NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:49.3k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35.

Di luar vila keluarga Edison, tidak jauh dari pintu gerbang vila, Michael yang memutuskan akan masuk ke kediaman Melda, mengurungkan langkahnya.

Ia melihat Esther dibawa dengan paksa oleh dua bodyguard keluarga Edison, dari dalam vila masuk ke dalam mobil yang tadi membawa Esther.

Melihat cara Esther di tarik paksa, membuat Michael seketika menjadi curiga.

Ia kemudian naik kembali ke atas motornya, dan mengikuti mobil tersebut kemana pergi membawa Esther.

Mobil itu ternyata menuju luar kota, lalu masuk ke dalam hutan di pinggir kota.

Kemudian mobil berhenti pada sebuah rumah kecil kumuh di tengah hutan.

Michael tidak percaya melihat kemana Esther dibawa pergi.

Michael tidak tahu masalah apa yang membuat Melda, sampai begitu berani membuang Esther ke dalam hutan.

Yang Michael lihat saat ini, Melda memiliki hati yang sangat jahat.

Dari jarak tertentu agar tidak ketahuan, Michael turun dari motornya, dan berjalan menuju rumah kecil tersebut.

Dua jam kemudian.

Jack menerima sebuah pesan dari seseorang yang tidak ia kenal.

Sebuah pesan foto, yang membuat mata Jack tidak berkedip memandang foto tersebut.

Foto Esther bersama dengan seorang lelaki, yang tampak seusia dengan Esther, terlihat begitu akrab satu sama lain.

Dalam foto Esther tampak tersenyum manis pada pria itu, begitu juga dengan lelaki itu.

Perasaan yang tidak nyaman seketika menjalar dalam diri Jack, membuatnya mengepalkan tangannya dengan erat.

"Tuan!" Nick masuk ke dalam ruang kantor Jack.

Nick terlihat ragu untuk melaporkan, apa yang ingin ia sampaikan pada Jack, setelah ia berdiri di samping kursi Jack.

"Ada apa?!" tanya Jack dengan suara berat menahan amarah.

"Tuan Besar menyuruh anda segera pulang, sekarang juga!" jawab Nick.

"Ada apa lagi dengan mereka?!"

"Nona Melda melihat Nyonya muda pergi bersama dengan seorang lelaki!" dengan berat hati Nick menjawab Jack.

Jack seketika bangkit berdiri, lalu menyambar jasnya, dan melangkah dengan cepat keluar dari dalam ruang kantornya.

Saat Jack sampai di Mansion Sebastian, di aula utama telah berkumpul keluarganya bersama dengan keluarga Pamannya.

Adriana juga terlihat bersama keluarga Pamannya, serta Vera dan Melda.

Jack tidak melihat Esther bersama Ayah dan Ibunya.

Melihat Jack datang, Andriana begitu senang sekali.

Ia tidak menghiraukan peringatan, yang telah Charlotte berikan padanya untuk tidak mendekati Jack.

"Kak Jack!" ujarnya dengan nada yang begitu senang, lalu menghambur menyambut Jack.

"Jangan mendekat!!"

Jack sontak memperingati Adriana untuk menyentuhnya, dengan raut wajah yang terlihat dingin.

Wajah Adriana seketika cemberut, lalu kembali mundur, dan duduk di samping Vera.

"Ada apa ini, Pa? mau apa mereka datang?!" tanya Jack meletakkan tubuhnya duduk di sofa.

"Kak Jack, aku melihat Esther dengan pacarnya yang dari kampung bertemu di depan gerbang kampus! aku mengikuti mereka pergi ke sebuah hotel!!" Melda menjawab pertanyaan Jack.

"Jangan asal menuduh kamu!!!" bentak Charlotte tidak percaya dengan apa yang dikatakan Melda.

"Bibi! waktu Melda mengambil foto Esther bersama dengan pacarnya itu, aku mengenali siapa pacarnya itu! laki-laki itu teman satu sekolah dengan kami waktu di desa!!" Vera membenarkan apa yang dikatakan Melda.

