Lin Wu Ji, Immortal Tertinggi yang tak terkalahkan, dihancurkan oleh pengkhianatan Gu Zhong, rekan terdekatnya. Jiwa Lin Wu Ji ini bereinkarnasi menjadi Lin Hao, anak fana lemah dari desa terpencil. Dengan sistem dewa yang tak tertandingi, Lin Hao memulai perjalanannya untuk membalas dendam dan mencapai puncak kekuasaan.
Update 1-2 kali dalam seminggu.
Note: Cerita ini adalah karya original author bukan novel terjemahan!
Genre : Fantasi timur, Reincarnation, Balas Dendam, System, Xianxia, Xuanhuan, Adventure, Original, Romansa Fantasi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zan Apexion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23: Gua Pil Seribu Obat Kuno dan Harga dari Sebuah Peluang
Keheningan dingin menyelimuti ruang Alkimia setelah Master Luo berteriak mengenai kemurnian 80% Pil Pemulihan Tulang dan Qi.
"Sebuah kesepakatan adalah kesepakatan, Master Luo," Lin Hao menegaskan, suaranya tenang meskipun dengan Keadaan Kelelahan Qi yang menusuk di dadanya.
"Sekarang, tentang kesempatan untuk mendapatkan Pil Pengubah Akar Spiritual itu, kau akan menepati janji mu kan," tanya Lin Hao dengan nada tegas.
Master Luo menghela napas panjang, tatapan angkuhnya berganti menjadi kewaspadaan. Ia tahu bahwa pemuda di depannya ini bukanlah kultivator Qi Gathering biasa, melainkan sebuah jenius langka yang keahlian Alkemis nya melampaui ranah di dunia fana ini.
"Kau melampaui batas yang ku minta, Nak dari yang ku amati, sepertinya kau berada di ranah Alkemis Agung dan berhasil meningkatkan pil itu hanya dengan Kuali Spiritual tua ini," ujar Master Luo, mengambil napas.
"Baiklah. Aku akan menepati janjiku, tapi aku tidak bisa memberikan Pil itu secara langsung. sebab, Material utamanya adalah Bunga Giok Tujuh Hati, sebuah Material Kelas Surga yang hanya muncul di satu tempat di Prefektur Bintang ini: Gua Pil Seribu Obat Kuno."
Mendengar nama itu, pupil mata Lin Hao sedikit melebar. Gua Pil Seribu Obat Kuno. Tempat ini adalah sebuah Legenda yang Diperbincangkan oleh para Immortal di kehidupan laluku. Tempat itu memang menyimpan Pil dan Material tingkat Surga, jauh melampaui kemampuan Benua Timur.
"Gua itu hanya terbuka setiap sepuluh tahun sekali, dan baru saja terbuka pagi ini," lanjut Master Luo, dengan nada bicara rendah.
"Masalahnya, gua itu dilindungi oleh Formasi Kuno yang sangat sensitif. Jika kultivator dengan Ranah Inti Emas (Core Formation) atau lebih tinggi masuk, Formasinya Seketika akan meledak dan menghancurkan semua yang ada di dalam termasuk isinya."
Master Luo mendekat, matanya tajam. "Satu-satunya yang dapat menyusup tanpa memicu alarm adalah kultivator dengan ranah Qi Gathering sampai dengan Foundation Establishment. Aku rasa kau cocok untuk kesana, karena kondisi unik mu dengan energi spiritual yang terdistorsi atau kacau serta keahlian Alkemis mu, ini merupakan bencana sekaligus berkah bagi mu. Lin Hao," ucap master Luo.
Internal Monolog Lin Hao: “Dia tidak tahu, bahwa kondisi unik ku yang sebenarnya adalah Karma Buruk Ekstrem yang bahkan bisa dibandingkan dengan Kesengsaraan langit. Dengan Kekacauan spiritual yang ditimbulkannya jauh lebih parah daripada gangguan Qi biasa. Kekacauan ini... ironisnya sekarang akan menjadi kunci untuk memasuki Surga Material Kelas Surga.”
"Aku setuju," jawab Lin Hao tanpa ragu.
"Selanjutnya, Apa yang harus kulakukan?", tanya Lin Hao.
"Kau harus masuk, mencari Bunga Giok Tujuh Hati, dan membawanya kembali padaku. Sebagai imbalannya, aku akan memberimu semua material lain, dan menggunakan Kuali Langit milikku untuk membuat Pil Pengubah Akar Spiritual secara gratis. dan aku jamin pil itu akan memiliki kemurnian minimal 85%," ucap Master Luo.
