NovelToon NovelToon
Olaf & Cyntaf

Olaf & Cyntaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Orang lama menang karena sejarah, tapi orang baru menang karena masa depan."

Azeant Apolo-valerio kehilangan cintanya, namun menemukan kembali harga dirinya. Kata "Putus" dari Claudia Astor seharusnya menjadi akhir, namun bagi pewaris tunggal keluarga Valerio ini, itu hanyalah sebuah awal dari pembebasan.

Apolo adalah pria yang hidup dalam presisi rumus teknik, namun ia gagal menghitung variabel ego seorang wanita yang hanya haus akan validasi.

Segalanya berubah saat sebuah notifikasi dari aplikasi kencan masuk, membawa nama Veronica Brooklyn.
Gadis itu adalah anomali; dia tidak memuja ketampanan Apolo, malah menantangnya dengan kejujuran yang Brutal.

Veronica hadir bukan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Claudia, melainkan untuk menciptakan standar baru yang tak pernah Azeant Apolo-valerio bayangkan sebelumnya.

Apolo belajar bahwa terkadang, orang yang datang paling akhir adalah satu-satunya yang layak menjadi yang pertama.

🦋
Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Malam di Mansion Garfield terasa begitu menyesakkan, lebih dingin dari salju yang turun di luar sana.

Di dalam kamar yang luas namun terasa seperti penjara, suara tangisan balita berusia dua tahun lebih—Matthew—menggema membelah keheningan.

Tubuh kecil itu menggeliat di pelukan Veronica, wajahnya memerah karena demam tinggi.

Matthew sedang dalam masa pertumbuhan gigi, dan setiap detak jantungnya seolah membawa rasa sakit yang membuatnya tak bisa berhenti merintih.

"BISA KAU DIAMKAN PUTRAMU, VERONICA! Rasanya telingaku ingin pecah sedari tadi!"

Suara Morana, ibu mertua Veronica, menggelegar dari ambang pintu ruang tengah. Wanita paruh baya itu berdiri dengan gaun tidur sutra, wajahnya penuh kebencian seolah Matthew bukan cucunya—memang bukan.

"Maafkan aku, Bu... Matthew sedang panas, dan dia sedang tumbuh gigi. Aku sedang berusaha menenangkannya," lirih Veronica. Suaranya serak, matanya yang sembab menunjukkan bahwa ia tidak tidur selama hampir Dua puluh empat jam.

Morana mendengus sinis, melangkah mendekat dengan tatapan menghina.

"Anakku bisa mati muda karena kurang istirahat jika kau tidak bisa mengurus anak haram ini dengan benar. Kenapa anakmu selalu saja suka menangis? Apa mungkin kau membuatnya penuh tangisan dengan kekasih gelapmu itu sebelum datang ke sini? Menyedihkan! Gadis panti asuhan sepertimu memang hanya membawa sial."

Deg.

Kata-kata itu menghujam jantung Veronica. Kebenaran yang ia simpan rapat-rapat selama ini adalah luka yang tak pernah kering.

Tiga tahun lalu, seminggu setelah Azeant Apolo-Valerio menghilang tanpa jejak dari New York, Veronica menemukan kenyataan bahwa rahimnya tidak sekosong yang ia duga.

Pil kontrasepsi yang ia banggakan ternyata kalah oleh gairah gila Azeant di malam perpisahan itu.

Ia sudah berusaha. Selama sebulan penuh ia mencoba menghubungi nomor Azeant, namun pria itu telah memutus semua akses.

Ia mendatangi Gavin, Dorian, dan Sander, memohon nomor telepon Azeant yang baru. Namun, mereka yang saat itu merasa dikhianati oleh keputusan Veronica yang akan menikah dengan Andrew, menganggap Veronica hanyalah pengganggu yang ingin merusak pelarian Azeant. Mereka tidak memberinya jalan.

Ia ingin mengaku pada keluarga besar Valerio. Namun, siapa dia? Seorang anak yatim piatu tak beridentitas yang tak pernah dikenalkan secara resmi.

Masuk ke mansion Valerio dengan perut yang mulai membuncit hanya akan membuatnya dianggap sebagai penipu yang mencari harta. Keluarga Valerio terhormat, dan mereka lebih mungkin melenyapkannya daripada menerimanya.

Maka, ketika Andrew Garfield menawarkan pernikahan "penyelamatan", Veronica tidak punya pilihan.

