NovelToon NovelToon
Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Slice of Life / Komedi / Time Travel
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: RS Star

Bagi Raka Aditya, menyendiri adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dari tekanan dunia yang melelahkan. Ia merasa asing dan tak dimengerti, hingga akhirnya beberapa orang datang menawarkan persahabatan yang tulus. Perlahan, cara pandang Raka mulai berubah. Ia pun belajar bahwa untuk menemukan tempatnya di dunia, ia harus lebih dulu belajar menerima dirinya sendiri dan orang lain apa adanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS Star, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6

Di rooftoop sekolah pada jam istirahat aku bertemu Maya, kami sudah saling berbicara cukup lama saling balas kata sejak tadi. Pembahasan kami sangat jelas ketika itu, Maya bersikeras ingin aku untuk mendapatkan seorang teman dan memperbaiki masa suram di kehidupan SMA. Sungguh aku bingung ketika dihadapkan pada kenyataan aku bisa hidup dan kembali ke tiga tahun lalu, terlebih aku harus kembali bersama seseorang yang sebenarnya aku tidak pernah bicara padanya saat di kehidupan pertamaku.

Yaaa... si Maya ini dia ini kenapa sebenarnya? Dia saat ini mematung menatapku dengan mata membesar dan juga pipi yang merah merona hanya karena aku mengatakan jika dia itu spesial bagiku, apa yang salah? Nyatanya dia spesial, kan? karena...

"Ti.. tiba – tiba bilang gitu, aku kaget tau” celetuknya memecah keheningan di antara kami, aku pun tersadar dari lamunan sejenakku dan berpikir ‘Lah kan kamu yang tanya cewek, apa sih yang ada dikepalanya?'

“Ka.. karena kamu sudah menyelamatkanku sampai berkorban nyawa seperti itu.. ja... jangan pikir aku gak paham perasaan Raka, Ta.. tapi yaah, kamu tahukan, akan jadi banyak masalah kalau aku membalas perasaanmu saat ini...” terbata Maya mengucapkannya dengan gaya sombong di hadapanku, aku semakin tidak memahaminya dan berkata dalam hati ‘Dia bicara apa sih?’

“Spesial yang aku maksud itu ya spesial karena kamu adalah orang yang sama – sama menjelajahi waktu bersamaku, jadi akan ada hal yang cuma bisa aku bicarakan sama kamu. Itu kenapa bagiku kamu itu spesial, tahu?” jelasku dan Maya terlihat mematung dengan pose sombongnya itu selama beberapa detik.

Kami kembali saling terdiam tanpa kata sampai Maya membuang muka dan mengatakan...

“I...iya.. aku paham....” agak bergumam Maya mengatakannya, meski begitu aku melihat kedua tangannya mengepal cukup kuat seperti dia akan memukulku saat itu.

“Kamu benar, kita sebaiknya saling bekerja sama karena kita ini partner yang datang dari masa depan. Yap, aku juga berpikir begitu kok” ucap Maya terdengar tenang dan datar tapi melihat tubuhnya yang bergetar seolah dia sedang menahan diri membuat aku berkeringat dingin, apa dia benar – benar menahan diri untuk tidak memukulku saat ini?

“O... Oooh.. ha.. ha... syukur kalau kamu mengerti..” ucapku berusaha tidak lagi mematik amarahnya, setelahnya Maya terdengar menghela nafas berat lalu kembali menatapku.

“Aku benar – benar gak sempat ngobrol sama kamu di kehidupan sebelumnya, repot juga kalau sekarang tiba – tiba kita bekerja sama seperti ini” celetuk Maya memecah keheningan kami

“Repot karena kita dulu gak saling kenal? Tenang aja, itu bukan karena kamu yang gak sempat ngobrol sama aku. Jujur aja, selain percakapan wajib seperti ‘hadir’ ‘Ya’ dan ‘Oh’, aku tidak ingat pernah membuka mulutku selain untuk tiga kata itu selama sekolah” timpalku

“Aduuuuh... aaarrrrghh!! apa sih?!! Kamu dilarang bawa – bawa masa lalu yang suram seperti itu!!! Nanti aku jadi gak bisa tidur gara – gara kepikiran masa – masa SMA-mu tahu!!!” bentak Maya terdengar sangat ketakutan, sepertinya cerita tentang serigala penyendiri sepertiku ini terdengar kayak cerita horor di telinga Maya.

