NovelToon NovelToon
MAHAR UNTUK SANG PELAKOR

MAHAR UNTUK SANG PELAKOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: gendiz

Amira membawa Lista masuk ke hidupnya sebagai sepupu dan sahabat. Namun, Lista justru keluar sebagai pencuri suaminya.

​Diceraikan saat hamil dengan mahar yang menghina, Amira dipaksa pergi dengan tangan hampa. Tapi mereka lupa satu hal: Amira adalah pemilik takhta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gendiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32: ALIANSI WIJAYA HOLDINGS

ALIANSI WIJAYA HOLDINGS

​Ancaman tinta merah darah yang tergelosor di atas meja mahoninya sama sekali tidak membuat jemari Amira bergetar. Sebaliknya, teror murahan itu justru memicu insting berburu yang selama ini tertidur di dalam darah Shinta. Bagi Amira, ancaman terhadap bisnisnya adalah ancaman langsung terhadap masa depan anak yang kini tengah dikandungnya.

​Dua jam setelah paket itu tiba, Amira sudah berada di ruang perjamuan privat lantai teratas Hotel Grand Hyatt Jakarta. Ruangan kedap suara itu menyuguhkan pemandangan Bundaran HI dari balik dinding kaca besar. Di tengah ruangan, sebuah meja bundar dari marmer putih telah disiapkan khusus untuk pertemuan tingkat tinggi.

​"Om tidak menyangka, Amira. Kamu menghadapi teror ini dengan kepala dingin," ujar Om Harlan Wijaya sambil meletakkan cangkir espresso miliknya. Pria paruh baya yang merupakan sahabat karib almarhum ayah Amira itu menatap sang keponakan dengan binar takjub yang tak bisa disembunyikan.

​Amira tersenyum tipis, menyesap teh camomil hangatnya perlahan. Aura keibuannya yang anggun berpadu sempurna dengan ketegasan setelan blazer marun yang ia kenakan.

​"Menangis tidak akan membuat pengirim paket itu masuk penjara, Om," jawab Amira, suaranya terdengar renyah namun dingin. "Mereka sengaja meneror karena mereka tahu Shinta Group sedang mengincar pasar ekspor. Mereka ingin saya panik, menarik diri dari bursa, dan membiarkan mereka mengambil alih celah pasar di Asia Tenggara."

​Amira memajukan tubuhnya, menatap langsung ke mata elang konglomerat di hadapannya. "Oleh karena itu, saya tidak akan mundur selangkah pun. Hari ini, saya ingin kita meresmikan aliansi yang sudah lama tertunda antara Shinta Group dan Wijaya Holdings Singapura."

​Om Harlan tertawa renyah, senyuman penuh kuasa terkembang di wajahnya. "Ayahmu pasti akan sangat bangga melihatmu hari ini, Amira. Baik, mari kita kunci pergerakan mereka."

​Pak Sanusi yang duduk di sebelah Amira dengan sigap langsung membuka koper kulitnya, mengeluarkan dua bundel dokumen tebal berlambang garuda emas dan segel korporasi resmi internasional. Dokumen itu adalah Perjanjian Aliansi Strategis dan Konsolidasi Distribusi Global.

​Di bawah kesepakatan ini, Wijaya Holdings secara resmi menyuntikkan modal segar untuk ekspansi pabrik baru Shinta Group, sekaligus membuka akses 100% terhadap seluruh jalur logistik, pelabuhan, dan jaringan ritel raksasa milik keluarga Wijaya di Singapura dan Malaysia. Ini bukan lagi sekadar kerja sama vendor biasa, melainkan sebuah aliansi baja yang tidak bisa ditembus oleh kompetitor lokal mana pun.

​Sreeet... Sreeet...

​Pena emas di tangan Amira dan Om Harlan bergerak serentak, menggoreskan tanda tangan sah di atas materai. Begitu stempel resmi kedua perusahaan diketuk di atas kertas, aliansi itu resmi mengikat demi hukum.

