NovelToon NovelToon
Istri Kepala Desa

Istri Kepala Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Cintapertama
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Di usia 23 tahun, Laras harus memikul beban berat sebagai istri Kepala Desa yang disegani. Di balik potret keluarga harmonis, ia berjuang sendirian mengurus rumah dan dua balita yang masih menyusu, sementara perutnya kian membesar dengan anak ketiga.

​Sebagai anak tunggal, sang suami menuntut Laras terus melahirkan demi garis keturunan, tanpa peduli pada raga Laras yang remuk karena kelelahan. Di siang hari ia menjadi pengabdi warga, dan di malam hari ia dipaksa tetap "siaga" melayani suami. Laras terjebak dalam pengabdian yang membunuh perlahan: antara cinta, tuntutan tradisi, dan batas akhir kekuatannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 29

***

Malam harinya, Desa Sukamaju diselimuti kesunyian. Bagas baru saja kembali satu jam yang lalu, membawa rasa bersalah yang besar karena meninggalkan istrinya seharian. Setelah memastikan Gilang dan Arka tertidur pulas di kamar sebelah, Bagas langsung menuju kamar utama.

Ia mendapati Laras sedang berjalan-jalan kecil di dalam kamar, satu tangannya memegang pinggang, tangan lainnya berpegangan pada tiang ranjang.

"Ras... gimana? Masih sama?" tanya Bagas cemas, ia segera menghampiri dan merangkul bahu Laras.

"Iya, Mas. Masih mulas, tapi Bu Siti tadi bilang pembukaannya masih tetap di angka dua. Masih belum nambah," jawab Laras lelah.

Wajahnya tampak sangat letih setelah berjuang selama dua hari.

Bagas mengajak Laras keluar kamar, berjalan-jalan di ruang tengah yang lebih luas agar Laras tidak merasa jenuh. Sesekali Laras berhenti, membungkuk dalam karena kontraksi itu datang lagi. Ia mencengkeram erat lengan suaminya, menyandarkan kepalanya di dada Bagas sambil mengatur napas yang tersengal.

"Mas nggak tega lihat kamu begini terus, Ras. Sudah dua hari kamu nggak tidur nyenyak," bisik Bagas parau. Ia menciumi puncak kepala Laras.

Ia teringat saran Bu Siti sore tadi sebelum pulang. “Pak Kades, kalau pembukaannya macet begini, biasanya kalau suami istri berhubungan badan bisa membantu memicu hormon oksitosin dan melunakkan jalan lahir. Itu cara alami agar pembukaan cepat bertambah.”

Bagas ragu sejenak, namun melihat penderitaan Laras yang tak kunjung usai, ia memberanikan diri. "Ras... Bu Siti tadi bilang, ada cara supaya pembukaannya cepat nambah. Kita... kita coba ikhtiar dengan cara suami istri, ya? Siapa tahu adek bayi langsung dapet jalan."

Laras mendongak, menatap mata Bagas. Ia melihat keinginan suaminya untuk membantunya lepas dari rasa sakit ini. Laras hanya mengangguk pelan, ia pun sudah pasrah dan ingin bayinya segera lahir.

Bagas membimbing Laras menuju sofa panjang di ruang tengah, tempat yang terasa lebih privat namun cukup lega. Di bawah cahaya lampu ruang tengah yang temaram, Bagas memulai aksinya dengan sangat lembut. Ia menciumi kening, mata, dan bibir Laras dengan penuh kasih sayang, seolah setiap sentuhannya adalah obat bagi rasa sakit Laras.

Bagas membuka daster Laras dengan perlahan. Meskipun rasa mulas itu masih ada, sentuhan tangan Bagas yang hangat mulai memberikan sensasi rileks yang berbeda. Bagas memposisikan Laras senyaman mungkin agar tidak membebani perutnya yang besar.

"Sakit nggak, Ras? Bilang ya kalau sakit," bisik Bagas serak di telinga Laras.

"Nggghhh... lakukan saja, Mas... Laras mau adek bayi cepat lahir," rintih Laras tertahan.

Penyatuan malam itu terasa sangat berbeda. Bukan hanya sekadar pelepasan hasrat, melainkan sebuah ikhtiar perjuangan. Bagas bergerak dengan sangat hati-hati, ritmenya mengikuti napas Laras yang memburu. Setiap kali Bagas masuk lebih dalam, Laras merintih, antara menahan nyeri kontraksi dan merasakan sensasi nikmat yang merambat.

"Aaahh... nggghhh... Mas Bagas... pelan-pelan..." desah Laras parau. Tangannya mencengkeram bahu Bagas, kukunya sedikit menekan kulit suaminya.

Bagas mengerang rendah, keringat membanjiri tubuhnya. "Oohh, Laras... Sayang... kuat ya... ahh, nikmat sekali kamu, Ras..."

Ruang tengah itu dipenuhi oleh suara rintihan dan desahan yang bersahutan. Laras mendesah panjang saat Bagas menciumi leher dan dadanya, mencoba mengalihkan fokus Laras dari rasa mulas yang terus menggempur.

"Nggghhh... ahhh... Mas... perutku kencang banget... ahh!" Laras merintih saat kontraksi datang bersamaan dengan gerakan Bagas yang kian intens.

Bagas kian mempercepat gerakannya saat merasakan Laras mulai bergetar. Erangan kenikmatan keluar dari mulut Bagas, ia membenamkan wajahnya di ceruk leher Laras. "Ahh... sedikit lagi, Ras... ohhh, Larasati..."