Tiba-tiba Sistem antarmuka muncul.
Ding!
[NOTIFIKASI SISTEM]
Selamat host, Karena berhasil mendapat peta tua yang berisi lokasi yang mengarah langsung ke Gua Pil Seribu Obat Kuno.
**********************************************
Master Luo kemudian menyerahkan sebuah peta tua yang digulung. "Ini adalah lokasi gua, di arah utara Hutan Kabut, sekitar dua hari perjalanan. Jangan sampai gagal, sebab Kegagalanmu berarti kehancuran gua, dan jika itu sampai terjadi, maka aku akan menggunakan seluruh otoritas dan seluruh koneksi Paviliun Ramuan Sejati untuk mengejar mu hingga ke ujung dunia."
Perjalanan yang Dihambat Takdir
Setelah lolos dari Paviliun Ramuan Sejati dengan Kelelahan Qi yang mencapai 75% dan tekanan misi baru, Lin Hao segera keluar dari Kota Tianfeng.
Dia kini harus menyisir hutan yang lebat, jauh dari jalan utama, untuk menghindari patroli Sekte lain.
Setelah berjalan, beberapa saat kemudian pun berlalu, Disana, Udara hutan terasa dingin, tetapi ketegangan yang terasa di dadanya perlahan mereda, setelah menelan satu Pil Pengumpul Qi dengan Kemurnian 100% yang ia buat sendiri sebelumnya.
Energi dari Pil yang luar biasa itu langsung membanjiri Meridian nya. Meskipun, Mortal Shell-nya yang rapuh hanya mampu menyerap sekitar 30% dari potensi Pil tersebut, jumlah itu sudah cukup untuk menyelamatkan-nya dari ambang kehancuran.
Ding!
[NOTIFIKASI SISTEM]
Status Host: Tingkat Kelelahan Qi telah turun menjadi 45 %
**********************************************
"Setidaknya aku bisa menggerakkan kakiku dengan lebih leluasa dan juga tanpa rasa takut akan Dantian ku yang seketika bisa saja retak ataupun hancur secara tidak sengaja," gumam Lin Hao.
Namun, kelegaan itu hanya berlangsung sesaat.
"Oh iya, Aku hampir saja lupa tentang satu hal yaitu mengenai Tingkat Status keberuntungan ku. Jika, membiarkan: Keberuntungan Suram (-80) Tidak segera diatasi, maka hal ini akan menghambat diri ku, dan juga membawa masalah yang tidak akan ada habisnya sebelum aku bisa mencapai Gua Pil Seribu Obat Kuno."
Karena ucapan itu, ditambah dengan Keberuntungan suramnya, entah apa yang sedang terjadi, Seolah-olah alam semesta mendengar ejekannya, tepat ketika ia berhasil menemukan jalur setapak yang menuju ke arah tenggara, jalan itu pun sedang terhalang oleh sesuatu.
Perwujudan Karma Buruk Ekstrem kali ini datang dalam wujud...Sebatang pohon purba yang tumbang.
Pohon itu, yang tingginya mencapai dua puluh meter, jatuh melintang di jalur, memblokir jalan setapak secara sempurna. Dengan batangnya yang raksasa terlihat terlalu besar untuk bisa dipindahkan oleh seseorang dengan kekuatan ranah Qi Gathering Tingkat 9.
Lin Hao mengumpat, disertai dengan senyum menghina muncul di wajahnya.
“Sangat remeh. Bahkan sekarang alam pun berkonspirasi dengan cara yang paling menyebalkan. Inilah rasanya memiliki Karma Buruk Ekstrem, tanpa berbuat apa-apa pohon ini mencoba membunuhku. Jika ini bukan lelucon dari Surga, aku tidak tahu lagi apa namanya.”
Dia kini harus putar balik, menghabiskan waktu berharga untuk mencari cara dan jalan lain, hal ini bisa saja meningkatkan kemungkinan bertemu bahaya yang jauh lebih berbahaya.
Bersambung....
**********************************************
Catatan penulis:
- Tingkat Material (Herbal/Bijih):
Material mentah dibagi berdasarkan kemampuan mereka menahan dan menyerap energi:
Kelas Fana : Herbal dan bijih yang tumbuh di Alam Fana. Digunakan untuk pil dan artefak Dasar.
Kelas Spiritual : Material yang kaya Qi spiritual. Digunakan untuk pil Spiritual dan artefak Harta Karun.
