NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Kontrak

Terpaksa Menjadi Istri Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Bad Boy
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: annin

"Saya tidak mau nikah kontrak, Pak. Saya mau pernikahan ini berjalan sebagaimana mestinya ...." Rea terdiam sejenak. Mengambil napas sebelum ia melanjutkan kalimatnya. Sebuah kalimat yang mungkin akan ia sesali seumur hidupnya.

Bagaimana tidak. Tidak ada yang ingin menikah untuk bercerai, tapi Rea melakukannya.

" ... tapi, kapanpun Pak Dewa ingin menceraikan saya. Saya akan siap."

_________________________________________________

Demi biaya keluarganya di kampung, Rea rela menerima tawaran untuk menjadi istri sementara seorang aktor terkenal—Dewangga Rahardian. Awalnya ia meyakinkan diri semua akan mudah, karena Dewangga menjanjikan bahwa ia tak akan pernah menyentuh Rea dan akan menceraikan Rea dalam waktu dekat. Pun kompensasi yang akan Rea terima nantinya bernilai cukup fantastis bagi Rea yang merupakan anak kampung.

Namun, seiring waktu apa yang Dewa janjikan tak pernah terjadi. Pria itu lebih suka menyiksa Rea dengan membelenggunya dalam ikatan pernikahan palsu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 26

Usai mengantar Rea pulang, Dewa langsung ke kantor polisi. Di sana sudah menunggu tim dari manajemen, juga tim pengacara. Sesuai rencana sebelumnya, Dewa akan melaporkan Sherly atas tuduhan pencemaran nama baik, pemerasan, serta berkaitan dengan Undang-undang pornografi karena merekam dan menyebarkan vidio pribadi tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Dalam pembuatan laporan ini, Dewa yang didampingi pengacara membawa bukti-bukti chat Sherly pada Dewa. Cukup lama Dewa di kantor polisi, karena ia harus dimintai keterangan mengenai laporan yang ia buat.

Semua berjalan lancar, bahkan media sudah menunggu di depan kantor polisi. Sesuai yang diinginkan oleh menajemen Dewa.

Namun, hanya sebentar Dewa dan pengacaranya memberikan pernyataan tetang laporan yang ia lakukan. Mereka tidak bisa membuka semuanya ke publik sekarang ini.

"Mas Dewa, apa istri Mas Dewa tahu tentang kasus ini sebelumnya?"

"Mas apa tidak ada kata damai dengan Mbak Sherly?"

"Maaf, ya, segitu dulu pernyataan dari kami. Mohon maaf, kami harus pergi." Salah satu tim kuasa hukum Dewa menyudahi konferensi pers singkat di depan kantor polisi.

Dari kantor polisi, Dewa dan Luky, serta Anggoro pergi ke sebuah night club. Di sana sudah ada Rudy yang menunggu. Sebuah privat room, sudah Rudy pesan untuk rekan-rekannya ini. Mereka akan membicarakan langkah selanjutnya.

"Bagaimana, lancar semuanya?" tanya Rudy.

"Beres," jawab Anggoro.

"Jadi langkah kita selanjutnya apa?" tanya Rudy.

Dewa dan yang lain terlihat berpikir.

"Tadi ada yang menanyakan soal istrinya Dewa, bagaimana kalau istrinya Dewa diajak untuk mendampingi Dewa dalam konferensi pers selanjutnya, atau mendampingi Dewa ke kantor polisi. Itu akan membuat image Dewa kembali baik. Di mata publik, Dewa adalah pria jujur dan setia, karena tak menutupi masalahnya dari sang istri. Bagaimana?" cetus Luky.

Rudy sedikit menimbang usulan Luky.

"Itu ide bagus. Sebelum ada keputusan dari pengadilan, kita harus membentuk image Dewa kembali baik. Dengan begitu, brand yang kemarin merasa kecewa, perlahan-lahan akan mulai percaya lagi pada Dewa." Anggoro menambahkan.

"Terus, mulai sekarang bagikan daily activity Dewa bersama istrinya. Itu akan semakin meyakinkan publik pada reputasi Dewa," imbuh Luky.

"Setuju. Ide yang bagus." Rudy dengan semangat menyetujui usulan dari Luky dan Anggoro.