“Yah... pokoknya berhenti mencampuri kehidupan keduaku, atau jangan – jangan sebenarnya kamu itu suka ak...” belum selesai aku berkata, Maya memotong.

“Hanya dalam kepalamu saja” timpal Maya tegas tanpa keraguan sedikit pun dan responsnya begitu cepat, sepertinya cerita romansa terlalu sulit buat serigala penyendiri sepertiku.

“Aah begitu, baiklah. Sekali lagi aku katakan aku gak tertarik buat mengulangi kehidupan masa SMA-ku, jadi kalau aku memutuskan untuk gak melakukan apa pun di kehidupan kedua itu sah – sah aja. Kamu juga gak punya hak buat memaksa kehendakmu buat mengubah kehidupan keduaku ini” ucapku untuk memperjelas batasan yang tidak boleh dia langgar, aku cukup risih dengan tindakannya yang terlalu ikut campur urusan kehidupanku.

Aku sudah tidak punya cara lagi agar Maya mengerti kalau aku sudah cukup puas dengan kehidupan SMA-ku di kehidupan pertama. Bagiku, masa SMA sudah selesai meski aku dipaksa untuk mengulanginya lagi saat ini. Terlebih lagi aku sudah merasa capek harus berdiri di atas terik sinar matahari, entah kenapa Maya sepertinya masih betah buat berdebat sama aku meski di rooftop ini panas terasa semakin menyengat.

“Itu.. memang gak salah...” terdengar sedih saat Maya mengatakannya, lalu dia pun menundukkan pandangannya dan entah kenapa dia tiba – tiba terlihat begitu sedih.

“Nah benar kan, saat aku mengutarakan semua isi kepalaku pada akhirnya kamu akan berhenti membantuku mencari teman. Kamu juga tidak punya tekad sekuat itu dengan keinginanmu, maka dari itu...” belum selesai aku berkata, tiba – tiba Maya menatapku dengan tatapan mata tajamnya sambil menunjukku begitu berapi – api.

“Aku akan tetap membantumu keluar dari tempurung kesendirianmu yang menyedihkan itu!!” tegas ketika Maya mengatakannya, aku sampai tidak tahu harus berkata apa lagi dan hanya ada sebuah kata...

“Hah...?” yang keluar dari mulutku ketika itu, ini cewek ngomong apa dah

“Kamu gak keberatan kan?” tanya Maya padaku dengan memaksa

“Eeh tu.. tunggu dulu... tadi aku cuma mau membuatmu yakin kalau...” belum juga selesai aku berkata, Maya lagi – lagi memotongnya.

“Berisik!! Ada perempuan cantik yang bersedia membuang waktunya buat membantumu supaya kamu menikmati masa remaja loh!! Berterima kasihlah!!” bentaknya terdengar begitu sombong, dia juga sampai meletakkan kedua tangannya di pinggang terlihat bossy.

“Ka.. kamu ini egosentris banget ya!!” keluhku dengan bentakan

Ding... Dong... Ding... Dong...

...Dan tidak lama terdengar bunyi bel sekolah tanda waktu istirahat telah berakhir, hampir bersamaan aku dan Maya menatap pintu rooftop

“Nanti kita lanjutkan lagi” celetuknya saat suara denting bel sekolah berhenti

“Aku berharap bagian kamu memaksa buat membantuku mencari teman itu bisa kita lupakan saja” pintaku namun aku yakin dia tidak mau mendengarkan, Maya pun kembali menatapku.

“Sepulang sekolah kita akan atur strategi untuk hal itu” tegas Maya mengatakannya, dia benar – benar tidak paham ucapan manusia...

“Ingat, ini bukan cuma tentang membuatmu mendapatkan seorang teman di SMA, tapi juga karena kita ini partner penjelajah waktu, kan? Bukankah itu artinya kita harus lebih sering bertemu dari waktu ke waktu dan saling berbagi kekhawatiran serta masalah kita di masa ini? kamu juga bilang aku ini spesial karena hal itu, kan?” jelasnya dengan nada paksaan, aku sudah pusing dan tidak tahu lagi bagaimana cara menghadapi cewek satu ini.

“Iya iya!!” timpalku dengan gusar dan terpaksa

“Jadwalnya gimana? Hmm.. aku cukup sibuk sih, jadi gak mungkin kalau bertemu setiap hari” ucap Maya sambil mengambil ponsel dari saku roknya, lalu sepertinya dia melihat kalender di layar ponsel itu.

