NovelToon NovelToon
Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Slice of Life / Komedi / Time Travel
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: RS Star

Bagi Raka Aditya, menyendiri adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dari tekanan dunia yang melelahkan. Ia merasa asing dan tak dimengerti, hingga akhirnya beberapa orang datang menawarkan persahabatan yang tulus. Perlahan, cara pandang Raka mulai berubah. Ia pun belajar bahwa untuk menemukan tempatnya di dunia, ia harus lebih dulu belajar menerima dirinya sendiri dan orang lain apa adanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS Star, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17

“Kalian gak dengar? Manga Rom-Kom (Romantis - Komedi) itu milikku!!” kembali aku berteriak kata yang sama saat aku tidak mendapatkan respons apa pun dari Sari dan kelompoknya, bahkan Elma yang aku bela juga hanya menatapku tanpa reaksi apa pun selain memasang raut wajah terkejut.

Suaraku terasa bergema di dalam kelas, mungkin karena aku terlalu keras berteriak dan kenapa suaraku tiba – tiba bisa lantang seperti ini? lagi pula, kenapa aku harus mengucapkannya sampai dua kali?! Otak bagian mengolah logika di kepalaku ingin membahas dua pertanyaan itu, namun aku harus segera abaikan karena kejadian ini seharusnya aku selesaikan dengan cepat. Tubuhku sudah bergetar hebat dan sepertinya aku akan pingsan kalau terlalu lama terlibat drama tidak penting ini.

“Hah?!” hanya itu yang keluar dari mulut Sari, dia tuli atau bagaimana sih?

“Itu Manga, punyaku!” tegas aku katakan untuk ketiga kalinya namun kali ini aku tidak lagi perlu berteriak.

Semua orang sedang menatap ke arahku, aku sudah tidak mungkin lagi untuk mundur. Bahkan untuk sekedar berhenti pun sambil mengatakan 'Aku bercanda' sudah tidak bisa, satu – satunya jalan keluar bagiku cuma gas semakin dalam dan ini akan segera sampai puncak dari konflik yang terjadi.

“I.. ini... Yah!! Mau gimana lagi kan!! semua ini gara – gara Elma bilang aku menjijikkan saat aku sedang membaca Manga Rom-Kom!! Aku dendam dan marah, tapi lebih karena aku merasa kasihan pada jiwa malangnya yang gak pernah memahami seperti apa asyiknya membaca Manga Rom-Kom!! Itu sebabnya aku diam – diam memasukkan Manga Rom-Kom rekomendasiku ke dalam tasnya!! Aku ingin menunjukkan padamu kalau Manga Rom-Kom itu sangat menyenangkan!” seruku pada semua isi kelas, lalu aku tunjuk wajah Elma dengan penuh semangat dan dendam yang membara agar lebih meyakinkan.

...Setelah ini aku rasa aku akan memenangkan piala Oscar...

“Wuaha... ha.. ha.. ha.., semua ini adalah rencanaku agar Elma mau memahami dan mengapresiasi kehebatan dari Manga Rom-Kom!!” jelasku...

Arrrrghh!! Kenapa aku malah menjelaskan hal tidak masuk akal seperti itu?!! Sebenarnya aku sedang apa sih?!!! Aku sudah dititik putus asa!!! Tidak adakah seseorang di dunia ini yang mau menolongku keluar dari situasi aneh ini?!!

“Eeh aaa.. Ra... Raa.. kamu!! kamu... serius?” tanya Sari padaku, dia bahkan sampai lupa siapa namaku dan menggantinya dengan kata ‘Kamu’ begitu saja di tengah kalimat...

“Duarius malah, aku juga bisa memberitahu plot cerita Manga itu. Kalau kamu gak keberatan kena spoiler, aku juga bisa memberitahumu ending dari cerita Manga itu” jawabku, di kehidupan sebelumnya aku memang sudah membaca Manga yang dibawa Elma jadi aku tidak bohong tentang itu..

“Eeh.. heee.. ooh.. Elma... apa itu beneran?” tanya Sari dan kini dia menatap Elma dengan raut wajah bingung, masih tidak ada penyesalan yang terlihat dari raut wajah Sari.

Ketika itu Elma malah tidak menjawab apa pun, dia masih terlihat sangat syok dengan perkembangan drama kehidupan SMA yang menimpanya. Perlahan tapi pasti, raut wajah Elma mendadak jadi sedih, dia menoleh menatapku dan aku segera melipat kedua tangan sambil menatap Elma dengan penuh amarah dan dendam.

“Wua.. ha.. ha.. ha.., Elma! Berani – beraninya kamu menjelek – jelekkan Manga Rom-Kom yang legendaris itu! Sana baca Manga rekomendasiku, lalu pelajari seberapa menariknya Manga Rom-Kom itu!” perintahku pada Elma, namun dia hanya diam sambil terus menatapku dengan raut wajah sedihnya.

