UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 28
Jam berlalu dengan sangat cepat kini jam sudah menunjukkan pukul 12 siang yang artinya ini adalah jam istirahat.
Siswa siswi berbondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka.
Angel Wing sedang berjalan santai menuju kantin.
Dibelakang mereka terdapat geng Tirex yang selalu ngintil kemana perginya para Angel Wing.
Pertemuan mereka kemarin membuat Angel Wing dan Tirex semakin dekat.
Mereka telah sampai dimeja mereka yang biasa mereka tempati. Disamping meja mereka ada meja para inti geng Tirex. Mereka memesan makanan dan minuman.
"Aku ke toilet dulu ya kak" pamit putri pada teman temannya
"Mau ditemani gak put" ucap raisa
"Engga usah sebentar doang kok" ucap Putri
"Oke jangan lama" ucap priscilla
Putri melangkah menuju toilet karna ia sudah tak tahan ingin menuntaskan hajatnya. Dari kejauhan seseorang tersenyum miring melihat gadis cupu itu masuk ke toilet.
"Ayo" ucap wanita tersebut
Mereka berjalan menuju toilet siswi yang berpapasan dengan perempuan tersebut memilih menyingkir karna tidak mau menjadi bahan Bullyan
Marsha.
Marsha Hutomo anak ketiga dari pengusaha yang kini namanya sedang naik daun. Salah satu anak pemegang saham disekolah ini. Makanya ia sangat sombong dengan semuanya.
Ia tiba didepan pintu WC sambil menunggu putri keluar dari WC. Lama menunggu akhirnya putri keluar. Alangkah terkejutnya putri saat melihat kakak kelas nya ada didepan nya saat ini dengan tatapan sinis nya.
"Permisi kak" ucap Putri sopan
"Eits mau kemana sih buru-buru banget" ucap salah
satu teman Marsha sambil menarik tangan putri
"A-aku mau ke kantin kak" cicit putri takut
"Santai aja gak usah takut gitu" kekeh teman Marsha
"Ada apa ya kak" tanya putri memberanikan diri
"Apa hubungan lo sama anak baru itu"? Tanya Marsha
"Anak baru" beo putri
"Ck wanita yang akhir-akhir ini jadi pusat perhatian seluruh warga sekolah" ucap Marsha
"E-ehm a-anu" ucap Putri terbata
"JAWAB"!! Teriak Marsha sambil menarik rambut
"Awshh s-sakit kak" ucap Putri meringis
"Bilang sama dia gak usah sok kecantikan disini! Kalo gak mau gue bikin malu sekalian" ucap Marsha marah
L-lepas k-kak" ucap Putri sambil mengeluarkan cairan bening dari matanya
"Kalo gue gak mau gimana" tanya Marsha sambil menjambak rambut putri semakin keras
"Lo itu gadis miskin yang dibenci satu sekolah karena lo itu pembawa sial, dan sekarang lo sok-sokan mau berteman sama anak baru itu" ucap Marsha
Meninggalkan kejadian ditoilet kini para gadis cantik sudah lelah menunggu putri yang tak kunjung kembali.
"Ini si putri kemana si" ucap Raisa
"Gak tau ni lama banget gue udah laper lagi" ucap Devina
priscilla juga khawatir karena putri tak kunjung datang.
SRET!
priscilla mendorong kursi nya mundur lalu mulai melangkah meninggalkan temannya. Pikiran nya saat ini hanya putri.
"Mau kemana Queen" teriak Caca
"Toilet" ucap priscilla dingin
"Ayo seperti nya ada yang gak beres" ajak Devina
Para most wanted yang sejak tadi memantau pergerakan Priscilla dan temannya juga merasa bingung.
"Itu mau pada kemana" tanya Aldi
"Tau tu makanan mereka aja belum habis" ucap rehan
"Susul" ucap Narendra
priscilla berjalan dengan tergesa menuju toilet samar-samar ia mendengar suara rintihan dari dalam toilet yang membuat otak nya memanas.
Setelah sampai priscilla terkejut melihat keadaan putri yang tak bisa dikatakan baik baik saja.
Emosi priscilla memuncak tangan nya mengepal kuat dengan sorot mata tajamnya.
BRAKK!
priscilla menendang pintu toilet tersebut hingga pintu itu terlepas. Keadaan toilet sudah ramai karna mendengar suara keributan dari dalam toilet.
Para Angel Wing yang melihat itu mendadak wajah nya mengeras dengan mata tajam mereka.
SYUT
BUGH
BRAK
priscilla menarik tangan Priscilla mendorong dan membanting tubuh Marsha. Marsha yang menerima perlakuan tersebut hanya bisa merintih.
Teman temannya yang melihat Marsha terkapar segera ingin melayang kan tangan nya kearah priscilla. Belum sampai tangan itu menyentuh Priscilla tiba-tiba tubuh nya sudah melayang.
SYET
BUGH
BRAK
AAAAH! Pekikan rasa sakit dan terkejut dari siswi SMK ADIWIYATA A memekakkan telinga.
Bagaimana tidak Priscilla dengan wajah datar nya menarik dan mengangkat dan menghempaskan tubuh teman Marsha tadi dengan kasar kelantai.
priscilla memberi kode mata ke arah sahabatnya untuk membantu putri. Ia berjalan kearah Marsha lalu menarik rambut Marsha dan menyeretnya keluar.
"Aaaakh sakit brengsek" umpat Marsha merasa sakit akibat tarikan dari priscilla
BUGH
"Berani beraninya lo nyentuh teman gue" ucap priscilla dingin wajah nya sudah merah padam menahan amarah
"Dia pantas mendapatkan itu semua jalang kecil itu sudah berani melawan gue" ucap Marsha marah
PLAK!
PLAK!
PLAK!
Tiga tamparan mendarat mulus di pipi Marsha.
Meraka yang melihat itu semua bergidik ngeri. Selama ini tidak ada yang berani melakukan itu semua terhadap Marsha karena bakal diancam akan dikeluarkan oleh dia.
"BRENGSEK" murka Marsha dengan wajah merahnya
"Kenapa? Marah? Bukankah itu yang lo lakuin kepada sahabat gue hm? Itu belum seberapa! Denger gue baik baik
jangan pernah lu sentuh sahabat gue kalo lo gak mau berurusan lebih dalam dengan Angel Wing" ucap priscilla dengan sorot mata tajam nya
Siapa Lo hah hah yang harus gue dengerin omongan ny cuih" ucap Marsha sambil meludah didepan priscilla
Melihat itu semua emosi priscilla kembali memuncak priscilla berjalan mendekati Marsha. Marsha perlahan mundur jujur ia juga merasa ngeri dengan priscilla
"L-lepas g-gue g-ga-k b-bi-sa n-napas" ucap Marsha terbata
Bagaimana tidak saat ini priscilla sedang mencekik leher Marsha dengan kuat hingga membuat wajah Marsha pucat. Saat ini emosi priscilla sudah tidak bisa dikendalikan lagi.
"Astaga Caca cepat lo panggil Kevin" ucap Raisa
"Iya cepat itu Priscilla udah gak bisa dikendalikan lagi gue takut dia bisa membunuh tu cewek" teriak Devina
heboh yang mana membuat seluruh orang menegang ditempatnya
"KEVINN!" Teriak Caca
BLESS!
"Cepat priscilla sudah gak bisa dikendalikan lagi"" teriak raisa yang mengkhawatirkan kondisi sahabat nya
Kedatangan pria muda tersebut membuat semua orang terkejut bagaimana bisa ia bisa datang dengan secepat itu.
Kevin segera melangkah menuju priscilla dan..
BUGH!