Andrew adalah pria yang tampak dermawan di depan publik—menikahi gadis panti asuhan yang malang demi citra keluarga.

Andrew memperlakukannya dengan baik di depan orang, namun di balik pintu tertutup, Andrew adalah pria asing. Andrew tidak pernah menyentuhnya, ia mengatakan dengan jujur bahwa ia hanya butuh "istri pajangan" untuk menutupi gaya hidupnya sendiri.

Andrew menerima Matthew, namun ibunya, Morana, menjadikan hidup Veronica seperti neraka.

Selama tiga tahun, Veronica adalah kepala pelayan yang tak digaji. Ia memasak, mengarahkan pekerja, dan menahan hinaan setiap hari demi atap untuk Matthew.

Langkah kaki terdengar di tangga. Andrew pulang dengan wajah letih. Veronica langsung berdiri, mendekap Matthew yang kini mulai merintih lagi.

"Andrew! Syukurlah kau pulang," ucap Veronica dengan nada panik. "Matthew sedang sakit, panasnya tidak turun sejak sore. Bisakah kau mengantarku ke rumah sakit sekarang? Ibumu tidak mengizinkanku memakai mobil, aku menunggumu sejak tadi."

Andrew melepaskan dasinya dengan kasar, menatap Veronica dengan pandangan jemu.

"Kau tidak lihat, Veronica? Aku baru pulang, aku capek! Aku butuh istirahat, dan ini sudah tengah malam. Besok saja kuantar putramu ke dokter biasa."

"Tapi dia demam tinggi, Andrew! Aku takut dia kejang," tangis Veronica pecah.

"Berhenti mengganggu putraku, Veronica! Kau tuli? Kau benar-benar ingin membunuh putraku dengan membuatnya kurang tidur?" suara Morana kembali menimpali dari belakang.

Veronica terdiam. Ia memeluk Matthew lebih erat, air matanya jatuh mengenai pipi putranya yang panas.

Ia terduduk di sofa ruang tamu, menatap lantai dengan pandangan kosong. Kehidupan ini begitu tidak adil. Ia mengorbankan segalanya, dan kini ia harus memohon pada pria yang bahkan tidak peduli jika putranya mati.

Matthew akhirnya terlelap karena kelelahan setelah seharian rewel. Keheningan yang menyakitkan menyelimuti ruangan itu, sampai tiba-tiba...

Brak!

Pintu depan mansion yang belum terkunci rapat terbuka dengan dentuman keras. Udara dingin malam New York merangsek masuk, membawa serta aroma yang sudah tiga tahun ini hanya ada dalam mimpi buruk dan rindu Veronica.

"Apa putraku sakit, Veronica?"

Suara itu... bariton, bergetar karena amarah yang ditahan, dan penuh dengan kepedihan yang mendalam.

Deg.

Veronica mendongak.

Di ambang pintu, berdiri seorang pria dengan mantel hitam panjang, rambutnya sedikit basah karena embun malam, dan matanya... mata biru kelabu itu menatap langsung ke arah Matthew dalam pelukannya.

"A-Azeant...?" suara Veronica pecah, hampir tak terdengar.

Tanpa mempedulikan etika bertamu, Azeant melangkah lebar masuk ke dalam mansion. Ia mengabaikan Andrew yang berdiri mematung di tangga, ia mengabaikan Morana yang ternganga. Azeant langsung berlutut di depan sofa, tepat di hadapan Veronica.

Tangannya yang gemetar terulur, menyentuh kening Matthew yang panas. Wajahnya yang tegar selama tiga tahun ini runtuh dalam sedetik saat ia melihat garis rahang dan bentuk bibir Matthew yang adalah duplikat sempurna dari dirinya sendiri.

"Kau menyembunyikannya dariku selama tiga tahun, Vea?" bisik Azeant, suaranya parau oleh air mata. "Kau membiarkan darah dagingku tinggal di tempat hina seperti ini?"

"Azeant, pergilah... kau tidak seharusnya di sini," isak Veronica, meski tangannya justru mencengkeram lengan kemeja Azeant seolah ia tak ingin pria itu pergi lagi.

Andrew yang berada di lantai dua tertegun. Ia mengenal wajah itu. Semua orang di New York mengenal wajah itu. Azeant Apolo-Valerio.

Morana di sudut ruangan gemetar hebat. Jantungnya seolah berhenti berdetak saat menyadari sebuah fakta mengerikan yang baru saja terungkap.