"Gue nggak mau!" tolak Dewa tegas.

Semua mata menatap tajam pada Dewa.

"Kenapa?" tanya Luky.

"Gue nggak mau melibatkan Rea sejauh ini. Ini masalah gue, nggak ada hubungannya sama Rea."

Luky tertawa sinis. "Wa, dari awal lo nikahin Rea, itu semua demi nama baik lo, demi karir lo. Lo bahkan rela keluar banyak uang untuk pernikahan settingan lo ini. Lo lupa?"

Rudy manggut-manggut. Paham akan apa yang diinginkan Luky. Pernikahan Dewa ini, juga disetujui oleh manajemen. "Bener kata Luky, Wa, pernikahan lo kemarin cuma bisa mengalihkan perhatian publik sebentar saja. Sekarang badai yang datang jauh lebih besar. Banyak brand yang sudah memutus kerjasama, kalau lo masih mau bertahan di industri ini dan masih mau kita bantu, lo ikutin saran Luky. Kita bangun lagi image baru buat lo. Ya, meski semua harus mulai dari awal lagi, tapi ini udah resiko lo. Resiko karena lo nggak bisa jaga kenakalan lo itu."

"Gue juga setuju, Wa. Kita tetap berjuang lewat jalur hukum, gue yakin tindakan kita ini sudah menjadi bukti kalau kita menolak vidio yang di-share oleh Sherly itu adalah vidio yang kalian rencanakan. Di samping itu, lo harus bangun lagi image lo sebaik mungkin. Saat ini yang bisa kita manfaatkan, ya ... pernikahan lo itu." Anggoro ikut bicara.

"Apa jangan-jangan lo keburu baper sama Rea?" todong Luky.

"Apa? Yang bener aja, Wa?" seru Rudy.

"Pernikahan lo kemarin itu settingan, Wa. Nanti kalau karir lo udah naik lagi, ribuan cewek kayak istri lo itu bisa dengan mudah lo ajak nikah." Anggoro ikut menimpali.

Dewa mengembuskan napas kasar. Dalam hatinya ia tengah bingung. Apa yang dikatakan semua temannya di sini benar. Ia menikahi Rea dengan satu tujuan, menyelamatkan karirnya dari skandal. Jadi wajar jika ia memanfaatkan Rea lagi untuk membangun image baru. Toh, Rea dapat banyak uang dirinya dengan memainkan drama yang ia buat dengan tim manajemen ini. Namun, entah kenapa, ada sesuatu yang begitu berat, yang tak rela jika ia terus mempermainkan Rea.

"Industri hiburan ini memang kejam, Wa. Dia yang bisa bertahan dengan segala cara, dia yang akan tetap bersinar. Jadi lo tinggal pilih aja, mana jalan yang akan membawa lo tetap bersinar, atau justru mati selamanya dari industri fatamorgana ini." Luky terus mengingatkan Dewa. Sebab ia tahu bagaimana dulu Dewa berjuang.

Perkataan Luky membawa Dewa pada masa awal ia berjuang. Demi bisa lepas secara ekonomi dari pria yang disebut Papi, Dewa mulai mencoba keberuntungan di dunia model. Saat itu ia masih terhitung polos, baru lulus SMA, saat ia bertemu seorang pria yang mengaku sebagai orang dari agensi model.

Awalnya semua berjalan normal. Dewa iku kelas model yang membentuk dirinya untuk belajar bagaimana cara jalan seorang model, bagaimana mengatur mimik wajah, dan segala hal tentang menjadi seorang model.

Ia ingat benar, tawaran pertamanya adalah memeragakan busana karya designer lokal di acara fashion week. Dari situ tawaran mulai berdatangan. Sampai orang dari agensi tadi menjebaknya untuk menjadi santapan tante-tante g*rang.

Untung saja, saat itu Dewa bisa lolos. Tanpa sengaja ia diselamatkan oleh Luky yang berada satu hotel dengan Dewa. Mulanya Dewa tak percaya dengan Luky, sampai pria itu meyakinkan kalau dia akan membantu Dewa kembali membina karir modelingnya.

