NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pilihan Mu

Bukan Istri Pilihan Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Pelakor
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Kania Maharani, harus menerima kenyataan pahit saat sang suami lebih memilih untuk kembali pada sang mantan kekasih setelah satu tahun usia pernikahan mereka.

Dulu mereka di jodoh kan saat Erlan Hadi Wijaya di tinggal kan oleh kekasih nya, demi pria lain.

Setelah sang kekasih berpisah dari laki - laki pilihan nya, dia ingin kembali pada Erlan. Erlan yang masih mencintai Wina, menerima wanita itu kembali tanpa perduli perasaan Kania.

Apakah Kania tetap bertahan dan menerima diri nya di madu, atau memilih mundur karena dia bukan lah istri pilihan suami nya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

Setelah beberpa hari tinggal di pondok pesantren bersama Kania, hari ini pak Rama dan bu Sarah akan kembali pulang. Kali ini mereka tidak pulang sendiri, mereka akan pulang dengan membawa harta mereka yang paling berharga, Kania.

"Abah, Umi, terima kasih karena telah menjaga dan merawat putri kami dengan baik selama ini!" Pak Rama berkata pada Abah Muis dan Umi Latifah.

"Pak Rama, bagi kami Kania adalah putri kami. Dan sudah menjadi kewajiban kami untuk merawat nya!" Abah Muis berkata sambil tersenyum.

"Abah, Umi, Kania pergi dulu ya. Kania janji akan sering - sering datang kemari untuk menengok Abah dan Umi!" Kania menyalami Abah Muis.

Setelah itu, Kania pun memeluk Umi Latifah dengan erat. Selama lebih dari 20 tahun dia di rawat dengan baik oleh Umi dam Abah nya. Kania sudah menganggap mereka sebagai orang tua kandung nya.

"Iya sayang, Umi akan sangat merindukan mu nak!" Umi Latifah mencium kening nya Kania.

"Kami pamit dulu, Abah, Umi!" Bu Sarah tidak lupa memeluk tubuh Umi Latifah.

Umi Sarah lalu menangkup kan kedua tangan di dada, dia hadapan Abah Muis. Abah Muis pun melakukan hal serupa, Abah dan Umi begitu berat melepaskan Kania. Tapi mau tidak mau, mereka harus melakukan nya karena Kania akan pulang ke rumah orang tua nya.

Sebuah mobil mewah sudah siap, seorang sopir membuka pintu untuk mereka. Pak Rama duduk di depan, di samping sang supir. Sedangkan bu Sarah dan Kania duduk di kursi tengah.

Mobil melaju dengan perlahan meninggal kan halaman pondok pesantren, Kania melambaikan tangan nya pada Abah dan Umi sebagai salam perpisahan untuk mereka.

"Sejak pertama kali bertemu dengan mu, Mama merasa ada sesuatu yang berbeda nak. Firasat aa benar, kau adalah putri ku!" Bu Sarah berkata sambil memeluk tubuh Kania.

"Aku juga merasakan hal yang sama, entah kenapa aku nyaman saat dekat dengan Mama. Padahal itu kali pertama kita bertemu!" Kania tersenyum pada Mama nya.

Kebahagiaan begitu terasa di dalam keluarga kecil itu, pencarian selama puluhan tahun kini sudah menemukan hasil nya. Pak Rama dan Bu Sarah tidak akan membiarkan merka terpisah lagi.

Sepanjang perjalanan, ibu dan anak itu tampak asyik ngobrol banyak hal. Pak Rama pun tak kalah bahagia, putri nya yang di culik 25 tahun yang lalu sudah di temukan.

Tidak terasa kini mobil mulai memasuki halaman rumah pam Rama dan bu Sarah, satpam yang berjaga langsung membuka pintu gerbang. Mobil Mewah milik pak Rama perlahan memasuki halaman rumah yang luas. Para pelayan menyambut kedatangan majikan mereka.

"Selamat datang kembali tuan, nyonya!" Mereka bicara sambil menunduk kam tubuh nya.

Pak Rama dan bu Sarah langsung duduk di sofa, denga mengapit Kania di tengah nya. Para pelayan berdiri tidak jauh dari mereka, bersiap menunggu perintah dari majikan mereka.

"Hari ini kami pulang membawa putri kami, Sesilia. Putri yang hilang lebih dari 20 tahun yang lalu, saya tidak ingin putri saya merasakan ketidak nyamanan di rumah ini. Jika ada yang membuat putri saya mengeluh, maka saya tidak akan segan - segan untuk memecat nya!" Pak Rama berkata dengan tegas.

"Baik tuan!" Jawab pelayan itu serempak.

"Papa, tidak usah berlebihan, aku bisa mengurus diri ku sendiri!" Kania berkata sambil mengelus tangan pak Rama.

"Tidak nak, kami sudah cukup selama ini kehilangan mu. Kami tidak ingin kau merasa tidak aman di sini nak, kami cuma mau yang terbaik untuk mu nak!" Pak Rama berkata pada putri nya.

"Papa mu benar nak, semua ini memang sudah di siap kan untuk mu!" Bu Sarah berkata sambil tersenyum.

"Terima kasih banyak, Mama, Papa!" Kania memeluk kedua nya.

