NovelToon NovelToon
Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Eys Resa

Pernikahan adalah tentang kepercayaan. Setidaknya itu yang diyakini oleh Arini selama lima tahun pernikahannya dengan Galang. Namun saat kenyataan itu terungkap secara tidak sengaja, ternyata pernikahan mereka hanyalah sebuah lelucon yang dibuat oleh suami dan selingkuhannya selama ini. Dan dia hanyalah wanita bodoh yang tidak tau apa-apa, dan sudah bekerja keras untuk membangun reputasi suaminya sebagai istri yang baik selama ini.

Hancur dan merasa di bohongi sudah pasti, lalu apa yang akan dilakukan Arini setelah mengetahui semua kebohongan suaminya?
Apakah dia bisa bertahan di kerasnya hidup tanpa Galang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eys Resa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Tawar Menawar

Rasa frustrasi Galang memuncak hingga ke ubun-ubun. Di dalam ruang kerjanya yang kini terasa pengap, ia menyapu bersih semua benda di atas meja, kalender kayu, tumpukan kertas, hingga plakat penghargaan "CEO of the Year", dengan satu sentakan tangan yang kasar. Bunyi benda-benta itu beradu dengan lantai marmer menciptakan dentuman yang menyakitkan di telinganya.

​"Siapa bajingan itu?!" raungnya pada dinding-dinding bisu.

​Nama 'Kevin Mahendra' terus terngiang seperti dengung lebah yang beracun. Galang mondar-mandir, napasnya memburu. Pikirannya mulai terisi dengan tuduhan-tuduhan tak berdasar. Selama ini, ia yakin Arini tidak memiliki siapa-siapa. Dia telah berhasil mengisolasi wanita itu dari dunia luar, memutus hubungannya dengan ayahnya, dan membuat Arini percaya bahwa hanya Galang-lah satu-satunya tempat ia berpijak.

​"Tidak mungkin Arini punya selingkuhan," gumamnya, mencoba meyakinkan diri sendiri. Namun, bayangan suara bariton Kevin yang begitu tenang dan penuh wibawa tadi kembali menghantam egonya. "Atau jangan-jangan... dia sudah merencanakan ini sejak lama? Apa dia bermain di belakangku saat aku sedang bersama Dita?"

​Kecemburuan yang aneh membakar hatinya. Galang merasa dikhianati, padahal dialah yang selama ini menanam duri dalam daging pernikahan mereka. Baginya, Arini adalah miliknya, asetnya yang paling berharga, baik secara emosional maupun finansial.

​Pintu ruangan terbuka sedikit. Sania melongok dengan wajah ketakutan. "Pak... investor dari Singapura, Mr. Chen, baru saja mengirim pesan. Beliau ingin mengadakan meeting daring mendadak sore ini untuk membahas progres final proyek kita. Beliau secara spesifik menanyakan apakah Bu Arini bisa ikut bergabung."

​Galang memejamkan mata, tangannya terkepal kuat hingga buku jarinya memutih. "Katakan pada mereka Arini sedang tidak enak badan! Bilang saja dia sedang istirahat total dan tidak bisa diganggu!"

​"Tapi Pak, Mr. Chen sangat teliti. Jika kita terus menghindar, mereka akan curiga. Apalagi saham kita mulai gojang-ganjing karena rumor internal," desak Sania lirih.

​"Keluar! Cari tahu siapa itu Kevin Mahendra! Gunakan semua koneksi yang kita punya! Aku ingin tahu di mana Arini dalam dua jam!" bentak Galang tanpa menoleh.

​Sementara itu, di gazebo belakang, Arini duduk di samping Kevin. Mereka membicarakan tentang bagaimana menghancurkan reputasi Galang dalam sekejap.

​"Kamu tampak jauh lebih tenang sekarang," ujar Kevin sembari menyesap teh hangat yang sudah disiapkan bibi.

​Arini tersenyum tipis, meski matanya masih menyiratkan luka. "Hanya karena aku tahu ada kamu dan Papa di belakangku, Vin. Tapi Galang... dia tidak akan menyerah begitu saja. Dia tipe orang yang akan membakar seluruh hutan hanya untuk menangkap satu ekor burung."