"Tidak mungkin! kamu jangan menyebarkan fitnah!!" Charlotte tetap percaya pada Esther.

"Bibi! aku punya buktinya, kalau Esther itu pura-pura polos! sebenarnya dia itu perempuan nakal!!" Vera meletakkan beberapa foto ke atas meja.

Charlotte dengan cepat menyambar foto-foto itu, lalu melihatnya satu persatu dengan pandangan nanar tidak percaya.

Foto Esther saat masih mengenakan seragam SMA, dengan seorang anak lelaki berseragam SMA juga.

Foto diambil dari berbagai tempat, dan mereka tampak terlihat sangat akrab satu sama lain.

"Bibi lihat, kan? itu pacar Esther waktu masih duduk dibangku SMA! mereka saling mencintai, dan bahkan sudah sering tidur bersama!!" kata Vera lagi menambahkan.

Ethan meraih foto itu dari tangan Charlotte, dan melihatnya satu persatu dengan perasaan tidak percaya.

"Tidak mungkin! mereka hanya terlihat seperti berteman saja! bukan sepasang kekasih!!"

Jack mengambil foto tersebut dari tangan Ayahnya, dan ia melihat lelaki dalam foto tersebut, sama dengan foto lelaki yang tadi dikirim seseorang pada ponselnya.

Perasaan Jack semakin campur aduk, lalu ia pun menoleh ke arah Nick.

Melihat pandangan Jack padanya, Nick langsung tahu apa yang diinginkan Jack padanya.

"Aku tidak mendapat informasi, kalau Nyonya muda memiliki hubungan dengan seorang lelaki! aku hanya mendapat informasi seperti yang kuberikan pada Tuan!" jawab Nick.

Melihat reaksi Jack yang biasa saja, Vera menambahkan bahan bakar untuk membuat Jack tidak percaya lagi pada Esther.

"Aku akan buktikan, kalau Esther perempuan murahan yang sudah tidur dengan beberapa laki-laki!!"

Vera mengambil ponselnya, menghubungi seseorang, "Paman! kalian sudah sampai di mana?!"

Setelah mendengar jawaban seseorang yang ia panggil Paman dari dalam ponselnya, Vera memutuskan panggilan ponselnya.

"Mereka sudah sampai di kediaman Sebastian!!" kata Vera melemparkan pandangan matanya ke pintu utama Mansion.

Di depan pintu utama Mansion, Butler melihat sepasang suami-istri, dan memperbolehkannya masuk ke dalam Mansion.

"Paman, Bibi!!" panggil Vera dengan raut senang menyambut Bibi Esther.

Jack bersama kedua orang tuanya mengenali siapa Paman, yang ternyata dimaksudkan Vera mengenal baik Esther.

"Bukankah mereka yang selalu menindas Esther?! dan, mereka kan sudah ditahan pihak kepolisian?! kenapa mereka bisa bebas?!" mata Charlotte membulat melihat siapa yang di panggil Vera.

Sudut bibir Vera menyunggingkan senyuman, ia yang meminta bantuan Edison untuk membebaskan Bibi Esther.

Dengan bantuan keluarga Bibi Esther, akan mengokohkan penjelasannya untuk menyingkirkan Esther dari keluarga Sebastian.

"Mereka suka memarahi Esther, karena Esther terlalu liar dan sulit sekali diberi nasehat!!" jawab Vera.

"Iya! benar, Tuan! dari desa saja kelakuannya sudah hidup bebas!!" jawab Bibi Esther membenarkan apa yang dikatakan Vera.

"Kalian jangan sembarang memfitnah! aku akan membawa kalian semua mempertanggung jawabkan, apa yang kalian katakan tentang Esther!!" Jack memberi peringatan kepada keluarga Pamannya tersebut.

"Kak! kamu itu jangan keras kepala! keempat bayi kembar itu bukan darah dagingmu! kamu jangan ditipu perempuan itu! bagaimana mungkin kamu yang dinyatakan dengan benih lemah, bisa menghasilkan bayi kembar sampai empat?!"