Kania terharu dan dia tidak menyangka bahwa dia adalah putri kandung dari seorang pengusaha besar, kehidupan nya yang dulu dan sekarang sudah jauh berbeda. Jika dulu saat tinggal di panti, dia terbiasa melupakan semua nya sendiri. Tapi sekarang, ada banyak pelayan yang siap menerima perintah dari diri nya.

"Ma, Pa, Kania ingin istirahat dulu ya!" Pinta Kania pada Kedua nya.

"Iya sayang, ayo Mama antar kamu ke kamar mu!" Bu Sarah berkata sambil membimbing tangan Kania.

Bu Sarah membimbing tangan Kania menuju ke lantai atas, di mana kamar yang memang sudah di siap kan sejak lama untuk Kania. Kania tidak menempati kamar tamu yang beberapa waktu yang lalu dia tempati, Kania di bawa ke kamar khusus untuk nya.

"Silahkan sayang!" Bu Sarah membuka sebuah pinti berukuran besar.

Kania melihat kamar yang begitu mewah, dengan tempat tidur King size di dalam nya. Semua perabot di dalam nya tampak sangat mewah, sangat memanjakan mata. Semua fasilitas di hotel berbintang tersedia di dalam kamar itu, terdapat Walk- in closet di dalam nya. Lemari - lemari besar dan meja rias yang begitu mewah begitu memanjakan mata.

"Mama, kenapa aku tidak menempati kamar yanh waktu itu saja?" Tanya Kania pada bu Sarah.

"Tidak nak, ini adalah kamar mu. Itu kamar tamu, kamar ini sudah di siap kan sejak lama nak. Kamar ini sudah lama menunggu pemilik nya kembali!" Ujar bu Sarah sambil membimbing tangan Kania untuk duduk di atas tempat tidur.

"Imi terlalu besar, Ma!" Jawab Kania dengan sopan.

"Sayang, dengarkan Mama nak, mulai sekarang kau harus terbiasa dengan semua ini. Ini semua adalah milik mu, kau berhak menikmati nya nak. Sudah sangat lama kau hidup dalam kesederhanaan di panti itu nak, ini saat nya kau harus menggunakan semua nya!" Bu Sarah berkata sambil menggenggam erat tangan putri nya.

"Terima kasih banyak, Ma!" Kania terharu dengan apa yang di lakukan oleh orang tua nya.

Tidak terasa butiran bening lolos begitu saja dari sudut mata nya Kania, dia tidak menyangka dalam waktu sekejap saja kehidupan nya berubah 180 derajat. Dari kehidupan sederhana sebagai gadis yang di besarkan di panti asuhan, berubah menjadi seorang Nona di keluarga yang super kaya raya.

"Jangan menangis nak, Mama tidak ingin melihat mu bersedih!" Bu Sarah menghapus air mata yang mengalir di pipi putri nya.

Rencana Allah begitu indah, setelah dia di usir dan di ceraikan oleh Erlan kini dia bertemu kembali dengan orang tua kandung nya. Dulu Kania berfikir, bahwa keluarga suami nya sudah sangat kaya raya. Tapi saat dia bertemu dengan orang tua kandung nya, baru lah dia menyadari bahwa kekayaan orang tua Erlan belum seujung kuku di banding kan dengan kekayaan orang tua nya sendiri.

1
Piyah
lanjut ga pake lama jngn mau dihasut sm wina
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Piyah
lanjut
mudah2han rujuk lagi sama erlan
tapi erlan hrs berjuang dulu
Uthie
Kamis jodohin aja sama anak teman bisnis papa nya... tapi yg baik dan keren 👍😏
falea sezi
jangan buat balik ya ke suami tukang selingkuh
Uthie
Bagus Ok Beni 👍👍😡
RaDja
terima kasih
Mundri Astuti
ambil sana si Erlan ...bungkus dah bawa pulang 😂
Hary Nengsih
klo erlan tau apa masi cinta ya🤣🤣🤣
Yuliana Tunru
gmn wina msh mau dgn erlqn..dan.kau erlan cari selingkuhan mu kejqr lah dan kqu akqn tau gmn wina
Uthie
rasain kalian berdua 🤨
Mundri Astuti
seeeehhhh si Erlan...basi banget penyesalannya, kocak....
Himna Mohamad
ditunggu updatenya
Uthie
Yaaaa... ternyata pas mampir serius nyimak lagi cerita ini, sy sudah sampai di masa tunggu seperti ini 😂👍

Jangan lama-lama Up lagiii 😘😍
Uthie
Diiih.. laki2 kaya gak ada laki2 lain aja mbok didunia.. Erlan bukan satu-satunya laki2 yg ada, masih banyak diluar sana yg lebih juga dr Erlan buat Kania 👍👍😏
Uthie
Maa Syaa Alloh 👍
Uthie
Coba aja bikin kere tuhh si Erlan, masih ada gak tuhhh cewek macam si Wina lengkel macam ulet lagiiii 😏😏
Uthie
Bagusss Kania, jangan lemah demi laki2 bodoh macam itu 👍👍😡

bikin ancur aja tuh mereka berdua pak Beni 👍😡
Uthie
Semoga nyesel tuhh laki2 bodoh itu 😏
Uthie
dasar anak gak tau diri 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!