarnya dari awal dia sudah sadar, namun karena dia terus mendengar suara wanita terus menangis, dia memutuskan untuk tetap berpura-pura belum sadar.

Bagaimana pun dia tidak tahu harus melakukan apa. Dia juga merasa aneh, karena seingatnya, dia sebelumnya sudah mati setelah terkena sambaran petir malapetaka langit saat akan menerobos alam penghancur fana.

Tapi sekarang tiba-tiba terlahir kembali ke tubuh seorang pemuda berusia 7 tahun yang juga bernama Zhang Tiangxia.

Setelah menyadari beberapa hal, Zhang Tiangxia menatap ke arah langit sambil tersenyum, "Sepertinya langit masih berbelas kasih padaku dengan memberikan kehidupan kedua."

Samar-samar, dia mendapatkan kenangan dari pemilik tubuh ini..

Pemilik tubuh ini bernama Zhang Tiangxia, ayahnya bernama Zhang Zhenfeng. Dulu dia anggap sebagai jenius di keluarga Zhang, tapi terkena racun yang tidak bisa di sembuhkan, kultivasinya merosot dan di anggap sampah keluarga sendiri.

Ibunya bernama Su Wanyue, wanita berusia 30 tahun.

Juga adik perempuan bernama Zhang Yuer yang berusia 6 tahun.

Di usia 7 tahun pemilik tubuh ini sudah bisa membangkitkan jiwa beladiri tingkat delapan yang langka, hal ini membuat beberapa orang merasa iri.

 Saat itu dia berlatih di hutan gunung Tuanling seorang diri. Namun tiba-tiba banyak gelombang monster yang berkeliaran di sekitar hutan tempatnya berlatih.

Zhang Tiangxia hendak berlari menyelamatkan diri namun dia di hadang oleh dua orang pria bertopeng yang langsung menyerangnya tepat di tulang belakang, langsung menghancurkan jiwa beladiri nya.

Tidak ada satupun orang keluarga Zhang yang mengetahuinya, semua orang berfikir ini ulah serangan monster.

Seluruh desa Cansu mengetahui bahwa Gunung Tuanling di penuhi dengan monster, jadi serangan monster di anggap hal wajar.

Namun Zhang Tiangxia tau siapa mereka, karena sebelum dia meninggal, dia mendengar suara yang familiar. Itu adalah suara Sepupunya bernama Zhang Ziyi dan ayahnya Zhang Wugao.

"Pemilik tubuh ini begitu menyedihkan," Zhang Tiangxia menghela nafas, dia merasa cukup prihatin padanya.

Karena terlalu berbakat itu justru mengundang kebencian dari keluarga sendiri.

"Beristirahatlah dengan tenang di surga," Zhang Tiangxia berkata sambil menatap ke atas, "Aku pasti akan membalas dendam pada orang yang bernama Zhang Ziyi dan ayahnya itu." Mata Zhang Tiangxia menjadi dingin, "Aku akan membuat mereka menyesal pernah hidup di dunia ini."

Zhang Tiangxia mencoba bangkit dari tempat tidur, namun yang dia rasakan adalah rasa sakit yang membuat dagingnya seolah akan terkoyak.

"Umm!"

Zhang Tiangxia memeriksa tubuhnya yang di penuhi dengan luka. Yang paling menyakitkan adalah tulang belakangnya patah, ini membuatnya tidak bisa berjalan lagi, bahkan duduk pun mustahil.

"Sial, apakah aku akan hidup menjadi cacat seumur hidup?" Zhang Tiangxia mengumpat, "Jika seperti ini, lebih baik aku mati saja agar bisa bereinkarnasi lebih cepat."

"Ehh, tunggu." Zhang Tiangxia seolah merasakan sesuatu. Dia samar-samar bisa merasakan fluktuasi Qi langit dan bumi.

Tanpa banyak berfikir, Zhang Tiangxia mulai menjalankan teknik Taixu yang dia latih di kehidupan sebelumnya. Dan hal yang luar biasa terjadi, Qi langit dan bumi masuk ke tubuhnya tanpa hambatan atau kebocoran.