Williams ikut buka suara meyakinkan Jack, kalau Jack memang benar sudah dimanfaatkan Esther untuk panjat sosial.

"Kamu pikir aku bodoh?!"

"Kak! kamu jangan dibutakan perempuan itu! kalau kamu merasa begitu percaya padanya! coba kamu hubungi dia, sekarang dia ada dimana!!"

Adriana yang sedari tadi menahan diri tidak bicara, akhirnya buka suara untuk membuat hati Jack goyah pada Esther.

"Cepat! hubungi Esther, apa mata kuliahnya sudah selesai!!" Charlotte mendesak Jack untuk menghubungi Esther.

Ia tidak sabaran untuk membuktikan, kalau Esther bukan perempuan seperti yang dikatakan keluarga Edison.

Bersambung.........

1
Nifatul Masruro Hikari Masaru
semoga pembicaraan tadi kedengaran. biar gak lama 2 mereka manfaatin keluarga esther
Anita Rahayu
buat family veraanjing di penjara dan di hajar ama napi di dalam sel biar impas dan anaknya diadopsi sama fmily yg gk bisa punya anak dan baik ortunya biar gk ikutin jejak emak kakek dan neneknya😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
💝F&N💝
untung ini......😅😅😅😅😅😅😅
👍👍👍👍👍👍 top markotop.
semangat💪💪💪💪💪💪
ayo lanjut lagi
💝F&N💝
hiiiiih, thor thor.
bikin gemreget saja ini orang. seandainya ini nyata, pasti itu orang sudah ku lempar sandal
💝F&N💝
dan lagian nyonya, kamu itu seorang ibu. apa gak ada perasaan sama esther. knp hatimu juga tertutup sama si pembohong vera itu.
💝F&N💝
gak yang tua, gak yang muda sama saja. kena bujuk si vera itu
💝F&N💝
hiiiiiih gemes sendiri sama si keluarga graciano itu.
knp jadi bodoh semua
💝F&N💝
tuh dengerin. kalung itu bukan kalungnya si vera. itu kalungnya esther yang dicuri sama vera.
dan kamu juga denger kan kalau si vera sudah punya anak.
💝F&N💝
barnard barnard, bodohmu itu cepat buang ke tengah laut sama. si vera itu bukan adik kamu. mending kamu itu menyelidiki semuanya. jangan sampai kamu sekeluarga menyesal nanti.
ardiana dili
up lagi kak
Talnis Marsy
ngakunya orang pintar CEO tapi kok pada bodoh ...sampai di sini tetap Vera yang unggul 😄..
Anita Rahayu
TINGGAL TES DNA DIAM DIAM BERES DAN LANGSUNG EKSEKUSI RATU SEGALA DEMIT YG DURJANAH😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
💝F&N💝
esther itu adik kandungmu sendiri. karena yang punya kalung itu adalah esther yang di curi oleh vera.
benar benar ini orang


rasanya pingin tak becek becek kalian keluarga graciano.
💝F&N💝
bodoh kalian berdua. untuk menghilangkan keraguan kalian, knp kalian gak melakukan tes DNA secara diam diam.
benar benar orang kaya yang sangat bodoh.
begitu mudahnya kalian si tipu oleh orang yg baru saja kalian kenal.
bodoh bodoh bodoh
bodoh banget.
harusnya tu kalian menyelidiki dulu. jangan karena cuma sebuah kalung yg turun temurun trus kalian langsung percaya begitu saja.
partini
coba di lihat baik" biasanya anak itu kalau ga mirip ayahnya ya ibunya
masa iya kalian ga bisa bedakan aneh banget lah ini,
Sri Aastuty Julyantii Sadega
Main percaya aja sihh perkara kalung doang, mana tabiat vera buruk gitu emang gk curiga apa.
beda jauh ama esther sifatnya
Suzana Diro
kata kaya tapi bodoh
check dulu kebenaran makan bulat² kata² adik yg kononnya baru jumpa bodoh
ardiana dili
lanjut
partini
keluarga mu goblo*. semua Esther
ardiana dili
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!