​Kevin menyandarkan punggungnya di pinggiran gazebo, matanya menatap tajam ke arah jendela yang menampilkan hiruk pikuk kota. "Dia sudah mencoba mencarimu. Dia bahkan sudah mulai mengirim orang-orangnya untuk mengecek rumah lamamu yang dia ketahui. Tapi dia tidak pernah tau siapa kamu sebenarnya, kan? "

​"Iya. Lalu, apa langkah kita selanjutnya?" tanya Arini.

​"Kita akan melakukan perundingan. Dia menginginkanmu kembali karena dia butuh 'otak' perusahaan. Kita akan gunakan itu sebagai posisi tawar," jawab Kevin. Ia kemudian menyerahkan sebuah dokumen baru. "Ini adalah draf pernyataan cerai secara agama. Aku sudah mengatur pertemuan di sebuah tempat besok siang. Om Bayu juga akan datang, dan aku akan hadir sebagai pengacaramu."

​"Dia tidak akan mau menandatanganinya dengan mudah," bisik Arini ragu.

​Kevin mencondongkan tubuhnya ke depan, sorot matanya berubah dingin. "Dia akan menandatanganinya, Arini. Karena jika tidak, aku akan merilis bukti penipuan identitas yang dia lakukan ke meja hijau, sekaligus ke telinga Mr. Chen. Galang sangat mencintai perusahaannya, bukan? Kita lihat seberapa besar cintanya dibandingkan egonya."

​Malam harinya, Galang pulang ke rumah dengan wajah kuyu. Dita menyambutnya dengan kecemasan yang sama, namun Galang hampir tidak memedulikannya. Baginya, Dita hanyalah rumah untuk pulang, sementara Arini adalah mesin penggerak hidupnya.

​"Mas, bagaimana? Apa Arini sudah ketemu?" tanya Dita sambil mencoba mengambil tas kerja Galang.

​"Belum! Dia bersembunyi di balik ketiak pria bernama Kevin!" Galang mengempaskan tubuhnya ke sofa. "Dia berani mengancamku dengan jalur hukum. Wanita itu... setelah semua yang kuberikan padanya, dia tega ingin menghancurkanku."

​"Mungkin kita harus bicara baik-baik padanya, Mas. Mungkin jika aku yang bicara—"

​"Jangan konyol, Dita!" potong Galang kasar. "Dia sudah tahu tentangmu. Dia tahu tentang Galih. Tidak ada lagi yang bisa dibicarakan baik-baik. Dia ingin lepas, tapi aku tidak akan membiarkannya. Jika dia pergi, perusahaanku akan runtuh, dan kita akan kembali melarat seperti dulu. Apa kamu mau itu terjadi?"

​Dita terdiam, wajahnya pias. Ia tahu posisi Arini jauh lebih pentinh daripada posisinya sendiri di mata Galang jika menyangkut urusan perut dan gengsi.

​Tiba-tiba, sebuah pesan masuk ke ponsel Galang dari nomor yang tak dikenal.

​Besok jam 1 siang. Restoran Blue Terrace. Bawa dirimu dan sisa harga dirimu yang masih ada. Jika kau tidak datang, kontrak Singapura akan menjadi sejarah.

- Kevin Mahendra.

​Galang melempar ponselnya ke lantai. "Bajingan! Dia benar-benar menantangku!"

"Coba kamu temui dia dulu, mas. Mungkin kalian bisa bernegosiasi. " Dita mencoba memberikan masukan.

​Keesokan harinya, di restoran yang telah dipesan secara privat oleh Kevin, suasana terasa sangat tegang. Arini duduk di samping Kevin, sementara Pak Bayu duduk di ujung meja dengan wajah yang mengeras setiap kali menatap Galang.

​Galang datang dengan langkah angkuh, mencoba menutupi rasa gentarnya. Ia menarik kursi di hadapan Arini dan menatapnya tajam.

​"Hebat sekali kamu, Arini. Menghilang lalu muncul membawa pria baru," sindir Galang dengan nada meremehkan. "Siapa dia? Kekasih gelapmu yang selama ini kamu sembunyikan?"

​"Jaga bicaramu, Tuan Galang," sahut Kevin dengan suara rendah namun mengintimidasi. "Saya di sini sebagai kuasa hukum Arini. Dan kami di sini bukan untuk berdebat tentang perasaan, tapi untuk menyelesaikan urusan yang seharusnya sudah selesai sejak lama."

