NovelToon NovelToon
Dalam Dekapan Istri Muda

Dalam Dekapan Istri Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

Elizabeth Zamora atau yang biasa di panggil dengan Liz telah terjebak dalam pernikahan kontrak yang membawa dia pada titik terendah dalam hidupnya.

Akankah Liz bisa melalui takdir yang telah digariskan semesta untuknya ??

Happy Reading 💜
Enjoy 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3

Seminggu kemudian, Yurike datang lagi kerumah sakit tempat Ibu Nira di rawat. Dia datang sebelum Liz pulang dari kantornya. Yurike belum berani menemui Liz lagi sejak kemarahan Liz malam itu.

"Bu, bagaimana keadaan Ibu sekarang ?" Tanya Yurike sambil meletakkan parcel buah yang dia bawa ke atas meja.

"Sudah baikan. Kata Dokter kalau kondisi Ibu stabil terus besok atau lusa bisa langsung menjalani operasi."

Yurike tersenyum sambil menggenggam tangan Ibu.

"Ibu harus cepat sembuh. Jangan pikirkan masalah biaya. Ada aku." Ucap Yurike bak pahlawan. Padahal justru dialah penjahatnya.

"Terimakasih, nak. Kamu selalu baik pada Liz dan Ibu."

Yurike mengusap punggung tangan Ibu, "Jangan sungkan, Bu. Liz adalah satu-satunya sahabat baikku. Aku akan menjaga Liz dengan baik."

Setelah berbincang ringan, Yurike pun pamit pulang.

Selang setengah jam sejak Yurike meninggalkan rumah sakit, Liz baru sampai di ruangan Ibunya.

Wajah Liz semakin murung karena baru bisa menyelesaikan administrasi setengah nya dari total pembayaran yang harus dia lunasi.

"Liz, kamu kenapa ? Kok pucat sekali ?" tanya Ibu

"Nggak, bu. Mungkin cuma kecapean aja. Oh iya, itu parcel buah dari siapa, Bu ?"

"Itu dari Yurike. Tadi dia kesini."

Liz tidak merespon lagi mendengar nama Yurike disebutkan, "Liz langsung mandi ya, setelah itu mau beli makan di kantin bawah."

Liz lagi-lagi menangis. Kali ini tangisannya jauh lebih keras dari biasanya. Liz merasa gagal sebagai seorang anak. Tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Ibu.

"Maafin Liz, bu. Liz belum bisa bahagiain Ibu."

Tabungan Liz sudah habis semua untuk biaya operasi. Liz kini bingung harus mencari kemana sisa uang nya.

"Bu, Liz ke kantin dulu ya." Ucap Liz sambil menyembunyikan wajah dengan rambut panjang nya yang sengaja dia urai.

"Iya, Liz." Jawab Ibu.

🍄

Baru saja Liz duduk di kantin, tiba-tiba dia di datangi oleh seorang pria dengan pakaian yang sangat rapi.

"Permisi, apa anda Nona Elizabeth Zamora ?" Tanya Pria itu dengan sopan.

Liz mendongak, menatap pria itu bingung.

"I-iya. Anda siapa, ya ?" Tanya Liz hati-hati.

"Perkenalkan saya Faizal, asisten pribadi Tuan Pratama. Silahkan ikut saya, Tuan Tama ingin bertemu dengan Nona."

"Tu-tuan Tama ?" Beo Liz tak percaya.

"Betul, Nona. Tuan Tama."

"A-ada apa, ya ? Sepertinya saya tidak punya urusan apapun dengan Tuan-mu itu ?!"

Faizal tersenyum, "Maaf, Nona. Untuk hal itu saya tidak tau. Silahkan Nona tanyakan langsung pada Tuan Tama. Mari Nona, silahkan.." Faizal meminta Liz untuk ikut dengan nya. Liz terdiam sejenak, seperti menimbang-nimbang sesuatu.

"Baiklah." Kata Liz pada akhirnya. Dia mengikuti Faizal menuju parkiran yang jauh dari keramaian.

"Silahkan Nona, Tuan sudah menunggu." Faizal membuka pintu mobil untuk penumpang di bagian depan, meminta Liz masuk ke dalam. Liz pun masuk, kemudian Faizal menutup pintu mobil dan berdiri di samping mobil menunggu Tuan nya selesai bicara dengan Liz.

"Apa kau sudah memikirkan nya ?" Tanya Tama sambil menatap lurus pada Liz yang duduk di depan, tanpa rasa bersalah.

Liz mematung sambil memainkan jemarinya sendiri, tanda dia gugup.

"Maaf, aku tidak bisa. Aku tidak menjual rahim ku pada siapapun." Tegas Liz membuat Tama tersenyum miring.

"Detik ini juga aku bisa membayar sisa biaya operasi Ibu-mu."

Deg.

Liz menoleh ke belakang, menatap Tama tak percaya. Dari mana Tama tau kalau Liz belum melunasi biaya operasi itu ?!

"Menikahlah denganku, aku tidak akan pernah menyentuhmu!"

Tama memberikan sebuah map berisi kertas perjanjian yang sudah dia buat tanpa sepengetahuan Yurike.

"Baca dengan teliti."