Dalam hati aku berkata ‘Ooh ayolah blonde, ikuti saja permainannya agar drama bodoh ini segera selesai!!!’ dan aku sudah tidak tahan berada diposisi ini, oke? aku juga berpikir kenapa Elma malah terlihat mau menangis saat menatapku?! Oii!!! Seharusnya yang menangis itu aku!! Tapi serius... buat apa sebenarnya aku melipat kedua tangan seperti ini sih?! Seseorang, adakah yang mau menolongku keluar dari situasi memalukan ini sekarang juga?!!

“...Iya...” celetuk Elma dan dia kembali menatap Sari meski pandangannya menunduk, perlahan raut wajah Sari pun menunjukkan penyesalannya.

“...Itu... bukan milikku...” ucap Elma dan dia melipat kedua tangan di dada sambil terlihat meremas kedua lengannya dengan sangat kuat, sepertinya dia sangat terpaksa untuk mengakui itu.

“Aah.. jadi.. begitu ya...” agak bergumam Sari mengatakannya

“Lah, jadi salah paham” celetuk seorang siswa sekelasku entah siapa itu

“Huu, ternyata” timpal orang lain di dalam kelas

Kegaduhan mulai terjadi kembali, suara – suara sumbang itu terdengar kecewa dengan apa yang terjadi. Mungkin memang lebih seru untuk bisa membuli siswi tier tinggi daripada membuli seorang serigala penyendiri sepertiku ini, tapi apakah seperti ini sebuah hubungan antar manusia yang sebenarnya? Aku tidak mengerti kenapa mereka bisa bertahan memilih untuk menjaga hubungan dibanding menjadi penyendiri sepertiku.

Tapi aku cukup puas, skenario terburuk sudah terlewati. Seharusnya dengan ini baik Elma maupun Sari tidak akan berhenti sekolah, kan? Tunggu, kalau dipikir kembali... bukankah epilogku tadi sudah sangat sempurna? Itu jauh dari apa yang aku pikirkan, Jangan – jangan aku bisa membuat klub yang bertugas membereskan masalah semua orang, nih. Aku bangga pada diri...

“Jijik!!” bentak seseorang yang membuatku berhenti memuji diri sendiri di dalam kepala, aku menoleh menatap sumber suara di belakangku...

Dia adalah salah satu dari empat teman Elma, siapa ya namanya? Aku lupa karena saat ini aku sangat ketakutan menatap matanya yang begitu tajam dengan raut wajah yang tidak pernah bersahabat sepanjang hari, lingkar pertemanan Elma yang lain menatapku dengan penuh amarah dan aura permusuhan yang sangat kental. Tidak lama dia berjalan melewatiku, tapi sorot mata penuh amarah dan juga rasa jijik itu terus tertuju padaku. Tidak hanya satu, lingkar pertemanan Elma ada empat orang dan semuanya menatapku seperti itu.

“Jangan dekat – dekat sama dia, Elma. Kamu jangan bicara sama orang menjijikkan seperti itu” perintah teman Elma ke Elma, dia pun mendorong Elma agar memberi jarak padaku.

“Biar aku hajar dia kalau berani dekat kamu lagi” timpal teman Elma yang memiliki mata tajam itu.

Dalam hati aku berkata ‘Eeh? Kok malah aku yang bakal kena hajar?’ namun kalau dipikir baik – baik sekali lagi, yang dikatakan teman Elma itu masuk akal juga. Ada seorang pria tulen memasukkan Manga misterius ke dalam tas seorang gadis populer, bukankah jelas kalau aku ini jadi orang yang berbahaya alias kriminal? Malahan aku sendiri merasa jijik kalau sampai ada orang yang benar - benar melakukan tindakan itu, apa itu artinya aku jijik sama diri sendiri?! Sial!! Ini sangat membingungkan!! Aku baru saja memuji diriku sendiri dan kini aku malah merasa jijik pada diriku sendiri...

Lebih dari itu... lingkar pertemanan Elma ini suka main fisik ya, tidak hanya Elma dan sekarang temannya... mereka suka banget pukul orang, apa mereka ikut klub silat?

“Uum... ahaha... duuh, Elma.. aku minta maaf ya...” penuh sesal Sari mengatakannya, aku sangat merasakan kalau Sari bersungguh – sungguh meminta maaf.

...Meski Sari terlihat agak arogan, tapi sepertinya dia tetap cewek berhati jujur dan baik....

“Gak apa, selama kamu bisa mengerti” timpal Elma

“Duuh, gimana bilangnya ya... rasanya kayak lucu aja, aah tidak maksudku.. aku beneran sudah kelewatan tadi..” ucap Sari terbata, lalu dia tertawa kecil dan terasa kalau dia sedang malu saat ini. aku tahu seberapa canggungnya situasi ini.