Mereka berdua menyatu dalam pergulatan emosi dan fisik yang luar biasa. Laras merintih panjang saat mencapai puncaknya, tubuhnya terasa lemas sekaligus segar oleh luapan hormon yang keluar. Bagas pun melepaskan erangan kepuasan yang mendalam, memeluk Laras erat-erat di atas sofa itu.

Setelah semuanya usai, Bagas tetap memeluk Laras, membiarkan napas mereka kembali teratur di tengah keheningan malam.

"Semoga setelah ini adek bayi langsung pintar nyari jalan lahir ya, Sayang," bisik Bagas sambil mengusap perut Laras yang kembali mengeras.

Laras hanya mengangguk lemas dalam pelukan suaminya, berharap ikhtiar terakhir ini membuahkan hasil agar penantian panjang mereka segera berakhir dengan tangisan bayi yang sehat.

***

Bersambung...

1
keynara
thor Bu Laras jangan bikin jadi pikiran dn cemburu liat suaminya jalan sama mahasiswi walaupun lagi kerja ntar stres kasian kandungannya 🙏
Lee Mba Young
pantes pak Kades lbih suka ma mahadiswi mereka enak di lihat 😄. per selingkuh itu ya awal nya bgini, si istri gk bisa jaga diri juga. tiap th hamil anak masih kecil kecil semrawut. gk nge Gym atau olah raga biar kenceng otot semua.
mau bgaimanapun lbih enak lihat mahasiswi drpd istri nya yg gk Karu Karu an bentukannya.
Lee Mba Young
Salah sendiri gk KB. anak masih piyik gk di kontrol.
laki juga butuh istri yg menggairah kan.
coba jd wanita modern punya Anak trus KB atur tu jarak pasti gk bgini.
La anakmu yg 3 masih bayi bayi 🤣. gk nge gym pula pa gk kendor tu perut.
keynara
semoga pak kades nggak tergoda perempuan lain kasian Bu Laras lagi hamil besar🙏
Lee Mba Young
pak kades lagi nemenin daun muda 🤣. gk mungkin pak kades gk tergoda. pa lagi saingan nya bu kades yg sibuk hamil anak masih piyik piyik juga ya badan melar semua to. pasti pak kades juga butuh wanita yg menggairah kan. enak di lihat.
Lee Mba Young
pak kades dpt daun muda, km hamil tok gk ngurus badan ya gk bikin gairah.
pak kades lagi kikuk kikuk ma daun muda 🤣. mkne to kb Ora gur metang meteng gk ngurus awak. yo pak kades tampan siapa yg Nolak. pak kades juga butuh sex yg bikin gairah to 😄
Lee Mba Young
Habis lahir an, nnti hamil lagi. pdhl anak masih piyik semua. hrse ngasih contoh kb ke warga nya mlh ngasih contoh produksi bayi. ya anak bnyak gk papa tp jarak lah 5 th sekali. 🤣.
Heresnanaa_: Mohon bisa dibicarakan dengan pak kadesnya ya kak🙏😂😂
total 1 replies
11-08-2011 ulang tahun ku
bundir dan kabur jauh-jauh
Heresnanaa_: kak🥹🥹😂
total 1 replies
Heresnanaa_
okee kak, terimakasih atas sarannya 🙏😂
Lee Mba Young
bu kades gk KB ya,, walah gimana warganya kl niru. punya anak bnyak gk papa sih tp yo di beri jarak. ini kades mlh ngasih contoh warga nya gk bner. nnti kl ada penyuluhan KB gimana. apa masih primitive desa nya mkne gk pada KB hadechh
Heresnanaa_: oke kak, terimakasih atas sarannya 🙏
total 1 replies
Amiera Syaqilla
hi
Heresnanaa_: hai Kaka, happy reading yaa 😚🫶
total 1 replies
Aira Zaskia
Senang kalau bagas bisa mengerti laras,saling membantu mengurus rmh tangga,pak kades harus bangga dong baju hasil jahitan istri sendiri
Aira Zaskia
Suka banget sama keluarga ini,akhirnya bagas bisa lebih baik sekarang,selalu membantu laras dalm mengasuh ank maupun pekerjaan rmh tangga,makin hangat keluarga kecil ini
Rini Kartanti
baik sekali
MARWAH HASAN
ceritanya bagus loh
MARWAH HASAN
bagus ceritanya
Sri Jumiati
suami egois tdk memikirkan istrinya yg kelelahan
Lee Mba Young
ini istri kepala desa ne seriusan cm lahiran Dan dirumah saja. gk mimpin rapat PKK, posyandu, pengajian, dll🤣. ibu kepala desaku keren ternyata bisa urus rumah, bisa mengajak ibu ibu rumah tangga punya kegiatan walau kami di desa kecil deket hutan.
Lee Mba Young
Wanita hrs punya ketrampilan mumpung suami dukung. nnti kita gk tau apa yg terjadi apa lagi anakmu banyak kl laki ttp setia yo gk papa kl laki nnti lihat wanita yg lbih Pinter punya ketrampilan trus jatuh Cinta ya wasalam.
ibu kepala desa hrse gk cm lahiran dirumah saja, hrse punya peran PKK, posyandu, trus ngajak ibu ibu kegiatan positive biar desa tambah Maju.
Aira Zaskia
Semangat ras,lanjutkan impian mu,suami mu sudah mendukung & memberikan apa yg km impikan,bahagianya liat bagas sekarang sudah berubah,lebih menghargain istrinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!