Ini menandakan satu hal, dia bisa berlatih kembali.

Lalu dia mulai mengeluarkan jiwa beladirinya untuk membuktikan dugaannya.

Sesaat kemudian, seekor makhluk hitam dengan tinggi seukuran tiga meter perlahan-lahan muncul di atas kepalanya.

Bukan hanya itu, makhluk ini juga memiliki mahluk lain yang seperti ular yang berwarna perak gelap melilit tubuhnya dari lengan hingga ke belakang punggung, namun jika di amati dengan teliti, ada sedikit benjolan di atas kepalanya.

"Jiwa beladiri apa ini?" Zhang Tiangxia menatap makhluk di atas kepalanya dengan kebingungan.

Di kehidupannya di bumi sebelumnya, teknik beladiri juga mirip seperti di tempat ini, setiap orang membangkitkan jiwa beladiri di usia 7 tahun. Di kehidupan sebelumnya dia memiliki jiwa beladiri kelas sembilan naga bumi cakar empat sementara pemilik tubuh sebelumnya memiliki jiwa beladiri Harimau emas bermata tiga kelas delapan.

Jelas, beladiri kali ini bukan jiwa beladiri di antara keduanya.

Setelah lama berfikir, samar-samar dia mengingat satu adegan saat jiwanya berada dalam sebuah pusaran sebelum di hancurkan oleh petir malapetaka langit.

Saat itu dia melihat bayangan hitam setinggi tiga meter dan hewan kecil seperti ular yang melingkari tubuhnya. bayangan itu tidak jelas apa bentuknya, namun bersamaan jiwanya di tarik kembali, bayangan itu langsung meresap dalam tubuhnya.

"Ini.. Apakah ini sosok di tempat itu?" Zhang Tiangxia terperanjat kaget.. "Bagaimana bisa makhluk yang aku lihat sebelumnya justru menjadi jiwa beladiri ku?"

Tapi keterkejutan itu hanya berlangsung sesaat sebelum akhirnya Zhang Tiangxia kembali tenang. "Tidak perduli apapun jiwa beladiri ini, yang jelas aku masih bisa menapaki jalan beladiri. Dan dari perasaan yang di berikan, jiwa beladiri milikku sepertinya bukan jiwa beladiri biasa."

Setelah menenangkan diri, dia kembali fokus lalu mulai menatap ke arah selatan keluarga Zhang. "Zhang Ziyi, kau dan ayahmu tunggu saja."

 Zhang Tiangxia menutup mata lalu lanjut menjalankan teknik Taixu yang dia latih di kehidupan sebelumnya. Teknik ini adalah teknik tingkat tinggi yang melawan langit, juga termasuk teknik kelas atas di kehidupannya sebelumnya.

Adapun teknik di keluarga Zhang semuanya jauh lebih rendah, oleh sebab itu Zhang Tiangxia memilih melatih teknik miliknya sebelumnya daripada melatih teknik milik keluarga Zhang.

Beberapa waktu kemudian, aliran udara yang kaya akan Qi langit dan bumi berbondong-bondong masuk dalam tubuhnya.

Saat merasakan Qi langit dan bumi yang masuk ke tubuhnya, Zhang Tiangxia seperti tanaman kering yang kembali merasakan hujan. Dia menyerap energi Qi dengan gila-gilaan.

Tiga jam kemudian terdengar suara pecahan dari dalam tubuh Zhang Tiangxia.

klik..

"Tingkat pertama alam pemurnian tubuh."

Zhang Tiangxia membuka matanya dengan semangat. Kemudian dia kembali fokus lalu memusatkan dirinya untuk menyerap Qi langit dan bumi.

Enam jam kemudian kembali terdengar suara klik.

Beberapa waktu berlangsung sebelum akhirnya Zhang Tiangxia mengakhiri latihannya.

 Zhang Tiangxia membuka matanya lalu merasakan kultivasinya.