“Hei hei, kamu langsung mengira aku ini senggang sepanjang waktu? Tanya dulu kek” keluhku, tapi respons Maya malah menghela nafas lalu menatapku dengan penuh kecurigaan.

“Emang madesu (Masa Depan Suram) sepertimu punya acara apa?” tanya Maya balik menyindir, dia kembali memajukan badannya sambil melipat kedua tangan untuk menekanku.

“I.. itu... yah, setidaknya jangan anggap aku pengangguran dong, setidaknya tanyakan dulu sebelum kamu membuat sebuah keputusan” jawabku

“Hmp! gak penting, tapi aku rasa lebih baik kita atur pertemuan kita pada setiap hari Senin sepulang sekolah. Untuk tempat aku menyarankan sebuah kafe yang cukup jauh dari sekolah biar gak ada teman kita yang melihat kalau aku dan kamu bertemu di luar dan saling mengobrol” Maya mengutarakan idenya

“Emangnya gak bisa di sini aja ya?” tanyaku

“Apa hati dan harga dirimu gak meronta saat membawa gadis cantik sepertiku ke atap sekolah tiap hari Senin?” keluh Maya sambil menunjuk dadaku, aku cukup terkejut dengan tingkahnya saat ini.

Aku juga sudah kehabisan kata – kata saat berhadapan dengannya, lagian ini cewek tidak habis – habisnya memuji diri sendiri dengan kata cantik. Aah... tapi tidak, dia memang sangat cantik sih. Rambut ikal pendek model wolf cut berwarna hitam dipadu dengan wajah mungil, tanpa riasan apa pun dia memang terlalu menawan untuk menjadi seorang cewek SMA. Tapi bukannya tetap saja dia harus lebih rendah hati ya?

“Di sini juga gak ada tempat duduk, dari tadi kakiku pegal tahu. Kita bertemu di sini cuma kalau ada hal mendesak aja, tahu? Lagian repot jadinya kalau sampai ada yang liat” ucap Maya lagi melanjutkan perkataan sebelumnya

Nah kali ini dia benar, aku pikir tadi dia tidak merasa capek sama sekali sejak tadi. Kondisi mengobrol panjang lebar seperti ini memang tidak cocok dilakukan di tempat aneh seperti rooftop sekolah, tapi bukankah dia memang terlalu memaksa kan kehendaknya?

“Eeh... iya nanti kamu malah jadi kena masalah” keluhku seketika Maya cemberut mendengar perkataanku

“Andai kamu itu siswa normal, aku juga gak akan keberatan tahu!” bentaknya

“Iya iyaa... kenapa tiba – tiba kamu jadi nyalahin aku?” keluhku, tapi yaah memang salahku sih sebenarnya...

“Terserah deh, pokoknya aku bakal berjuang keras agar Raka bisa menikmati masa SMA dengan baik dan menjalani kehidupan masa SMA dengan normal” penuh semangat Maya mengucapkannya, aku kembali tidak tahu harus berkata apa lagi untuk menghadapi cewek ini yang ternyata lebih cerewet dari ibuku.

“Kamu punya hobi mencampuri urusan orang lain ya?” sindirku padanya, namun yang aku dapati malah dia tersenyum begitu manis padaku...

“Kita dapat kesempatan balik menjadi siswa kelas satu SMA loh, jadi sayang kalau kamu gak bisa memanfaatkannya dengan baik dan bersenang – senang. Aku merasa gak enak hati kalau membiarkan kehidupan SMA penyelamat nyawaku menjadi membosankan” ucapnya, dia semakin terlihat.. menawan... ketika tersenyum seperti ini...

“Haah... sudah aku katakan, udah lupakan aja kejadian itu” aku semakin bosan mendengarnya terus berterima kasih seperti itu.

“Kalau gitu sampai jumpa pulang sekolah, aku balik kelas duluan ya” ucap Maya sambil terus tersenyum namun kali ini ditambah lambaian tangan

“Aku benar – benar gak di dengerin ya?!!” tanyaku dengan bentakan

Maya pun berbalik masuk kembali ke dalam gedung untuk meninggalkan rooftop, aku mendengarnya sedikit bersenandung entah lagu apa yang dia nyanyikan. Tapi lebih dari itu, inti dari pembicaraan panjang lebar dan melelahkan hari ini adalah Maya benar – benar serius untuk membantuku mendapatkan masa emas remaja SMA dan tampaknya akan segera di mulai. Sekarang situasinya menjadi lebih gawat dan lebih bermasalah....