“Tapi kalau dipikir – pikir gak mungkin memang kamu baca beginian... se.. seharusnya kamu ngomong aja tadi, aku hampir salah paham tadi...” ucap Sari lagi melanjutkan kalimatnya yang terpotong

Begitulah, mungkin karena hal ini yang membuat Sari ikut berhenti masuk sekolah setelah Elma memutuskan keluar dari sekolah. Pokoknya masalah Elma dan Sari sudah selesai sekarang, memang hal bagus sih, tapi...

“Awas dia bahaya banget..”

“Aku jadi kasian sama Elma..”

“Bukannya itu termasuk tindak kejahatan ya? Perlu lapor polisi gak sih?”

Kegaduhan dan pandangan sinis semua orang dikelas kini tertuju padaku, omongan mereka semua sangat menusuk hatiku yang lembut ini. Rasanya, hatiku sudah sangat berdarah – darah dan aku ingin memohon kepada mereka untuk hentikan namun aku tahu itu akan memperburuk keadaan. Mereka memang tidak langsung menegurku, tapi berbisik satu sama lain secara bersamaan sampai aku bisa mendengarnya.... 'Damage-nya gak ngotak sialan!!!'

Bahkan Wisnu dan kelompok pertemanannya juga membicarakanku, mereka itu kelompok wibu di kelas dan seolah mereka itu normal yang berbeda dariku, padahal sama saja malah lebih parah. Mereka saling berbisik dan berkata...

“Gila sih, aku gak sangka anak itu segila ini”

“Wibu yang gak ngerti batasan itu memang ngeri!” timpal Wisnu

Dalam hati aku memaki ‘Bacot kalian wibu!! Cuma di saat seperti ini doang kalian berlagak jadi orang normal ya!!’ disela – sela aku memaki lingkar pertemanan para wibu, tiba – tiba bel berakhirnya jam istirahat berdering. Tidak lama aku melihat Sari berjalan mendekatiku dengan raut wajah khawatir juga ketakutan, meski dia mencoba mengintimidasi dengan wajah sangarnya, tapi tetap saja dia terlihat ketakutan kalau aku jadikan target berikutnya setelah Elma.

Dia perlahan memberikan Manga itu kepadaku, tanpa kata tanpa basa – basi, dia segera berlari kecil sesaat aku menerima Manga itu dari tangannya. Aku bisa merasakan kalau dia tidak ingin dekat sama aku si cowok berbahaya dikelas, masalah Manga nanti saja aku kembalikan ke Elma. Tidak lama setelahnya, guru datang dan pelajaran di mulai kembali.

...Hari ini terasa sangaaaaat panjang... Haaah... capek

...Bip... Biiip...

Dering ponselku berbunyi, tanpa menunda sedikit pun aku membuka pesan masuk itu dan ternyata dari Maya. Isinya adalah ‘Memang bukan hari Senin, tapi kita harus rapat darurat di kafe biasa’ dan hariku akan semakin melelahkan...

Beberapa jam berlalu, bel tanda pulang sekolah pun berdering. Aku segera melangkahkan kaki menuju kafe biasanya aku bertemu sama Maya, cukup terkejut juga melihatnya sudah ada di dalam kafe itu, padahal aku tidak membuang waktu sedikit pun ketika bel pulang sekolah berdering. Entah bagaimana caranya dia bisa sampai lebih dulu dari aku...

Maya menatapku datar namun sorot matanya begitu tajam, dia terlihat marah tapi entah kenapa aura kesedihannya juga kuat. Aku mencoba untuk mengabaikan perasaannya itu lalu duduk di depannya seperti biasa, di sana tanpa basa – basi lagi Maya langsung membuka obrolan dengan kalimat...

“Aku dengar hal menarik tadi disekolah” celetuknya

“Oh” timpalku

“Katanya ada anak laki – laki yang masukin Manga Rom-Kom ke dalam tas anak perempuan, menakutkan ya?” sindirnya, aku sebenarnya sudah duga berita itu akan segera beredar luas dan liar di sekolah.

“Begitu ya, memang terdengar menakutkan” jawabku datar

“Orang itu juga sudah sering mengintip perempuan saat berganti pakaian olahraga di kelas, bahkan sampai nyelonong masuk ke kamar mandi perempuan. Dia seorang kriminal” ucap Maya meneruskan sindirannya

“Wooii!! itu sudah jelas dilebih – lebihkan!!!” bentakku dengan panik, kali ini aku sudah tidak bisa bersikap tenang lagi, dari mana sebenarnya semua gosip aneh itu berkembang?!