Matthew, anak "haram" yang ia hina setiap hari, anak yang ia sebut pembawa sial... ternyata adalah pewaris dari dinasti Valerio yang agung.

"Andrew..." Morana berbisik dengan suara tercekat. "Ayah Matthew... dia seorang Valerio?"

Azeant tidak menoleh. Ia hanya menatap Matthew yang merintih dalam tidurnya. "Dia panas sekali, Vea. Kenapa kau masih di sini?"

Azeant kemudian bangkit, ia menatap tajam ke arah Andrew yang masih mematung. "Jika terjadi sesuatu pada putraku karena kelalaianmu, Andrew Garfield... kupastikan keluarga Garfield tidak akan punya tempat untuk tinggal di Amerika mulai besok pagi."

Azeant kembali menatap Veronica, mengulurkan tangannya yang kokoh. "Berikan dia padaku. Kita ke rumah sakit sekarang. Dan kau tidak akan pernah kembali ke rumah ini lagi."

Veronica menatap tangan Azeant, lalu menatap putranya.

Di tengah puing-puing kebenaran yang hancur, ia menyadari bahwa meski ia telah berlari sejauh mungkin, garis takdir selalu membawanya kembali pada pria yang menjadi awal dan akhir dari segalanya.

1
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Akhirx, Bersama 🥳🥳🥳
Ros 🍂: Ma'aciww kembali kak🥰🤩🤩
total 3 replies
Retno Isusiloningtyas
so sweet
Ros 🍂: ciee🤭
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Iya lh, masa Daddy sampe gk tau 🤭🤭🤭
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Mommy, dirimu gk tau aja, mreka td ngapain 🤣🤣🤣
Ros 🍂: mommy pasti pura-pura nggak tau kak🤭🤣
total 1 replies
winpar
kaget g tuh 😄😄😄😄
Ros 🍂: wkwkwk🤭
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Wkwkwkwk 11 12 y 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ: Hi hi Iya, Ade 🤣👍👌
total 4 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Teori gini tp Praktek ny mnantang kn 🤣🤣🤣
Ros 🍂: teori memang Tidak sama dengan praktek kak🤣🤭

kak jangan lupa baca Dua Karya ku yang lain kak.
"Driven By You"
dan "Vintage Heartbeats"🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Wkwkwk Temen ksh Smngt y 🤭👍👌
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ: Amiiinnnnnnn 😇🤲🙏
total 6 replies
Retno Isusiloningtyas
hemm
Ros 🍂: masih nyimak ya kak🤭
total 1 replies
pika shu
up setiap hari dong Thor
Ros 🍂: siap kak🙏🏻
total 1 replies
winpar
keren
Ros 🍂: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
ren_iren
nah loh zeant berbahagia di Eropa maksudnya gimana.....
jd teh celup ka dia disana.... 😂
Ros 🍂: Berbahagia dengan lukanya kak😭🤣
total 1 replies
ren_iren
vero sich sok sok keras, keras betulan kan kehidupanmu... kmren dilamar zeant aja nolak2 🤭
Ros 🍂: hahah Veronica minta disadarkan 😭🤣
total 1 replies
pika shu
ditungguin Thor bab selanjutnya 🤭
Ros 🍂: wkwkw siap kak 🥰🙏🏼
total 1 replies
Xiao Ling Yi
Dia itu perwakilan perempuan paling nyebelin sedunia
Ros 🍂: hihi🤭
total 1 replies
ren_iren
semangatt kak nulisnya, ceritamu selalu tak tunggu 🤗
Ros 🍂: ma'aciww ya kak. author tunggu masukannya 🫶
total 1 replies
Wifasha
kok gk da,ngulang lg nih bca nya dri awal
Ros 🍂: Maaf ya kak 🫶 cerita nya sudah direvisi, Dan mulai dari awal lagi. dan dengan cerita yang berbeda 🙏🏼🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
Bagus lh, ngaku sendiri 🤣🤣🤣
Ros 🍂: Reader silent Silent 🤣🤣🤭
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
B.... ehhh ini aja, Ade, lebih manis, Pemain 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ: Logan, 2 kali kena Karma ya, De 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ
wkwkwk menang di 'card' juga sih 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💋🅰🅶🆄🆂&🅼🅸👻ᴸᴷ: 'Black', yg keluar, auto kalah smua y, De, temen² Apolo itu 🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!