Kelas Surga (Heavenly) : Bahan baku yang jatuh dari Alam Atas atau tumbuh di tempat yang sangat langka. Dibutuhkan untuk membuat pil dan artefak Raja.
Kelas Primordial : Bahan langka yang berasal dari Inti Kosmik. Tidak ada di Alam Fana. Dibutuhkan untuk Artefak Primordial/Ilahi.
- Sistem Peringkat Keahlian Master Alkemis (Kemurnian Pil)
Peringkat ini menilai kemampuan seorang Alkemis berdasarkan kemurnian Pil yang dihasilkan (diukur dari 10% hingga 100% Kemurnian Murni).
- Tingkat Peringkat Keahlian
Alkemis Magang Tingkat 1 - 9
Mampu membuat Pil dengan kemurnian 10% – 30%. Sering gagal. Pilnya masih memiliki kotoran yang dapat menghambat kultivasi.
Alkemis Master Tingkat 1 - 9
Mampu mencapai kemurnian 40% – 60%. Pilnya aman dikonsumsi. Inilah standar Alkemis di Sekte Kelas Tiga.
Alkemis Agung (Grandmaster) Tingkat 1 - 9
Mampu mencapai kemurnian 70% – 85%. Pilnya memiliki efek buff tambahan. Inilah standar Alkemis di Sekte Kelas Satu.
Alkemis Kaisar Tingkat 1 - 9
Mampu mencapai kemurnian 86% – 95%. Pil yang dihasilkan bersifat sempurna dan dapat membantu kultivator melampaui hambatan (bottle neck).
Alkemis Abadi (Immortal Alchemist) Tingkat 1 - 9
Mampu mencapai Kemurnian Murni (99% - 100%) tanpa cacat. Pil yang dihasilkan oleh Lin Hao. Pilnya dapat menarik Kesengsaraan Petir Pil jika dibuat dalam jumlah besar.
Alkemis Divine Tingkat 1 - 9
Mampu menyatukan Hukum Alam ke dalam Pil. Dapat menciptakan Pil yang memberikan kekuatan Abadi atau mengubah Takdir.
- Tingkat Pil Alkimia (Ramuan dan Pil)
Pil dasar
Pil Spiritual
Pil Raja
Pil Kuno
Pil dewa
- Sistem Peringkat Kuali Alkimia (Duan/Cauldron Rank)
Kita memiliki peringkat untuk Pil, tetapi Alkemis juga dinilai dari kualitas kuali (Duan) yang mereka gunakan, yang memengaruhi suhu, tekanan, dan akhirnya, kemurnian Pil.
- Tingkat Kuali (Duan)
Kuali Fana (Mortal Cauldron)
Membutuhkan api kayu bakar atau api kultivator yang sangat lemah. Mudah retak. Alkemis Magang (Pil Dasar).
Kuali Spiritual (Spiritual Cauldron)
Mampu menahan tekanan Pil Spiritual dan menggunakan api Qi. Bahan utama Alkemis Master. Alkemis Master (Pil Spiritual).
Kuali Langit (Heavenly Cauldron)
Kuali yang dapat menampung Api Surgawi (Heavenly Flames) atau api spiritual tingkat tinggi. Dibutuhkan untuk Pil Raja. Alkemis Agung (Pil Raja).
Kuali Primordial
Kuali yang ditempa dari meteorit atau bijih kuno, mampu menahan tekanan fusi Immortal Essence. Dapat menciptakan Pil 100% Kemurnian (jika keahliannya ada). Alkemis Abadi (Pil Immortal).
Kuali Kosmik (Cosmic Cauldron)
Kuali legendaris yang hanya digunakan oleh Lin Wu Ji dan Gu Zhong di masa lalu. Dapat menahan Energi Primordial. Alkemis Divine (Pil Divine).
Apa salah nya menggunakan bahasa indonesia sendiri ????
apakah sang penulis lebih mengutamakan bahsa luar dari pada bahas bangsa sendiri ????
Aku ada saran buat kombinasi kombat, daripada terlalu fokus ke tokoh, coba perspektif atau subjek kalimat jangan cuma fokus ke karakter tapi bisa diganti ke senjata atau barang yang terlibat di dalamnya.
Contoh:
Lin Lin menyerang maju, menusukkan tombaknya hingga darah bercucuran keluar.
bisa jadi:
Tombak tajam menusuk tubuh musuh Lilin, menyebabkan darah bercucuran keluar.
Biasanya aku pakai gaya bahasa ini biar aksinya lebih mengalir
biasanya yg tengil2 begini berakhir jadi debu
ikut capek bareng lin hao 😪