“Nama korbannya Elma dan nama kriminalnya Raka, ada komentar?” tanya Maya dan kali ini dia benar – benar terlihat menyeramkan, dia menekanku dengan pertanyaan itu dan sorot matanya menyimpan begitu banyak kebencian dan dendam...

Aku sudah tidak bisa mengerti lagi cara orang – orang ini hidup, mereka dengan seenak jidat menyebarkan gosip aneh tentang diriku yang dilebih - lebihkan. Yaah tapi bagian menaruh Manga romantis komedi ke dalam tas itu adalah ideku, tapi apa perlu mereka menambahkan bumbu yang membuatku terlihat menjadi seorang kriminal lebih dari apa yang aku pikirkan?! Tolong, kembalikan aku ke satu hari sebelum aku tertabrak sajaaaa!!

1
i'm your
wkwkwk kesian amat
You Know me So well
ya ya ya bangga aja udah gpp 🗿🗿
Silvia: ayo Qt beri tepukan...😄
total 2 replies
SS Star
sari apaan sih, fix kesel banget sama nih orang /Panic//Panic//Panic/ keliatan banget kalah saing sama elma sampai harus playing dirty buat jatuhin dia /Panic//Panic/ tapi jujurly gw penasaran banget sih sama next move yang bakal raka lakuin buat mutar roda kenangan dia, lagian maya udah meremehkan raka banget ya, tapi aku kalau jadi maya sama aja sih responnya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ which is emang bener sih raka tuh keliatan useless banget dan gak guna sama sekali jadi manusia /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
SS Star
udah baca sejauh ini dan gw dapet konklusi: Raka emang takdirnya buat ditampol massal /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Elma, Maya, sekarang Sari, semuanya punya insting yang sama buat ngeplak si raka/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tapi jujurly alurnya makin seru pas masuk ke misteri hilangnya memory kehidupan pertama dia, fix ini sih topik yang bakal seru banget buat diexplore ke depannya, semngat Thorku /Determined//Determined//Determined/
SS Star
eh ko tumben ch ini agak deep, tapi seru sih jadinya gak bercanda mulu /Facepalm//Facepalm/ agak mempertanyakan kok raka bisa lupa sama Elma padahal teman sekelas, padahal diawal dia kyk dapet flashback sama kehidupan pertamanya gitu kan /Shy//Shy//Shy//Shy/ tapi ttp ya, point minusnya itu elma gak nampol raka ditempat /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ padahal aku menantikan itu loo thor, sepanjang ch ini raka pure bikin emosi jiwa /Facepalm//Facepalm/
pie gemilang
jangan berharap banyak Raka...sepertinya kamu akan mendengar kalimat itu setiap saat!🤣💪
Kerak Telor
🤣🤣🤣terjebak situasi apa lagi Raka ini?😄😄
Cece: kaga ada yg bener cara Raka ketemu cewek 🤣
total 1 replies
Kenzie
elma suka raka?? hmm.. maya terus gimana thor??
4rafah: Maya SMA Elma berantemin aja.🤣🤣🤣
total 2 replies
pie gemilang
go ahead maya🤣🤣🤣💪💪💪...
pie gemilang
🤣🤣 jijik gak tuh?
Chizuru
baper .........🫣🫣🫣... apa2an si Raka iniii
Silvia: sadar gak sih Raka?
total 1 replies
Chizuru
malang sekali si serigala penyendiri ini.... mulai dapat predikat madesu pulaaaa😄
Chizuru
ternyata pria tulen kalau ngomong bisa gemeteran juga🤣
Chizuru
Maya lagi Maya lagi...😄😄 kuat mental ya rakaa.... author sepertinya terlalu senang MC menderita Krn wanita 1 ini
pie gemilang
mulai menikmati perjalanan sang serigala penyendiri......🤣
pie gemilang
ini nih...mencurigakan sekali...jangan jangaaaan.....ini kisah author 🤣🤣...Krn ada novel author yang bersambung😄😄...awas aja Sampek Hiatus...
kiana surya
bab 1 udah dibikin ngakak perkara ta* kucing 🐱🐱🤣🤣...menarik nih pasti ceritanya...semangat author sayaaang
i'm your
udah mulai agak nampak keseriusan nih novel dari segi cerita, menarik
kiana surya
mengganggu syekaliii🤣🤣🤣😄😄😄🤣
SS Star
btw lo udah punya temen belom thor? sini deh, bilang ke gw kalau rambut gw wangi kayak raka ke luna /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ si raka beneran apes banget sih, kena tumbal dari stressnya author sampai dibuat menyedihkan parah /Sob//Facepalm/ tapi jujurly konyol abis sih, gw selalu ngakak brutal tiap baca. apalagi pas imagine visual raka tuh literally lo yang baru kelar potong rambut/Tongue//Tongue//Tongue/
You Know me So well: waah lu parah seh, lama-lama authornya bisa kena spill beneran 🗿🗿🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!