1
i'm your
wkwkwk kesian amat
You Know me So well
ya ya ya bangga aja udah gpp 🗿🗿
Silvia: ayo Qt beri tepukan...😄
total 2 replies
SS Star
sari apaan sih, fix kesel banget sama nih orang /Panic//Panic//Panic/ keliatan banget kalah saing sama elma sampai harus playing dirty buat jatuhin dia /Panic//Panic/ tapi jujurly gw penasaran banget sih sama next move yang bakal raka lakuin buat mutar roda kenangan dia, lagian maya udah meremehkan raka banget ya, tapi aku kalau jadi maya sama aja sih responnya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ which is emang bener sih raka tuh keliatan useless banget dan gak guna sama sekali jadi manusia /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
SS Star
udah baca sejauh ini dan gw dapet konklusi: Raka emang takdirnya buat ditampol massal /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Elma, Maya, sekarang Sari, semuanya punya insting yang sama buat ngeplak si raka/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tapi jujurly alurnya makin seru pas masuk ke misteri hilangnya memory kehidupan pertama dia, fix ini sih topik yang bakal seru banget buat diexplore ke depannya, semngat Thorku /Determined//Determined//Determined/
SS Star
eh ko tumben ch ini agak deep, tapi seru sih jadinya gak bercanda mulu /Facepalm//Facepalm/ agak mempertanyakan kok raka bisa lupa sama Elma padahal teman sekelas, padahal diawal dia kyk dapet flashback sama kehidupan pertamanya gitu kan /Shy//Shy//Shy//Shy/ tapi ttp ya, point minusnya itu elma gak nampol raka ditempat /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ padahal aku menantikan itu loo thor, sepanjang ch ini raka pure bikin emosi jiwa /Facepalm//Facepalm/
pie gemilang
jangan berharap banyak Raka...sepertinya kamu akan mendengar kalimat itu setiap saat!🤣💪
Kerak Telor
🤣🤣🤣terjebak situasi apa lagi Raka ini?😄😄
Cece: kaga ada yg bener cara Raka ketemu cewek 🤣
total 1 replies
Kenzie
elma suka raka?? hmm.. maya terus gimana thor??
4rafah: Maya SMA Elma berantemin aja.🤣🤣🤣
total 2 replies
pie gemilang
go ahead maya🤣🤣🤣💪💪💪...
pie gemilang
🤣🤣 jijik gak tuh?
Chizuru
baper .........🫣🫣🫣... apa2an si Raka iniii
Silvia: sadar gak sih Raka?
total 1 replies
Chizuru
malang sekali si serigala penyendiri ini.... mulai dapat predikat madesu pulaaaa😄
Chizuru
ternyata pria tulen kalau ngomong bisa gemeteran juga🤣
Chizuru
Maya lagi Maya lagi...😄😄 kuat mental ya rakaa.... author sepertinya terlalu senang MC menderita Krn wanita 1 ini
pie gemilang
mulai menikmati perjalanan sang serigala penyendiri......🤣
pie gemilang
ini nih...mencurigakan sekali...jangan jangaaaan.....ini kisah author 🤣🤣...Krn ada novel author yang bersambung😄😄...awas aja Sampek Hiatus...
kiana surya
bab 1 udah dibikin ngakak perkara ta* kucing 🐱🐱🤣🤣...menarik nih pasti ceritanya...semangat author sayaaang
i'm your
udah mulai agak nampak keseriusan nih novel dari segi cerita, menarik
kiana surya
mengganggu syekaliii🤣🤣🤣😄😄😄🤣
SS Star
btw lo udah punya temen belom thor? sini deh, bilang ke gw kalau rambut gw wangi kayak raka ke luna /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ si raka beneran apes banget sih, kena tumbal dari stressnya author sampai dibuat menyedihkan parah /Sob//Facepalm/ tapi jujurly konyol abis sih, gw selalu ngakak brutal tiap baca. apalagi pas imagine visual raka tuh literally lo yang baru kelar potong rambut/Tongue//Tongue//Tongue/
You Know me So well: waah lu parah seh, lama-lama authornya bisa kena spill beneran 🗿🗿🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!