​"Selamat bergabung dalam jaringan global, Direktur Utama Amira Shinta," ujar Om Harlan sambil berdiri dan mengulurkan tangannya dengan penuh penghormatan.

​Amira menyambut uluran tangan itu dengan genggaman yang mantap. "Terima kasih, Om Harlan. Mari kita lihat, sejauh mana kompetitor misterius ini bisa bertahan setelah jalur logistik mereka di perbatasan kita kunci total."

​Hanya dalam hitungan menit setelah penandatanganan tersebut, tim hubungan masyarakat Shinta Group langsung merilis siaran pers resmi ke seluruh media massa dan papan bursa efek. Efeknya luar biasa masif. Berita tentang aliansi raksasa ini langsung mengguncang lantai bursa. Grafik nilai saham Shinta Group (IPO) yang baru saja melantai langsung melesat tajam, naik hingga batas Auto Reject Atas (ARA) dalam waktu kurang dari satu jam. Nama Amira Shinta kembali dielu-elukan sebagai maestro bisnis wanita baru yang paling jenius di tanah air.

​Sementara itu, di sebuah ruang kerja temaram di sudut kota Jakarta.

​Seorang pria misterius dengan setelan jas mahal tampak berdiri membelakangi meja, menatap layar monitor yang menampilkan grafik saham Shinta Group yang melonjak vertikal berwarna hijau cerah. Di tangannya, sebuah gelas kaca berisi wiski dicengkeram begitu erat hingga jemarinya memutih.

​Brak!

​Gelas tersebut dibanting keras ke lantai hingga hancur berkeping-keping, merebakkan aroma alkohol yang pekat di dalam ruangan.

​"Sialan! Bagaimana bisa jalang hamil itu bergerak secepat ini?!" umpat pria itu dengan napas yang memburu penuh amarah. Rencana teror tinta merah yang ia siapkan untuk menjatuhkan mental Amira justru dibalas dengan hantaman balik finansial yang membuat perusahaannya sendiri kini terancam kehilangan pasar ekspor di Singapura.

​Pria itu berbalik, meraih ponsel pintarnya yang tergeletak di atas meja, lalu mendial sebuah nomor panggilan khusus internasional menuju sebuah tempat terisolasi di pinggiran Jakarta.

​"Halo... siapkan mobil," perintah pria misterius itu, suaranya bergetar menahan dendam yang membara. "Aku akan mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Cipinang besok pagi. Sudah saatnya kita menggunakan sisa dendam Aris Pratama untuk menghancurkan wanita itu dari dalam."

​Skenario Penasaran Akhir Bab:

Amira kembali ke mobil Mercedes-Benz miliknya dengan perasaan puas, melihat nilai saham perusahaannya mengunci kemenangan babak pertama di dunia pasar modal. Namun, plot cerita berlanjut sesuai Outline Plot Arc 2 di Bab 33 besok pagi: saat Aris yang sedang meratapi nasibnya di dalam sel tahanan Lapas Cipinang, mendadak dikunjungi oleh pengacara hitam berbiaya mahal yang diutus oleh kompetitor misterius tersebut untuk menawarkan sebuah kesepakatan jahat: rencana sabotase massal dan serangan hukum baru untuk menjatuhkan Amira dari takhtanya.

1
partini
semua orang kalau udah tersudut bilang nya khilaf
gendiz: ya kaaan kak 🤭
total 1 replies
partini
,👍👍👍👍
falea sezi
sejauh ini muter wae. lahh😕
gendiz: makasih ya sudah mau baca, semoga next bab enggak kerasa muter alurnya
total 1 replies
partini
busettt dari dari bab 1 Ampe yg ini Amira apes Thor, kata jadi Badas eh malah kaya gini
gendiz: makasih ya masukkan nya , semoga nanti next bab alurnya gak membingungkan lagi,🤭
total 3 replies
gendiz
bisa mereka dari segi cerita
gendiz
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!