"Aku sekarang langsung naik ke tingkat tiga alam pemurnian tubuh." Zhang Tiangxia begitu bersemangat.

Namun semangat itu dengan cepat di tekan kembali, sebab saat ini dia masih berbaring, tulang belakangnya masih patah.

Dia kembali mengingat ingatan di kehidupan sebelumnya, ada satu teknik bernama regenerasi tulang. Namun meskipun terdengar luar biasa, teknik ini adalah teknik yang membuat penggunaanya serasa di siksa dalam neraka.

Teknik regenerasi adalah teknik kelas atas yang bertujuan meregenerasi tulang patah, selagi tulang itu tidak hancur menjadi bubuk itu bisa di regenerasi

Rasa sakit tulang yang di patahkan, lalu di sambung ulang kembali itu jauh lebih menyakitkan daripada terkena sayatan pedang.

Tapi, meskipun rasa sakitnya tidak manusiawi, dia tidak punya pilihan lain. Dia tidak ingin menjadi manusia cacat. Dia ingin cepat berdiri agar orang tua barunya di dunia ini tidak khawatir.

Sebab dia mengetahui betapa sulitnya kehidupan mereka, jika dia harus berbaring di tempat tidur terus menerus, maka kehidupan mereka akan semakin terpuruk.

Setelah menghafal kembali teknik regenerasi tulang dia menggertakkan gigi, kemudian dia mengedarkan Qi di dalam tubuhnya ke tulang belakangnya.

krak... Krakk.. krakk.

"Uhh!"

"Uhh!"

Di dalam ruangan yang kecil, suara tulang yang berdecak tersambung ulang terdengar terus menerus. Bersamaan dengan itu suara orang menahan rasa sakit juga samar-samar terdengar parau.

Saat ini, wajah Zhang Tiangxia terpelintir karena rasa sakit, urat-urat menonjol di leher hingga dahinya.

Sakit kuatnya dia menggigit giginya, tanpa sadar ada darah yang keluar di antara bibirnya. Namun dia tidak perduli soal ini, sebab rasa sakit yang di alaminya terlalu sakit.

Dia ingin berguling-guling, namun dia sadar jika dia bergerak, regenerasi tulangnya akan gagal, jadi dia tetap harus mempertahankan posisi tidurnya yang terlentang.

Disini waktu satu menit pun terasa seperti satu jam, satu jam seperti satu hari lamanya.

Berkali-kali dia terus memaki dalam hati, namun ketika mengingat kesempatan hidup kembali, dia terpaksa harus bertahan.

Delapan jam kemudian, kamar itu kembali sunyi. Zhang Tiangxia tertidur di kasur dengan nafas terengah-engah. Dia benar-benar kelelahan seperti lari mengelilingi lapangan sepanjang hari.

Saat nafasnya mulai stabil dia membuka matanya lalu coba menggerakkan tubuhnya.

Saat itulah ekspresi kebahagiaan terpancar dari wajahnya yang kecil.

"Haha, berhasil, akhirnya aku sembuh." Zhang Tiangxia hampir melompat kegirangan.

Jika bukan karena takut mengagetkan orang tuanya, dia mungkin sudah berteriak kegirangan.

. . .

1
syarif ibrahim
jauhnya dari siang sampai sore baru sampai.... 🤔🤔🤔
aldo
up lah author
Ibad Moulay
Gasss terus, jangan kasih kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
aldo
lanjut author semangat terus🙏🙏🙏🙏
selenophile
min jiwa beladiri gk ke pake ya...
Ibad Moulay
Pemburu
Ibad Moulay
Kelompok
Ibad Moulay
Uraaa🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
ammank firman
heran kenapa harus jual air roh kalo hanya untuk membeli pil kan koin emas banyak di cincin
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Teknik Bayangan Kematian
Ibad Moulay
Rubah Roh Ungu
Ibad Moulay
Token
Ibad Moulay
Cairan Spiritual
Ibad Moulay
Walikota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!