Dari modeling Dewa beralih ke acting. Semua berkat kerja keras Luky juga. Banyak job berdatangan. Uang semakin banyak, Dewa pun bisa lepas dari papinya. Ia tak lagi butuh sokongan dana untuk menghidupi dirinya dan maminya.

Itu hal paling membahagiakan bagi Dewa. Lepas dari bayang-bayang keluarga papinya. Meminta uang yang menjadi haknya sendiri saja sudah seperti pengemis, hal yang sangat menyakiti hati Dewa sejak ia dan maminya diusir dari rumah papinya.

Dewa memikirkan semuanya. Ia tak punya pilihan lain, apa lagi setelah Rudy dan Anggoro meyakinkan. Dewa hanya bisa pasrah mengikuti skenario yang manajemen berikan. "Ok, gue ikut aja."

"Nah gitu dong, Wa. Peluang lo untuk menghasilkan uang masih sangat besar, Wa. Dukungan masyarakat saat ini terpecah, ada yang masih support lo, ada juga yang menghujat lo, tapi kalau lo bisa bikin mereka percaya lagi sama lo dengan drama keharmonisan rumah tangga lo, gue yakin karir lo bakal lebih bersinar dari sebelumnya," ujar Rudy. Sebagai GM, dia tahu potensi Dewa. Artisnya ini masih punya banyak peluang untuk menguntungkan perusahaan.

Luky dan Anggoro turut senang. Mereka mengungkapkan dukungannya pada Dewa.

"Lo cukup duduk santai, kita yang bakal atur skenarionya, Wa," ujar Luky.

"Ok, sebagai hadiah malam ini gue traktir kalian semua." Rudy menelepon seseorang, tak lama beberapa Ladies Companion datang ke privat room mereka.

"They're yours, guys," ujar Rudy dengan tawa. "Ladies, jangan kecewakan mereka."

Para LC itu bergerak mendekat pada para tamunya, di saat itu juga Dewa langsung berdiri.

"Loh, mau ke mana, Wa? Pestanya baru dimulai," tanya Luky.

"Gue udah punya yang berlabel halal KUA!" jawab Dewa sembari ngeloyor pergi.

Rudy, Luky dan Anggoro dibuat heran dengan sikap Dewa. Mereka saling tatap dengan tatapan bingung.

Dari night club, Dewa langsung pulang. Sudah jadi kebiasaan Dewa pulang larut malam, bahkan pagi buta.

Rumah sudah sepi, Yunita mungkin sudah tidur.

Dewa langsung ke kamar. Begitu masuk Dewa mendapati Rea yang masih duduk di depan meja rias. Wanita itu terlihat sedang membersihkan wajahnya.

Tanpa permisi, Dewa tiba-tiba memeluk Rea dari belakang. Menciumi leher Rea.

Awalnya Rea tersentak, tapi memilih membiarkan saja Dewa menciuminya. Ia bahkan menepuk lembut pipi Dewa yang masih betah di lehernya.

Sampai Dewa memutar tubuhnya dan Rea mengikuti. Mereka kini saling berhadapan, dengan Dewa yang berlutut di lantai, sedang Rea masih duduk di bangku rias.

Melihat wajah lelah Dewa, Rea berinisiatif lebih dulu. Ia memeluk Dewa seperti siang tadi. Rea sudah melihat berita yang beredar, kalau sore tadi suaminya itu pergi ke kantor polisi untuk melaporkan artis wanita bernama Sherly.

"Mas, aku tahu masalah Mas Dewa berat, tapi aku yakin Mas Dewa bisa melaluinya dengan kuat," ujar Rea.

Dewa diam. Namun, ucapan Rea menenangkannya. Meski tadi ia setuju di depan teman-temanya, tapi begitu bertemu Rea, hatinya goyah. Ia seakan tak ingin menyeret Rea lebih jauh ke masalahnya.

"Kalau Mas Dewa butuh bantuan aku, aku siap melakukan apa pun buat Mas Dewa. Termasuk mendampingi Mas Dewa di pengadilan nanti."

Dewa kontan melepas pelukannya. Menatap Rea penuh arti. Ucapan Rea seakan sejalan dengan apa yang manajemen inginkan untuknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!