Liz menerima map itu dan langsung membaca kertas yang terselip di dalamnya.

'Pasal I : Pernikahan ini tidak boleh melibatkan perasaan, baik dari pihak 1 maupun 2.'

'Pasal II : Jika Pihak 1 setuju, maka Pihak 2 akan membayar semua biaya pengobatan Ibu dari Pihak 1 sampai sembuh.

'Pasal III : Pernikahan akan berakhir setelah satu tahun. Pihak 2 tidak boleh menuntut harta gono gini.'

'Pasal IV : Pihak 1 tidak akan menyentuh pihak 2, jika sampai terjadi maka pihak 1 harus membayar ganti rugi yang nominal nya sesuai permintaan dari pihak 2.'

"Tanda-tangani sekarang jika kau bersedia. Aku tidak punya banyak waktu untuk sekedar menunggu mu berpikir." Tama menutup kesempatan Liz untuk menolak.

Liz memegang pulpen dengan tangan gemetar. Jika dia tanda-tangan sekarang maka tidak ada lagi jalan untuk mundur. Dia harus menerima konsekuensi sebagai istri muda.

Setelah menarik nafas panjang, Liz akhirnya membubuhkan tinta hitam itu di atas materai.

Liz kembali memberikan map itu pada Tama.

"Lusa kita menikah. Berikan identitas mu pada asistenku, dia akan mengurus pengajuan nikah kita ke KUA."

"Lalu.....bagaimana dengan Ibu-ku ?"

"Faizal akan menemanimu untuk membayar sisa biayanya. Sekarang kau boleh turun."

Ketika Liz hendak membuka pintu mobil, Tama bicara lagi. "Besok kamu ajukan resign. Aku tidak suka istriku bekerja di luar sementara aku sangat mampu untuk menafkahinya."

"Tidak bisa. Aku tidak mau berhenti kerja. Bagaimana nasibku nanti setelah kita bercerai kalau aku berhenti kerja ?"

"Kita bicarakan itu nanti."

"Tidak. Harus bicara sekarang. Aku tidak mau hidupku kelak hanya dihabiskan untuk mencari pekerjaan. Jika kau ingin aku berhenti bekerja, jaminan apa yang aku dapat setelah kita bercerai ?"

'Menarik.' Batin Tama sambil menatap Liz yang kini menuntut dengan serius.

"Baiklah. Kau bisa bekerja di perusahaanku setelah kita bercerai."

"Oke. Aku akan buat surat perjanjian khusus untuk itu agar kau tidak lupa dengan janji-mu."

Setelah itu Liz benar-benar keluar dari mobil Tama. Dia berjalan ke arah pintu masuk rumah sakit bersama Faizal.

"Tuan Tama itu sebenarnya baik, Nona. Saya yakin Nona tidak akan menyesal dengan tawaran yang Tuan Tama berikan."

"Baik ?" Liz tertawa kecil sambil menoleh ke arah Faizal yang berjalan di samping nya. "Dia itu terlalu kaku untuk seorang yang memiliki dunia dan seisinya. Jika bukan karena kepepet biaya operasi Ibu-ku, tidak mungkin aku mau menikah secepat ini dan menjadi madu bagi sahabatku sendiri."

Faizal tidak menjawab lagi, dia juga sebenarnya heran kenapa Tuan nya mau saja menerima ide gila ini. Menurut nya, Yurike dan Tama definisi pasangan suami-istri yang tidak waras.

"Terimakasih." Ucap Yurike pada Faizal setelah melunasi biaya administrasi.

"Jangan berterimakasih pada saya, Nona. Uang ini milik Tuan Tama. Saya hanya menjalankan tugas."

Liz mendengus, "Iya. Tolong sampaikan pada Tuan mu." Ucap Liz terpaksa.

Usai membayar biaya operasi, Faizal pun pamit pada Liz dan berkata akan datang lagi bersama Tuan nya.

Liz hanya mengangguk kosong. Setelah Faizal pergi, Liz kembali ke kamar rawat sang Ibu.

Mungkin karena terlalu lama berada di luar, saat masuk ruangan ternyata Ibu nya sudah tidur. Liz memperbaiki selimut, lalu menarik nya sampai sebatas dada.

"Maafin Liz ya, bu. Liz buntu, Liz nggak punya cara lain lagi."

1
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😍 kereen 😍 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike kudu diapain yaa 🤨 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh kasihan Liz KK 🙄 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
asyik..asyik.. mereka mau bersatu ... 🫠 KK cantik mantaf 🥰 terimakasih 🥰
Fitria Syafei
semoga mereka selalu bersama dan bersatu 🤲 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
nahloo Yurike...senjata makan tuan ...🙄 KK cantik mantaf 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
kasihan kau Liz 🥺 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
yang sabar yaa Liz 🥺 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh ngancem nya... jahat juga yaa ..kaya rentenir 😜 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
mungkin kah mereka bersatu 😔 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike Yee kalau ngomong nyakitin orang 😡 kk cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
aneh yaa mereka 🙄 KK cantik pinisirin 😘
Fitria Syafei
semangat KK cantik 😘 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh KK mungkinkah mereka bersatu 🙄 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😘 kereen 😘 terimakasih 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!