​"Arini, ayolah," Galang mengabaikan Kevin dan menatap Arini dengan tatapan memohon yang dipaksakan. "Kita bangun perusahaan itu dari nol. Kamu tahu seberapa besar arti proyek Singapura itu bagi kita. Kembalilah. Kita bisa bicarakan soal Dita, Aku bisa menceraikannya. Aku bisa memberikan apa pun yang kamu mau, asal kamu kembali ke perusahaan."

​Arini menarik napas panjang, menatap pria yang dulu sangat ia puja itu dengan rasa muak. "Kamu masih tidak mengerti, Galang. Bagimu, semuanya adalah tentang transaksi. Bagiku, ini tentang harga diri yang kamu injak-injak selama lima tahun."

​Arini menggeser selembar kertas di atas meja. "Tanda tangani surat pernyataan cerai ini secara agama di depan Papaku sebagai saksi. Katakan talakmu sekarang juga secara lisan agar urusan kita di hadapan Tuhan selesai."

​Galang tertawa sumbang. "Dan jika aku menolak? Kamu tidak punya bukti hukum apa pun untuk menuntutku. Pernikahan kita tidak tercatat!"

​"Benar," Kevin menimpali sambil membuka sebuah map. "Tapi kami punya bukti bahwa anda sudah memalsukan buku nikah dan pernikahan kalian. Dan Kalian tidak akan mendapatkan kontrak final dengan Mr. Chen tanpa Arini... Mr. Chen sangat menjunjung tinggi integritas moral mitra bisnisnya. Apa jadinya jika dia tahu calon rekannya adalah seorang penipu ulung, tentu saja dia tidak akan bekerja sama dengan anda?"

​Sebuah peringatan telak sudah di berikan Kevin, mereka ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Galang selanjutnya.

1
Dew666
💄💄💄💄
falea sezi
🤣kapok
evi carolin
ga selamanya orang pintar itu pintar ,orang bodoh itu bodoh ingat diatas langit ada tuhan , malaikat aja tersenyum menatap kebodohanmu /Facepalm//Chuckle/
evi carolin
takut bangkrut dia .... ketahuan nih siapa yg pintar otaknya ,otw menuju miskueeennn...
Mefiani
kebahagiaan menantimu Rin....bila kamu membuka hati buat kevin..
Mefiani
semoga dipenjara galang sadar yg bisa berubah jadi baik...
Ma Em
Galang mau menghancurkan Arini tapi Galang yg hancur , makanya sdh tau Galang sendiri yg sdh jahat sdh menipu Arini malah dia sendiri yg dendam sama Arini .
Mefiani
hahaha...q kira yg masuk jebakan arini eh..ternyata galang...kok q rasa hendra ya yg jebak galang..hendra wijaya bukan musuh bebuyutan samudra tpi kolega bisnis setia..cuma dipublik aja keliatan musuhan buat jebak musuh2 mereka...
Ma Em
Bukan Arini yg akan tapi kamu Galang dan Dita yg akan semakin hancur mungkin akan jadi gembel setelah ini .
Dew666
💝💝💝💝
Ma Em
Arini sdh bangkit tinggal Galang dgn penyesalan nya karena sdh menyia nyiakan Arini dan menipunya dgn pernikahan palsunya , setelah Galang tau bahwa Arini pewaris tunggal sebuah perusahaan ternama sekarang menyesal , puas lah sekarang Galang hdp nya cuma jadi gembel kesombongan nya runtuh sdh .
Mefiani
kacian dech lo galang...semangat arini💪
Himna Mohamad
lanjut kk
Dew666
👄👄👄👄
Ma Em
Akhirnya perusahaan yg dia bangga2 kan bangkrut juga karena TDK ada dukungan dari Arini biar Galang sadar bahwa wanita yg dia remehkan dan di sia siakan adalah wanita yg membawa keberuntungan tanpa Arini akhirnya Galang jatuh juga .
Mefiani
pasti ada dan coba liat cowok cakep disampingmu...sapa tau bisa jadi obat lukamu
Eys Resa: ,🤭😁😅🌹
total 1 replies
Ma Em
Hancur kamu Galang tanpa Arini , rasakan sama kamu dan istri kesayangan mu bagaimana rasanya hdp mu tanpa Arini dasar lelaki penipu .
Himna Mohamad
notif yg ditunggu2👍👍👍👍👍
Himna Mohamad
kereen thoor👍👍👍👍👍
Ma Em
Sudah waktunya kamu hancur Galang bersama istri tercintamu dan rasakan bagaimana hdp mu tanpa Arini .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!